NovelToon NovelToon
Identitas Tersembunyi Suamiku

Identitas Tersembunyi Suamiku

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan di Kantor / CEO / Cinta pada Pandangan Pertama / Komedi / Menyembunyikan Identitas
Popularitas:250
Nilai: 5
Nama Author: Elrey

Safa, wanita dari keluarga sederhana, memberikan makanan pada seorang pria yang dia anggap pengemis – ternyata adalah Riki, CEO perusahaan besar. Terharu dengan kebaikan Safa, Riki menyembunyikan statusnya, mereka jatuh cinta dan menikah.

Ketika Safa bekerja di kantor Riki, dia bertemu "Raka" – teknisi yang ternyata adalah Riki yang berpura-pura. Setelah menemukan kebenaran, Safa merasa kecewa, tapi Riki membuktikan cintanya tulus dengan memperkenalkannya pada keluarga aslinya. Mereka akhirnya memperpublikasikan pernikahan mereka dan hidup bahagia dengan cinta yang sejati.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Elrey, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SAFA MULAI MENCARI DAN MENGIRIMKAN LAMARAN PEKERJAAN

Setelah beberapa hari berpikir matang, Safa memutuskan untuk mencari pekerjaan baru agar bisa berkembang dan membantu meringankan beban ekonomi keluarga.

Saat sedang berbincang dengan Maya, temannya dari Waroeng Mak Ina, dia mengetahui bahwa ada lowongan kerja untuk posisi staf administrasi di perusahaan besar bernama Innovate Solusi.

"Perusahaan itu cukup terkenal lho saf," ucap Maya sambil menyajikan makanan ke meja pelanggan. "Gajinya juga layak dan ada kesempatan untuk belajar banyak hal baru."

Pagi harinya, Safa bangun lebih awal dari biasanya dan segera membuka laptop yang pernah dia pinjam dari teman untuk mengunjungi situs resmi Innovate Solusi.

Dia membaca profil perusahaan dengan seksama – mulai dari visi misi, layanan yang ditawarkan, hingga struktur organisasinya. Tugas yang dibutuhkan untuk posisi staf administrasi juga sesuai dengan kemampuan dan minatnya.

"Sayang, kamu sudah bangun?" tanya Riki yang baru saja keluar dari kamar mandi. Dia melihat Safa sedang fokus membaca layar laptop dengan ekspresi serius.

"Iya sayang, aku mau cari tahu lebih jauh tentang lowongan di Innovate Solusi," jawab Safa tanpa mengalihkan pandangannya. "Rasanya ini adalah kesempatan yang bagus untuk dicoba."

Riki merasa sedikit terkejut tapi tetap mendukung. Dia tahu perusahaan tersebut adalah miliknya, tapi tidak bisa memberitahu Safa hal itu. "Itu bagus banget Saf! Kamu pasti bisa lho."

Saat itu juga, Safa melihat bahwa pendaftaran akan ditutup dalam tiga hari lagi. Dia segera mulai menyiapkan semua dokumen yang dibutuhkan – membuat surat lamaran baru, memperbarui CV, dan mengumpulkan fotokopi ijazah serta sertifikat yang pernah dia dapatkan.

Karena kurang ahli dalam menulis surat formal, Safa meminta bantuan Riki. "Kalau kamu bisa bantu aku menyusun surat lamaran ya sayang," ucapnya dengan sedikit malu. "Aku tidak terlalu tahu cara menulisnya agar profesional."

"Tentu saja bisa!" jawab Riki dengan senyum. Dia membantu menyusun surat lamaran dengan bahasa yang jelas dan sopan, menyoroti pengalaman Safa sebagai pelayan yang telah melatih kemampuannya dalam berkomunikasi dan bekerja sama dengan tim.

Setelah semua dokumen siap, Safa mengisi formulir pendaftaran secara online melalui situs perusahaan.

Dia mengisi setiap kolom dengan hati-hati, memastikan tidak ada kesalahan dalam penulisan nama atau data pribadi.

"Sekarang tinggal klik tombol kirim saja ya," bisik Safa dengan hati yang berdebar kencang.

"Ayo klik aja sayang, kamu sudah siap!" dorong Riki dengan lembut.

Setelah menekan tombol "Kirim", Safa merasa lega namun juga sedikit gugup. Selain ke Innovate Solusi, dia juga mengirimkan lamaran ke beberapa perusahaan lain yang membutuhkan staf administrasi untuk meningkatkan peluangnya.

Setiap hari, Safa selalu memeriksa emailnya dengan penuh harapan. Kadang dia mendapatkan balasan bahwa lamaran telah diterima dan akan diproses, namun ada juga yang memberitahu bahwa dia belum memenuhi syarat. Meskipun terkadang kecewa, Safa tidak pernah menyerah.

"Saya yakin pasti ada kesempatan yang tepat untuk kamu," ucap Riki saat melihat Safa sedikit sedih karena mendapatkan kabar penolakan dari salah satu perusahaan. Dia membuat makanan kesukaan Safa dan mengajaknya jalan-jalan ke taman untuk melepaskan stres.

Hari ketiga setelah mengirimkan lamaran, Safa sedang membersihkan meja di warung ketika hp-nya berbunyi. Dia membuka email dan melihat pesan dari bagian HR Innovate Solusi:

"Kepada Yth. Safa Wijaya, dengan senang hati kami informasikan bahwa lamaran Anda telah diterima dan kami mengundang Anda untuk mengikuti tahap interview pada hari Kamis depan pukul 09.00 WIB..."

"SAYANG! AKU DAPET PANGGILAN INTERVIEW!" teriak Safa dengan sangat senang. Semua karyawan warung segera berkumpul dan memberikan selamat, membuat hari Safa semakin cerah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!