NovelToon NovelToon
Perjalanan Cinta Nayla

Perjalanan Cinta Nayla

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Tamat
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: samudra lee

Nayla, gadis yang dibesarkan di panti asuhan harus bekerja keras memenuhi kebutuhan adik-adik pantinya. Suatu hari dia bertemu dengan wanita kaya raya yang menyuruhnya untuk menikahi putranya.

Awalnya Nayla menolak, karena dia sudah berjanji pada teman masa kecilnya. Tapi karena suatu keadaan dia terpaksa menyetujuinya.

Akankah kehidupan rumah tangga Nayla bahagia, ketika rumah tangga yang di bangun berusaha di rusak oleh sang mertua yang awalnya menjodohkannya?

Bagaimana nasib Nayla, saat sahabatnya berubah menjadi musuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon samudra lee, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman yang sama

Namun sedetik kemudian, Alvin menatap wanita itu dengan tatapan dingin.

"Aku tahu kamu bukan Putri, dari mana kamu tahu tentang Putri?" tanya Alvin kepada wanita di depannya.

Wanita yang tadi berpura-pura menangis itu, segera berdiri dan berjalan menghampiri Alvin.

"Setelah kamu memutuskan hubunganmu denganku, diam-diam aku menyelidikimu, Sayang," kata wanita itu seraya menyentuh seluruh bagian wajah Alvin dengan jari telunjuknya.

Alvin menahan tangan wanita itu dan menghempaskannya dengan kasar.

"Jangan pernah menyentuhku lagi! Kamu masih ingat dengan kata-kataku itukan?"

Alvin memberikan tatapan tajamnya kepada wanita yang baru saja menyentuhnya.

"Katakan apa yang kamu ketahui tentang Putri!" seru Alvin kepada wanita itu.

Wanita itu kembali mendekati Alvin dan dengan gaya manjanya, dia kembali menyentuh Alvin dengan jari telunjuknya. Dan kali ini yang dia sentuh adalah dada Alvin.

"Kamu tidak bertanya apa yang aku inginkan?" kata wanita itu dengan nada yang di buat semanja mungkin.

Alvin membuang napasnya kasar

"Baiklah, apa yang kamu inginkan?" tanya Alvin kemudian.

"Kalau aku bilang, aku ingin kembali menjadi kekasihmu, apa kamu mau menerimanya?" tanya wanita itu dan langsung mendapatkan tatapan mematikan dari Alvin.

"Aku hanya bercanda, aku tidak ingin menjadi kekasihmu lagi karena kamu pasti akan menolakku. Tapi aku ingin kamu memberiku pekerjaan di perusahaanmu, aku malas harus bekerja di restoran milikmu itu," ralat wanita itu.

"Setidaknya dengan bekerja di perusahaanmu, aku bisa mencari pacar yang kaya. Tidak seperti di restoran, aku hanya bertemu dengan Pak Rudi. Bujang tua bangkotan itu," batin wanita.

Wanita itu adalah Tasya, mantan kekasih Alvin, yang sudah Alvin putuskan karena ketahuan selingkuh. Dia pula yang memecat Nayla dari restoran.

"Baik, aku bisa kembali memberimu pekerjaan di perusahaanku. Tapi katakan hal apa lagi yang kamu ketahui tentang Putri?"

"Aku tidak akan mengatakan apapun sebelum kamu memberiku pekerjaan di perusahaanmu," jawab Tasya yang merasa di atas angin. Tasya yakin kalau Alvin pasti akan memberinya pekerjaan, jika dia menggunakan putri sebagai tameng.

"Tasya, kita tidak sedang bernegosiasi. Jika kamu tidak mau mengatakan hal apa saja yang kamu ketahui tentang Putri, maka bukan hanya pekerjaan yang tidak akan kamu dapatkan. Aku bahkan akan memecatmu dari restoran," ancam Alvin. Kali ini Alvin tidak mau di bodohi oleh Tasya.

Tasya yang tadinya merasa di atas angin, kembali terdiam. Dia tidak mau menyia-nyiakan kesempatan yang di berikan Alvin kepadanya.

"Baiklah, aku akan jujur padamu. Aku sama sekali belum bertemu dengan teman masa kecilmu Putri. Tapi aku tahu, kalau gadis yang bernama Putri itu sering datang ke tempat ini. Dan hari ini, gadis itu juga kembali datang, tapi sayang aku belum melihat wajahnya dengan jelas," jawab Tasya jujur.

Memang benar, ketika Tasya datang ke gedung bekas panti itu, dia melihat seorang wanita baru saja keluar dari gedung tersebut. Namun saat dia mengejarnya, dia kehilangan jejak. Dan untuk memastikan kalau yang datang tadi adalah Putri, Tasya bertanya kepada satpam yang biasa berjaga di tempat tersebut dan satpam itu mengatakan kalau gadis yang baru saja keluar dari gedung tersebut adalah Putri, teman kecil dari pangeran. Satpam itu juga bercerita kalau Putri sering datang ke tempat itu akhir-akhir ini.

Untuk sejenak Alvin berfikir, dia yakin kalau Tasya akan terus mencari tahu tentang identitas Putri yang sebenarnya. Dan dia juga yakin, jika Tasya tahu siapa sebenarnya Putri, Tasya pasti akan mencelakainya.

"Baiklah, besok datanglah ke perusahaan! Aku akan memberikan pekerjaan sesuai dengan permintaanmu," tutur Alvin.

"Setidaknya aku bisa mengawasi Tasya, kalau dia berniat macam-macam terhadap Putri," batin Alvin.

"Oke, besok pagi aku akan pergi ke perusahaanmu. Sekarang aku pergi dulu ya, selamat meratapi kesedihanmu mantan pacarku," cibir Tasya sebelum pergi.

Alvin tidak menanggapi cibiran Tasya barusan, perkataan Tasya memang tidak salah. Hari ini sekali lagi dia di buat terluka oleh orang yang dia cintai.

Cukup lama Alvin berada di tempat itu untuk menenangkan diri, dan entah berapa jam dia berada di sana. Alvin baru meninggalkan gedung itu ketika jam menunjukkan pukul delapan malam.

******

Setelah meminta sopir memasukkan mobilnya ke dalam bagasi. Alvin, berjalan menuju ke kamarnya. Langkahnya terhenti ketika berpapasan dengan Nayla di depan pintu kamar mereka.

Untuk sesaat mereka terdiam, keduanya sama-sama enggan untuk membuka suara.

"Nay, apa kamu benar-benar mencintai Fandi?" itulah ucapan yang pertama kali keluar dari mulut Alvin.

Nayla masih terdiam, kalau boleh jujur dia ingin mengatakan kepada Alvin kalau orang yang dia cintai adalah dirinya dan bukan Fandi. Tapi kata-kata itu hanya tercekat di tenggorokan dan tidak mampu dia ucapkan.

"Jika memang kamu mencintainya, aku akan melepaskanmu. Aku tidak ingin menahanmu terlalu lama, karena itu pasti akan sangat menyiksa batinmu. Setelah berbicara dengan nenek dan juga ibu Retno, mari kita berpisah. Setidaknya harus ada yang bahagia di antara kita, meskipun itu bukan aku." Alvin mengatakan itu tanpa menatap ke arah Nayla, dia langsung masuk ke dalam kamar.

Sepeninggal Alvin, Nayla langsung terduduk di lantai. Air matanya kembali meluncur di kedua pipinya. Berpisah? Sungguh kata-kata itu terasa begitu menyakitkan bagi Nayla. Dia benar-benar belum siap jika benar-benar harus berpisah dengan Alvin sesingkat ini. Tapi mungkin ini jalan yang terbaik agar dia tidak terus-terusan menyakiti hati suaminya tersebut.

Tanpa sepengetahuan Alvin dan Nayla, Nek Murti mendengarkan percakapan mereka. Nek Murti yakin, kalau ini salah satu rencana yang di buat Sarah untuk membuat cucunya menderita.

"Wanita itu benar-benar keterlaluan. Dia ingin menyakiti cucuku dengan membuat mereka berpisah. Tidak, aku tidak akan membiarkan mereka berpisah. Aku yakin, ada kesalah pahaman antara Alvin dan Nayla. Dan pasti Sarah dalang dari semua ini. Ternyata wanita jahat itu, ingin membuktikan kata-kata yang dia ucapkan sebelum ibu Alvin meninggal. Sarah, aku akan selalu melindungi cucuku, aku tidak akan membiarkanmu menyakitinya," ucap Nek Murti dalam hati.

Nek Murti segera bersembunyi ketik melihat Sarah mendekat ke arah Nayla.

"Untuk apa kamu menangis seperti ini? Bukankah sejak awal aku sudah bilang padamu, kalau aku menjodohkan Alvin denganmu untuk menyakiti anak itu. Jadi tidak usah lebay menanggapinya," kata Sarah.

"Sekarang apalagi yang Nyonya inginkan? Aku sudah lelah harus terus-terusan menyakiti Alvin. Aku memang sangat sedih harus berpisah dengannya, tapi aku juga lega setidaknya aku tidak perlu menyakiti hatinya lagi jika kami akhirnya memang harus berpisah," kata Nayla.

"Tugasmu belum selesai, ingat ketika kalian mengurus perpisahan, kamu harus meminta saham dari perusahaan milik keluarga Hadinata kepada Alvin. Dan setelah Alvin memberikannya, ubahlah atas namaku. Jika tidak, aku akan memasukan ibu Retnomu itu kedalam penjara!"

Dan lagi-lagi Sarah memberikan ancaman yang sama yang membuat Nayla tidak sanggup untuk menolaknya.

1
MakBarudakh
Baguus
MakBarudakh
Vita psikopat
MakBarudakh
Bisa ya ga mudeng, atau ga curiga dg kalimat Al ini kamu Nay?
Bahari Sandra Puspita
luar biasa kak novelmu yang satu ini..
suka banget, walopun sebel banget sama karakter Vita di novel ini.. 😡
semoga sehat selalu ya kak..
mau baca karya2mu lainnya, bikin nagih soalnya..
semangat terus untuk berkarya ya kak.. 💪🏻😘🥰
Hilmiya Kasinji
bagus
wennie the pooh
dah ktm td loch al mlh yg bayarin lo jg
Hr sasuwe
bagus ceritanya
Hr sasuwe
suka deh ama visual mereka
Babo Saram
ini kamar'a alvin sama nayla kaga ada pintu'a ya? perasaan ntu si ibu bisa nguping mulu..
Babo Saram
kepo bgt dah si vita.
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Ky judul sinetron yaa..
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Disuruh nikah,, kemudian di suruh spy Nayla dibenci, spy diceraikan ama Alvin nanti..

APA -APAAN INI ???!!!
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
Pangeran Al n Putri Nayla 🥰🥰🥰🥰
H!@t>🌟😉 Rekà J♡R@
story about Alvin n Nayla..


semoga bs baca ampe tamat.
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
Thor ini kalo ada sekuelnya bagus loh hanya saran si heheee ok senang bisa membaca karya2 Author memang masih beberapa belum semua tapi sejauh ini bagus bisa bikin baper gemes dll terimakasih author semangat ya 😍👍👍👍👍👍🔯🔯🔯🔯🔯
IG:samudra_lee_19: Iya, nih, lagi mau bikin sekuelnya.
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
mantap Author pokoknya josss👍👍😍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
lanjutkan Thor 😁
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
juossssss👍👍👍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
mantap Author 👍👍👍
ˢ⍣⃟ₛ 3G🤎
harusnya hukuman mati dong...keenakan klo di rawat 😆😆😛
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!