Bijak dalam membaca,
Yumi Nagisa Tatsuya, seorang gadis berusia 17 tahun, di jodohkan paksa oleh orang tua nya, dengan seorang pria dari keluarga Nagendra.
Ternyata pria tersebut adalah orang mesum yang mencium nya di toilet saat itu.....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zhy-Chan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Mandi Bareng
“Ka—kamu gak malu apa, buka baju di hadapan aku?” Ucapnya, dengan mata tertutup
“Gak lah, kan di hadapan istri sendiri.”
Ares meraih tangan Yumi, lalu ia arahkan pada perut nya yang bagaikan roti sobek.
Deg…
jantung Yumi berdetak kencang.
“Buka matanya sayang, masa gak mau liat tubuh suami nya” goda Ares
“Aku malu”
“Ngapain malu hmm?”
“Buka matanya babe!” ucap Ares, yang terus berusaha membujuk Yumi agar membuka mata
“Gak mau, malu”
“Kalo gak mau, aku pastiin keluar kamar mandi kamu gak bisa jalan!” ancamnya
“Kok gitu sih” reflek Yumi membuka mata, matanya tak sengaja melihat roti sobek Ares, ia dengan cepat mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
“Tatap aku!”
Yumi pun menatap Ares, seketika jantung nya Berdebar sangat kencang. Ares mendekatkan wajah nya ke wajah Yumi. Saat benda kenyal itu bersentuhan, Ares melumat nya dengan lembut membuat Yumi terbawa suasana lalu membalasnya.
Pria itu meraih tengkuk leher Yumi lalu memperdalam lumatannya, tangan kanannya memeluk pinggang ramping Yumi.
Cukup lama mereka bercumbu, kini tangan Ares naik ke atas bahu Yumi untuk menurunkan lengan gaun yang masih dia pakai.
Saat sudah meraih, gaun itu merosot ke bawah karna resleting nya sudah di buka, terlihatlah toked Yumi yang bulat besar terbalut bra yang ia gunakan.
Ares perlahan melepas pengait bra tanpa melepaskan tautan bibir mereka, lalu melempar nya ke sembarang arah. Ia belum melihat bagaimana toked Yumi karna tautan bibirnya belum di lepas.
Ia remas pelan toked itu membuat Yumi mendesah pelan,
“Stt ahh..” suara itu lolos dari bibir Yumi
Ares kagum saat melihat toked Yumi yang sangat besar menurut nya, membuat nafsu nya semakin meronta-ronta. Ia tak mau kehilangan kesempatan emas ini, dengan cepat melahap pucuk toked Yumi, reflek tangan gadis itu meraih kepala Ares lalu meremas kuat rambut nya karna menahan rasa yang belum pernah ia rasakan.
Ares menghisap nya dengan rakus seperti bayi yang sedang menyusu pada ibunya.
“Sthhh, Ares..pelan-pelan ahh”
Ares yang mendengar desahan Yumi semakin bersemangat untuk menyesapnya, semakin kuat ia menghisap pucuk itu.
“Ahh..Ahh.. udahhhhh”
Ares pun menyudahi aksinya lalu tersenyum puas.
‘Memuaskan, ini membuatku candu’ batin nya
“Gimana babe?”
“Gak tau, awas aku mau mandi jangan halangin jalan aku” ucapnya menunduk karna menahan rasa malu
“Hahaha, mau lagi hmm?”
Yumi mendongak menatap Ares dengan mata yang melotot.
“Aku menyukai suara indah mu itu” ucapnya seraya tersenyum tipis, dengan sebelah alis sedikit terangkat.
“Mesum!” maki Yumi, lalu berjalan ke arah shower.
“Tutup mata kamu, aku mau mandi”
“Kok gitu, aku kan suami kamu, gapapa dong kalo aku liat”
“Iya tapi aku malu Ares”
Ares berjalan mendekat “Gak usah malu sayang”
“Jangan mendekat!”
“Why??”
Yumi berfikir ada betul nya juga ucapan Ares, harusnya ia tak melarang, itu sudah menjadi kewajiban nya sebagai istri dan Ares berhak melihat tubuh nya.
“Ya udah sini” ucapnya, dengan pasrah.
Ares tersenyum bahagia, lalu terjadi lah mandi bareng.
🍒🍒🍒
Kini pasangan suami istri itu baru selesai dengan ritual mandinya, mereka hanya mengenakan handuk yang melilit di badan. Handuk Yumi yang melilit di bagian dada sampai paha, dan Ares yang hanya melilit di bagian pinggang sampai lutut.
“Uhhh, segernyaa” ucap Yumi, seraya berjalan ke arah koper untuk mengambil baju.
Terima kasih Author..