Kamu punya segalanya dalam dirimu. Kamu punya hal paling mulia, yaitu "Perasaan Bahagia". Tak usah berharap pada seorang laki-laki untuk membuat hidupmu bahagia. Karena itu banyak wanita melakukan kesalahan. Temukanlah kebahagiaan pada dirimu sendiri #A.C
"Sekarang yang paling Aku benci adalah diriku sendiri. Terhadap pria sepertimu, Kenapa Aku menyerahkan seluruh hati dan jiwaku hanya untuk dipermainkan berkali-kali. Padahal sepatah katapun, Aku tidak pernah mendengar Kau berkata mencintaiku" (Fani, 21 Tahun, mahasiswa tingkat akhir)
"Dasar, Bodoh ! Kau selalu bilang pada siapapun kalau Aku tidak mencintaimu ya ? Bagaimana bisa, setiap orang mengetahui kalau Aku mencintaimu, tetapi Kau sendiri tidak menyadarinya" (Rendi, 29 Tahun, Presiden Direktur)
Disini ada dua cerita. Jadi, kalau enggak suka season 1 boleh langsung loncat baca ke season 2.
Novel begenre romantis komedi ini, mengangkat kisah tentang dua insan yang saling membenci, seiring berjalannya waktu mereka saling memberi
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Citoz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
33. Pesta Samudra Group
"Whoaaa.. I hate monday !" ucap fani seraya menguap. Ingin rasanya dia berlama - lama di atas kasur empuk kesayangannya sambil memeluk bantal. Libur dua hari kemarin dirasanya kurang bila mengingat harus kembali mengerjakan setumpuk pekerjaan yang siap menunggunya. Iya, kembali ke rutinitas awal pikirnya.
Cepat - cepat fani mengambil handuk untuk segera mandi. Berpakaian rapi dan sedikit berdandan untuk pergi ke kantor.
"Beres !" ucap fani.
Nenek yang seperti biasa menghidangkan sarapan telah menunggu fani dimeja makan.
Fani melahap nasi goreng buatan neneknya. Di meja makan, dua orang cucu dan nenek tersebut bercerita layaknya dua orang yang bersahabat. Fani bercerita tentang kegiatannya memancing bersama rendi dan papanya kemarin. Ada kalanya nenek tertawa mendengar cerita fani.
Sepertinya rendi menjaganya dengan baik, syukurlah..
Batin nenek.
Tiba - tiba terdengar suara pintu diketuk. Fani membukakan pintu.
"Rendi ?" ucap fani bingung.
"Siapa fan ?" tanya nenek.
"Rendi nek !" ucap fani.
"Ayo duduklah dulu, apa kabarmu nak ?" tanya nenek.
"Baik nek" ucap rendi.
"Barusan saja fani tadi cerita tentang dirimu, eh sekarang nak rendinya sudah muncul" ucap nenek sambil tertawa.
"Oh ya ?" ucap rendi melirik fani.
"Ih, nenek apaan sih.. kan fani tadi ceritain tentang kegiatan memancing fani kemarin. Bukan ceritaiin rendi" ucap fani malu.
Rendi tersenyum.
"Ngapain kamu ke sini ehh sayang ? rasanya kita ga janjian mau pergi kan ?" ucap fani agak kikuk harus berakting didepan nenek.
"Aku hanya mau menjemputmu kerja. Kebetulan hari ini aku meeting di perusahaan Global satu arah sama kantormu sayang" ucap rendi.
"Ooh, Ok. Aku ambil tas dan sepatu dulu ya" ucap fani.
Rendi mengangguk.
"Nek kami pergi dulu ya" ucap fani.
"Hati - hati !" nenek melambaikan tangan.
**********
Di dalam mobil yang sedang melaju.
"Lukamu sudah sembuh ?" tanya fani.
"Hmm.." ucap rendi.
Suasana hening kembali.
"Pulang kantor jam berapa nanti ?" tanya rendi.
"Kau mau menjemputku ?" tanya fani.
"Hmm.." ucap rendi.
Astaga ini mungkin yang kata orang, kalau ngomong harus bayar !
"Eh, hari ini aku sepertinya pulang sendiri saja. Soalnya perusahaanku malam ini mengadakan pesta perayaan ulang tahun perusahaan. Jadi belum tau jam berapa selesainya" ucap fani.
Rendi hanya diam tidak menjawab.
********
Sepulang dari perusahaan Global Group, rendi disibukkan dengan kegiatan hari - harinya. Meeting kembali di kantornya, Mengevaluasi laporan yang telah dibikin pegawainya dan menandatangani berkas - berkas laporan yang sudah valid.
Tidak terasa hari sudah sore. Rendi memanggil roy, sekretaris pribadinya.
"Apa jadwalku sudah habis untuk hari ini ?" tanya rendi.
"Sebenarnya untuk malam ini anda ada tiga undangan pesta dari perusahaan - perusahaan besar, tuan" ucap roy.
"Cancel semua. Aku tidak akan datang. Seluruh badanku penat semua sehabis meeting tadi" ucap rendi yang menggerakan kepalanya ke kiri dan ke kanan menghilangkan pegal.
"Tapi salah satu yang mengundang ini adalah presdir Samudra Group, tuan. Tempat nona fani bekerja" ucap roy yang sangat yakin tuannya akan pergi ke pesta itu.
Rendi tersenyum tipis.
"Siapkan mobil roy ! aku akan berangkat ke pesta itu !" ucap rendi.
"Baik tuan !" ucap roy.
********
Di Hotel berbintang, tempat pesta perayaan ulang tahun perusahaan samudra group diadakan. Pesta yang diadakan diruangan terbuka itu dipenuhi oleh tamu - tamu undangan yang berasal dari kolega perusahaan, selebriti dan pengusaha - pengusaha ternama lainnya.
Pesta yang didominasi dengan warna biru itu dilengkapi dengan acara barbeqiu. Musik yang indah mengalun dengan merdu menambah kemeriahan pesta. Penyanyi - penyanyi terkenalpun didatangkan untuk mengisi acara.
Tak sedikit selebriti bahkan sosialita berkerumun mendekati presdir samudra group, vino. Mereka bukan sekedar datang untuk mengucapkan selamat tetapi salah satu upaya mereka untuk menjadi kekasih vino yang masih jomblo.
Vino yang mulai merasa risih meminta sekretaris pribadinya rido, untuk menjauhkan kerumunan itu darinya. Vino yang juga capek dari tadi melayani para undangan dan kolega peusahaan memilih untuk menepi di dekat sebuah meja bulat yang berisi banyak minuman ringan.
Dia memilih meminum cola untuk menghilangkan dahaganya. Dari jauh dia melihat sosok yang dari tadi dicarinya. Dia melihat fani dan teman - teman satu ruangannya sedang berdiri tak jauh darinya. Fani dan temannya bercengkrama dengan riangnya. Mereka tertawa menceritakan hal - hal lucu dikantor.
Tanpa sadar vino mengguratkan senyum dibibirnya. Entah kenapa dia ikut bahagia melihat fani tertawa dengan riangnya. Vino tersenyum lebar.
Tiba - tiba terdengar suara bariton yang tegas dari belakang tubuhnya.
"Apa kau sudah puas menatap kekasihku ?" tanya sang pemilik suara.
"Apa ? kekasih ?" vino membalikkan badannya menghadap asal suara.
"Rendi ???" ucap vino terkejut tak percaya.
*******
Dari jauh sekumpulan perempuan yang dari tadi bercengkrama tiba - tiba berhenti tertawa. Salah satu dari mereka berteriak histeris.
"Astaga, dua orang yang sangat tampan berdiri bersebelahan. Aku seperti melihat dua aktor film yang sedang syuting !" ucap deka.
"Oh, iya benar dua cowok ganteng. Kalau tidak salah disebelahnya pak vino itu kan presdir mandala group. Sayang, gosipnya dia sudah punya kekasih !" ucap zia.
"Oh presdir mandala group " ucap fani.
Yang lain mengangguk.
"Apa presdir mandala group ?" fani baru tersadar dan langsung melihat ke arah rendi dan vino.
"Teman - teman aku tinggal dulu ya !" ucap fani yang langsung berlari kecil mendekati rendi dan vino.
"Eh, fani kamu mau kemana ?" Terdengar sayup - sayup teriakan teman - teman fani yang bingung melihat tingkah fani.
*******
"Rendi ??" kenapa kamu ada disini ?" tanya fani bingung.
Rendi tidak menjawab. Dia mengangkat kertas undangannya menunjukkan kepada fani. Vino membaca sekilas nama undangan itu.
Ooh.. jadi presdir mandala group itu rendi. Shit !!
"Jadi kau juga diundang ya ?" fani tersenyum senang.
Rendi hanya mengangguk. Pandangannya tak lepas menatap vino.
"Apa kabar presdir vino ?" tanya rendi.
Vino tersenyum.
"Sudah lama sekali ya !" ucap vino menjawab pertanyaan rendi.
"Kalian saling kenal ?" tanya fani penasaran.
"Kami satu kampus di oxford university. Kami juga berada di fakultas yang sama, fakultas bisnis dan manajemen. Tapi kami tidak satu kelas" ucap vino.
Sedangkan rendi hanya diam tidak lepas memandang vino dengan sorot mata tajam.
"Ooh begitu, kalian pasti senang sekali reunian sekarang !" ucap fani sambil melirik rendi sekilas.
Ini anak kenapa lagi sih ! ketemu teman lama bukannya seneng !
"Aku dan rendi selau bersaing dalam nilai dan jabatan di BEM. Tetapi, rendi selalu unggul dariku" ucap vino ramah.
"Tapi aku benar - benar tidak menyangka bahwa kau adalah presdir mandala group" ucap vino sambil tersenyum.
"Sama, aku juga tidak menyangka ternyata kau presdir samudra group, tempat dimana kekasihku bekerja" ucap rendi yang merangkul kedua bahu fani. Yang seakan menegaskan bahwa miliknya tidak boleh diganggu oleh orang lain.
Ternyata kuny*k ini yang sering menelpon saat fani bersamaku !
Batin rendi.
Vino sempat termenung lama melihat tangan rendi bertengger di bahu fani. Ada raut muka kecewa diwajahnya.
Kenapa harus rendi yang menjadi pacarnya fani. Rendi merupakan saingan yang berat. Dari dulu aku memang selalu kalah dari rendi dalam segala hal !
"Karena sudah larut, kami pulang sekarang vin. Ayo sayang !" ucap rendi menarik tangan fani.
"Eh.. tapi.. pak vino aku pulang duluan ya" ucap fani.
"Iya, Hati - hati ya" ucap vino. Dia menatap punggung fani dari kejauhan.
********
Di dalam mobil yang sedang melaju pulang. Fani membuka obrolan di dalam mobil. Karena dari tadi rendi hanya diam tidak bicara.
"Kamu belum lama datang dan langsung pulang tadi. Apa kamu tidak ingin mengobrol lebih lama dengan teman lamamu ?" tanya fani.
"Mau mengobrol apa ? aku dan dia tidak begitu dekat selama kuliah" ucap rendi.
Wah sombong sekali... !! padahal vino sangat ramah padanya tadi
Merekapun tiba dirumah fani. Fani turun dari mobil.
"Terima kasih !" ucap fani.
"Hei !" rendi memanggil fani. Dia membuka kaca mobilnya tanpa turun dari mobil.
"Ada apa ?" tanya fani.
"Besok pagi aku akan mengantarmu ke kantor" ucap rendi.
"Hah ? apa kau ada meeting di perusahaan yang searah dengan kantorku lagi ?" tanya fani.
"Tidak ada" jawab rendi.
"Jadi kenapa kamu mau menjemputku ?" tanya fani.
Iya karena apa ya ?
"Karena mamaku yang menyuruhku" ucap rendi.
"Hah ?" ucap fani dengan mulut menganga.
"Kenapa kau bengong ? kau tidak percaya mamaku yang menyuruhku hah ? Sudah pokoknya besok aku jemput pagi - pagi. Jangan kesiangan!" ucap rendi sambil bergegas pergi melajukan mobilnya.
Dia ini kenapa sih ! memang aku bilang apa kalau aku tidak percaya ? kenapa dia suka marah - marah tidak jelas sih sekarang !
# Makasih untuk para pembaca setiaku.. komen kalian selalu aku baca loh satu persatu dan jadi acuan buatku menulis lebih baik lagi 😊 buat yang minta visual tokoh - tokoh cerita ini, mungkin besok atau lusa ya diupload.. Jangan lupa titip jempol kembali yah untuk episode ini.. Like, komen dan vote dari kalian sangat berarti 🙏 Makasih 😘*
ITU MMG SENGAJA KEYLA LKUKAN BIAR LO GK RAYAIIN ULTAH FANI
PERLU MANDI KEMBANG 7 RUPA, 7 WARNA & 7 TAMAN NI FANI BUAT ILANGIN APESNYA..😂😂😂😂😂😊