Ellie Diana Mahendra seorang gadis cantik dari keluarga kaya raya dengan kecantikan alami.namun, kekayaan yang di miliki Ellie membuatnya di kelilingi oleh banyak orang munafik.
dan di situlah Ellie mulai meminta pada orang tuanya nya untuk hidup sendiri dan mencari orang orang yang tulus dengannya.
di saat dirinya SMA, Ellie bertemu dengan seorang pria tampan kaya raya dan baik hati bernama Alvaro Bagaskara.
kecantikan Ellie yang alami pun membuat Alvaro jatuh cinta dan mereka memlih untuk menikah setelah lulus SMA.
di awal pernikahan nya Ellie merasa hidupnya sangat baik karena di cintai dengan begitu hebatnya oleh Alvaro dan di terima baik oleh mertuanya.
namun setelah satu tahun menikah,Ellie dan Alvaro belum juga di karunia seorang anak membuat ibu mertua Ellie murka dan menyuruh Alvaro untuk menikah dengan perempuan lain.
apakah Alvaro mau menikah dan meninggalkan ellie?
ayo sama sama kita ikuti perjalanan kisah mereka.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon quen-yaya14, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
penyelidikan
Malam ini arkan sudah bersiap ke kediaman Mahendra untuk memeriksa apakah yang di katakan pria bertato tadi itu benar.
melajukan motor nya dengan kecepatan sedang.arkan segera turun saat dirinya akan sampai ke kediaman itu.kediaman Mahendra tidak di jaga dengan ketat membuat Arkan mudah untuk masuk.
Melihat ke atas,lampu di kamar Ellie sudah mati menandakan jika gadis itu sudah tertidur.tanpa menunggu lama lagi Arkan langsung memanjat tembok agar bisa ke kamar Ellie.
Hap....
Benar saja,baru saja mendarat di atas balkon Arkan melihat ada sekitar empat orang yang mencoba masuk ke sana.
" siapa kau..?"tanya orang orang itu saat melihat Arkan.
bukannya menjawab,Arkan malah tersenyum miring sembari mengeluarkan sebuah belati dan langsung menyerang mereka.
Bugh... bugh..jleb...
" aghhhhhh...."salah satu pria berhasil Arkan kalahkan dengan menus*kan belatinya tepat di jantung pria itu.
Bruk....jleb...jleb... jleb....
Tidak butuh waktu lama bagi Arkan untuk mengalahkan mereka.hanya dalam hitungan detik saja mereka sudah mati.
Bruk...bruk...bruk...bruk....
Arkan langsung menjatuhkan many*t Many*t itu ke bawah agar besok tuan alaric tau dan memperketat keamanan mansion nya.
Namun sial nya akibat itulah Ellie terjaga membuat Arkan memilih sembunyi agar gadis itu tidak tau.
Srek....
Ellie membuka balkonnya dan melihat tidak ada siapa siapa di sana,karna efek baru bangun tidur wanita itu tidak dapat melihat ada sedikit darah di lantai.
ketika Ellie membalikkan badannya,Arkan langsung membekap mulut gadis itu dan menyuntikkan obat bius ke lehernya.
SYUT.....
" eghhhhh..."
" maafkan aku baby,aku terpaksa melakukan ini demi keselamatan mu."gumam Arkan menggendong Ellie ala bridal style dan membawanya ke dalam.
Menidurkan Ellie di ranjang dengan posisi tengkurap Arkan menyingkirkan rambut gadis itu dan melakukan sesuatu di leher nya.
Srek.....
Arkan sedikit membel*h leher Ellie dan menanamkan sebuah chip ke dalam tubuh gadis itu.pria itu merasa dirinya tidak bisa selalu bersama Ellie dan satu satunya cara untuk menyelamatkan nya saat dalam bahaya adalah dengan menanamkan sebuah pelacak dalam tubuh nya.
Setelah melakukan itu semua tidak lupa Arkan juga menjahit kembali luka itu lalu membaringkan Ellie dengan posisi yang normal.
CUPP....
Mengecup bibir gadis itu bahkan sedikit melumatnya arkan langsung berdiri saat mendengar seperti ada langkah seseorang yang sedang berjalan ke sini.
" maafkan aku karna telah mendiami mu tadi baby."gumam Arkan langsung pergi melompat balkon kembali saat mendengar jika suara langkah kaki itu semakin mendekat.
Ceklek....
" ternyata dia tertidur,lalu yang berisik tadi suara apa?"gumam Brian yang terbangun ketika mendengar seperti suara keributan di kamar sang adik.
CUPP....
" istirahat lah dengan baik princes. "gumam Brian mengecup kepala sang adik lalu keluar dari sana.
********
Ke esokan harinya seperti yang Arkan prediksi kediaman Mahendra langsung heboh karna penemuan many*t tepat di bawah balkon kamar putri bungsu.
Tuan alaric yang mendapatkan pemberitahuan itu Bahkan memilih untuk tidak bekerja dan menyelidiki kasus ini.
Ellie yang seperti nya kehilangan memori tentang semalam juga tidak tau apa apa.bahkan sekarang dirinya di larang untuk bekerja dan duduk berdiam diri di kamar.
" siapa yang sangat menginginkan nyawaku sampai menyewa pembunuh bayaran segala."gumam Ellie berfikir.
" Arkan juga kenapa dia tidak menelpon ku seperti biasa,apa dia benar benar marah karna semalam aku bicara dengan gabriel.tapi kan dia juga salah karna menarik perhatian pelayan itu."ucap Ellie dengan kesal.
Bruk....
" siapa itu?"tanya Ellie ketika mendengar seperti ada orang di balkon nya.
Berjalan mengendap endap Ellie melihat seorang laki laki berjubah.
Hap....
Kaki jenjang Ellie berhasil sosok itu tangkap ketika akan mengayun ke arah kepalanya.
" kamu mencoba untuk menendang ku baby?"tanya sosok itu yang ternyata Arkan.
Cup...
Arkan mencium kaki jenjang Ellie membuat wanita itu merasa canggung.menarik kakinya kembali Ellie mencoba menyembunyikan semburat merah yang muncul di pipinya.
"kenapa kamu ke sini lewat balkon?"tanya Ellie pada Arkan.
" aku ingin menemui kesayangan ku yang sedang marah."ucap Arkan mencubit pelan hidung wanita itu.
" kenapa dia tau kalau aku sedang marah."batin Ellie kebingungan.
Tentu saja Arkan tau,karna pria itu telah mengawasi Ellie dan mendengar segala gerutuan nya tadi lewat cctv yang dia pasang.
" baby kamu tengah datang bulan dan pasti sakit perut kan.aku membelikan obat sakit perut ini untukmu.ayo minum."ucap Arkan mengajak Ellie masuk ke dalam.
" kenapa kamu tau semuanya tentangku Arkan,apa kamu mengawasi ku selama ini?"tanya Ellie dengan serius.
" maybe yes,maybe no!.kamu tau baby, aku selalu ingin tau segalanya tentang mu .aku selalu ingin tau apa yang sedang kamu lakukan,kemana kamu ingin pergi,apa yang kamu suka dan apa yang kamu tidak suka."ucap Arkan menatap Ellie dengan penuh cinta atau obsesi nya.
" kenapa kamu melakukan itu semua?"tanya Ellie.
" because i love you."bisik Arkan di telinga Ellie dengan sedikit menggigit telinga gadis itu dan menghisap lehernya.
" eghhhhh Arkan jangan seperti ini."desah Ellie sedikit mendorong tubuh Arkan.
" baby ini sudah hari ke 25 aku berusaha membuat mu jatuh cinta,apa kamu sudah mencintai ku sekarang."tanya Arkan memegang pipi gadis itu.
Menggigit bibir bawahnya Ellie tidak tau harus menjawab seperti apa.
" aku mengerti,tidak perlu menjawab sekarang!"ucap Arkan melihat kegugupan di mata Ellie.
" boleh aku mencicipi bibir mu lagi baby?" tanya Arkan dengan mata yang selalu fokus pada bibir pink mungil Ellie.
Menganggukkan kepalanya Ellie sebenarnya juga merindukan ciuman lembut Arkan waktu itu.
Cup...
Bibir keduanya pun menyatu kembali.ellie dan Arkan benar benar menikmati momen ini.bahkan kali ini Ellie nampak membalas ciuman Arkan dengan lihai.
sangking menikmatinya tanpa sadar sekarang tubuh Arkan menindih tubuh kecil ellie.arkan seperti orang yang kehilangan akal nya,di mana pria itu sekarang bermain main di leher jenjang Ellie.
Ellie yang juga terbawa suasana pun tidak mengatakan apa apa selain menggigit bibir bawah nya ketika merasakan sensasi yang berbeda saat Arkan terus mengis*p dan menggigit leher nya.
" eghhhhh...Arkan..."desah Ellie saat bibir lembut Arkan menggigit lehernya.
Bruk....
Ellie langsung mendorong tubuh Arkan dari tubuh nya ketika kewarasan kembali pada wanita itu.arkan yang juga baru sadar langsung meminta maaf.tidak seharusnya dia melakukan hal ini pada Ellie.
" maafkan aku baby,aku kelepasan."ucap Arkan memeluk tubuh gadis itu.
" hmmm tidak apa apa,tapi lain kali kamu tidak boleh memperlakukan ku seperti tadi"ucap Ellie membalas pelukan pria itu.
" aku mencintai nya,tapi aku malu untuk mengatakan nya"batin Ellie.
HAPPY READING SEMUA ❤️❤️.
jangan sampe Marco kenapa, jangan buat sad ending untuk Marco ya Thor, kan kasihan istri dan anak nya .
do mohon banget pokoknya thorrr