NovelToon NovelToon
The Devil Husband

The Devil Husband

Status: tamat
Genre:Misteri / Perjodohan / Badboy / Kriminal / Tamat
Popularitas:3.1M
Nilai: 5
Nama Author: Sept

Dinikahi kemudian disiksa, begitulah takdir Seruni. Ia harus menerima perjodohan yang memiliki tujuan tersembunyi. Dinikahi hanya dijadikan ibu pengganti. Terkurung dalam sangkar emas penuh derita, apa ia akan bertahan atau malah melawan?
Sebuah kisah yang menguras emosi dan jiwa, bagaimana cara Seruni bisa lepas dari suaminya yang keji seperti iblis tersebut?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sept, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bersama

The Devil Husband Bagian 33

Oleh Sept

Aku pikir aku bisa bahagia mulai sekarang, membuka hati pada seorang pria baru. Apalagi kami sama-sama bukan manusia suci. Setidaknya aku tidak merasa buruk saat kami bersama. Ya, aku pikir aku bisa mencicipi bahagia. Setidaknya akan ada pria yang menjagaku, pria yang mampu mengisi kesepian dalam jiwaku, seseorang yang bisa kubuat sandaran.

Seseorang yang tidak akan melukai fisik dan batinku. Aku merasa Tuhan mulai adil, dan aku merasa aku berhak bahagia juga seperti orang-orang. Tapi, itu semuanya tinggal lah mimpi, apa yang aku bayangkan semua berbanding terbalik. Apa yang aku pikir berakhir bahagia, malah menjadi awal dari penderitaan yang tidak pernah ketemu ujung pangkalnya.

Malam ini, malam kelam yang membuatku teringat masa lalu yang sulit dimaafkan.

***

KLIK

Lampu sudah menyala, dan kakiku sekarang diikat. Beruntung hanya kaki, karena tanganku masih bebas bergerak. Siapa lagi pelakunya? Kalau bukan mas Erwin. Pria paling kejamm yang pernah aku kenal.

Kulihat pria itu tertidur sambil duduk tidak jauh dari tempatku tidur. Sungguh, aku sangat marah sekali pada pria seperti dirinya. Mungkin sudah sangat emosional, aku langsung saja menjerit. Teriak sekencang yang aku bisa.

"Aaaaaaaghhhrrrh!"

Aku menjerit seperti orang gila sampai mas Erwin bangun. Pria itu langsung bangkit dan datang padaku.

Mas Erwin kemudian melepas bajunya, ia pakai kain kotor itu untuk mengikat wajahku agar aku tidak bisa melihat dan berteriak. Berikutnya, mas Erwin hendak mengikat tanganku, tapi aku yang sangat marah selalu diperlakukan seperti ini, langsung saja aku tinju da danya dengan keras.

Ku lepas ikatan di kepalaku, aku terus menyerang hingga mas Erwin kuwalahan. Sedikit-sedikit aku bisa bela diri. Setidaknya itu bekalku untuk pertahana bila sewaktu-waktu mas Erwin muncul. Dan benar, pria paling kejamm ini akhirnya muncul dan kembali menjadi terror dalam hidupku.

Puas aku meronta, kini aku mengatur napas. Kami saling menatap, aku menatap penuh benci, sedangkan pria ini, menatap ngeri ke arahku. Tatapan seorang psikopettt.

"Membusukklah di neraka!" ujarku ketika meraih gelas kaca di atas nakas dan aku lembar ke tubuh mas Erwin. Hampir saja, tapi mas Erwin bisa menghindar, meskipun terkena bahunya sedikit.

Belum puas, aku lempar lampu tidur hingga ruangan seketika menjadi gelap. Entah kena atau tidak, karena ruangan menjadi sangat sunyi seketika.

"Jangan menyentuhku!" teriakku lagi ketika kulit mas Erwin menyentuh wajahku.

Ruangan yang gelap, membuat aku tidak bisa melihat dengan jelas. Tapi tanganku terus mendorong, hingga terdengar mas Erwin jatuh dari ranjang. Aku mendorong dengan kebencian penuh, sehingga pria itu akhirnya tumbang.

Cepat-cepat aku melepaskan ikatan kaki, sambil ku dengar mas Erwin merintih kesakitan. Aku berlari ke pintu kamar tapi dikunci. Alhasil aku lari ke balkon, di sana aku mencoba kabur. Na'as sekali, ini lantai cukup tinggi, jika aku nekat, mungkin aku akan mati duluan.

Jika aku kembali masuk, maka aku juga akan seperti mati saat mas Erwin kembali menyiksaku. Akhirnya aku putuskan memanjat. Meskipun aku tidak punya keahlian seperti ini, di saat terdesak, rasa takutku pun hilang seketika. Ya, aku yang takut ketinggian, tiba-tiba tidak begitu peduli. Aku hanya ingin bebas dari mas Erwin. Pelan-pelan aku merambat, berjalan pada sisi dinding, berpegangan agar tidak jatuh.

"RUNI!" sentak mas Erwin. Wajahnya terlihat jelas saat rembulan menjadi pencahayaan satu-satunya malam itu.

Aku menggeleng keras, dan mulai mengancam. "Jangan mendekat! Atau aku akan terjun!"

"RUNI!"

"Jangan mendekat!" teriakku putus asa.

"Raih tanganku! Jangan gilaa kau Seruni!"

"Aku bukan Seruni! Seruni sudah mati!" teriakku sambil menangis.

"Cepat mendekat! Raih tanganku!" titah mas Erwin panik.

Aku tidak peduli, aku justru berteriak kencang ke arahnya.

"Jangan mendekat! Jangan sentuh aku ... istrimu sudah mati!"

Tangan mas Erwin mengepal, sepertinya ia sudah sangat kesal karena aku tidak bisa dibujuk. Sekali gerakan yang salah, mungkin aku akan langsung ke ke akherat.

"Dengarkan aku ... Kita bicara. Dengarkan aku dulu."

"PERGI! Jangan ganggu hidupku lagi!"

"RUNI!"

"Runi sudah mati!"

Aku pikir mas Erwin menyerah, pria ini malah mendekat, sepertinya dia tidak takut akan ancamanku.

"Baik ... kau bilang Runiku sudah mati ... baik. Ayo mati sama-sama!"

Aku menjerit kencang ketika mas Erwin menarik tanganku dengan cepat.

BERSAMBUNG

IG Sept_September2020

Fb Sept September

1
Hariyanti
😱
Khansa Sutresno
atm jgn dibawa, ckp ambil smua uangnya... atm kredit card buang, jgn bwa apapun ato klo perlu jgn dibuang tp dibakar mlh gk ninggalin jejak...
Juna Dong
luar biasa
@bimaraZ
leganya di erwin udah lenyap dari bumi🤣🤣🤣capek raga pindah2 terus
Maryam Renhoran
author,,,,,udah yaa menderitanya,
crita uda hampir slesai ko, penderitaannta g habis2
Kios Flio
👍👍🙏🙏
Maryam Renhoran
biadab,,,,hatiku ikut sakit thor, sampai g bs nafas
Zubaidah Harahap
mantap jalan ceritanya ngeri 2sedap sambil geram, mudah mudahan penulis sehat bisa menuliskan cerita lagi yang kita tidak bosan bacanya.
Zubaidah Harahap
lanjutkan cerita nya
rahayu rahayu
Luar biasa
rahayu rahayu
Biasa
Hartati
wah mantep bener2 menguras emosi dan jantung mutilasi aja tuh si Erwin sama si Riana
Hartati
aaa Erwin malu meong
Hikmah
sudah diintai kok masih berani tinggal sendiri.kalau niat ingin lepas seharusnya pergi lagi dr tempat itu.atau pindh kontrakan
Omha Achun
Luar biasa
komalia komalia
sampai ku belabelain malam biar sampai tamat biar besok lanjut judul baru
Sept September: terima kasih banyak kak liaaaaaa
total 1 replies
komalia komalia
apa isi nya dan dari siapa kadang bikin kita bertanya tanya
komalia komalia
dendam kaya nya author sama seruni sampai di buay menderita terus menerus
komalia komalia
cerita apadan kenapa sama si raga ada laki laki yang tulus banget dokter rian malah di bunuh si erwin
komalia komalia
penderitaan nya ko engga berkesudahan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!