NovelToon NovelToon
Rune Art Online.

Rune Art Online.

Status: tamat
Genre:Petualangan / Sci-Fi / Action / Game / Tamat
Popularitas:733.7k
Nilai: 4.4
Nama Author: [ Fx ] Ryz

Arc 1. Rune Art Online - Alice, The Solo Player ( Gendre: Game, Fantasy, Petualang dan Sci fi). Bab 00 - Bab 110.

Arc 2. Guild Clover. Bab 110 - Bab 135.
( Gendre: Fantasy, Wu Xia, petualang, Sci Fi).

Arc 3. Sword For Love. Bab 136 - Bab 172
( Gendre: Fantasy Timur, Romance, Harem )

Season 2. The New Generation.

Arc 1. Alice, Trap in Another World.


** Arc 1 & Arc 2 **

Tahun 2100, mimpi dari para gamers akhirnya terwujud yaitu sebuah sistem dive yang dimana para pemainnya masuk kedalam game dengan kehendak yang bebas didalam game yang bernama Nano Gear.
Penemu dari alat itu adalah seorang jenius keturunan Jepang dan Itali, Kira Hernandes. Kira sendiri tidak hanya menciptakan alat Nano Gear tapi dia juga menciptakan game pertama yang mengunakan konsol Nano Gear yaitu MMORPG Rune Art Online alias RAO.

Dihari pertama game RAO terjual habis dengan batasan 100 ribu kopi yang tersebar diseluruh dunia dalam satu hari saja dan saat seseorang bisa membeli maka, dia aka

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon [ Fx ] Ryz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31. Mengangkat murid dan Pemberian Rune.

Bab 31.

Beberapa saat kemudian, sebuah pemberitahuan yang membangun Alice yang sedang tertidur. Lalu, dia pun terbangun dan melihat misi tersebut.

Ding!

[Fate Mission – Menjadikan Rena Murid dan melatihnya hingga level 10.

Hadiah: kotak hadiah putih x 1. Apakah anda ingin menerima nya? Iya / Tidak.]

Alice pun mengerutkan sedikit dahinya.

“Rena kah, seperti itu berguna jika aku melatihnya agar bisa melindungi desa ini,” batin Alice.

Saat Alice yang mengambil keputusan itu, dia pun memilih [Iya].

Ding!

[Misi Fate dimulai!]

Setelah itu Alice pun bangun dari kasurnya dan meninggalkan rumah kepala desa untuk menemui Rena.

Sedangkan, Rena berada di atas bukit. Dia sedang melamun dan menatap langit.

“Aku harus menjadi kuat! Pasti!” gumam Rena yang melihat kepalan tangannya.

Rena yang sedang melamun itu, dia dikejutkan oleh kedatangan Alice.

“Kak Alice?!” ucap Rena yang menundukan kepalanya.

“Angkat kepalamu tidak perlu formalitas,” jawab Alice yang menghampiri Rena.

“Baik,” jawab Rena.

Alice yang menerima misi FATE, dia pun menyakinkan diri untuk mengangkat Rena sebagai murid.

“Ada sesuatu yang ingin aku katakan kepadamu,” ucap Alice.

“Apa itu, kak Alice?” tanya Rena.

“Maukah kamu menjadi muridku?” tanya Alice.

Rena yang mendengar pertanyaan dari Alice itu membuat dirinya meneteskan air mata. Alice tersenyum saat melihat tangisan haru Rena.

“Bagaimana?” tanya Alice kembali.

Saat Rena mendengar pertanyaan Alice lagi, dia mengusap air matanya dan membulatkan tekad. Lalu, dia berlutut satu kaki dihadapan Alice.

“Suatu kehormatan untuk ku, Kak. Bukan, Guru Alice!” ucap Rena.

“Rena, pelatihan ku berat tapi aku berjanji bahwa kamu akan menjadi prajurit kuat ditanganku!” seru Alice.

“Baik, Guru!” jawab tegas Rena.

Setelah itu, Alice mengajarkan beberapa pelatihan fisik seperti berlari, push up, sit up dan beberapa pelatihan fisik lainnya. Lalu, Alice pun melihat menu Unit dengan menulis huruf U di udara.

Ding!

[Unit:

Nama: Rena.

Level 3.

Umur: 64 tahun.

Ras: Elf.

Pangkat: Tidak ada.

Gelar: Tidak ada.

Senjata: Tidak ada.

Rune: tidak ada. ]

Seusai Alice menganalisa data tersebut. Dia pun menutup layar tersebut.

“Aku mengerti. Pelatihan fisik itu bisa menaikan level dan apakah bisa mewarisi Rune? Tapi, umur 64 tahun kenapa berwajah seperti 13 tahun. Mungkinkah karena dia Elf?!” batin Alice.

Alice memiliki rencana untuk melatih Rena lebih cepat.

“Rena, apa kelas yang kamu inginkan?” tanya Alice.

“Guru, aku ingin menjadi Assassin!” ucap tegas Rena.

“Baiklah, aku akan melatihmu!” ucap Alice dengan senyum lebar.

Alice yang mendengar keinginan Rena maka dia pun menutup matanya lalu, dia membuat rune Assassin yang pernah dilihatnya saat misi raid beberapa waktu yang lalu.

“Guru?” ucap Rena.

Lalu, Alice membuka mata dan membayar 300 rune poin dari sistem pemberitahuan.

“Yosh, Rena!” seru Alice.

“Iya, Guru!” jawab tegas Rena.

“Aku akan berikan Assassin rune kepadamu!” ucap Alice yang meluruskan tangannya dan memberikan tato rune assassin kepada Rena.

Rena sempat terkejut dengan tato yang terbuat dengan sendiri nya. Seselesainya tato itu, Rena pun berlutut satu kaki dihadapan Alice.

“Terima kasih, Guru!”

“Selagi aku melatihmu. Kita akan berjelajah dunia. Apa kamu tidak keberatan?” tanya Alice.

“Aku merasa terhormat bisa menemani mu, Guru!” ucap Rena.

“Baiklah, kita akan berangkat besok!” ucap Alice.

“Baik,” jawab Rena.

Sebelum Alice berangkat, dia menciptakan rune telepati yang berguna untuk berkomunikasi tanpa ada batasan jarak dan Alice harus membayar 600 rune poin. Lalu, setelah Alice menguasai rune telepati. Dia memberikan rune itu kepada Gun untuk memberikan kabar penting di desa. Gun pun tidak mempermasalahkan itu.

Saat Gun menerima rune dari Alice maka Gun pun juga sudah menjadi Unit untuk Alice. Dia yang penasaran dengan data milik gun maka dia pun membuka menu unit.

Ding!

[Unit:

Nama: Gun

Level 2.

Umur: 21 tahun.

Ras: Manusia.

Pangkat: Wakil Kepala desa Shen.

Gelar: Tidak ada.

Senjata: Tidak ada.

Rune:

1.Rune Telepati.

Nama: Rena.

Level 3.

Umur: 64 tahun.

Ras: Elf.

Pangkat: Tidak ada.

Gelar: Tidak ada.

Senjata: Flying Dagger.

Rune:

Rune Assassin. ]

Saat keberhasilan pembuatan rune telepati, Alice pun tersenyum senang dan memiliki perasaan lega untuk meninggalkan desa karena jika desa terjadi sesuatu Gun akan berkomunikasi dengan Alice lalu, Alice dalam sekejap akan datang ke desa dengan mengunakan rune teleport nya.

“Baiklah, semua berjalan lancer,” batin Alice.

Keesokan paginya, Rena dan Alice pun pergi meninggalkan desa untuk pergi ke kota didekatnya bernama kota Icio. Tujuan Alice adalah pergi ke kota Azure dan untuk pergi kesana Alice harus mengunakan kapal laut yang berlabuh di kota Icio.

Kepergian Alice dan Rena pun diiringi oleh para warga desa yang melambaikan tangannya dan teriakan.

“Hati-hati, Nona Alice, Rena!”

“Semangat!”

Berlahan sosok Alice dan Rena pun menghilang dari jangkauan penglihatan para warga karena jarak berjalan mereka yang sudah jauh meninggalkan desa.

1
uwa_botak
napa sakura dimana aja selalu jadi beban ya...
uwa_botak
Luar biasa
Arduwi R.
Ternyata pas player player nya pada masuk, tiba tiba gabisa logout💀 langsung insiden sao kedua
꧁°A͜͡I͜͡ X͜͡Y͜͡°꧂
persis hunter x hunter lo
Christiandi Ipu
kayak filim SAO..
°•Claris
alhamdulillah balik lagi jadi cewek:)))
°•Claris
dari awal udah sus ama sikap Yua ke Soo Yeon tapi mencoba untuk tetap positif thinking malah di verifikasi oleh author:)
Raikun Filian
kuma kuma 😗
Raikun Filian
wah... sungguh aegan isekai smartpohine :"
Raikun Filian
setahun atau impian orang bertahun2x :"
bheee...
ini sih pesis sama sword art online jir hahah
naiko chan
Kecewa
La Vey
yang bikin kurang itu. Alice enggak ada sifat feminimnya sama sekali kayak cowok tubuh cewek.
La Vey
sebagai Beta Tester kok dia engga tahu sih?
La Vey
enggak ada sifat feminimnya sama sekali si Alice
La Vey
menyapa sih seharusnya
La Vey
tidur cuman 2 jam aja. pusing pasti nantinya
La Vey
bukan tas lagi ini mah
La Vey
uang di dunia RAO juga bisa dipakai di dunia nyata?
La Vey
si Yua tinggal di hotel punya orang indonesia dong padahal ada di jepang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!