NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Suamiku

Identitas Tersembunyi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:250
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Safa, wanita dari keluarga sederhana, memberikan makanan pada seorang pria yang dia anggap pengemis – ternyata adalah Riki, CEO perusahaan besar. Terharu dengan kebaikan Safa, Riki menyembunyikan statusnya, mereka jatuh cinta dan menikah.

Ketika Safa bekerja di kantor Riki, dia bertemu "Raka" – teknisi yang ternyata adalah Riki yang berpura-pura. Setelah menemukan kebenaran, Safa merasa kecewa, tapi Riki membuktikan cintanya tulus dengan memperkenalkannya pada keluarga aslinya. Mereka akhirnya memperpublikasikan pernikahan mereka dan hidup bahagia dengan cinta yang sejati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

HARI INTERVIEW – SAFA DATANG KE GEDUNG PENCAKAR LANGIT

Pagi tiba dengan cerah. Safa bangun pukul 05.30 tepat waktu, menyiapkan diri dengan sangat seksama – mulai dari mandi dengan sabun aromaterapi untuk menenangkan diri hingga merapikan rambutnya dalam gaya yang rapi namun alami.

Dia mengenakan blus putih dan rok abu-abu yang sudah dipilih bersama ibunya, lalu memeriksa ulang semua dokumen yang dibutuhkan yang sudah dia susun rapi di dalam tas kerja baru.

Riki sudah menyiapkan sarapan hangat di meja makan: telur dadar dengan roti panggang dan jus jeruk segar. "Semangat ya sayang! Kamu terlihat cantik dan siap banget hari ini," ucap Riki dengan senyum hangat sambil memberikan ciuman di dahinya.

Setelah sarapan, mereka segera berangkat menuju gedung Innovate Solusi. Saat mobil mendekati lokasi, Safa tidak bisa menahan kagumnya melihat gedung pencakar langit yang megah berdiri tegak di tengah kawasan bisnis modern.

Kaca tembus pandang di setiap lantainya memantulkan sinar matahari pagi, membuat gedung terlihat sangat canggih dan profesional.

"Wah sayang... gedungnya benar-benar besar dan modern sekali ya," bisik Safa dengan mata yang memandang terus ke arah gedung. Rasa gugup yang sudah ada semakin meningkat, tapi disertai dengan rasa semangat yang luar biasa.

"Aku tahu kamu akan merasa kagum," jawab Riki dengan lembut. "Tetapi ingat ya Saf, kamu pantas berada di tempat seperti ini. Kamu punya kemampuan yang cukup untuk bersaing di sini."

Setelah sampai di depan gedung, Riki menurunkan Safa dengan hati-hati. "Aku akan menunggumu di kafe yang ada di seberang jalan ya. Jangan terlalu khawatir, lakukan yang terbaik saja."

Safa mengangguk dan mengucapkan terima kasih sebelum memasuki gedung. Saat masuk ke dalam lobby, dia semakin terkesima – lantai yang mengkilap dari granit putih, lampu hias yang indah menggantung di langit-langit tinggi, dan area resepsionis yang modern dengan staf yang ramah menyambut setiap pengunjung.

"Permisi Bu, saya Safa Wijaya. Datang untuk mengikuti interview posisi staf administrasi," ucap Safa dengan suara yang sedikit gemetar saat menghampiri meja resepsionis.

"Silakan tunggu sebentar ya Bu," jawab staf resepsionis dengan senyum ramah sebelum menghubungi bagian HR. Tak lama kemudian, seorang wanita muda bernama Lina datang untuk menjemputnya.

"Selamat pagi Bu Safa! Saya Lina dari bagian HR. Mari saya bawa ke ruang tunggu interview dulu ya," ucap Lina dengan ramah sambil mengajak Safa berjalan melalui koridor yang luas dan bersih.

Saat berjalan, Safa melihat beberapa karyawan sedang bekerja di area kantor terbuka yang dirancang dengan sangat modern – setiap meja kerja dilengkapi dengan komputer baru, kursi yang nyaman, dan tanaman hijau yang menyegarkan pandangan.

Ruangan yang luas dan terbuka membuat suasana kantor terasa sangat nyaman dan kondusif untuk bekerja.

Setelah sampai di ruang tunggu, Safa duduk dengan hati yang berdebar kencang. Dia melihat sekeliling ruangan yang dihiasi dengan foto-foto kegiatan perusahaan dan penghargaan yang telah diraih Innovate Solusi.

Setiap detail di kantor ini menunjukkan bahwa perusahaan ini benar-benar besar dan profesional – jauh berbeda dengan lingkungan kerja yang pernah dia alami di warung.

"Saya pasti harus memberikan yang terbaik hari ini," bisik Safa dalam hati sambil merapikan baju dan mengambil catatan kecil yang dia bawa untuk membaca kembali poin-poin penting tentang perusahaan.

Tak lama kemudian, nama Safa dipanggil untuk masuk ke ruangan interview.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!