NovelToon NovelToon
Sistem Tangan Dewa

Sistem Tangan Dewa

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Fantasi Timur / Kebangkitan pecundang / Action / Sistem / Mengubah Takdir
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: SiPemula

Xuan Hao adalah putra Pangeran yang keberadaannya tidak diakui.

Wajahnya memang tampan, tapi dia pemalas dan suka minum, ditambah dia tidak tau apa-apa tentang beladiri, sastra, maupun strategi perang.

Benar-benar pemuda tidak berguna, tapi setelah tanpa sengaja tersambar petir dan mendapatkan berkah langit berupa Sistem, segalanya berubah~

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SiPemula, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tertampar Fakta Yang Menyakitkan

[Ding!]

[Tuan, seseorang kembali datang.]

“Kali ini siapa yang datang?” Perlahan Xuan Hao membuka matanya.

[Orang itu kasim yang selalu berada di sisi Pangeran Xuan Lie, Jin Quan.]

Xuan Hao tersenyum, “apa dia datang atas perintah Tuannya?”

[Tuan, apa yang dilakukannya sama sekali tidak berkaitan dengan Pangeran Xuan Lie. Itu murni karena dia membenci Tuan yang dianggapnya telah mencemarkan nama baik Tuannya.]

“Sebenarnya apa yang ingin dia lakukan?” tanya Xuan Hao dengan kerutan di keningnya.

[Orang itu ingin menjadikan Tuan sebagai kambing hitam atas apa yang terjadi pada rumah makan Nyonya Shen Ruyue.]

[Dengan bukti bahwa Tuan adalah pelaku utama dibalik kebakaran yang terjadi, ia ingin menyaksikan Tuan dihukum, kalau perlu ia akan memanas-manasi Pangeran Xuan Lie supaya bersedia memutus hubungan dengan Tuan.]

“Hem, sungguh tujuan yang sangat besar, tapi sayangnya aku tidak akan membiarkannya berhasil!” Xuan Hao cepat bangkit, dan saat merasakan hawa keberadaan seseorang yang semakin dekat, sosoknya menghilang, berubah menjadi bayangan yang bergerak sangat-sangat cepat.

Sementara itu di sisi Jin Quan yang telah tiba di atas bangunan paling belakang yang ada di Paviliun Qingfeng, ia melihat sekeliling, mencari keberadaan kamar Xuan Hao.

“Tuan Jin Quan, malam-malam seperti ini, apa yang Tuan lakukan disini?!” Sebuah suara terdengar dari arah belakangnya.

Begitu Jin Quan menoleh, ia dikejutkan dengan keberadaan sosok yang sangat dikenalinya.

Tanpa suara, bahkan sama sekali tidak mengeluarkan hawa keberadaan. Jin Quan yang melihat sosok Xuan Hao, ia merasa seperti melihat hantu.

“Pangeran Xuan Hao!!” Tampak jelas keterkejutan dari suara yang bergetar dan sorot mata yang diperlihatkan Jin Quan.

“Iya, ini aku, dan Tuan belum menjawab kenapa bisa ada di sini?!” Suara Xuan Hao terdengar begitu tenang, bahkan sebuah senyuman tipis tampak di wajahnya.

Namun apa yang didengar dan di lihat oleh Jin Quan saat ini, semua itu justru membuatnya merasakan ketakutan yang begitu nyata.

Selama ini ia merasa Xuan Hao benar-benar perwujudan sampah yang sesungguhnya, tapi malam ini dalam waktu singkat semua terbantahkan.

Tanpa adanya pertarungan, ia yakin Xuan Hao adalah sosok yang sangat berbahaya, dan bukannya memberi jawaban atas pertanyaan yang ditujukan padanya, ia justru memilih pergi secepat mungkin.

“Cih, setelah datang dengan niatan buruk jangan harap kau bisa pergi begitu saja!” Xuan Hao cepat menyusul Jin Quan, dan tanpa basa-basi ia langsung menyerang orang itu.

Meski sudah berusaha menghindar dan menahan serangan yang dilakukan Xuan Hao. Setelah beberapa kali menahan serangan yang tertuju padanya, Jin Quan bisa merasakan adanya perbedaan kekuatan yang begitu nyata, dimana saat ini tangannya sudah mati rasa sebagian akibat menahan serangan Xuan Hao.

“Pangeran, tolong maafkan ham~”

Bugh!! Bugh!!

Belum sempat Jin Quan menyelesaikan ucapannya, Xuan Hao lebih dulu menghajar wajah pria itu termasuk memukul mulutnya sampai robek.

“Cih, kalau rencanamu berhasil, apa mungkin hanya dengan kata maaf aku bisa terbebas dari hukuman?” seru Xuan Hao, “Tentu saja aku tetap akan mendapatkan hukuman!” lanjutnya.

Mendengar itu, Jin Quan akhirnya sadar kalau rencananya telah diketahui oleh Xuan Hao, dan sekarang ia menerima apa yang dimaksud dengan amarah nyata sang Pangeran terabaikan.

Pukulan demi pukulan dirasakan oleh Jin Quan, dan setelah beberapa waktu berlalu ia tak lagi sanggup mempertahankan kesadaran, sampai akhirnya semua tampak gelap.

“Aku akan mengirimmu kembali ke tempat asalmu!” ucap Xuan Hao.

Dengan cara diseret, Xuan Hao membawa Jin Quan ke halaman tempat tinggal orang itu yang ada di Paviliun Zhenlong.

Tak ada yang menyadari kedatangan Xuan Hao bahkan setelah ia pergi meninggalkan tempat yang dijaga puluhan pengawal Pangeran Xuan Lie.

Kembali ke Paviliun Qingfeng. Kali ini Xuan Hao bisa langsung istirahat, sama sekali tidak peduli dengan suasana gempar di Paviliun Qingfeng saat penjaga menemukan Jin Quan tergeletak tak berdaya di depan halaman tempat tinggalnya.

Apa yang terjadi pada Jin Quan segera dilaporkan pada Pangeran Xuan Lie yang baru saja istirahat, tapi begitu mengetahui apa yang terjadi pada salah satu orang kepercayaannya, cepat ia pergi ke tempat tinggal orang itu.

Saat Pangeran Xuan Lie tiba. Jin Quan sudah mendapatkan perawatan terbaik dari Tabib, dan ia juga telah kembali mendapatkan kesadarannya.

“Apa sebenarnya yang terjadi padamu?” tanya Pangeran Xuan Lie.

Jin Quan tak langsung menjawab, tapi pandangannya tertuju ke arah Tabib dan beberapa orang di dalam kamarnya.

Melihat arah pandang Jin Quan, Pangeran Xuan Lie segera mengusir semua orang, menyisakan mereka berdua di dalam ruangan.

“Yang Mulia, maafkan hamba yang sempat memiliki keinginan menjebak Pangeran Xuan Hao atas apa yang menimpa rumah makan Nyonya!” ucap Jin Quan lirih.

Seketika itu juga Pangeran Xuan Lie hanya bisa menggelengkan kepala. “Kau bodoh! Bukannya diam istirahat, tapi justru mencari masalah untuk dirimu sendiri. Sekarang bagaimana rasanya kau dihajar habis-habisan olehnya, apa masih berpikir dia adalah Pangeran sampah yang kerjanya hanya mempermalukan namaku?!”

Mendengar semua itu Jin Quan merasa malu, dan ia yakin bahwa selama ini Pangeran Xuan Lie sebenarnya tau seperti apa dia menilai Xuan Hao.

“Yang Mulia sudah tau kebenarannya?” tanya Jin Quan penasaran.

Pangeran Xuan Lie menganggukkan kepala. “Belum lama ini aku mengetahuinya,” jawab sang Pangeran.

Rasanya Jin Quan semakin malu begitu tau kalau ternyata Pangeran Xuan Lir mengetahui lebih banyak dari dirinya yang lebih sering berasa di luar, sementara Pangeran Xuan Lie lebih banyak menghabiskan waktu di ruang kerjanya, berperang melawan dokumen Kekaisaran yang setiap harinya terus berdatangan.

“Mulai sekarang sebaiknya kau jangan lagi mencari masalah dengan Pangeran Xuan Hao! Istirahat, dan kau aku beri waktu libur selama tiga hari!” ucap Pangeran Xuan Lie, dan tanpa menunggu balasan Jin Quan, ia langsung pergi.

“Mataku selama ini tertutupi oleh hal jahat sampai aku tak melihat kebenaran yang dengan mudah dilihat Yang Mulia Pangeran Xuan Lie,” gumam Jin Quan setelah kepergian Tuannya, dan mulai malam ini ia tak akan lagi mencari gara-gara dengan Xuan Hao.

“Ternyata seperti ini rasanya Tertampar Fakta Yang Menyakitkan!”

Jin Quan terkekeh pelan, sampai akhirnya ia bisa istirahat dengan tenang, tak lagi peduli pada apa yang terjadi dengan rumah makan Nyonya-nya.

Di tempat berbeda. Shen Ruyue dan kedua putranya setia menunggu kembalinya orang-orang yang diperintahkan mencuri barang pribadi Xuan Hao, tapi orang-orang itu tak kunjung kembali, sampai akhirnya mereka justru tertidur saat hari menjelang pagi, membuat mereka akhirnya telat bangun, bahkan Shen Ruyue untuk pertama kalinya tak hadir dalam acara sarapan pagi bersama Pangeran Xuan Lie, tapi ketidakhadiran istri sahnya sama sekali tak mengganggu jalannya acara sarapan sang Pangeran, apalagi setelah ini ia harus pergi ke istana untuk memastikan kesiapan acara ulang tahun Ibu Suri yang tak lain adalah ibunya.

1
𝓡𝓪𝓲𝓷𝓪 (来奈)
😊😊👍🏻
Ferry Zhou
lanjut ngab
hahaahaha
Luar biasa
Chi Fuyu
lah masih ongoing
Fatur Fatur
cepat banatai jinQuan Thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
baguss
Naga Hitam
hebat kali kau
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Naga Hitam
sedikit amat thor
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
Ferry Zhou
lanjut ngab.
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap gan..
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab.
SiPemula: ok ngab, lanjut
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: besok ngab....
total 1 replies
Naga Hitam
kurang puas thor
SiPemula: besok dilanjutkan gan...
total 1 replies
Ferry Zhou
lanjut ngab
SiPemula: siap ngab...
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!