NovelToon NovelToon
Jodoh Pilihan Abah ( Antara Nyaman & Cinta )

Jodoh Pilihan Abah ( Antara Nyaman & Cinta )

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Duda / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: R-kha

Sekuel dari kisah Ivanka ( Izinkan Aku Bahagia )

Saat manusia di hadapkan antara nyaman dan cinta mungkin tak akan sulit untuk memutuskan tapi saat harus memilih antara orang tua atau cinta siapa kah yang akan kalian pilih ?

Itu juga yang harus Widya hadapi dimana iya harus terjebak antara cinta dan baktinya pada seorang ayah terlebih cintanya ternyata terlarang untuk bisa iya gapai.

Cinta seperti apa yang sedang di hadapi Widya dan akankah seseorang yang Abah hadirkan mampu menghilangkan cinta yang salah itu menjadi sebuah cinta murni yang utuh ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon R-kha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dua Kabar Gembira

Panji kembali ke rumah sakit setelah dengan sengaja menemui Wisnu dan saat melihat kedatangan anak laki lakinya Bu Ersa pun tak banyak bicara terutama di hadapan Naira yang tak boleh banyak beban pikiran setelah persalinan.

" bagaimana kondisi mu saat ini " ucap panji yang langsung menghampiri Naira yang masih terlihat pucat dan lemas di atas tempat tidur.

" seperti yang mas lihat " ucap Naira yang masih belum sepenuhnya pulih bahkan sekedar menjawab pertanyaan panji pun masih begitu berat.

" Bu, boleh panji berbicara berdua dengan Naira ?" tanya Panji pada ibunya.

" ibu tak akan pergi dari sini jika tujuan kamu hanya ingin menyakiti Naira " ucap Bu Ersa yang tak percaya pada putranya sendiri.

" Bu, panji mohon " ucap panji yang akhirnya di turuti oleh Bu Ersa karena Bu Ersa ingin memberi ruang dan kesempatan pada Panji untuk bisa memperbaiki hubungannya dengan Naira.

" baiklah ibu pergi ke kantin rumah sakit dulu "

" Nay ingat apapun yang Panji putuskan kamu akan selamanya menjadi anak ibu dan ibu akan selalu mendukung mu " ucap Bu Ersa sambil melihat ke arah Panji seolah memberi warning untuk tak menyakiti Naira.

" Bu " tegur Panji, Bu Ersa pun langsung meninggalkan ruang rawat Naira meski dalah hatinya akan selalu mendoakan yang terbaik untuk anak dan menantunya.

" Nay " panggil Panji yang kini sudah duduk di samping Naira sambil menggenggam tangan Naira yang sudah berjuang antara hidup dan mati untuk bisa melahirkan anak mereka meski di saat kehamilan itu Panji terus saja memberikan luka yang entah kapan bisa sembuh.

" aku tau ucapan maaf ku saja tak akan cukup mengobati setiap luka yang aku torehkan di hatimu " ucap Panji Nn yang kini bukan hanya satu tangan yang menggenggam tangan Naira tapi kedua tangannya menggenggam erat tangan Naira.

" aku menyesal "

" aku benar benar menyesal " ucap panji sambil menempelkan keningnya di punggung tangannya yang masih menggenggam tangan Naira sedangkan Naira masih saja diam memperhatikan apa yang Panji lakukan dan katakan saat ini.

" jujur aku tak pernah se takut itu saat melihat kamu berjuang melahirkan anak kita semalam " ucap Panji jujur.

" mungkin jika kita berbicara tentang cinta saat ini mungkin kamu tak akan percaya apapun yang aku katakan "

" tapi aku ingin memperbaiki semuanya "

" aku ingin kita melupakan semua yang terjadi di masa lalu dan kembali membuka lembaran baru dalam hidup kita dan dalam rumah tangga kita " ucap Panji yang membuat Naira tak percaya dengan apa yang iya dengar tapi jujur Naira juga bahagia saat mendengar semua yang Panji katakan saat ini.

" bisakah kita memulai semuanya dari awal ?"

" bisakah kamu memberikan aku kesempatan untuk bisa memperbaiki semua yang bahkan sudah aku rusak dengan sengaja ?" tanya Panji panjang lebar bahkan Panji terus menatap wajah Naira yang hanya berkaca kaca tanpa mengatakan apapun yang sejujurnya ingin Panji dengar.

" tapi jika kamu memang tak ingin memberikan kesempatan itu dan ingin mengakhiri semuanya, mas tak akan memaksa " ucap Panji dengan nada yang terdengar lesu.

" mas hanya ingin saat kamu mau memberikan kesempatan itu semua berasal dari lubuk hati mu yang paling dalam bukan karena anak kita yang masih butuh sosok ayah ataupun karena ibu "

" aku ingin kamu sendiri yang memutuskan semua itu " ucap Panji lagi.

Panji menatap ke arah wajah Naira yang sampai saat ini tak mengatakan apapun atas apa yang sudah Panji katakan panjang lebar dan karena hal itu malah membuat Panji pesimis dan berpikir jika Naira tak ingin memberikan kesempatan pada dirinya.

" baiklah, mas tak akan memaksa tapi izinkan mas bertanggung jawab untuk persalinan mu dan juga biaya hidup mu dan anak kita sampai kamu kembali menemukan pendamping " ucap panji yang mulai melepaskan genggaman tangannya dari tangan Naira tapi siapa sangka Naira malah menggenggam erat salah satu tangan Panji yang belum sempat terlepas.

" Naira mau "

" Naira ingin memberikan kesempatan kedua pada pernikahan kita " ucap Naira dengan mata yang mulai berkaca kaca seolah ini adalah kado yang paling indah yang Tuhan berikan setelah proses persalinan yang begitu menegangkan.

" benarkah ?"

" apa kamu yakin ingin memberikan kesempatan kedua pada mas ?" tanya Panji yang benar benar tak percaya dengan apa yang iya dengar.

" Naira yakin " ucap Naira yang ternyata langsung di peluk erat oleh Panji yang benar benar merasa bahagia bahkan kebahagiaan ini tak bisa Panji gambarkan dengan kata kata.

Melihat anak dan menantunya yang sudah kembali berbaikan membuat Bu Ersa turut bahagia bahkan Bu Ersa sangat bersyukur karena akhirnya Panji sadar akan kesalahannya dan ingin memperbaiki semuanya.

" haruskan aku menemui wanita itu dan mengucapkan terimakasih karena penolakannya membuat hubungan Naira dan panji kembali membaik meski butuh waktu yang cukup lama " ucap Bu Ersa yang berpikir ingin menemui Widya yang sudah melakukan keputusan yang tepat dengan menikahi laki laki lain meski Panji terus saja mengejarnya.

Seolah terkoneksi saat ada orang yang membicarakan membuat Widya tersedak makanan yang sedang iya makan.

' sayang, kamu kenapa ?" ucap Wisnu sambil menepuk nepuk pelan punggung Widya agar kondisi Widya jauh lebih baik.

" ueekkk "

" ueekkkk "

Reda dengan tersedak nya Widya malah merasa perutnya yang terasa sangat mual bahkan Widya harus berlari menuju kamar mandi karena merasa mual yang tak tertahankan.

' sayang kamu kenapa ?" tanya Wisnu yang langsung mengejar Widya karena khawatir.

" entahlah mas, perut Widya sangat mual " ucap Widya yang baru saja mengusap mulutnya setelah selesai mengeluarkan rasa mual yang ada di perutnya.

" kita ke rumah sakit ya " ajak Wisnu yang tak ingin Widya menahan mual terlalu lama.

" ngga mas " ucap Widya yang enggan datang ke rumah sakit.

" Widya hanya ingin makan mie ayam tapi topingnya ayam chiken bagian paha " ucap Widya yang tiba tiba saja membayangkan makanan itu di benaknya.

" mie ayam toping chiken ?" tanya Wisnu yang tak pernah tau ada mie ayam dengan toping seperti itu.

" iya " ucap Widya dengan suara manjanya.

" dimana ?" tanya Wisnu yang akan selalu mengusahakan apapun yang Widya inginkan selama masih dalam batas yang wajar.

" dimana pun " ucap Widya yang terlihat sedih saat Wisnu mengatakan kata dimana seolah Wisnu tak akan menuruti keinginannya.

" baiklah, ayo kita pergi dan kita beli apa yang kamu inginkan " ucap Wisnu yang sejujurnya merasa aneh dengan sikap Widya saat ini.

" sayang, apa mungkin kamu hamil ?" tanya Wisnu yang membuat Widya menatap kearah suaminya tapi tak lama tatapan Widya beralih ke kalender yang ada di sisi lain kamar mereka.

" tanggal tujuh ?"

" berarti ?"

" tapi apa mungkin akan secepat ini ?" tanya Widya yang membuat Wisnu tak mengerti dengan apa yang Widya katakan.

✍🏻✍🏻✍🏻 apa mungkin Widya sedang hamil ? Dan apakah Bu Ersa akan menemui Widya dan Wisnu ?

Pantengin terus ya ceritanya biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Jangan lupa like dan tinggalkan jejak biar R-kha lebih semangat lagi update nya

Love you moreee 😘😘😘

1
Dew666
🌹🌹🌹
Dew666
👄👄
Dew666
💜💜💜💜💜
Dew666
🔮🔮🔮
Dew666
🏆🏆🏆🏆🏆
Dew666
💎💎💎
Dew666
☀️🍡💜
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!