Bagaimana jika suami kejamnya berubah jadi bucin bahkan sangat posesif.
Ikuti kisahnya yuk
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hnislstiwti., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
8
Senja berganti malam , Kinan tidak kembali ke kamar nya dan yang ia tahu juga bahwa Pram tidak akan pulang karena harus ke luar kota.
Sedangkan Rani dan Luci sudah bersiap untuk nanti malam , mereka mencairkan uang di Atm nya dan membeli makanan untuk menemani perjalanannya.
Malam sudah larut pelayan sudah masuk ke kamar masing-masing , dan penjagaan lumayan tidak ketat memudahkan mereka untuk kabur.
Kinan , luci dan Rani pun sudah keluar dari kamar nya mereka langsung ke gerbang belakang , disana sudah ada suami Rani sedang menunggunya.
" Ayo cepat sebelum mereka mengetahui kita akan pergi " kata suami rani
" Ayo kita langsung pergi " balas Luci
Mereka langsung pergi menggunakan mobil suami Rani.
***
Sedangkan di kota M , Pram tiba-tiba tak enak perasaan , ia tidak bisa konsen bekerja , terlihat bayangan saat ia tadi menyiksa Kinan.
Sebenarnya Pram sudah tau bahwa bukan Kinan yang membunuh adiknya tetapi ia gelap mata dan di buta kan dendam.
" kenapa aku seperti merasa kehilangan ya , ada apa ini , tak biasa nya aku kepikiran Kinan " batin Pram
Drttttt drtttt
Pram tersadar saat handphone nya bergetar , tertera ID nama daddy nya.
" Halo dad ?" kata Pram
" ....... "
" Baiklah besok aku habis dari kota M langsung ke sana , apakah mommy sudah sadar ? " tanya Pram dengan sendu
" ....... "
" Hmmmm baiklah dad " balas Pram
Setelah mematikan sambungan telepon dengan daddy nya , Pram langsung beranjak dari ruang kerja nya menuju kamar.
****
Ke esokan pagi nya tengah heboh di Mansion Wicaksono karena mereka tidak menemukan nyonya muda nya .
Pak Mun langsung mengecek CCTV tapi tidak ada yang aneh.
" Apakah sudah ketemu nona Kinan ? " tanya Pak Mun , karena ia juga baru kembali tadi subuh ke mansion sehabis menjenguk anak istrinya.
" Luci , Rani dan nyonya Kinan tidak ada Pak Mun " lapor pelayan
Terlihat boddyguard berlari ke arah pak mun dengan nafas ngos ngosan.
" Pak suami Rani juga tidak ada , apa mereka kabur? " tebak boddyguard
Pak Mun langsung menyuruh anak buah tuan muda nya mencari istri tuan muda.
Dan tak lupa pak Mun juga menghubungi Pram tetapi tidak bisa di hubungi.
***
Sedangkan Pram ia baru saja sampai di negara A , Pram dan hendra langsung menuju rumah sakit dimana sang mommy di rawat.
Hendra melihat Hp dan banyak telepon tak terangkat dari Pak Mun.
Hendra langsung menelpon kembali karena takut penting.
" Halo pak mun ada apa ? " tanya hendra to the point
" ...... "
" Apaaaa ? bagaimana bisa ? cari mereka sampai dapat " balas hendra dengan cepat , lalu ia mematikan sambungan telepon nya.
Hendra mengahmpiri Pram dengan wajah tegangnya.
" Tuan muda , nona Kinan kabur dari mansion " kata Hendra dengan cepat.
" Bagaimana bisa dia bisa kabur hah ,suruh anak buah mencari nya , pasti ia belum jauh dari mansion " balas Pram dengan emosi
" Sudah tuan , mereka sedang mencari nona Kinan " kata hendra
" Ayo kita temui dulu daddy , lalu bahas masalah ini " kata Pram dan mereka langsung masuk ke dalam lift.
" Bagaimana bisa wanita itu kabur , apa penjagaan nya kurang ketat ? " gumam Pram dengan geram
" Awas kau Kinan kalau sampai ketemu habis kau " geram Pram
Ting
Lift terbuka , Pram langsung menuju kamar rawat mommy nya.
Ceklek
" Mom kau " kata Pram dan langsung memeluk mommy nya
padahal pram udah denger kalau bunuh kakak dan ibu tirinya kok ga di usut malah main siksa
dan asisten juga udah ada berkas hasil selidikan kok ga di bahas
terus katanya 2 bulan lagi waktu itu katanya ibu Pram udah sembuh dan mau jemput Kinan tp Kok sampai 6 hamil ga di jemput
ceritanya aneh ga sih