NovelToon NovelToon
Ratu Tersembunyi Sang Lord

Ratu Tersembunyi Sang Lord

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cinta Murni / Fantasi Wanita / Tamat
Popularitas:10.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Defri yantiHermawan17

SEQUEL DARI ❤JERAT CINTA SANG PLAYER❤

Diasingkan keluarganya sendiri karena cacat, bagaimana nasibnya saat bertemu dengan seseorang yang dia kenal hanya sebagai pengawal?

Dua tubuh dua jiwa, namun nasib memperlakukan keduanya berbeda

Satu di puja dan satunya tidak diinginkan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Insomnia

Erkan menyunggingkan senyuman sinis kala melihat berkas yang di kirim Lionel padanya lewat E-mail. Dia tidak sabar untuk menjalankan rencanannya, mungkin dalam waktu dekat Erkan akan bersilaturahmi kekediaman keluarga bangsawan Alfuttain.

Ada sesuatu yang harus Erkan pastikan disana, dan Erkan harus mendapatkan beberapa tanda tangan Hisham Alfuttain secara sadar.

Lord Erkan menghela napas kasar, sudut mata Sang Putra Mahkota Alvbarack melirik pada jam dinding yang tergantung di atas pintu kamar yang di tempati Sheena.

Waktu sudah menunjukan pukul 01.15 dini hari, tapi kedua mata Erkan belum mengantuk sama sekali. Erkan masih bersantai di sofa, dirinya merasa malas untuk bergerak menuju kamarnya.

Padahal kamar yang di bersihkan oleh Bibi Jumma sudah siap ditempati, tapi entah kenapa Erkan merasa tidak ingin beranjak dari tempatnya. Mungkin kalau bisa dia akan lebih memilih tidur disofa, asalkan bisa satu ruangan dengan gadisnya.

Tapi itu tidak mungkin, dan Erkan juga tidak akan bisa lagi masuk kedalam kamar Sheena- karena setiap malam Bibi Jumma tidur bersama Sang Putri.

"Harusnya aku menyuruh Bibi itu tidur di kamar yang dia bersihkan tadi, bukan tidur bersama gadis ku," gerutunya.

Erkan menghela napas pelan, perlahan dia mencoba untuk memejamkan kedua matanya. Erkan berusaha untuk tidur, semoga saja malam ini dia tidak terkena insomnia lagi, seperti malam kemarin- saat wajahnya di cumbu oleh dua ekor kucing.

Suara riuh hewan malam membuat kesadaran Erkan perlahan hilang, Sang Lord mulai tenang dalam tidurnya. Namun baru saja Erkan mulai menjelajahi alam mimpi, suara dorongan pintu membuat kedua matanya kembali terbuka.

Walaupun sedikit malas, Erkan tetap memperhatikan orang yang baru saja keluar dari kamar. Langkahnya terlihat meraba dan perlahan menjauh, bergerak menuju arah dapur.

Erkan pun akhirnya ikut bangkit, pria itu mengikuti langkah pelannya. Erkan berjalan tanpa suara, membuat orang itu sama sekali tidak menyadari keberadaannya.

"Kenapa aku lupa dimana letak kulkasnya? padahal Bibi Jumma sudah memberitahu dimana letaknya tadi pagi, terus kenapa robot itu tidak hidup?" gumamnya pasrah.

Rasa haus di tenggorokannya tidak dapat dia tahan. Kedua tangannya meraba apa pun yang ada di depannya. Sementara Erkan- pria itu masih memperhatikan gerak gerik gadisnya.

Setelah puas melihat wajah kesal gadisnya, Erkan perlahan mulai mendekat ke arah lemari es. Perlahan Erkan membuka benda itu untuk meraih sebuah botol air mineral.

Erkan mendekat pada gadisnya, setelah menutup pintu lemari es tanpa bersuara sedikit pun. Kedua sudut bibirnya terangkat, saat Erkan melihat sang gadis menatap kosong ke arah luar jendela.

Suara burung hantu, jangkrik sampai lolongan anjing hutan membuat suasana malam semakin gaduh. Bahkan gemercik air daun yang ditiup angin malam- membuat siapa pun akan lebih memilih untuk bergelung dengan selimut, dari pada berjalan keluar kamar sendirian.

"Kenapa bangun, hm?"

Tubuh sang gadis tersentak, saat mendengar suara berat dan dalam dari belakang tubuhnya. Terlebih lagi, saat ada benda dingin menempel di wajahnya.

"A-aku haus," sahutnya pelan.

Satu tangannya meraih benda dingin yang menempel di wajahnya. Sepertinya orang yang mengejutkannya itu sengaja melakukannya.

"Kenapa tidak membangunkan Pengasuhmu, atau mungkin aku- agar kau tidak kebingungan seperti ini,"

Sang gadis menghela napas pelan, lalu mengangguk. Dengan perlahan dia meraba, saat menemukan benda yang dia cari- Sheena segera mendudukkan dirinya di sana sembari meneguk air yang di berikan Erkan padanya.

"Apa Suhana tidak diaktifkan?" tanyanya penasaran.

"Iya,"

Sheena menghela napas pelan, pantas saja. Mungkin kalau Suhana si asisten robot rumah danau aktif, dia tidak akan kesusahan seperti ini. Bahkan Sheena sama sekali tidak curiga sama sekali pada Erkan, Sang Princess sama sekali tidak bertanya- kenapa seorang pengawal seperti Erkan aka Akara dapat memiliki asiaten robot di rumah ini.

Yang pastinya Suhana bukan barang murah, walaupun sudah tidak aneh lagi untuk warga di negara dan kota maju, apa lagi ini adalah Dubai. Semiskin miskinnya warga Dubai, mereka masih bisa membeli Pajero dan jalan jalan ke negara orang.

"Aku mematikan Suhana, karena aku tidak bisa tidur Princess. Suhana pasti akan mengoceh panjang lebar padaku,"

Sheena mengangguk paham, gadis itu meletakan botol air mineral di pangkuannya.

"Ya sudah, sekarang kau kembali ke kamar, oke. Besok pagi aku harus meninggalkan mu lagi, maaf- karena ada sesuatu yang harus aku selesaikan, Princess," sambungnya lagi.

Sheena kembali mengangguk, dia hapal betul bagaimana kesibukan pria penolongnya ini. Tugasnya sebagai pengawal pasti sangat berat sekali.

"Tidak apa apa, semangat kerjanya Tuan Akara. Jangan biarkan majikan mu terluka, jaga dia!" ucap Sheena terdengar indah dan sepertinya akan menjadi lagu pengantar tidur untuk Sang Lord.

**JAGA AKU AJA YUK BANG

HOLLA MET PAGI EPRIBADEH

JANGAN LUPA LIKE VOTE KOMEN HADIAH DAN FAVORITNYA.

SEE YOU NEXT PART MUUUAACHH😘😘**

1
Allfa Rizky
cinta pada pandangan pertama,, secinta cintanya lord erkan sama sheena
Sri Utari
ya Allah thooorrr,,, otak ku dah gak suci lagiiii😭
Henny Saraswati
ya Allah Thor,,,,dari awal baca gak berhenti ketawa 🤣🤣🤣😄😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
happy ending.👍👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
hmmm.. rumit cinta Liara Simba, karna Liara dengan egonya yang tinggi dari awal suka tapi mulutnya kasar dan cemburu kalau Simba ada yang deketin...terus Simba yang ngerasa rendah diri karna hanya seorang bawahan sejak di ambil oleh Elvier walaupun dia suka sama Liara justru menahannya.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jangan sampe kayak bapaknya harus keluar di dalam mobil.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Liara bongsor kah Thor, umur 12 tahun tapi tinggi badannya sudah 158cm.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Noh sekarang apa yang kalian lontarkan dan perbuat pada Sheena sekarang berbalik ke diri kalian keluarga Alfuttain... dulu malu karna menganggap Sheena aib kalian sekarang Sheera merasakan aib itu sendiri.👏👏👏
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
seorang Permaisuri Alfuttain hanya jadi pajangan saja... ga berguna sama sekali.🤭🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hmmm hukum alam sedang berkerja pada keluarga Abraham dan Alfuttain
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Hayo Loohh giliran Sheera dan Hisham merasakan bagaimana sakitnya seperti perbuatan mereka di tangan besannya sendiri.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
kamu juga bakal merasakan yang sama dengan Kazier, Sheera jangan pongah.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
🤣🤣🤣 biar Mommy Yasmin yang meneruskan perannya Erkan duel dengan musuh lamanya.🤣🤣🤣👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Permaisuri Alfuttain munafik bukan terlalu lemah karna kalau memang Dia memiliki belas kasih sama Sheena mungkin dia akan merengkuh si sulung meski harus menentang suaminya diam² sambil mencari jalan keluar untuk menolong Sheena dari istana yang penuh neraka.

Laahh ini malah bisanya cuma mewek ga bertindak apapun untuk Sheena malah bibi Jumma yang hanya seorang Art mengambil alih dan berani mengambil sikap.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
senjata makan tuan kan... emang enak Sheera.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
untung Sheena inget batasan dan nyadarin Erkan.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
El ga hilang² cemburuannya... anakmu musuh bebuyutanmu.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kacau kalau sudah kumpul... 🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
lagi melow ada² yang bikin ngikik denger obrolan Erkan Elvier.😄😄
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
satu persatu sang Tetua berpulang.😥
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!