NovelToon NovelToon
MY POSSESIVE BOSS

MY POSSESIVE BOSS

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Komedi
Popularitas:470k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ratu Gita

SINOPSIS :

"Tuan, aku ini diangkat menjadi sekretaris mu atau kucing ini?" Liora tak percaya, mengapa harus mengurus kucing ini? Liora memang suka sekali dengan kucing, tapi Liora heran mengapa ia harus menjadi asisten pribadi seorang owner perusahaan besar hanya untuk mengurus kucingnya.

Billionaire itu melirik Liora, dalam lirikannya dia menampilkan secarik senyuman yg kecil. Sepertinya dia tertarik pada Liora. Tapi ia segera menepis senyuman nya. Ia mengingat kejadian 5tahun lalu, dan ia tidak ingin jatuh kedalam lubang cinta lagi. Terlalu muak rasanya untuknya.



REGRADS,
Cicankyuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ratu Gita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

29. HELLO VIOS!

Semua proses dalam rapat telah terlewati. Terlihat David sedang terkulai lemah di atas kursi kebesarannya. Tumben sekali ia merasa pusing dalam menghadapi rapat kali ini. Liora yang sedari tadi terduduk di sofa memandangi David dengan sebuah apel merah ditangannya. Mulutnya tak berhenti mengunyah apel yang telah ia gigit.

"Ada apa Dave? Bukankah rapat nya berjalan dengan lancar?" Tanya Liora dengan mulut yang penuh dengan gigitan apel. Suaranya tak terdengar jelas apa yang ia katakan, tetapi David mengerti apa yang Liora katakan. David menegakkan tubuhnya di atas kursi itu.

"Aku pusing sekali sayang, pemasukan perusahaan ku mengalami penurunan sejak aku limpahkan tugas kepada tangan kananku" David mengusap wajahnya gusar. Sesekali ia memijit keningnya sendiri. Liora yang melihat David seperti itu langsung merasa bersalah.

"Apa itu semua karena aku? Ah, tentu karena ku kan Dave? Kau sudah menjagaku beberapa lama ini. Sehingga kau tak sempat mengurusi perusahaan mu" Liora merasa bersalah dengan hal itu. Matanya berkaca-kaca memandangi David dari jaraknya yang lumayan jauh. David melirik Liora dengan senyuman. Ia bangkit dari kursi kebesarannya. Kakinya melangkah mendekati Liora.

"Tidak sayang, itu semua salahku yang telah membuatmu terluka. Bahkan mungkin kata maaf pun tak bisa menebus kesalahanku. Aku sudah melukai wanita yang sangat aku cintai ini. Dan aku pun tidak akan memaafkan diriku untuk hal itu" David memeluk Liora erat. Bibirnya mengecup pucuk kepala Liora dengan hangat. Liora membalas pelukan David itu.

"Aku mencintaimu Dave" air mata Liora terjatuh. Bukan sebab ia bersedih, ia hanya merasa nyaman di dekapan David. Dan ia merasa bahagia ketika telah bisa membuka hatinya untuk mencintai David.

"Aku sangat mencintaimu Liora" mereka menyalurkan rasa sayangnya dalam pelukan itu.

"Ayo kita pergi ke rumah mom. Bukankah kau sudah merindukan Vios hm?" David tersenyum melepaskan pelukan nya. Liora terlihat cemberut sekarang.

"Tunggu Dave, aku masih ingin memelukmu" Liora kembali memeluk dengan erat. Liora terus menggesek-gesekkan kepalanya pada dada bidang David. David tersenyum sembari mengelus puncak kepala orang yang tidak mau diam. Liora memang obat penenang baginya. Disaat ada masalah seperti apapun jika ada Liora, hati David akan menghangat. Beberapa menit kemudian terasa pelukan Liora melepas dari tubuhnya.

"Ayo Dave!" Liora menarik lengan David dengan semangat. David tersenyum, beban pikirannya sudah berangsur reda karena Liora.

***

- McKnight's Mansion -

Liora melangkahkan kakinya beriringan mengikuti David disampingnya. Mulutnya terus mengunyah sebuah apel yang berada di genggaman nya. beberapa asisten rumah tangga di sana pun sudah menyambut kedatangan David dan Liora yang datang mendadak itu.

"Dimana mom?" Tanya David kepada salah satu pembantu di sana.

"Nyonya besar sedang berada di taman belakang tuan" balas sang pembantu itu dengan sopan. David mengangguk seraya mengerti. Sedangkan dia orang menampilkan wajah polosnya yang seperti tidak tahu apa-apa. Banyak dari asisten rumah tangga itu tersenyum melihat mereka berdua. Mereka pikir David dan Liora itu memang sangat cocok, sama-sama cantik dan tampan, sama-sama berasal dari kalangan atas pula.

Liora terus mengikuti langkah David yang sudah berjalan terlebih dahulu di depannya. Ia melihat-lihat suasana sekitar, dengan terus mengunyah apel yang berada di genggaman nya itu, ia terlihat seperti anak kecil yang sedang berjalan-jalan pada rumah mewah yang baru pertama kali ia temui.

"Berapa buah apel yang sudah kau habiskan hm?" David melirik Liora yang sedang memakan apel itu. Santa kleora terkejut dan menoleh kan pandangannya kepada sosok yang berada di depannya.

"Akwu? Hm? Empwat" kalimatnya tidak begitu jelas, hal itu dikarenakan Liora sedang mengunyah apel tetapi ia paksakan untuk bicara untuk menjawab pertanyaan David. Liora sungguh menggemaskan!

"Hahaha habiskan dulu lalu kau berbicara" David tertawa kecil dan menghentikan langkahnya untuk sekedar mencubit pipi Liora yang penuh dengan gigitan apel itu.

"Dave, aku ingin minum!" Liora menghentikan langkahnya dan menarik lengan David agar David ikut berhenti.

"Oh apel kamu sudah habis hm? Baiklah ayo kita minum" David mengubah arah langkah yang menjadi menuju ke dapur untuk mengambilkan air untuk Liora.

"Biar saya saja tuan" ucap salah satu maid disana. David tersenyum dan menggeleng.

"Tidak usah bi, aku saja. Aku juga ingin melayani calon istri ku yang sedang haus itu" David melirik Liora dengan senyuman. sedangkan Liora hanya melototi David dengan menaruh tangannya pada pinggang nya. Seluruh maid yang berada disana pun terpesona kepada David. Baru kali ini mereka melihat tuan mudanya sangat ramah. Mungkin sejak bertemu dengan Liora, David terlihat berbeda dari sikapnya yang super dingin dulu.

"Sudah?" David bertanya ketika Liora menyodorkan gelas kosong kepadanya. Ternyata air itu sudah habis dengan cepatnya diteguk oleh Liora.

"Sudah Dave, ayo kita bertemu mom!" Ajak Liora dengan penuh semangat. David tersenyum lalu menggandeng tangan Liora dan menariknya untuk mengikuti langkah kaki nya.

Tak lama kemudian David dan Liora melewati sebuah pintu besar yang menjadi batas akhir dari rumah itu. Liora terpesona ketika melihat banyak bunga bunga yang tumbuh di sana. Iya tak menyangka bahwa ada pemandangan sebagus itu di mansion keluarga David.

"Apakah ini semua mom yang menanamnya?" Tanpa basa-basi Liora langsung bertanya kepada Freya yang terduduk membelakangi nya. Freya terkejut lalu memutar tubuhnya.

"Liora?" Freya beranjak bangkit dari duduknya lalu menghampiri David dan Liora yang berada di belakangnya.

"Kalian kapan tiba kemari? Mengapa tidak mengabari mom terlebih dahulu? Kan jika kalian mengabari terlebih dahulu, bisa siapkan makanan yang enak untuk kalian. Apalagi calon menantu mom datang" Freya tersenyum lalu memeluk tubuh Liora. Liora pun memeluk tubuh sang calon ibu mertua nya.

"Kita kesini untuk melihat Vios mom" jawab David dengan senyuman. Tak biasanya ia berbicara sembari tersenyum kepada ibunya. Biasanya David emang selalu menampilkan sikap dan wajah yang dingin kepada siapapun. Tentu hari ini dia sangat bahagia ketika melihat calon istrinya sedang berpelukan dengan ibunya.

"Ah Vios berada disana" Freya melepas pelukan itu selalu menunjuk ke satu arah di mana banyak rumput rumput dan juga bunga-bunga bermekaran. Ternyata Vios sedang berlari lari di sana. mata Liora berbinar-binar ketika melihat keindahan bunga-bunga yang sedang dilalui oleh Vios. Liora melangkah untuk mendekati Vios yang berada di sana.

"Hello Vios!" Seru Liora dengan sedikit berteriak. Vios yang sedang berlari di antara bunga-bunga itu pun berhenti. Menoleh untuk mencari tahu siapa yang memanggil namanya. Ketika melihat sesosok wanita yang memanggil namanya itu ia segera berlari menghampiri wanita itu.

"Miaaaawwww" Vios segera melompat ke tubuh Liora yang sudah bertekuk lutut di tanah itu.

"Ah aku sangat merindukanmu Vios" mereka saling berpelukan di taman yang indah itu. Vios sudah terlihat lebih besar dari sebelumnya. Dan itu membuat Vios terlihat lebih menggemaskan.

"Oh ya David, sepupu mu Jennie akan berkunjung kesini nanti sore. Mom harap kalian tidak pulang dulu sebelum Jennie datang ya" ucap sang ibu kepada David. David mengeryit heran. David tampaknya sedikit tidak suka ketika ibunya bilang yang bahwa Jennie akan datang ke mansion keluarganya.

- to be continued -

Regrads,

Cicankyuu

1
Indira Indri
jg kangen thor... apalagi ma novel mu lanjuttttt....
Sri Ningsih
lanjutan ny mn thor???
dr td q bc smua ny tnggung2 smw
😢
Laelaa Putri
cmiwcmiw
Asiah
lanjut
Abdy Mensuk
semangat trus up ceritanya 💪💪👌👌😊😊
charis@ŕŕa
lnjut thor sll semngat..
....
atteu
thor q lupa lagi ceritanya jd hrs baca dr awal lg mf y thor hehehe
semangat thor
Put Rii
maaf ya thor lupa alur 😶
Cicankyuu
Udah di lanjutin guys!❤️
Absarina Rayya
lanjut kan thor
Absarina Rayya
lanjut kan thor
Dewi Puspita
lanjut kk ... aku tunggu ga apa ... selesaikan dulu urusan kk ... masih mnunggu ... semangat ya 🥰
Rachma Sabila
semangaattt untuk lanjut thor 😘😘
Meiri Feriana
lanjut Thorr
Abdy Mensuk
lanjut Thor semangat 💪💪😊😊
Sunshine
lanjut kakak 💪💪💪💪💪💪


turut berdukacita untuk kucing'nya
atteu
lanjut donk thor
✮⃝🍌 ᷢ ͩ ~ Ꮢнιєz༄⃞⃟⚡
lanjut donk thoorrr..masih dinanti para reader nya niihhh..
turut berduka cita tuk c empus nya..
Putri Monicaazemi
masih nunggu looo
charis@ŕŕa
lanjut thor nulis nya q suka karya mu tp msih nggantung...
penasaran...
semangatttttttt
charis@ŕŕa: ok thor ...
💪💪💪💪
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!