NovelToon NovelToon
Sang Penjinak Semut: Evolusi Raja Naga Merah

Sang Penjinak Semut: Evolusi Raja Naga Merah

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Fantasi Isekai / Sistem
Popularitas:2k
Nilai: 5
Nama Author: Kaka's

​Di dunia di mana Peringkat Bakat adalah hukum tertinggi, Lu Chen hanyalah sebutir debu. Saat Upacara Penentuan Takdir, dia dipermalukan di depan seluruh sekte karena hanya memiliki bakat F-Rank dengan afinitas spiritual nol. Dunia mencapnya sebagai sampah, namun mereka tidak tahu bahwa Lu Chen menyembunyikan sistem SSS+ "Omnipotence Mask" yang mampu menutupi keberadaan aslinya dari mata dewa sekalipun.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kaka's, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 30: Gerbang Naga dan Pengkhianatan Terbuka

​Bahtera Langit akhirnya mendarat di pelataran luas di kaki Puncak Langit. Di depan mereka, sebuah gerbang batu raksasa yang tertanam di dinding gunung berdiri dengan keagungan yang menakutkan. Gerbang itu dihiasi oleh dua ukiran naga yang saling melilit, matanya terbuat dari batu delima yang tampak redup, menunggu percikan kehidupan untuk bangkit kembali.

​Suasana di pelataran itu sangat mencekam. Kabut ungu yang keluar dari celah gerbang membuat para murid Sekte Pedang Suci harus menggunakan jimat pelindung untuk sekadar bernapas.

​Lu Chen melangkah turun dari kapal, diikuti oleh Yue Bing yang masih terengah-engah setelah pertempuran di dek. Namun, saat mereka menginjakkan kaki di tanah, puluhan murid elit dan tiga Tetua Agung Sekte Pedang Suci segera membentuk formasi lingkaran, mengunci posisi Lu Chen dan Yue Bing.

​"Apa maksudnya ini, Han Xiao?" Yue Bing menghunus pedangnya, matanya berkilat penuh kemarahan.

​Han Xiao berjalan keluar dari barisan murid, wajahnya yang tampan kini tampak dingin dan tanpa ekspresi. "Maafkan aku, Tuan Putri. Tapi Tuan Muda Lin terlalu berbahaya untuk dibiarkan bebas. Resonansi hitam pada prasasti kemarin membuktikan bahwa dia bukan hanya 'kunci', tapi dia adalah kunci yang bisa menelan pemiliknya."

​Salah satu Tetua Agung, Tetua Kuang, melangkah maju dengan tongkat perak di tangannya. "Bocah, kami tahu kau menyembunyikan kekuatan besar. Tapi di depan Gerbang Naga ini, kekuatanmu hanya akan berguna sebagai tumbal. Serahkan jiwamu untuk mengaktifkan segel ini, atau gadis di sampingmu akan mati terlebih dahulu."

​Tiba-tiba, sebuah jaring energi berwarna keemasan—Jaring Penyegel Surga—turun dari langit-langit tebing, langsung melilit tubuh Yue Bing sebelum ia sempat bereaksi.

​"Tuan Lu!" teriak Yue Bing saat tubuhnya ditarik paksa menuju pusat altar di depan gerbang.

​Lu Chen tetap diam. Ia tidak bergerak untuk menyerang, bukan karena ia takut, tapi karena ia merasakan sesuatu yang jauh lebih besar sedang terjadi di dalam dirinya. Di balik jubahnya, kepompong Ignis telah berhenti bergetar. Hening. Keheningan yang menandakan bahwa proses pencernaan Inti Kehidupan Kuno telah mencapai titik jenuh.

​[Ding! Peringatan Sistem!]

[Target Yue Bing dalam bahaya kritis (Disandera untuk pengorbanan darah).]

[Proses Evolusi Ignis: 100%.]

[Kondisi Inang: Siap untuk Terobosan Tahap Nascent Soul.]

​"Kalian bicara tentang pengorbanan?" Lu Chen akhirnya bersuara. Suaranya rendah, namun bergema di seluruh lembah, memadamkan suara angin. "Kalian menyebut diri kalian sekte benar, namun kalian menggunakan nyawa orang lain untuk membuka makam yang bukan milik kalian."

​"Keadilan ditentukan oleh pemenang, Tuan Muda Lin!" Tetua Kuang berteriak, mengangkat tongkatnya. "Aktifkan formasi! Tarik esensi naga dari tubuhnya!"

​Cahaya merah darah mulai merambat dari altar menuju tubuh Yue Bing. Gadis itu menjerit saat energinya mulai disedot secara paksa.

​"Cukup," bisik Lu Chen.

​Tiba-tiba, langit yang tadinya ungu berubah menjadi hitam pekat. Petir biru yang sangat besar menyambar tepat di atas kepala Lu Chen, namun bukannya menghancurkannya, petir itu justru terserap masuk ke dalam tubuhnya.

​KRAK!

​Kepompong di bahu Lu Chen pecah. Cahaya biru yang menyilaukan meledak, menghancurkan jaring penyegel yang melilit Yue Bing dalam sekejap. Dari balik cahaya itu, muncul sosok yang membuat semua orang, termasuk Han Xiao, jatuh berlutut karena tekanan gravitasi yang mendadak meningkat ribuan kali lipat.

​Ignis telah menetas. Ia kini berada dalam Supreme Dragon Form. Tubuhnya yang sepanjang lima meter ditutupi oleh sisik kristal Azure yang memancarkan api dingin. Sepasang sayapnya yang lebar menutupi cahaya bulan, dan matanya yang berwarna emas murni menatap para kultivator itu seperti menatap tumpukan sampah.

​"Beraninya... semut-semut manusia ini... menyentuh apa yang menjadi milik tuanku!" Raungan Ignis mengguncang fondasi Gunung Langit. Gerbang batu raksasa itu mulai bergetar, bereaksi terhadap kehadiran raja naga yang sesungguhnya.

​Lu Chen melayang ke udara, dikelilingi oleh pusaran energi emas. Di dalam Dantian-nya, Inti Emas SSS+ miliknya pecah dan membentuk sosok bayi kecil yang bersinar—Nascent Soul.

​[Selamat! Inang telah menembus ke Tahap Nascent Soul - Level 1 (Grade Sovereign).]

[Kekuatan Fisik dan Mental meningkat 1000%.]

[Skill Baru Terbuka: 'Lautan Api Kehampaan'.]

​"Han Xiao, kau ingin melihat monster?" Lu Chen menatap ke bawah. Matanya kini tidak lagi memiliki pupil manusia, melainkan vertikal seperti naga. "Aku akan menunjukkan padamu apa yang terjadi ketika seekor semut yang kau remehkan... tumbuh menjadi naga yang akan menelan duniamu."

​Lu Chen melambaikan tangannya. Seketika, lautan api biru dingin meledak dari bawah tanah, melahap seluruh murid elit Sekte Pedang Suci yang berdiri dalam formasi. Mereka bahkan tidak sempat berteriak sebelum tubuh mereka berubah menjadi patung es yang kemudian hancur menjadi debu.

​Tetua Kuang mencoba melarikan diri menggunakan jimat teleportasi, namun Ignis lebih cepat. Dengan satu kibasan ekor, ruang di sekitar Tetua itu membeku, dan tubuhnya hancur berkeping-keping di udara.

​Han Xiao berdiri sendirian di tengah kehancuran, pedang besarnya kini tampak seperti mainan yang tidak berguna. "Ini... ini bukan kekuatan manusia... Kau adalah Iblis!"

​"Bukan Iblis," Lu Chen mendarat dengan tenang di depan Gerbang Naga yang kini mulai terbuka secara otomatis karena kehadirannya. "Aku hanyalah hasil dari keserakahan kalian."

​Gerbang batu itu terbuka dengan suara gemuruh yang dahsyat, menyingkapkan kegelapan yang dipenuhi dengan tulang belulang naga raksasa dan harta karun yang tak terbayangkan. Namun, bagi Lu Chen, tujuannya hanya satu: Jantung Naga di pusat makam.

​Ia berjalan melewati Han Xiao yang telah kehilangan kewarasannya, membawa Yue Bing yang masih tertegun di sampingnya. Ignis terbang di atas mereka, menjadi penjaga kegelapan.

​"Perjalanan sesungguhnya baru saja dimulai, Yue Bing," ucap Lu Chen tanpa menoleh. "Dan Benua Tengah akan segera tahu... bahwa langit mereka telah runtuh."

1
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ini baru awal mari berkeliling pelayan sampah dan semut🐜🐜🐜 🤭 bakar semua orang atau sekte yang suka menindas orang 🔥🔥🔥
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
berakhir sudah kejayaan sekte langit biru yang selama ini berdiri diatas penderitaan seekor naga Azure dan juga Lu Chen membebaskan binatang buas yang dikurung selama ini
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
setuju hapus dan hanguskan saja ini sekte gak guna banget dari penatua sampai tetua tidak ada yang baik sama sekali 😏😠
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wuahhhhh asikkkk makin seruuuu ayo Lu Chen dan 🐜🐜🐜 Naga 🐲 Api 🔥 hancurkan sekte langit biru dan orang orangnya biar tau kalo pelayan sampah yang mereka kira Nol F-Rank ternyata seseorang yang tidak bisa di tindas begitu saja🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
hancurkan dan hempaskan manusia2 di sekte langit biru ini ternyata selama ini berdiri megah memeras dari naga Azure selama puluhan tahun apa ribuan tahun ya tadi biar tahu rasa para penatua dan semua murid sekte ini hancurkan
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
menang lagi seperti keberuntungan iya harus biar tidak ada yang curiga kalo Lu Chen hanya seorang F-Rank alias Nol apa kabarnya itu Han Wei sama Han Feng nanti aduh ga sabar rasanya🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
🐜🐜🐜Ignis ini kalo tak dilarang sama Lu Chen sudah dihabisi semua ini orang orang yang menindas Lu Chen
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
ayo semangat kalian berdua eh Lu Chen kalo Ignis kan jadi penonton aja aja secara ini semut 🐜🐜🐜🤭🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah makin seru aku suka nih mau ada turnamen berikan pelajaran lagi buat Han Wei dan kawannya 🐜🐜🐜
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
kalian tunggu saja nanti saat Lu Chen mulai menunjukkan taringnya huh 😏 kalo dia mau sudah mati kalian semuanya
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
wah berhasil dan Phoenix Es masuk ke ruang dimensi milik Lu Chen dan Ignis memakan habis rantai apa tadi pemutus jiwa apalah itu jadi kultivasinya Li Chen ikut lompat sampai level 8 good job 👍🏻
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
good Lu Chen pemikiran bagus tuh sekalian kuasai semua saja biar tau rasa itu penatua Feng dan juga Han Wei dan kawannya 😏
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
akhirnya Han Wei dan temannya lari keluar ketakutan sudah pasti dan malu bisa dipecundangi oleh Lu Chen yang bahkan kultivasinya terlihat F-Rank🤣🤣🤣
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
beri pelajaran pada Han Wei sombong sekali jadi orang merasa punya kultivasi diatas Lu Chen kau rasakan sebentar lagi ini baru Lu Chen kena Ignis 🐜 mati kau😏😠
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ
mampir kesini semoga ceritanya menarik 🤭
✿⃟‌⃟ᶜᶠᶻˢтяι'𝐆🤎 ⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ🏡s⃝ᴿ: insyaallah ya Thor🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️🏃🏻‍♀️😋
total 2 replies
angin kelana
awal yg bagus semoga kedepannya lebih seru..💪💪💪
Kaka's: terima kasih kaks 🙏🏻🙏🏻..
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!