NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Allah

Jodoh Pilihan Allah

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:17.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: Aksara Citra

Zidane Ar-Rayyan, seorang pria dewasa, mapan dan Sholeh. Seorang doktor lulusan Kairo yang terpaksa menikahi seorang model selebgram cantik dan seksi karena sebuah kesalah pahaman.

Shafa Azura, Guru Bahasa Jerman sekaligus selebgram seksi yang menolak keras pernikahan yang telah terjadi antara dirinya dan Zidane Ar-Rayyan. Shafa memiliki kekasih yang sangat ia cintai. Namun sayang karena keyakinan yang berbeda orang tua mereka menentangnya.

Akankah benih-benih cinta itu muncul ada pernikahan yang di awali dengan kesalah pahaman?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aksara Citra, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pernikahan Sam

Kabar tentang pernikahanku dengan mas Ray sudah terdengar oleh seisi sekolah. 2 hari lalu tepatnya setelah rapat di selenggarakan, Ayah dan mas Ray mengumumkan sekaligus mengundang semua guru dan staff untuk menghadiri pesta pernikahan kita minggu depan.

Kabar pernikahan kita di sambut dengan berbagai macam tanggapan. Ada yang senang, kaget, heran, dan patah hati. Para siswi SMA menyebut hari itu adalah hari patah hati se sekolah. Bagaimana tidak, Pak Ray yang tampan dan berkharisma itu kini sudah tidak single lagi. Pupus sudah harapan mereka untuk memilikinya. Karena sekarang Zidane Ar-Rayyan hanya milik Shafa Azura seorang. TITIK..!!!

Tak jauh beda dengan para siswi yang menganggap itu adalah hari patah hati, pak Rudi pun menganggap hari itu adalah hari merana sedunia. Tampak jelas dari raut wajahnya saat ia menatapku. Bahkan Ayah belum selesai menyampaikan pengumuman itu dia sudah keluar dari ruang guru dengan alasan ke Toilet.

Beda lagi dengan Tania, guru rese super nyebelin dan tukang buat onar. Dia nampak biasa saya. Ekspresi wajahnya seakan meremehkan ku. Bebener pen Nyakar mukanya ampe tak berbentuk. Dia seolah ga peduli dengan status pak Rayyan saat ini. Tatapan dan sikapnya masih sama. Genit, sok kecantikan dan cari perhatian.

Malam nanti adalah Resepsi pernikahan Sam dan Karina. Aku sudah berjanji untuk hadir sebagai bentuk penghargaan kepada sahabat sekaligus mantan pacar.

"Hallo Mom, Assalamualaikum Mommy Shafa yang paling cantik dan ga suka marah-marah!" Sapaku pada Mommy yang barusan menelfon ku.

"Waalaikum Salam sayang, ga usah ngerayu mommy deh. Oh ya kamu sama Ray mau pergi ke pesta Karin kan? Tanyanya diseberang telefon.

"Yes, Mom. Bukannya mommy juga di undang ya?

"Iya, Tolong sampaikan sama Karin dan Sam, mommy dan Daddy ga bisa hadir. Tapi kami sudah mengirim kado special untuk mereka"

"Emang Mommy mau kemana? jangan bilang mommy masih benci sama Sam?" Tudingku.

"Hussh... Ngawur! kami ini mau ke Bandung, nemuin keluarga mommy buat ngundang mereka ke acara resepsi kalian minggu depan. Udah ya mommy mau siap-siap dulu. bye Assalamualaikum" Tut..Tut..Ye, Si Mommy pake acara mau ke Bandung segala. Ngundang kan bisa lewat telfon aja. Bilang aja kalau mau menghabiskan Minggu malam sama Daddy. Mommy mah gitu kemana Daddy pergi selalu ngintilin, alasannya karena banyak pelakor dimana-mana, jadi harus waspada. Memiliki suami yang tampan dan ber uang itu memang ujian tersendiri bagi kaum wanita seperti Mommy dan juga diriku. Tapi aku ga se parno Mommy sih.

Telfonku kembali berdering. Ku lihat ID pemanggil bertuliskan Ibu Cantik❤️. Nah, sekarang giliran ibu mertua yang nelfon.

"Hallo Assalamualaikum ibu nya Shafa yang cantik dan baik hati" Sapa ku pada wanita yang selalu heboh minta di buatin cucu.

"Waalaikum salam mantunya ibu. Oh ya sayang, besok Shafa ke rumah ibu ya. Ibu mau ngenalin Shafa ke temen-temen arisan ibu. Ajak Ray sekalian ya" Pintanya dengan penuh semangat. Ibu ini emang selalu seperti itu. Pasti deh mau amer kalau anaknya udah laku.

"Siap ibu, nanti Shafa sampaikan sama mas Ray" Ucap ku.

"Ya, udah ibu tutup ya sayang. Baik baik sama Ray ya, jangan lupa buatin ibu cucu yang lucu. Assalamualaikum"

"Waalaikum salam" Tuh kan, baru juga di batin udah di sampein betul. Serasa pengen buatin ibu cucu sekaligus kembar 5 biar ga ribut mulu.

Mas Ray baru saja keluar dari kamar mandi hanya memakai handuk yang melilit pinggang sampai lutut, menampilkan pemandangan yang dapat menggoda iman. Dada putih mulus di tambah rambut nya yang basah membuat jantungku berdetak lebih cepat. Kaya ngeliat oppa oppa di drakor yang sering ku tonton. Oppa Rayyan Saranghae❤️

"Ngeliatnya biasa aja" Ucapnya menarik hidungku.

Aku terkesiap, tersadar dari lamunan ku. Aroma wangi tubuhnya selalu membuatku ngeblank.

"Mas, ibu nyuruh kita ke rumah besok. Katanya mau ada arisan dengan teman-temannya" Ucapku sambil memperhatikan gerak geriknya yang sedang memakai kemeja kokonya.

"Besok pagi mas antar kamu kesana, sorenya mas susul"

"Tapi ibu nyuruhnya aku sama-sama mas, katanya mau di kenalin sama teman-temannya"

"Ck! besok mas ada kelas yang ga bisa di tinggal. Kan arisannya sore, nanti mas datang seklian nyusul kamu" Ucapnya masih d depan cermin merapikan pakaiannya. Rapi banget, mirip ustadz.

"Gak seru dong mas kalau ga ada mas Ray" Ujarku menghempaskan badanku ke tempat tidur super empuk.

"Biasanya juga kalau sudah sama ibu lupa sama mas. Buruan siap-siap udah mau magrib" Serunya! Aku segera bergegas ke kamar mandi untuk berwudhu.

***

Ku lirik suamiku yang sedang mengemudi. Ganteng! Tingkat ke gantengannya bertambah saat memakai Jas seperti saat ini. Ku ambil Smartphone ku. Ku amati lagi wajahku di layar. Jangan sampai lipstik ku belepotan atau rambutku berantakan.

"Sudah Cantik" Ujar mas Ray yang sempat melirik ku.

"Ini bajunya kayaknya kepanjangan deh mas, aku ga pe de" Ucapku sambil memegang bawah gaunku yang menutup kaki. Di antara semua gaun yang aku miliki hanya ini yang memenuhi syarat untuk ku pakai malam ini. Suamiku ga ngerti Fashion banget sih. Katanya owner produk fashion ternama tapi soal baju wanita dia kudet alias kurang update.

"Nggak, itu udah bagus" Ucapnya. Dia mah gitu.

Kami tiba di sebuah hotel tempat acara berlangsung. Suasana mulai terlihat ramai. beberapa karangan bunga bertuliskan nama Samue Sinaga dan Karina Angela nampak berjajar rapi di depan hotel. Sam adalah putra salah satu pengusaha sukses di Jakarta, tak heran jika banyak tamu undangan yang hadir dari berbagai kalangan. Aku menggandeng tangan suamiku melangkah masuk ke ballroom tempat acara berlangsung.

Kedatanganku dan Mas Ray cukup mencuri perhatian, karena sebagian besar kerabat dan sahabat Sam sangat hafal dan mengenal wajahku sebagai kekasih yang teramat Sam cintai yang telah menemaninya lebih dari 2 tahun terkahir ini. Dan pria di sampingku tentu saja mencuri perhatian terutama kaum wanita, karna ketampanan dan kharismanya yang luar biasa.

"Sayang, Terimakasih" Ucap Mami Sam memelukku. Mungkin dia berterimakasih karena aku melepasnya.Wajahnya nampak sangat bahagia.

"Its Okay Tante. Oh ya ini suamiku" Ucapku menoleh kepada mas Ray di sebelahku. Mas Ray lagi lagi mengatupkan tangannya di dada.

"Good bless you Shafa" Ucapnya, tersenyum tulus. Apa yang Mami Sam rasakan pasti sama dengan yang Mommy ku rasakan. Aku beralih menyalami pasangan raja dan ratu malam ini. Ingin rasanya aku memeluk Sam sebagai ucapan selamat tapi aku cukup bisa menahan diriku agar tidak berbuat lebih mengingat suamiku yang super possesive ini berdiri di belakang ku. Tempo hari aja aku cuma ngobrol ama pak Rudi dia marahnya ampe ngediamin aku. Gimana kalau aku meluk Sam bisa-bisa aku langsung di pulangkan ke rumah orang tuaku.

"Hay.. Selamat Sam. Semoga kebahagiaan selalu memenuhi kehidupan kalian" Ucapku, aku tak berani menatapnya karna ku rasa dia pun merasakan yang sama dengan yang ku rasakan.

"Thanks Fa. You too" Ucapnya. Aku segera bergeser kepada Karina. Ku lihat mas Ray dan Sam saling berpelukan. Mereka seperti dua oraang sahabat yang cukup akrab, padahal hubungan ke duanya hanya sebatas suami dan mantan dari istrinya.

"Karina selamat... Aku turut bahagia" Ucapku memeluk Karina.

"Thank you Shafa" Ku lihat mata Karina berkaca-kaca.

"Don't Cry anymore! It's your day! Berbahagialah selalu, aku mendoakan kalian" Ucapku dengan senyuman lebar.

Setelah menyalami pasangan pengantin aku dan mas Ray berbaur dengan tamu yang lain.

"Mas kesana dulu" Ucap mas Ray menunjuk ke arah beberapa pria berjas. Aku mengangguk. Mungkin dia mau menemui rekannya. Aku kembali menikmati puding stawberry kesukaanku.

"Aww" Pekikku saat ku rasa ada yang menumpahkan minuman ke gaunku.

"Ups, Sorry ga sengaja" Ucapnya dengan senyuman sinis.

...

.

.

Bu Shafa dengan gaun panjangnya.. cantik banget kan😘😍

Pak Rayyan dengan jas hitamnya. Bikin meleleh❤️😘😍

.

.

Thank for reading. Jangan lupa like, comen vote and rate. Biar author semangat Up nya. Selamat berpuasa😘😍

1
Firma Firma
banyak bawang disini../Sob//Sob//Sob//Sob/
Wilda Rahma
kasihan mommy fanny
Dwi Bae Lah
Thor ditunggu lanjutannya sakinah bersama mu
Dwi Bae Lah
visual shafanya siapa Thor?
Ida Rodiah
Luar biasa
Novita Sari
suka sekali
Wienda Sagita
Biasa
Wienda Sagita
Kecewa
Eni Fatar
Luar biasa
Amylya Nadrifah
Kecewa
Amylya Nadrifah
Buruk
Diyah Halimxii
q baca yg kesekian kalinya karna kangen 😊
Uzik Siti: sama kak
total 1 replies
Nia,💓
Hadir di tahun 2024
Win Windriyani
cerita ny bagus dan menarik
Yani Ira Nofa
Salah satu karya favorit ku.... Mohon lanjutkan sakinah bersamamu ya thor....
Yani Ira Nofa
author yang baik, please lanjutin dong Sakinah Bersamamu.....
janah bibah
Biasa
Nia septiani
bagus dan sangat menginspirasi
Nia,💓
luar biasa ❤️
E Dnisa
pas banget kan aku baca ulang nya, bertepatan dihari pertama puasa. hehehe
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!