NovelToon NovelToon
Love Me Honey

Love Me Honey

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 5
Nama Author: putri_tidur

Kanaya harus rela kehilangan impiannya untuk melanjutkan studinya keluar negeri karena harus menggantikan kakak sepupunya menikah dengan seorang pria bernama Bryan Anugerah yang merupakan CEO dari perusahaan Anugerah Group.
Bryan yang masih mencintai mantan calon istrinya itu sudah menyatakan bahwa tidak akan pernah mencintai Kanaya.
Namun seiring berjalannya waktu perasaan Bryan mulai berubah kepada Kanaya.
Mampukah Bryan mencuri hati Kanaya?
Dan berhasil kah Kanaya mempertahankan tembok dihatinya untuk tidak jatuh hati kepada Bryan?
Yuk Langsung saja baca kisah Bryan dan Kanaya di Love Me Honey
Happy reading ..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon putri_tidur, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

...32...

Kedua orang tua Bryan juga tiba dirumah sakit untuk menjenguk menantu kesayangan mereka, dan sesampainya diruangan mommy langsung berjalan ke arah Bryan yang sedang duduk dan bukannya kearah Kanaya yang tengah berbaring dikasur. 

“dasar anak nakal kamu apakan menantu mommy sampai dirawat dirumah sakit begini?” ucap mommy Sinta sambil memukul putra semata wayangnya itu 

“mom Bryan gak ngapa-ngapain Kanaya kok,mommy kenapa datang-datang kok langsung nyerang Bryan gini, sakit mom” sambil menangkis pukulan dari mommy Sinta.

Karena tingkah lucu dari mertuanya itu membuat Kanaya tersenyum melihatnya apalagi ekspresi seorang Bryan yang diluar biasanya terlihat arogan kalau sudah berhadapan dengan mommy sikap arogannya hilang seketika seperti ditelan bumi.

Orang-orang yang ada diruangan itu juga ikut tersenyum bahkan daddy Robert tertawa melihat tingkah istri dan putra satu-satunya itu, karena dia sudah terlalu sering menyaksikan hal-hal seperti itu ketika dirumah dulu sebelum Bryan menikah jadi dia tidak melerainya.

 “mom udah dong, sakit mom” rengek Bryan

dan masih mencoba menangkis pukulan dari sang mommy 

“kamu harus mommy kasih pelajaran karena udah buat mantu kesayangan mommy seperti ini”

“tapi Bryan gak salah mom, dad tolongi Bryan” 

Bryan mencoba meminta pembelaan dari sang daddy namun daddy Robert hanya tersenyum karena dia tau kalau dirinya juga tidak bisa menghentikan mommy jika dalam keaadaan kesal seperti itu.

 Kanaya yang merasa tidak tega melihat suaminya terus dituduh sang mertua akhirnya membuka suara 

“kak Bryan gak salah kok mom, kanaya yang salah karena udah ceroboh” dan itu berhasil membuat mommy Sinta berhenti memukuli Bryan 

“kamu selamat hari ini anak nakal” ancam sang mommy kemudian beralih menuju Kanaya yang sedang terbaring di kasur

 “gimana keadaan kamu sayang?masih terasa sakit?” tanya mommy Sinta sambil memeluk menantunya itu 

“kanaya udah lebih baik aja kok mom” 

“syukurlah kalau begitu sayang” kemudian pandangan mommy Sinta kembali menatap Bryan 

“kamu beruntung karena hari ini dibelain sama menantu mommy kalau tidak, habis kamu mommy buat”, mendengar itu Bryan menelan air liurnya kasar bagaimana mungkin mommynya bisa berubah begitu menyeramkan seperti singa yang siap menerkam mangsanya kapan saja. Bryan maklum dengan sang mommy yang lebih menyayangi Kanaya dibandingkan dengan dirinya, karena sudah sejak lama mommy berkeinginan untuk memiliki seorang menantu.

Saat ini ruangan rawat inap Kanaya tengah dipenuhi oleh orang-orang yang menyayangi Kanaya, membuat ruangan itu terasa menjadi lebih hidup karena ada canda dan tawa yang tertedengar silih berganti dan Kanaya pun merasakan senang melihat keseruan itu dan berhubung ruangan yang disiapkan Bryan untuk Kanaya adalah ruangan VVIP, ruangan yang berada di lantai terpisah dengan pasien lain dan memang dirancang khusus agar suara dari dalam ruangan tidak terdengar keluar membuat keluaraga itu bisa lepas untuk tertawa tanpa takut pasien lain terganggu

 “kamu gak istirahat, ini udah waktunya pasien istirahat?”tanya Bryan kepada Kanaya yang fokus melihat kak Kevin sedang menceritakan sebuah cerita lucu. 

“aku belum ngantuk kak”

“berapa menit lagi mau tidur?”

“emm 1 jam lagi mungkin” Bryan pun melihat arlojinya dan membuang nafasnya kasar

 “hufft, kalau 1 jam lagi itu terlalu lama sekarang aja udah jam 22.00 wib terus kalau kamu tidur 1 jam lagi berarti udah jam 23.00 wib”

“iya kan biasanya juga gitu kak”

“nay itukan biasanya tapi sekarang ini kamu kan lagi sakit, tidur sekarang ya” lalu Bryan mengatur posisi bednya agar sejajar sehingga Kanaya bisa berbaring 

“iiih kak aku belum mau tidur” rengek Kanaya sambil mencubit lengan Bryan 

“auu”

“kamu udah nakal sekarang ya udah berani cubit-cubit aku, mau kamu aku cubit balik” ucap Bryan sambil mulai bergaya seperti ingin membalas cubitan Kanaya 

“enggak kak, ampun kak ampun hehe”. Mommy Sinta yang melihat kemesraan pasangan muda itu, langsung memberikan kode kepada yang lainnya untuk segera pulang dan membiarkan pasangan itu berdua saja, hal itu pun mendapat dukungan dari anggota keluarga lain. Keluarga itu pun berpamitan untuk pulang dengan alasan karena sudah terlalu larut malam dan mereka juga akan berkunjung kembali besok kalau Kanaya memang belum diijinkan untuk pulang, namun mommy Sinta sengaja keluar ruangan belakangan 

“Yan,ingat ini rumah sakit loh jangan macam-macam lagian kamu tahan dulu Kanaya masih sakit, mommy gak terburu-buru kok buat nimang cucu dari kalian” ucap mommy

 “kamu cepat sembuh ya sayang” sambung mommy Sinta

kemudian pergi meninggalkan ruangan itu. Kanaya yang mendengar omongan mertuanya itu seketika membuat pipinya menjadi merah merona, sedangkan Bryan diam terpaku diposisi duduknya di samping kasur Kanaya sambil menatap tubuh belakang mommy nya yang sedang berjalan begitu saja tanpa ada rasa bersalah sedikit pun. Dan setelah mommy keluar dari ruangan terciptalah suasana canggung diantara keduanya ditambah lagi dengan kesunyian dalam ruangan itu.

“maafin omongan mommy tadi ya nay” ucap Bryan memecahkan keheningan 

“**iya kak gapapa, malah aku jadi ngerasa bersalah kak dengar omongan mommy tadi”

“kenapa?”

“bagaimana bisa kamu kasih mommy cucu sedangkan kamu nikahnya sama aku, sebaiknya kakak secepatnya cari kak Rima dan bujuk dia pulang supaya kakak bisa segera nikahin kak Rima dan kasih cucu buat mommy dan daddy**”.

Tanpa Kanaya sadari ucapannya tadi telah membuat Bryan merasakan sakit dihatinya, bagaimana tidak Bryan yang sudah mencintai Kanaya dan menginginkan Kanaya lah yang akan menjadi ibu dari anak-anaknya kelak malah  diminta untuk mencari perempuan lain. Namun Bryan tidak menyalahkan Kanaya akan hal itu karena disini dirinya lah yang salah sejak awal karena dulunya terlalu dibutakan oleh cintanya kepada Rima. Bryan yang sudah tidak tahan lagi akhirnya memutuskan untuk mengatakan perasaannya yang sebenarnya kepada Kanaya, walaupun Bryan tahu ini mungkin terlalu buru-buru namun dia tidak ingin Kanaya terus-terusan beranggapan kalau dirinya masih mencintai Rima. Yang ada dipikiran Bryan saat ini hanyalah agar Kanaya terlebih dahulu mengetahui perasaan Bryan yang sebenarnya, masalah Kanaya mau menerima perasaannya atau tidak dia akan memikirkannya lagi nanti.

“nay” 

ucap Bryan sambil meraih tangan Kanaya dan menggenggamnya

 “iya kak” 

jawab Kanaya yang merasa aneh tiba-tiba saja Bryan menggenggam tangannya ditambah lagi dengan ekspresi Bryan berubah menjadi lebih serius,

 “kakak kenapa?

 tanya Kanaya karena melihat Bryan yang seperti mau mengatakan sesuatu tapi seperti ragu-ragu. 

“a..ku sudah tidak mencintai Rima lagi” , perkataan itu membuat Kanaya langsung menatap lekat ke arah Bryan 

“maksud kamu?”

“aku mencintai perempuan lain”

“Cih dasar tidak setia, ngomongnya kemarin cinta banget sama kak Rima” cibir Kanaya 

“aku penasaran perempuan seperti apa yang udah berhasil mencuri hati kamu dari kak Rima, sedangkan aku aja ini ya istri kamu gak bisa menggoyahkan sedikit aja hati kamu hehe” sambung Kanaya lagi sambil bercanda

 “perempuan yang selalu bisa membuatku tertawa dengan tingkahnya, perempuan yang selalu membuatku bahagia dengan perhatian-perhatian kecilnya, perempuan yang behasil membuatku cemburu setiap dia dekat pria lain, perempuan yang membuatku takut untuk kehilangannya dan perempuan teristimewa yang pernah aku kenal”.

...----------------...

1
Ervina
Luar biasa
Cinta Abadi
ih...kok meninggal chi...
Ririn Tyas
gak mungkin meninggalkan kanayanya?
Ririn Tyas
gue suka gaya Lo Kanaya
Ririn Tyas
suka dengan jalan ceritanya Thor..
Eva Kristina
izin mmpir thor
SOO🍒
aduh.. ada yang terbakar dan gosong kayaknya
Santii
ada g visualnya thor
Ria
lanjut ya
Damaris Pindan
katax CEO tajir, kok sampi berbulan2 numpang d rmh mertua, g usahain rmh sendiri.. kan malu
Ana Krinyol
kanaya..malu" kucing...entar suamix diembat pelakor baru tau rasa.....
Ana Krinyol
kanaya terus terang aja ama bryan bhw kamu juga mencintaix..jangan cinta dlm diam....
Ana Krinyol
Semoga nggak ada pelakor...
Ana Krinyol
Apa Kanaya Tau Agama? mendiamkan suami atau bertindak tdk sesuai aturan..khan dosa thor....Naya juga khan salah udah bersuami tapi tdk membatasi pergaulan dgn teman laki"x....trus tdk diperkenalkan ke suamix bhw mereka sahabat..shg tdk menimbulkan fitnah....
Ana Krinyol
🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩🤩
Tiara Monica
😂😂😂😂
Fafa Adieq Bosky
Nah loh
Fafa Adieq Bosky
11 th pernikahan . . .masih suka maem satu piring berdua .. . .
Fafa Adieq Bosky
cinta akan tumbuh jika bryan selalu sabar dan ngertiin Kanaya
Fafa Adieq Bosky
Cinta lama datang disaat yg tak tepat ....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!