Kisah seorang wanita yang ambisius terhadap sesuatu dan membuatnya terjebak dalam dilema.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon @120, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tarik ulur
"apa yang kau lakukan ...??apa kau sedang menggodaku ??
"tidak tuan....justru anda yang menggoda saya...kenapa anda mengeluarkan suara yang membuatku bergetar....
"apa maksudmu ?? Lepaskan aku...!!!
"kau minta dilepaskan tapi kau mengikutiku ke dalam kamarku...?aneh sekali...??
Elena mendorong maxime duduk di tepian kasur dan elena perlahan membuka baju maxime.
"apa yang kau lakukan ?? Aku tidak sembarangan tidur dengan wanita...!!!
"sssttt....aku bukan wanita seperti itu tuan tenang saja...aku hanya penasaran dengan yang ada didalam sini..." elena meraba dada maxime yang mulai terlihat.
"srruukkk....
"aaahhh....anda kasar sekali....
Maxime membanting elena diatas kasur dan membuatnya tidak bergerak dengan mencengkeram kedua tangan elena diatas kepalanya dan menduduki paha elena.
"apa kau juga akan menjebakku dengan tidur denganmu lalu mengambil keuntungan dari semua itu ???ucap maxim didepan wajah elena.
"apa yang anda katakan tuan, justru kau yang meniduriku sekarang...apa kau mulai tertarik dengan tubuhku..??nafasmu sepertinya sangat sesak...."ejek elena.
Maxime melepaskan elena dan duduk,elena bangkit dan kembali membuka baju maxime.
"aku ingin melihatnya lagi....aku hanya ingin memastikan agar aku tidak melakukan kesalahan....
"apa....???
Elena mengambil alat ukur yang selalu dia bawa kemana-mana.
"ulurkan tangan anda....
"sudah ku duga....
"kenapa....???tanya maxime bingung.
"aku melihat anda dipantai sepertinya ada yang berbeda dari tempo hari anda ke toko, atau aku yang salah mengukur dari awal....hehe...maafkan aku...untung saja kita bertemu lagi sebelum aku membuat pesanan anda atau aku akan kehilangan pekerjaanku....
"kenapa...??
"aku selalu berdedikasi pada diriku dan pekerjaanku,, aku tidak ingin membuat kesalahan sedikitpun....
"begitu kah...?? Maxime memandang elena dengan tatapan mencurigakan.
"apa ada yang salah denganku ?? Tanya elena.
"tidak....apakah sudah ?? Aku akan kembali ke kamarku...
"oh...iya sudah..."elena menggulung kembali alat ukur dan maxime memakai kembali bajunya.
maxime berjalan keluar kamar tan
pa berpamitan.
"dia pergi begitu saja ??"gumam elena.
"terimakasih atas ciumannya tuan maxime.."teriak elena saat maxime membuka pintu.
"dasar wanita gila...." gumam maxime.
Elena merebahkan diri diatas kasur sambil berangan-angan,
"memang benar dia pria yang tampan dan dingin, siapa sangka dia akan menciumku lebih dulu sebelum aku menggodanya...haha....sepi sekali...aku harus mematikan ponselku agar robert tidak tahu keberadaanku....sial....sulit sekali melarikan diri darinya...aku harus memiliki 2 ponsel kalau begini caranya.
Elena tertidur setelah banyak berpikir dan keesokan harinya elena meninggalkan hotel bersama barang yang dia beli dan kembali ke paris langsung ke tokonya tanpa kembali ke rumahnya.
"gulungan-gulungan ini sangat merepotkan aku selalu mengerjakan segala sesuatunya sendiri sejak awal jadi hal seperti ini bukan masalah bagiku...
Elena mengangkut bahan kain ke dalam mobilnya setelah mengambil mobil diparkiran dekat rumahnya.
Sebelum pergi ke tempat produksi elena mampir ke dalam toko yang belum dibuka oleh karyawannya.
"eh...kenapa tidak dikunci ?? Apa mereka lupa..???apa ada pencuri ??
Elena berlari ke dalam toko berpikir tokonya dirampok.
"sial.....aku baru kembali...jangan jangan ada yang merampok tokoku....gedubrak....gedubrak....
"jangan khawatir....tidak ada perampok disini..."suara pria tiba-tiba terdengar
"sial....mengagetkan saja...sedang apa kau disini ???!!!!
"kasar sekali dengan kekasihmu...kau kabur kemana lagi ??kenapa kau selalu melarikan diri dariku elena sky ???ucap robert dengan tatapan intimidasi.
"jadi kau sudah tau namaku ?? Syukurlah..kau pasti sudah tau kenapa aku membencimu kan...jadi lebih baik kau pergi dari hadapanku...!!! Tegas elena.
"tidak...aku tidak tau kenapa kau membenciku...dan aku tidak akan melepaskanmu begitu saja hanya karena kau mengatakan pergi...!!!
"apa maumu robert ???kau selalu menggangguku...!!apa kau tidak ada kerjaan lain..??
"tidak elena....aku sudah berkali kali mengatakannya padamu....aku hanya menginginkanmu...
"baiklah...kau sudah memilikiku...sekarang kau pergi dari sini,,aku sangat lelah...aku ingin istirahat...."ucap elena sambil memalingkan wajahnya.
"aku membawakan sesuatu untukmu....terimalah...aku pergi.."
Robert meletakan sesuatu di sofa tempat dia duduk dan pergi meninggalkan elena.
"tumben sekali dia mau menurut....baguslah..."elena mengambil paper bag dan meletakannya didalam lemari.
sejak pertama berkencan dengan robert,elena tidak pernah menyentuh barang-barang pemberian robert,elena selalu melemparnya ke dalam lemari ditokonya,setiap robert bertanya,elena selalu membuat alasan dan robert hanya mempercayai alasan elena, tapi kali ini robert mengerti kenapa selama ini robert tidak pernah melihat barang pemberiannya itu.
"kau selalu membuat alasan dan aku selalu mempercayaimu elena,,apa sebenci itu kau kepadaku ?? Kenapa ?? Gumam robert di depan toko melihat elena melempar barang pemberiannya.
"oh...anda...disini..?kenapa tidak masuk pak..??
"tidak...aku baru saja dari dalam,,permisi...
"begitu....
Robert pergi dengan mobilnya setelah bertemu dengan karyawan elena didepan butik.
"bos...kau didalam...??
"iya...
"benar saja...kekasihmu sepertinya cemberut...apa kau tidak memberinya vitamin bos..??
"apa yang kau katakan krista..??eh...dimana sasha..??
"oh...dia sedang membeli kopi...
"ah benar...aku melupakannya...aku akan pergi ke rumah produksi kalian jaga butik ya...
"apa kau tidak istirahat dulu bos..?
"tidak perlu, waktunya sudah meped...
"baiklah...hati-hati....
Elena pergi dari butik ke rumah produksi yang bekerja sama dengan butiknya,elena mempercayakan pada seorang veteran yang sudah berpengalaman dan beliau juga pernah bekerja dibawah perusahaan bersama elena dulu.
"tuan Brian apa kabarmu..??
"elena...??seperti yang kau lihat,,Tumben sekali...kau tidak menyuruh karyawanmu ??
"tidak tuan...ini pesanan khusus...
"coba lihat...."tuan brian melihat rancangan milik elena.
"ini....
"bemar tuan...itu seperti yang kita kerjakan dulu kan ?
"siapa yang memintanya ??
"entahlah...dia juga memakainya ini orangnya,aku memotretnya diam-diam karena penasaran."elena menunjukan potret maxime pada tuan brian.
"apa dia berkunjung ke butik ??
"iya....
"kau tidak tau siapa dia elena ??
"tidak...memangnya dia siapa tuan ??
"dia adalah pemilik perusahaan saat ini, maxime boutier putra dari william boutier.
"begitu ya...aku baru tau, pantas saja aura orang kayanya sangat kental...
"dasar....!!!kau bekerja tanpa tau siapa klienmu ??
"aku hanya fokus menghasilkan uang saja tuan, hehe...
"benar...uang adalah segalanya...."
"bagaimana kabarmu elena ?? Apa kau masih menjalin hubungan dengannya ??
"aku akan segera mengakhirinya tuan,,
"kenapa..??apa kau jatuh cinta dengan pria lain ??
"jatuh cinta ya...??? Aku tidak tau yang namanya jatuh cinta...tapi aku sedikit bergetar mendengar suara maxime ini,dia bersikap dingin dan jarang bicara tapi sepertinya dia memiliki respect yang tinggi...
"sepertinya kau menyukainya..?? Jangan terlalu lama bermain-main elena...apa kau tidak ingin menikah ?? Kau menjalin hubungan dengan pemilik perusahaan KERING masa depanmu sudah terjamin.
"haaahhh....."elena menyandarkan kepalanya dan menghela nafas panjang.
"tuan brian sudah seperti ayah bagiku, hanya dia dan dua karyawanku yang tau kalau kami menjalin hubungan,karyawanku juga tidak tau kalau robert adalah pemilik perusahaan,mereka hanya tau kalau dia karyawan biasa....menikah apanya ??aku mengencaninya hanya karena ingin balas dendam padanya tapi aku gagal,sial..."
"kau memikirkan apa elena ?? Apa kau terlalu stress dengan pekerjaanmu ??tanya tuan brian.
"tidak....aku akan menghadiri undangan fashion show tuan, disana pasti banyak bos dan artis,sebaiknya aku memakai pakaian merk apa ya ??
"kenapa tidak memakai rancanganmu sendiri saja ?? Kau bisa bersaing dengan mereka kau bisa mengukur seberapa jauh kau berkembang elena..??
"hemm...sebenarnya aku ingin...tapi aku tidak terlalu percaya diri....
"haduuhh.....kau harus menjadi dirimu sendiri,jangan dengarkan orang lain...meskipun kau masih memiliki banyak kekurangan...kau akan terus maju kan ?? Itu kata-kata yang selalu kau ucapkan dulu..."
"anda benar....baiklah....apakah anda bisa membuatnya untuku ??
"siap...tuan putri..."ucap tuan brian sedikit menghibur elena.
BEBERAPA HARI KEMUDIAN.
"aku kembali tuan brian....
"oh...elena...pas sekali...semua sudah aku siapkan,aku akan memerintah karyawanku malah kau sudah tidak sabar.
"hehe....benar....apa sudah selesai semua..??
"sebenarnya tinggal satu setel,aku sudah menyelesaikan beberapa...apakah dia tidak marah ya??
"aku akan membujuknya nanti....aku bawa ya tuan....
"baiklah hati-hati....
Elena membawa beberapa setel pesanan maxime dan mengantarnya ke alamat yang maxime berikan.
"dia tidak datang ke butik tapi menyuruhku datang...???mungkin dia sangat sibuk...dia kan pemilik perusahaan,tidak seperti robert yang selalu menghantuiku, tapi setelah kejadian itu dia sedikit longgar kepadaku...apa dia sudah bosan denganku ? Syukurlah..."gumam elena sambil mengemudi.
"kenapa dipinggiran kota begini ?? Apa dia tinggal didaerah seperti ini ??
"tok...tok....
"kreett.....
"kau datang...masuklah...
"gelap...,,"gumam elena.
"apa yang kau lakukan didaerah terpencil ini ??sendirian ??kata elena memeriksa sekitar.
"itu bukan urusanmu....mana barangnya...
"cih...kau seakan sedang bertransaksi narkotika saja tuan...."elena meletakan tas berisi setelan dan membukanya.
"kenapa hanya dua...???
"benar...kami sedang banyak pesanan kalau kau berkenan,bisa beri kami kelonggaran ??
"srak....!!! Maxime menarik elena duduk disebelahnya.
"kau banyak sekali beralasan...kau tidak bekerja dengan baik dan hanya bersenang-senang....aku ingin kompensasi...!!!
"kau ingin aku melakukan apa tuan ???
Elena meraba dada maxime dan sampai ke bagian bawah maxime.
"kau benar-benar....wanita penggoda....kau tidak ragu-ragu memegang milik laki-laki yang tidak kau kenal ??ucap maxim melepaskan tangan elena di bagian bawahnya.
"kau yang menarik diriku tuan....kau menginginkannya kan ?? Aku tau isi pikiran laki-laki itu sama....
"itu hanya pikiran kotormu saja...!! Maxime berdiri dari sofa.
"aku ingin kau datang ke sebuah acara sebagai pasanganku nanti..."ucap maxime tanpa basa basi.
"pasangan..?? Apa kau tidak memiliki kekasih ??tanya elena.
"bukan urusanmu ..kau harus membayar kompensasi jadi kau harus menjadi pasanganku nanti malam....
"nanti malam ya ???
"kenapa...?? Apa kau tidak bisa ?
"aku juga ada acara nanti malam di grand palais...
"kebetulan....aku juga kesana..,,kau berdedikasi kan ? Kalau kau tidak memberiku kompensasi maka aku akan menuntutmu dan pekerjaanmu akan berakhir...!!!
"anda sangat banyak bicara ya tuan,tidak biasanya....baiklah...sampai ketemu nanti malam....aku ada pekerjaan lain" elena pergi meninggalkan maxime.