NovelToon NovelToon
Zandra New Seasons (S8)

Zandra New Seasons (S8)

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Pembaca Pikiran / Cintapertama
Popularitas:1.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: Nike Julianti

Perjalanan mendaki gunung sebuah rombongan, mengantarkan mereka untuk mengalami hal mistis. Niat ingin bersenang-senang, harus merasakan perasaan mencekam sepanjang perjalanan.

Namun, di akhir kisah mendaki. Salah satu dari rombongan, ternyata merupakan takdirnya salah satu anggota Zandra.

Penasaran?? yuk kita simak ceritanya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nike Julianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kanaya

Kini Ratu, Inaya dan Ilmi sedang melihat ke layar monitor laptop. Di mulai dari minggu pertama, kekacauan ini terjadi. Karena Zahra, memang membuat laporan seminggu sekali.

Setelah melihat semuanya, Ratu menghela nafas berat. Ia merasa tak percaya, orang yang ia bawa. Teman dekat Ratu, yang mengaku tengah kesulitan ekonomi. Ternyata menusuk dia, dari belakang. Ia menatap kecewa, pada Kanaya.

Bagaimana bisa??? Padahal ia sudah percaya padanya, percaya pada ceritanya. Tapi kenapa, kenapa Kanaya bisa setega ini padanya.

BRUGH

Semuanya terkejut, kecuali Inaya dan Ilmi. Mereka hanya menatap datar, dengan apa yabg di lakukan oleh Kanaya. Berlutut, dengan wajah di buat sedih.

"Maafin gue Rat, gue ga ada maksud melakukan kecurangan ini. Tapi kamu tau kan, kondisi keluarga gue yang berantakan. Nyokap gue butuh duit buat berobat, ade gue butuh duit buat bayar sekolah. Gue... Gue...

BRAK

Ratu berdiri dari duduknya, seraya mengebrak meja. Virginia dan Zahra kembali terkejut, dengan gebrakan meja.

"Tapi ga gini caranya Nay, lu kan bisa bilang ma gue. Gue ga mungkin nutup mata, sama kesulitan para pegawai di kafe gue. Gue pasti bantu Nay, ga harus sampe lakuin hal kaya gini. Lu beneran bikin gue kecewa Nay, lu udah menyalahgunakan kepercayaan gue." potong Ratu, suaranya terdengar lemah.

"Lu yakin, buat nyokap ma ade lu? Bukannya nyokap ma ade lu, ada di kampung kan? Bahkan udan beberapa bulan ini, lu ga ada kontek ma mereka. Duit yang lu maling itu, karena lu terlena ma judol. Konyol banget, demi nutupin kesalahan yang lu buat. Lu jual nama nyokap ma ade lu, jahat banget lu." ucap Inaya, mengejutkan Ratu, Virginia dan Zahra. Mereka bertiga, serentak menatap Kanaya.

Kanaya?? Wajahnya yang di buat sedih tadi. Langsung kembali berubah menjadi pucat pasi, kegugupan dan ketakutan menyerangnya.

"B-bohong... Lu tau ap..

"Gue percaya, ma ipar gue." potong Ratu

"Kok lu tega sih Nay, gue kurang apa ma lu? Gue bawa lu ke sini, jadiin kepercayaan gue. Tapi kek gini balesan lu, Nay?" Kanaya langsung menatap tajam Ratu

"KARENA GUE GA SUKA LIAT KESUKSESAN LU!!! APALAGI, LU JUGA DAPETIN LAKI TAMPAN DAN MAPAN KAYA MAHEER. GUE BENCI MA LU RAT, GUE GA TERIMA LU ADA DI ATAS GUE. HARUSNYA GUE, GUE YANG ADA DI TEMPAT LU ITU!!!" teriak Kanaya, dengan wajah merah karena marah.

Merasa tersudutkan, ia pun akhirnya mengakui kebencian di selam ini pada Ratu.

DEG

Ratu langsung memegang dadanya, ia benar-benar terkejut dengan pengakuan Kanaya. Orang yang dekat dengannya, ternyata iri??

Kepala Ratu tiba-tiba terasa berputar, dada terasa sesak. Dan..

BRUGH

"RATU" teriak keempat orang di ruangan tersebut, Kanaya hanya tersenyum sinis.

'MAHEER' teriak Ilmi

PLOP

Kehadiran Maheer tiba-tiba, tentu saja mengejutkan tiga perempuan di ruangan tersebut.

"Kenapa lu panggil gu...

"SAYANG... BINI GUE, LU APAIN?" bentak Maheer, pada kedua sepupunya

"BACOTLAH... BAWA DIA KE RUMAH SAKIT SANA, KITA MAU BERESIN MASALAH DI KAFE." ucap Inaya, tak kalah kencang

Maheer menatap tiga orang, yang ada di ruangan ini. Ada pertanyaan yang muncul di kepalanya, tapi ia urungkan. Karena saat ini, istrinya lebih utama.

PLOP

Lagi, ketiganya kembali terkejut.

Virginia san Zahra memundurkan tubuhnya, saat melihat Inaya dan Ilmi mendekati mereka. Oh bukan, tepatnya pada Kanaya.

Kedua mata perempuan itu, membulat sempurna. Saat melihat Ilmi menjambak rambut, sedangkan Inaya menampar kedua pipi Kanaya.

KYAAAA

PLAK

PLAK

Inaya menekan kedua pipi Kanaya, menatap tajam padanya. Air mata mengalir, di kedua pipi Kanaya. Namun, tak ada rasa empati sedikit pun di mata Inaya maupun Ilmi.

"GUE PALING BENCI, MA ORANG MUKA DUA KEK LU. ORANG GA TAU TERIMA KASIH, GA TAU CARA MENGHARGAI APA YANG UDAH LU DAPETIN." ucap Inaya penuh penekanan, lalu ia melepas cengkraman di pipi Kanaya, dengan kasar.

Inaya menatap Ilmi, Ilmi mengangguk. Ia lalu menyeret Kanaya, keluar dari ruangan tersebut. Dengan rambut, yang masih ada di tangannya.

"KYAAAAA... LEPAS.... LEPASIN GUE BRENGSEK!!!" teriak Kanaya, namun Ilmi tak peduli. Virginia dan Zahra menyusul dari belakang, Inaya mengambil faktur sebelum menyusul.

.

"Bukannya tadi udah di peringatin, kalo lu ga jujur. Gue bakal permaluin lu, di depan semua orang." desis Ilmi

"KYAAAAA.... SAKIIITT... LEPAS BRENGSEK!!!" Virginia dan Zahra, hanya bisa diam mengikuti Ilmi

BRAAAKK

PRAAANG

Ilmi melepaskan jambakannya, dengan kasar. Sampai Kanaya menabrak meja kosong, yang belum di bersihkan. Sehingga alat bekas pelanggan, jatuh pecah berserakan di lantai. Bahkan mejanya pun, sampai terguling.

Semua orang terkejut, tidak banyak pengunjung memang. Tapi itu sudah cukup, untuk membuat Kanaya malu seumur hidupnya. Karena sejak Ilmi menyeretnya tadi, ada beberapa orang yang merekamnya dan dia... TAK PEDULI!

Kasak kusuk mulai terdengar, karyawan menatap Zahra. Namun Zahra hanya menggelengkan kepal saja, ia tak ada hak untuk membeberkannya. Tapi sebentar lagi juga, semua orang akan tau.

Tak lama datang Inaya, dengan beberapa lembar kertas di tangannya.

"Panggil bagian dapur" titahnya, Zahra gegas ke belakang. Tak lama dia kembali, dengan seorang pemuda. Inaya tersenyum smirk melihatnya, songong bet di matanya.

"Apa alasan dia di terima di kafe?" tanya Inaya pada Virginia, seraya menunjuk kok yang bernama Wildan

"Karena saat di tes, masakannya enak." jawab Virginia, itu memang benar

"Apa ga ada kandidat lain, yang masakannya juga enak?" tanya Inaya, membuat pria itu menatapnya tak suka.

"Ada, dia bahkan di terima di kafe. Namun saat di hari, ia mulai kerja. Dia tak masuk, sampai sekarang saya tak tau apa alasan ia tak hadir. Sempat saya datangi kediamannya, namun kosong." jawab Virginia

Merekrut SDM, tentu salah satu job desk nya sebagai manager. Otomatis Virginia harus mencari tau, alasan orang-orang yang sudah ia terima.

Inaya menatap sinis koki muda tersebut, sebenarnya mungkin seumuran dengannya. Tapi wajahnya terlihat begitu arogan, sepertinya ia merasa di atas angin. Karena di terima bekerja di cafe, yang memang tengah naik daun beberapa tahun terakhir ini. Omset pun, bahkan berkali lipat dari tahun awal merintis.

"Dia... Bekerja sama dengannya, mereka mengganti supplier selama owner cafe ini tengah sibuk. Mengambil bahan tak layak, namun dengan harga sama dengan sebelum-sebelumnya." Inaya menunjuk Wildan dan Kanaya

DEG

Wajah angkuh Wildan menguap, yang terpampang saat ini adalah wajah ketakutan.

"Jadi kerugian kita bukan hanya 200 juta, tapi juga ditambah 123 juta dari bahan yang di gunakan." Virginia dan rekan kainnya terkejut, begitu juga dengan pengunjung.

"Tapi nona, mereka bilang penggantian supplier sudah atas persetujuan Ratu. Bahkan ada tanda tangan Ratu, di faktur penerima." ucap Virginia

"Tentu saja, dia yang memalsukannya " Ilmi menunjuk Kanaya

Makin ramai lah suasana di kafe, banyak komentar yang mengasihani owner kafe. Karena telah di tipu, oleh karyawannya sendiri.

...****************...

Jangan lupakan like, komen, gift sama vote nyaaa🥰

1
nisacantik
lanjut thor
Zahbid Inonk
wah boa" Leni hirup na jdi ancur gara" jelema anu eta tah 🤔 hmmm masih teka teki
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Weeh ada aja orang yg ga suka sama keluarga sendiri 😏 pasti sepupu yg mengiri ni mah
Eliermswati
thor bs up lg g sih ms d gantung lg ky jemuran😂😂smga keluarga nya nerima rara, tp jngn thor nnti rara d aniaya sm kluarga yg lain kshn mnding d adopsi sm ifa aj q lbh setuju😂smngt thor up nya
neni nuraeni
lnjuttt
nurul supiati
yg GK suka siapa yakkk
mama_im
siapa itu yg gak suka?? 🤔🤔🤔
nisa
lanjutttt mak
Ela Jutek
si Leni mah bodoh banget, rela ninggalin keluarga yg kaya raya demi hidup dengan laki-laki pecundang itu
vania larasati
lanjut kak
RiriChiew🌺
wowww Lansung gak tuhh , kira² siapa yg gak suka kedatangan cia dkk yaa
nisa
lanjuttt mak
Auzora
Hihihi untung nggak kayak Onty CIA ya🤭 yang mendarat di ruang jenazah🤣
Sani Srimulyani
Mak lanjut Mak.......
Zahbid Inonk
aduh ni kasus bikin aku mewek sesegukan 😭
≛⃝⃕|ℙ$Ŋบ𝑟ļịãŊãᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©🏡⃟ªʸ
Kenapa si pemerkaos ga balik lgi, klo emang mau tanggung jawab 🤔 hhmmm
Lilis mulyati
kok devaju kya ada cerita kya gtu tpi lupa dibgian anak2 zandra yg mna trus devaju juga kaya pernah dech yg dialami ifa sma yg dialami sma kluarga zandra yg lain cuman aq lupa namanya
Nurlaila Hidayah
ya Allah thor ga tega bget dger'a, ayo Thor temuin org yg udh perkosa ema'a Rara syukur2 org baek jdi mau ngrus anak sama rara'a
RiriChiew🌺
selain suami dan selingkuhan nya dahulu, carii juga orang yg sudah menodai ibunya Rara inii , dia bertanggung jawab apa ngga sbnernya 🙈
Ambu Rinddiany Thea
ya Allah ikut 😭😭😭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!