NovelToon NovelToon
Music Scandal (Despina & Keyvandi)

Music Scandal (Despina & Keyvandi)

Status: sedang berlangsung
Genre:Anak Kembar / Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Penyesalan Suami / Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:26
Nilai: 5
Nama Author: Nevera

Keyvandi Orion Eduardo atau didunia entertainment lebih dikenal dengan nama Orion Key merupakan seorang musisi terkenal dengan berbagai macam prestasi yang ia miliki. Kehidupan yang jauh dari berbagai macam isu tidak mengenakkan serta keramahannya membuat lelaki berumur 25 tahun itu banyak disukai oleh berbagai kalangan.

Namun, bagaimana jika semua citra yang telah ia bangun itu mendadak sirna. Ketika ia tanpa sengaja bertemu dengan seorang gadis SMA yang bahkan belum berumur 18 tahun. Perlahan berbagai macam fitnah dan isu buruk tentangnya mulai tersebar. Sehingga membuat ia dicap sebagai musisi dengan scandal terburuk sepanjang masa.

Disisi lain, seorang gadis SMA dengan nama Despina Elara Faye yang juga merupakan adik tiri dari salah satu musisi yang iri akan karir Keyvandi terpaksa menuruti perintah kakaknya untuk mendekati Keyvandi dan menghancurkan karirnya perlahan. Jika tidak, maka siksaan akan terus ia dapatkan.

Lalu, bagaimana kisah selanjutnya? Baca yuk!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nevera, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31

"Sayang, apa kau sudah siap?" Tanya Keyvandi, elaki itu sekarang menggunakan sebuah toxedo berwarna putih dengan kerah dan dasi kupu-kupu berwarna hitam, celana putih juga kemeja berwarna hitam. Tidak lupa rambut lelaki itu dicat berwarna coklat terang kontras dengan kulitnya yang berwarna putih.

"Sebentar lagi kak," balas Despina, gadis itu sedang berada di depan meja rias bersama dengan Aruna.

"Wah, kau cantik sekali Des, dan kau terlihat sangat menggemaskan." Kali ini Despina menggunakan balutan mini dress kasual yang tidak terlalu mewah namun mampu mmebuat siapa saja tertari melihatnya. Rambut ikal gadis itu dibiafkan tergerai dengan beberapa aksesoris yang ada di kepalanya.

Despina tersenyum ketika memandangi wajahnya di cermin itu.

"Sudah, sana tunjukkan pada Vandi, dia pasti akan sangat kagum pada kecantikanmu."

Despina mengangganggukkan kepalanya, ia menuruti apa yang dikatakan oleh Aruna.

Despina berjalan keluar kamar, kemudian ia menghampiri Keyvandi yang sedang berada di ruang tamu bersama dengan Erlando. Di belakang Desoina ada Aruna.

"Kak Vandi, ajus udah siap." Mendengar suara Despina itu Keyvandi maupun Erlando mengalihkan perhatiannya pada gadis itu. Kemudian Aruna menghampiri sang kekasih, Erlando.

Keyvandi terpaku, tatapan mata lelaki itu begitu dalam, ia sangat terpana dengan penampilan Despina malam ini.

"Kak Vandi, kak!?"

Keyvandi yang mendengar suara keras keluar dari mulut Despina itu langsung tersadar dari kekagumanya.  Erlando dan juga Aruna saking tatap, lalu kemudian keduanya tersenyum. "Sepertinya ada yang terpana," ujar Aruna pada Keyvandi.

Despina tersenyum malu, sedangkan Keyvandi langsung menghampiri Keyvandi. Lelaki itu merangkul Despina.

"Sayang, kau sangat cantik."

"Terimakasih kak, semua karena kak Aruna," balas Despina sambil menatap kearah Aruna.

Aruna tersenyum membalas tatapan Despina padanya, "Tidak sepenuhnya, Despina memang sudah cantik, aku tidak melakukan banyak hal."

"Baiklah, jika begitu kita berangkat saja sekarang."

Akhirnya Keyvandi, Despina, Erlando dan juga Aruna berangkat ke acara promosi mini drama yang dibintangi oleh Keyvandi.

Mereka semua berada di dalam satu mobil yang sama, dengan seorang supir.

"Kak, apa Tante Keana, Om Kelvin dan lainnya juga ikut?" Tanya Despina, gadis itu ingin tau apakah keluarga dari sang kekasih juga ikut bersama-sama mereka.

"Ya, mereka semua akan datang,"

Beberapa saat kemudian mobil yang dikendarai oleh Keyvandi juga yang lain sampai di sebuah gedung yang dijadikan tempat untuk promosi drama. Di depan gedung itu para wartawan berkumpul di sana, sebuah red carpet panjang terbentang untuk menyambut para tamu.

"Kak, aku takut," ujar Despina ketika melihat banyaknya orang yang berada di sana.

"Tidak apa-apa sayang, ayo, ada aku."

Akhirnya Keyvandi turun dari mobil, kemudian lelaki itu membantu Despina, para wartawan yang melihat jika itu adalah Keyvandi, atau mereka mengenal dengan sebutab Orion Key langsung mengarahkan kamera yang emreaka bawa untuk mengambil moment. Sedangkan di belakang keduanya, Erlando dan Aruna keluar.

Keyvandi menggandeng tangan Despina lembut,nmengarahkan tangan gadis itu untuk melingkar di lengannya.

Banyak sekali yang penasaran dengan gadis yang ada di samping Keyvandi, termasuk seorang gadis yang menggunakan gaun berwarna hitam dengan rambut hitamnya, gadis dengan tatapan tajam dan juga terlihat sangat elegan dengan tubuh tingginya itu memasang wajah datarnya, namun ketika ada para wartawan ia kembali tersenyum.

"Orion Key, siapa gadis yang datang bersama anda?" Tanya para wartawan itu berusaha mengulik informasi yang sebenarnya tentang siapa gadis itu.

Keyvandi tersenyum, "Aku tidak akan menjawabnya,"

Para wartawan itu menghela napas kecewa, tapi banyak diantara mereka yang membuat asumsi jika pasti gadis yang datang bersama dengan Keyvandi adalah kekasuh lelaki itu, apalagi terlihat dari cara Keyvandi memperlakukan wanita itu.

Keyvandi melewati red carpet itu, kemudian lelaki itu sampai di tempat photoboot yang mengharuskan mereka berhenti untuk berfoto, Keyvandi tampak tersenyum lebar, sedangkan Despina, gadis itu hanya bisa menundukkan kepalanya, meski sesekali tersenyum dengan paksaan.

Di acara kali ini banyak sekali media nasional maupun internasional, ada media dari Amerika, Inggris, Australia, Filipina, Vietnam, Singapura, Malaysia dan masih banyak lagi, mereka semua datang ke Indonesia hanya untuk meliput promosi perdana mini drama yang dibintangi oleh salah satu artis ternama dan sedang naik daun terutama di Benua Asia ini, Orion Key.

Setelahnya, Keyvandi masuk ke dalam gedung. Di dalam gedung itu untuk para pemain drama akan berada di panggung depan, sedangkan para tamu yang dibawa oleh para selebritis itu sudah di sediakan tempat duduk masing-masing.

"Sayang, kau kesana ya, bersa dengan Aruna dan juga Erlando, nanti akan ada Acha, Vara bang Vando, Kiel Mami dan Papi, kau tidak akan sendirian, ada juga om Sean dan Siera yang juga hadir," ujar Keyvandi, lelaki itu menuntun Despina untuk menuju ke kursi yang sudah disiapkan oleh para staf acara.

"Ayo, kita kesana ya Des." Aruna menarik tangan Despina.

"Bro, sukses untuk acaramu." Setelahnya Erlando menyusul kedua gadis tadi yang sudah mendahuluinya.

"Despina, apa kabarmu?" Tanya Keyvara, wanita dengan satu anak itu begitu cantik malam ini, wajahnya begitu mirip dengan Keyvandi, namun versi ceweknya, sedangkan di samping kanan Keyvara ada Sean yang sedang memangku Siera, bayi cantik bermata bulat dan merupakan keponakan dari Keyvandi, menggemaskan. Di sebelah Sean ada Keyvando, kakak pertama Keyvandi dengan Bianca Galensea, sang kekasih, juga ada Kiel, Keana dan juga Kelvin. Wajah Despina tersenyum, namun dalam hati ia merasa sangat iri dengan penampakan keluarga Keyvandi, terlihat sangat harmonis, berbanding terbalik dengan keluarganya.

"Despina, sini, duduk di samping Mami," Panggil Keana, wanita paruh baya yang masih terlihat sangat cantik itu memanggil Despina dengan senyumannya.

Despina menoleh kearah Aruna dan Erlando, ia juga melihat ke arah Keyvara dan yang lain, semuanya menganggukkan kepala pertanda jika Despina datang saja mendekat pada Keana.

Despina akhirnya mendekat ke arah Keana, "Selamat malam Tante."

Keana tersenyum, ia memegang tangan Despina dan membawa Despina untuk duduk di samping kanannya, karena kebetulan di samping kiri wanita itu ada sang suami sekaligus ayah dari anak-anaknya.

"Kau ini, jangan terlalu kaku nak, panggil saja Mami Keana."

Despina tersenyum canggung, ia tidak terbiasa dengan situasi seperti sekarang. Keramahan seorang Keana memang benar-benar membuatnya nyaman, namun disisi lain ia merasa belum terbiasa.

Despina akhirnya duduk di samping kanan Keana. "Terimakasih Ma-Mami."

Keana mengelus lembut rambut Despina, "Nah, seperti itu lebih baik."

Kehangatan Keana pada Despina itu membuat seorang gadis yang ada di sebelah panggung itu merasa cemburu, gadis dengan rambut pendek dan gaun berwarna putih di bawah lutut itu terlihat sinis.

"Lia, apa yang kau lakukan?" Keyvandi heran melihat Manajer sekaligus asistennya itu terlihat memasang wajah tidak bersahabatnya.

"Oh, Rion, emb, tidak, sepertinya aku ingin bergabung di sana, apa boleh?"

Keyvandi mengikuti arah yang ditunjuk oleh Keyvandi, "Kau yakin akan kesana? Sebentar lagi acara akan dimulai, dan kau harus selalu ada di sekitarku, takutnya aku membutuhkan sesuatu nantinya."

Lia menghela napasnya pelan, sepertinya ia gagal untuk lebih mengenal keluarga Keyvandi, "Baiklah, tapi nanti ketika acara sudah selesai aku ingin menemui keluargamu."

Keyvandi sebenarnya bingung mengapa Lia sangat ingin menemui keluarganya, namun Keyvandi tidak ingin bertanya apapun, dalam pikiran lelaki itu mungkin saja Lia hanyaningin menyapa biasa, lagipula memang keluarganya tau Lia adalah manajer sekaligus asistennya.

"Baiklah,"

.

.

.

TBC

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!