NovelToon NovelToon
THE BLOGGER STORY

THE BLOGGER STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Wanita perkasa / Konflik etika / Fantasi Wanita / Transmigrasi
Popularitas:15.3k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBERIKAN DUKUNGANNYA YA...!!!

Lin Yao seorang blogger makanan didunia modern Time Travel kenegeri kuno, menjadi seorang wanita muda miskin.

Berawal hanya dengan sebuah sendok, ia menghasilkan uang sepenuhnya melalui Hobby & kecerdasannya dalam makanan.

Lin Yao memanfaatkan keterampilan memasaknya untuk bisa bertahan bertahan hidup didunia yang baru ia pijaki.

Bukan cuma untuk dirinya seorang, tapi juga bagi keluarganya.



Bagaimana kah kisah perjalan Lin Yao diDunia kuno...?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Dengan masih memikirkan kebetulan yang aneh, Lin Yao membuat pesanan pelanggan lain. Meski begitu hatinya terus saja terusik.

Sangat aneh, secepat kilat nasi goreng habis. Yang lebih mengejutkan, semua pembelinya rata-rata memesan porsi besar dan mereka semua adalah pasangan.

Dua orang, lelaki dan perempuan, memesan porsi besar.

Ada permainan apa dibelakang ini...

Jika yang membludak itu pembeli jeroan babi rebus, panekuk kucai telur atau sandwich bakpao. Lin Yao tidak akan risau.

Tapi ini nasi goreng, menu yang baru akan diperkenalkan.

Ah, sudahlah...

Yang terjadi ya terjadilah...

Dalam waktu tiga jam saja, semua dagangan tiga saudara habis terjual. Mereka pun berkemas, untuk bersiap pulang.

"Saudara-saudara, kalian semua harus tahu. Ketiga bersaudara ini diam-diam mengambil resep rahasia keluarga untuk membuka kios disini. Sungguh tidak tahu diri. Anak-anak durhaka..!"

Teriak seseorang, menghentikan aktifitas tiga saudara dan mengundnag atensi banyak orang disekitar.

Semua orang serempak menoleh keasal suara.

Disana, seorang wanita paruhbaya yang gemuk dan berwajah galak, berjalan agresif kearah tiga bersaudara.

Wanita itu menunjuk Lin Yao dan kedua saudara laki-lakinya. Wajahnya yang bulat dipenuhi amarah serta ketidak puasan.

Lin Yao, Lin Shun dan Lin Song termangu, itu adalah Hu Shi, bibi mereka. Orang yang selalu menindas kakak-beradik itu.

Apa yang sedang direncanakan wanita itu sekarang.

Lin Yao tahu hari ini akan datang ketika dia memutuskan untuk membuka warung. Mereka tidak bisa terus bersembunyi selamanya dari keluarga cabang pertama dan kakek mereka yang tamak.

Mereka hanya harus menghadapi apa pun yang datang menghampiri.

Orang-orang yang lewat melirik dengan penasaran dan mulai saling berbisik.

"Apa yang terjadi..? resep rahasia apa..?"

"Bukankah gadis muda dari keluarga Lin mengatakan bahwa jeroan babi rebus itu dibuat menggunakan resep rahasia keluarga..? mungkinkah dia benar-benar mencurinya..?"

Melihat perhatian semua orang tertuju padanya, bibi Hu menjadi semakin jumawa dengan terus berteriak kencang.

"Jeroan babi rebus yang mereka jual ini menggunakan resep rahasia keluarga Lin kami. Mereka mengambilnya tanpa izin dari cabang tertua keluarga. Apa ini namanya kalau bukan pencurian..?"

Lin Yao mengerutkan kening dan hendak berbicara ketika Lin Shun maju selangkah dengan kepala tegak. Melindungi adik-adiknya.

"Bibi, jangan membuat tuduhan palsu. Keluarga kami sudah dipisahkan, tidak ada hubungannya lagi dengan cabang tertua keluarga Lin, jadi berhentilah memutar balikkan kebenaran di sini."

Bibi Hu memasang mimik wajah sedih yang dibuat-buat.

"Shun'er, apa yang kau katakan..? Jeroan babi rebusmu menggunakan resep rahasia leluhur keluarga Lin. Bukannya kami tidak ingin kau menggunakannya, tetapi bagaimana kalian anak-anak bisa memanfaatkan sesuatu yang diwariskan dari leluhur..? Orang tuamu sudah tiada, jadi tidak ada yang mendisiplinkan kalian. Hari ini bibi harus mengajarimu atas nama orang tuamu. Menggunakan resep rahasia leluhur tanpa izin adalah perbuatan tercela."

Lin Shun mengerti bahwa bibi Hu secara halus dan terang-terangan menghina orang tuanya. Ia pun marah, tanganya mengepal erat.

Lin Yao menghentikan Lin Shun, lalu mencubit pahanya dengan keras, air mata langsung mengalir diwajah gadis itu.

"Bibi, mengapa kau menambah luka kami..?" Yao maju dengan tersedu.

"Kami bisa menjadi yatim piatu, semua orang didesa tahu karena apa..? ayahku menghilang dimedan perang karena dipaksa menggantikan suamimu. Sehari setelah berita itu sampai kedesa, keluarga kami terpisah dari keluarga utama. Pemerintah memiliki semua catatannya."

Lin Yao tergugu, Lin Song juga ikut menambah bumbu dengan menangis tersedu-sedu.

"Setelah perpisahan itu, ibuku berjuang membesarkan kami bertiga sendirian. Jika kau benar-benar peduli pada kami, mengapa kau tidak membukakan pintu ketika kami hanya meminta bubur nasi saat ibuku sakit parah..? Ibuku bahkan tidak sempat makan kenyang sebelum meninggal."

"Aku akui, aku berbohong kepada kalian semua. Ini bukan resep rahasia keluarga, tetapi memang dibuat dari resep rahasia."

Lin Yao menyeka air matanya "ketika aku dan kedua saudaraku pergi menguburkan ibu kami, kami bertemu dengan seorang pendeta Taois pengembara. Kami lapar dan kelelahan, pendeta itu merasa kasihan kepada kami lalu memberikan sebuah kantung brokat, katanya berisi cara untuk bertahan hidup. Kami mengikuti resepnya untuk membuat jeroan babi rebus, begitulah kami memulai bisnis hingga hari ini."

"Kami jujur ​​dan pekerja keras, menghasilkan uang dengan tangan kami sendiri. Kami tidak mencuri atau merampok. Mengapa Bibi memfitnah kami seperti ini..? Apa kau ingin memaksa kami untuk mati..?"

Hu Shi meludah ketanah "Dasar pembawa sial..! yang membunuh orang tuamu adalah kalian sendiri. Apa kau pikir kau bisa mengatakan apa pun yang kau mau..? seorang pendeta Taois tua memberimu resep..? omong kosong macam apa itu..?"

"Kau tidak boleh menghina kakakku.. Ayahku belum mati, ayahku hanya tersesat dan masih mencari jalan untuk pulang." raung Lin Song meringsek maju.

Melihat Lin Song menuju kearahnya, Hu Shi mengangkat tangan untuk mendorongnya menjauh.

Kakek Wang yang berada dekat dengan Hu Shi, bereaksi cepat dengan menangkap tubuh Lin Song.

Sebelumnya, kakek Wang yang mendengar keributan dari kiosnya, langsung berlari mendekat. Ia khawatir dengan keselamatan tiga saudara Lin. Makanya lelaki tua itu berdiri berjaga disana.

Lin Song terus menangis tersedu-sedu, kakek Wang berusaha untuk menenangkannya.

"Kamu sangat kejam, kamu mendorong anak-anak ini menuju kematian mereka." kesal kakek Wang.

Dimasa ini, banyak rumah kehilangan anggota keluarga setelah wajib militer atau kerja paksa.

Melihat ucapan Lin Yao dan tangis Lin Song, orang-orang tak bisa lagi untuk tidak merasa simpati.

Seorang pria paruhbaya ditengah kerumunan berseru dengan mata memerah nanar "Anak-anak ini telah mengalami kesulitan, mereka hanya berusaha mencari nafkah untuk bertahan hidup. Kalau mereka memang menggunakan resep keluarga, apa salahnya..? harusnya kau sebagai bibi malu, karena membiarkan keponakanmu bersusah payah begini."

"Ya, benar..! apa salahnya mereka memakai untuk mencari uang. Toh mereka juga masih keluarga dan berhak memakai resep itu."

Melihat angin telah berbalik arah, Lin Yao pun memanfaatkan keadaan.

"Karena bibi bersikeras ini adalah resep rahasia keluarga Lin. Ayo, kita pergi kepengadilan. Kita laporkan masalah ini, biar pihak berwenang yang memutuskan."

Bibi Lie yang sejak tadi hanya diam mengamati, akhirnya ikut angkat bicara.

"Kau ini tidak tahu malu ya..? Seorang bibi bukanya membantu keponakan yang sudha tak ada orangtua, malah ingin mencari keuntungan dari mereka."

"Apa maksudmu..?" sengit bibi Hu tak suka.

Bibi Lie berkancah pinggang, mengangkat dagunya dengan pongah.

"Yang mencuri resep rahasia itu bukan ketiga anak ini, tapi kau yang berniat mau mencurinya dari mereka."

"Jangan asal bicara. Kau hanya orang luar, tidak tahu soal keluarga kami." teriak bibi Hu.

Bibi Lie mencibir.

"Kalau memang ini resep rahasia keluarga, seharusnya kau juga tahu karena kau lebih tua dari ketiga anak ini. Tapi kenapa kau tidka menggunakannya untuk membuka bisnis..? malah datang kemari membuat keributan."

Bibi Hu gelagapan. Sinar wajahnya berubah perlahan.

Bisik-bisik kembali terdengar, mereka membenarkan ucapan bibi Lie.

"Nona Lin, pergilah kepengadilan bersama saudaramu. Urus masalah ini agar dimasa depan kalian tidak ditindas lagi." titah bibi Lie.

Resep rahasia kuno sangat berharga yang selalu diwarisakan dari generasi kegenerasi dan menjadi dasar mata pencaharian keluarga. Oleh karena itu, mencuri resep rahasia bukanlah hal sepele, ada hukumnya.

Lin Yao tahu bahwa jika ia tidak menyelesaikan masalah ini sekarang juga, bisnis tiga saudara mungkin akan runtuh.

Diera ini, pemerintah memiliki otoritas yang tak terbantahkan. Lin Yao menyarankan untuk pergi kepengadilan, sebagai bentuk perlawannya kepada sang bibi.

Terlepas dari apakah perselisihan hari ini pada akhirnya akan sampai kepihak berwenang, sikap proaktif mereka dalam mencari keadilan sudah cukup untuk menunjukkan ketidak bersalahan mereka.

1
Zabarra
yo bisa yo tiga saudars 👏👏👏
Enah Siti
sama beladri biar tbah seru gtu 💪💪💪💪💪🙏🙏🙏🙏🙏thor
Murni Dewita
double up thor
Murni Dewita
seharusnya tiga saudara memiliki ilmu bela diri
Murni Dewita
ko lin yao tidak memiliki ruang dimesi thor
Ari Peny
ayo2 lagi thor🤣🤣🤣
Zabarra
hadir thor 😍
Zabarra
karyamu yang gandre kuno gin bagus thor, bahanya rapi, dialognya cocok. keren 👏👏
Markuyappang
AYO PERJUANGKAN RESEP RESEP ITUU. KITA BERANTAS TIKUS LINTAH ITU GAKNADA KAPOK KAPOKNYA ISHHH KESEL BANGETT.
Sabrina
laris mansi tanjung kimpul 🤣🤣🤣
Sabrina
semangat untuk kalian 👏👏👏
Sabrina
selalu hadir untukmu thor, semangat 👐
Sabrina
Selalu keren, suka sama tata bahas dan dialog rapi, cocok sama tema cerita. Alurmya juga enggak ngebosenin..semangat thor 😍
Datu Zahra
Keren thor, tatanan bahasanya rapi, berkembang dan dialognya sangat pas demgan cerita. Karyamu emang top 👍
Datu Zahra
cakep 👏👏👏
Datu Zahra
thor, novelmu makin berkembang. bahasa kata²nya sangat cocok sama cerita. keren 🫰
Lala Kusumah
semangat Yao'er 👍👍👍💪💪💪
Murni Dewita
lanjut
Datu Zahra
punya niat jahat nih pasti Sun Dafu 😡
Markuyappang
siapa lagi itu yg bakalan ganggu jualan tiga saudara itu haishhhhhh kalo sampe bibi or paman or kakeknya awas aja. kalo ada yg mau nyuri resep yakinlah kau pasti gagallll.
semangat trs updatenyaaa 💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!