NovelToon NovelToon
Puteri Sampah Yang Berubah

Puteri Sampah Yang Berubah

Status: sedang berlangsung
Genre:Time Travel / Fantasi Wanita / Fantasi Isekai
Popularitas:18.9k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Mei Lin yang seorang agen mata mata terpaksa harus bunuh diri ketika tertangkap oleh Wang Yu, seorang Jenderal polisi negara x.

Namun , bukan nya mati, Mei Lin justru terperangkap ke dalam tubuh milik Bai Hua. Bai Hua adalah gadis lemah yang membutuhkan kursi roda untuk berjalan. Ia diejek oleh seluruh keluarga nya karena menjadi sampah. Bai Hua juga harus menikah dengan Pangeran Idiot!

Bagaimana jika jiwa Mei Lin yang mengambil alih tubuh Bai Hua untuk menikah dengan Pangeran itu? Dan bagaimana jika jiwa pangeran itu juga telah dirasuki entitas dari abad 21?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31 : Kabur

​Bau amis darah di Aula Keagungan mulai memudar, digantikan oleh aroma kayu terbakar dari sisa-sisa reruntuhan. Wan Long berdiri di tengah aula, mencoba menyesuaikan diri dengan tubuhnya yang kini benar-benar bebas dari jeratan racun Lian-Xin. Ia menoleh ke arah Bai Hua yang masih duduk bersandar pada pilar, dibantu oleh Bibi Pong.

​"Kau lihat itu?" Wan Long berjalan mendekat, langkahnya tegap namun ada sedikit kecanggungan saat ia berhenti tepat di depan Bai Hua. Ia merentangkan tangannya lebar-lebar. "Aku bisa berdiri sejauh ini tanpa jantungku meledak. Harusnya kau berterima kasih karena aku tidak lari meninggalkanmu tadi."

​Bai Hua mendengus, menyeka sisa darah di sudut bibirnya dengan gaya elegan yang kontras dengan luka-lukanya. "Terima kasih? Kau yang seharusnya sujud di kakiku, Wang Yu. Kalau bukan karena ramuan pengulur waktuku dan keberanianku menusukkan jarum itu, kau sekarang pasti sudah jadi mayat tampan yang membusuk di atas kursi singgasana itu."

​"Mayat tampan? Jadi kau mengakuinya sekarang?" Wan Long menyeringai, sebuah ekspresi predator yang membuat jantung Bai Hua berdegup bukan karena racun.

​"Aku mengakui kau punya wajah yang laku dijual, itu saja. Jangan besar kepala," balas Bai Hua ketus, meskipun ia tidak menolak saat Wan Long tiba-tiba berjongkok di depannya dan meraih pergelangan kakinya yang lumpuh untuk diperiksa.

​"Lepaskan! Apa yang kau lakukan?" Bai Hua mencoba menarik kakinya, wajahnya sedikit merona.

​"Diamlah. Aku sedang memeriksa apakah sarafmu ikut terbakar atau tidak," Wan Long menatap kaki itu dengan serius. Sebagai jenderal di masa depan, ia tahu sedikit tentang fisiologi tempur. "Tabib Tua bilang, setelah racun Lian-Xin hilang, sumbatan energi di kakimu perlahan akan mencair. Kau punya peluang untuk berjalan lagi, asalkan kau berhenti bersikap keras kepala dan ikuti terapiku."

​"Terapimu? Kau ingin agen elit seperti aku belajar jalan seperti balita di bawah bimbinganmu? Dalam mimpimu!" Bai Hua memalingkan wajah, menyembunyikan rasa haru sekaligus gengsi yang meluap.

​Suasana hangat yang kaku itu hancur ketika Jenderal Zhao masuk dengan tergesa-gesa. Wajahnya pucat pasi.

​"Pangeran! Nona Muda! Kabar buruk!" Jenderal Zhao berlutut. "Kereta tahanan yang membawa Wan Jin diserang di gerbang dalam istana. Pasukan bayangan dari Suku Utara melakukan serangan bunuh diri. Wan Jin... dia berhasil melarikan diri!"

​Wan Long berdiri seketika, auranya berubah menjadi dingin dan mematikan dalam sekejap. "Bagaimana bisa? Istana sudah dikepung!"

​"Mereka menggunakan jalur tikus di bawah parit yang hanya diketahui oleh keluarga inti kaisar," jawab Jenderal Zhao. "Dan ada yang lebih buruk... Permaisuri yang tadi pingsan, dia ternyata menyembunyikan belati di dalam sanggulnya. Dia bunuh diri sebelum sempat diinterogasi, tapi ia meninggalkan pesan darah di dinding sel: 'Utara akan menjemput takhtaku.'"

​Bai Hua mengepalkan tangannya di pegangan kursi roda cadangan yang baru saja dibawakan Choi. "Wan Jin tidak akan lari ke hutan. Dia akan langsung menuju perbatasan untuk menemui pasukan Suku Utara. Dia membawa peta pertahanan rahasia yang pernah ditunjukkan Kaisar palsu kepadanya."

​"Dia ingin membalas dendam dengan cara membakar rumahnya sendiri," desis Wan Long. Ia menatap ke arah luar, di mana langit fajar mulai memerah, namun bukan karena matahari, melainkan karena asap sinyal perang yang mulai terlihat dari kejauhan.

​"Choi! Bibi Pong!" perintah Bai Hua. "Bawa aku ke perpustakaan rahasia. Aku butuh peta topografi wilayah utara. Jika Wan Jin ingin membawa musuh masuk, maka aku akan memastikan mereka masuk ke dalam oven raksasa."

​Wan Long menahan bahu Bai Hua. "Kau masih terluka. Istirahatlah."

​Bai Hua menepis tangan Wan Long, meskipun ia sedikit meringis. "Istirahat adalah untuk orang mati, Wang Yu. Dan aku tidak berencana mati di tangan adikmu yang ingusan itu. Jika kau ingin jadi Kaisar yang berguna, siapkan pasukanmu. Biar aku yang menyiapkan strategi teknisnya."

​Wan Long menatap Bai Hua lama, lalu ia tertawa pendek. "Sombong sekali. Tapi baiklah, Istriku. Mari kita lihat siapa yang lebih cepat diantara pedangku yang menebas leher mereka, atau otak encermu yang menghanguskan mereka."

​"Kita lihat saja nanti," tantang Bai Hua.

​Saat Wan Long berjalan keluar aula untuk menemui pasukan, ia bergumam pelan yang hanya bisa didengar oleh Bai Hua, "Jangan berani-berani terluka lagi, atau aku akan benar-benar mengikatmu di ranjang setelah perang ini selesai."

​Bai Hua tertegun, wajahnya panas. "Dasar jenderal gila! Pergi sana!" teriaknya, namun matanya terus menatap punggung Wan Long hingga menghilang di balik pintu.

***

Happy Reading ❤️

Jangan lupa like, komen, ikuti penulis noveltoon ANWi, vote(kalo ada) dan rate 5 , terimakasih

1
Pa Muhsid
buka puasa gak usah beli kolak udah ada yang manis😍😍😍 wangyu dan meilin
Pa Muhsid
bbc berlapis ok👍
mimief
wkwkwkwkwkwk
definisi sebel tapi rindu
benci tapi butuh🤣🤣
Roti Bakar
lanjutttt kpn upp?
mimief
gimana?
ya elah mati aja ga mau ngalah lu bang
ok Leh yuk lah bareng "🫣🤣
Pa Muhsid
cinta sejati😘😘😘❤❤❤ berbungkus benci (benar "cinta)
Dede Dedeh
rame... pisan lanjut thor
Pa Muhsid
visual nya mana tor
mimief
wah...seru
jadi bayangin visual merekanya bertarung
SusanTee
lnjutt
mimief
bukan??🤣🤣🤣
anak kan cuman niru orang tuannya yaa
jgn salahin kalau jadi anak durhaka
tih punya orang tua durhaka
mimief
iy..ya
mang disini pada ngeluh masalah retensinya
banyak othor yg juga akhirnya nyerah dan banyak pindah ke berbagai platform 🥹🥹.
semangat ya Thor...
aku mah dukung aja
karena terkadang penghargaan itu ga butuh cuman pengakuan,tapi cuan yg menentukan 🤣🤣
ANWi/Berly Re: hehe iya kak, susah susah gampang sistem retensi ini. bikin bingung😭😭😭😭
total 1 replies
mimief
senjata makan tuan ya gaes .
lu pikir bisa mengendalikan seluruh permainan
hei..masa depan itu lebih menakutkan dr yg dilihat
dimana ga ada binatang buas di hutan belantara
tapi manusia yg punya nafsu buas di antara hutan sesungguhnya.
beginilah realita di masa depan.
sahabat pena
ga punya kak
sahabat pena: siap kak. semangat up nya
total 2 replies
Roti Bakar
ah aku paham! Jd si kaisar biarin para anjing saling tarung gitu yahh??? (permaisuri-wanjin-meteri bai vs bai hua-wan long) trs dia tinggal leyeh leyeh 🤭
Roti Bakar
oh wan jin , dia kn anak permaisuri yah?? brarti dia disitu atas printah permaisuri dong
Pa Muhsid
👍👍👍🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️💪
Pa Muhsid
👍👍👍🏃‍♀️🏃‍♀️🏃‍♀️
mimief
Waduuuh...
sebenarnya siapa yg jebak siapa.🫣
hayooo kau berhadapan dengan polisi dan mata mata dr masa depan lu bang
siap siap aja yaa
Roti Bakar
ini kpn up nya????
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!