Hanabi pembunuh bayaran berantai dan berdarah dingin , tapi siapa sangka di balik kehebatan yang di milikinya Hanabi di jebak oleh seorang pria Paruh baya hingga dia di masukkan kedalam penjara bawah tanah yang sangat menyeramkan .
Tidak sampai di situ saja di dalam penjara yang sangat menyeramkan itu Hanabi mengetahui rahasia besar yang selama ini tersimpan dengan rapat. kematian ayah nya dan juga siapa ibu kandung nya .
Kira-kira seperti apa ya ceritanya guysss 😁, yang penasaran mampir ya hehehee 😁 author menunggu kalian , jangan lupa Like , Komen , Vote dan beri dukungan nya 🤗🥰
Happy Reading 📖
.
.
.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kasmawati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Masa Lalu yang Kelam
.
.
Setelah mandi dan mengganti pakai nya dengan pakai tidur Hanabi membuka tas nya dan ia mengambil ponselnya dari dalam sana .
saat ponsel itu sudah menyala Hanabi menghela napasnya dengan panjang banyak sekali panggilan masuk dari Jenifer sahabat nya .
" sekarang dia pasti mengkhawatirkan ku " gumam Hanabi dan ia segera menelpon balik sahabat nya itu .
Tak lama panggilan telepon pun tersambung belum sempat Hanabi berkata apapun suara Jenifer di seberang sana sudah terdengar " astaga Han .... kenapa kau baru menelpon ku aku sangat mengkhawatirkan mu .... Kau tau Han aku menyusuri hotel itu mencari keberadaan mu tapi tidak menemukan mu " ucap Jenifer .
Hanabi sedikit menjauhkan ponsel nya dari telinga nya saat ia mendengar suara cempreng Jenifer di seberang sana .
" dan apa yang kau lakukan Ha .... Astaga kau menyerahkan dirimu sendiri di dalam kandang musuh mu " ucap Jenifer lagi
" kau mengetahui nya. ? " tanya Hanabi
" iya aku mengetahui nya aku melihat rekaman cctv yang ada di aula acara itu ... Kau dimana sekarang ... ? Apa Delvin mengenal dirimu .... Dan apa mereka memaksamu melakukan itu Han ....? " tanya Jenifer
Hanabi kembali menghela napas nya dengan kasar " aku lelah Jeni aku ingin istirahat.... besok aku akan menceritakan nya kepadamu ... temui aku besok pagi di Cafe yang ada di depan sekolah Crystal " ucap Hanabi , belum sempat Jenifer berkata Hanabi sudah memutuskan panggilan telepon itu .
Hari ini ia sangat lelah , ia butuh istirahat sebelum besok ia memulai semua rencana yang sudah ia susun dengan rapih itu .
Hanabi tidak ingin menunda waktu lagi ia sangat muak melihat wajah Delvin yang terlihat sangat baik di hadapan Amber ibu nya, dan tanpa Amber ketahui jika pria yang selama ini ia anggap sangat baik itu seorang pembunuh yang sangat kejam .
Hanabi membaringkan tubuh lelah nya di atas ranjang empuk Matteo , dan hanya malam ini saja ia tidur di kamar pria itu , besok ia akan pindah kamar .
.
.
.
Berbeda dengan Matteo pria itu saat ini sedang berada di club malam menikmati Vodka nya , ia duduk sendirian di dalam ruangan VVIP yang sudah ia booking khusus satu malam , karena malam ini Matteo tidak ingin di ganggu oleh siapapun ia butuh sendiri dan menenangkan pikiran nya yang sedang kacau .
" Aaaarrrrrggggggghhhhh ...... Wika .... Dia dia membohongiku " ucap Matteo seraya meletakkan gelasnya yang sudah kosong diatas meja kaca dengan kasar
Tak
" wanita itu .... Siapa dia ... Kenapa Crystal kenal dengan nya " ucap Matteo lagi kesadaran nya masih penuh ia masih belum mabuk .
dua orang wanita seksi masuk kedalam ruangan nya itu kedua wanita itu membawakan Vodka dan juga makan malam yang di pesan oleh Matteo .
" silahkan di nikmati tuan " ucap salah satu dari wanita itu dengan suaranya yang sengaja di buat mendayu - dayu .
Matteo tidak merespon nya tatapannya datar menatap tembok , " apa tuan butuh di temani " tanya wanita yang satu nya .
" keluar lah aku tidak ingin di ganggu " ucap Matteo ia memang tipe laki-laki yang suka datang ke klub malam tapi ia datang hanya sekedar minum dan menenangkan pikiran nya , ia tidak pernah bermain wanita dan menyentuh wanita sembarangan .
dan saat ia berduaan dengan Wika model papan atas yang terkenal seksi itu , Matteo hanya merespon nya sewajarnya saja , meskipun Wika sering menempel kepadanya tapi Matteo tidak pernah sedikit pun menyentuh wanita itu berlebihan .
Niatnya menikah dengan Wika hanya untuk mencari ibu sambung untuk putri nya , karena selama ini Crystal terus bertanya di mana ibu kandung nya dan hal itu membuat Matteo sangat pusing di buat nya .
Ia tidak ingin mengingat masa lalu nya yang sangat kelam itu bahkan menyebut nama mantan istri nya Matteo tidak lah ingin , luka yang di tinggalkan Amanda pada saat itu membuat Matteo hancur dan terpuruk hingga berbulan-bulan lama nya .
kedua wanita itu pun keluar dari ruangan dimana saat ini Matteo berada , Matteo tersenyum tipis seraya ia menuangkan Vodka kedalam gelas nya lalu meminum nya dengan satu kali tegukan .
" pertama Amanda dan kedua Wika .... Dua wanita yang sangat aku benci .... " ucap Matteo ia sudah mulai sedikit hilang kesadaran akibat minuman yang di minuman nya itu .
Dengan mata nya yang memerah dan berkaca-kaca Matteo kembali mengingat masa lalu nya bersama dengan Amanda ibu dari putri nya Crystal , wanita yang dulu sangat ia cintai tapi Amanda tidak pernah membalas cinta nya , justru wanita itu mencintai pria lain .
Flashback on
Di sebuah hotel bintang lima salah satu dari teman Matteo merayakan ulang tahun nya , pria itu datang ke acara itu tanpa Vano yang ikut bersama nya karena ada urusan yang sangat penting yang harus di kerjakan oleh Vano sehingga ia tidak menemani tuan nya .
Acara berlangsung dengan sangat ramai dan lancar , hingga teman Matteo yang mempunyai acara itu menghampirinya seraya membawakan segelas jus jeruk kepada pria itu .
" untuk mu " ucap teman nya yang bernama Arga
Matteo mengambil segelas jus itu lalu meminumnya sampai habis tanpa menaruh rasa curiga sedikit pun .
" tumben asisten mu tidak ikut " tanya Arga karena biasanya Vano selalu menjadi bayangan Matteo .
" dia mempunyai urusan yang harus di selesaikan nya " jawab Matteo
Arga menganggukkan kepalanya nya mengerti " Amanda ada di sana .... Apa kau tidak ingin menemui nya " tanya Arga lagi
Matteo menatap temannya itu dengan serius " oh ya .... Dia tidak memberi tahuku jika dia datang ke sini juga " ucap Matteo
Arga tersenyum " temui dia " ucap pria itu seraya menepuk pundak Matteo dengan pelan lalu ia beranjak berdiri dan pergi dari sana .
Matteo memang ia sangat mencintai Amanda tapi wanita itu selalu menolak nya dengan alasan ingin fokus dengan pekerjaan nya dulu .
Matteo tersenyum senang ia beranjak dari duduk nya dan melangkah kearah dimana saat ini Amanda duduk sendirian .
" hhhmmm " Matteo berdehem
Amanda yang fokus dengan ponsel nya itu menatap Matteo yang berdiri di hadapannya tiba-tiba wajah wanita itu berubah datar .
" permisi aku ke toilet sebentar " Amanda berdiri ke toilet itu hanya alasannya saja karena memang Amanda sangat lah malas bertemu dengan Matteo .
Matteo tidak ingin menyerah ia mengikuti kemana pergi nya wanita yang di cintai nya itu , hingga ia melihat Amanda masuk ke salah satu kamar hotel Matteo mengerutkan alisnya , wanita itu berkata kepadanya jika ingin ke toilet tapi justru Amanda masuk ke salah satu kamar .
Saat ia ingin menyusul wanita itu tiba-tiba Matteo merasa sangat pusing pria itu memegangi kepalanya yang terasa sangat pusing sekujur tubuhnya terasa sangat panas .
Dan dengan langkah gontai nya dan setengah sadarnya Matteo masuk kedalam kamar hotel dimana saat ini Amanda berada dan pintu kamar itu kebetulan tidak di kunci oleh Amanda jadi Matteo langsung masuk begitu saja .
Amanda yang ingin keluar dari kamar hotel itu kaget melihat keberadaan Matteo yang tiba-tiba .
" apa yang aku lakukan disini " ucap Amanda dengan rasa was-was nya karena ia melihat wajah Matteo yang memerah
Matteo perlahan berjalan kearah Amanda dan melempar wanita itu begitu saja ke atas ranjang . tentu saja Amanda memberontak tapi kekuatan Matteo sangat lah kuat .
Dan terjadi lah malam yang tidak pernah di inginkan oleh Amanda dan kesalahan besar yang dibuat oleh Matteo hingga membuat Amanda tambah membencinya .
dan setelah tiga bulan kejadian itu Amanda di nyatakan hamil dan pihak keluarga memutuskan untuk menikahkan mereka dengan syarat jika anak itu sudah lahir maka Amanda akan pergi dan meninggalkan Matteo dan juga anak nya .
Flashback Off .
.
.
.
penasaran .