NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:23.9k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari tiri nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 31 : Mata-Mata

​Salju semakin tebal membungkus atap-atap bangunan Istana Wang. Karena Paviliun Teratai Hitam miliknya belum sepenuhnya selesai diperbaiki, Xiao Xiao masih menempati salah satu sayap di paviliun utama milik Pangeran Zhi Chen.

Meski berada di bawah atap yang sama dengan suaminya, Xiao Xiao tetap menjaga kewaspadaan tingkat tinggi.

​Malam itu, setelah ketegangan dengan Pangeran Mahkota Wang Han di halaman aula, Xiao Xiao duduk di depan meja kecilnya. Ia tidak sedang membaca buku pajak, melainkan sedang menatap sebuah peta kecil yang digambar oleh Selir Agung. Peta itu menunjukkan jalur-jalur rahasia yang biasa digunakan oleh para pelayan Permaisuri untuk mengirim pesan keluar istana.

​"Nona, minumlah susu jahe ini. Udara di luar sangat menusuk tulang," ujar Mao sembari meletakkan cangkir hangat di meja.

​Xiao Xiao menyesap minumannya perlahan. "Mao, apakah kau merasa ada yang aneh dengan pelayan baru yang dikirim bagian rumah tangga istana pagi tadi?"

​Mao mengangguk ragu. "Maksud Anda, Si Su? Dia tampak sangat rajin, Nona. Tapi hamba sempat melihatnya berdiri terlalu lama di depan pintu ruang kerja Pangeran Zhi Chen saat Pangeran sedang keluar."

​Xiao Xiao meletakkan cangkirnya. Matanya yang jernih berkilat dingin. "Pangeran Mahkota tidak butuh waktu lama untuk mulai menanam duri di tempat tidur kita. Panggil Si Su masuk ke sini. Katakan aku butuh bantuan untuk merapikan hanfu musim dingin."

​Tak lama kemudian, seorang pelayan muda bernama Si Su masuk dengan kepala tertunduk dalam. Sikapnya tampak sangat patuh dan lemah lembut.

​"Nyonya memanggil hamba?" tanya Si Su dengan suara halus.

​"Kemarilah, Si Su. Tolong rapikan lipatan pada jubah ini," ujar Xiao Xiao sembari menunjuk sebuah hanfu sutra di atas ranjang.

​Saat Si Su sibuk merapikan kain, Xiao Xiao berjalan perlahan di belakangnya. Dengan gerakan yang sangat tenang, Xiao Xiao sengaja menjatuhkan sebuah tusuk konde perak ke lantai. Bunyi ting yang tajam menggema di ruangan sunyi itu.

​Si Su tersentak kecil, namun ia tidak langsung menoleh. Ia justru meraba pinggangnya sendiri secara refleks, seolah-olah memastikan sesuatu yang tersembunyi di balik ikat pinggangnya tidak jatuh. Gerakan kecil itu tidak luput dari pengamatan Xiao Xiao.

​"Kau tampak gelisah, Si Su," ujar Xiao Xiao dengan nada bicara yang sangat ramah, hampir seperti seorang kakak. "Apakah bekerja di paviliun ini begitu menakutkan bagimu?"

​"T-tidak, Nyonya. Hamba hanya merasa terhormat bisa melayani Anda," jawab Si Su gagap.

​Xiao Xiao tersenyum tipis. Ia melangkah lebih dekat, lalu dengan gerakan cepat yang tidak terduga, ia mencengkeram pergelangan tangan Si Su. Dari balik lengan baju pelayan itu, jatuh sebuah gulungan kertas kecil yang sangat tipis.

​Muka Si Su mendadak pucat pasi. Ia mencoba menarik tangannya, namun Xiao Xiao mencengkeramnya dengan kuat. Tenaga Xiao Xiao yang terlatih saat latihan pagi tadi ternyata membuahkan hasil.

​"Mao! Tutup pintunya!" perintah Xiao Xiao tegas.

​Xiao Xiao mengambil gulungan kertas itu dan membacanya. Isinya adalah daftar jadwal patroli penjaga malam di sekitar paviliun utama. Ini adalah informasi vital yang dibutuhkan jika seseorang ingin melakukan pembunuhan rahasia.

​"Siapa yang memerintahkanmu? Wang Han?" tanya Xiao Xiao, suaranya kini dingin seperti es di luar sana.

​Si Su jatuh berlutut, tubuhnya gemetar hebat. "Ampun, Nona! Hamba terpaksa! Mereka menahan ibu hamba di desa!"

​Pintu kamar tiba-tiba terbuka. Pangeran Zhi Chen masuk dengan wajah gelap. Ia rupanya sudah berdiri di luar sejak tadi, mengamati bagaimana istrinya menangani mata-mata tersebut.

​"Bawa dia ke ruang bawah tanah," titah Zhi Chen kepada pengawalnya yang muncul dari balik bayangan. "Pastikan dia bicara siapa yang memegang nyawa ibunya."

​Setelah pelayan itu diseret keluar, Zhi Chen menatap Xiao Xiao. Ada rasa bangga yang tidak bisa ia sembunyikan di matanya. "Kau menangkapnya bahkan sebelum aku sempat memberi perintah untuk mengawasinya."

​"Saya tidak suka ada mata tambahan di dalam rumah saya sendiri, Pangeran," sahut Xiao Xiao sembari merapikan pakaiannya yang sedikit kusut. "Wang Han sudah mulai bergerak. Ini baru permulaan."

​Zhi Chen mendekati Xiao Xiao, ia mengusap sisa ketegangan di bahu istrinya. "Jangan khawatir. Malam ini, tidurlah dengan tenang. Aku akan memperketat penjagaan. Paviliun ini adalah tempat paling aman untukmu."

***

Happy Reading❤️

Mohon Dukungan

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
sahabat pena
ayuk semangat pangeran...
sahabat pena
nyesel deh... tp tangan istri mu yg indah sdh terluka.. kau yg memberi jarak.. skrg gmn reaksi xiao. menjaga jarak jg tdk dgn pangeran
ANWi: bener banget kak ~
total 3 replies
sahabat pena
pangeran nya 4 kemah... mau aja masuk jebakan putra mahkota. kenapa td gudang nya ga dibakar aja xiao?
ANWi: xiao xiao : nanti meledak kak ada bubuk mesiu trs bukti kejahatan nya ilang
total 1 replies
sahabat pena
menegangkan...
sahabat pena
syukur lah terpecah kan. ternyata kaisar nya bijaksana dlm mengambil keputusan... ayuk balas putra mahkota.. guling kan putra mahkota
si kecil nikkey
lanjuuttt mantaapp
si kecil nikkey
lanjuuttt.....ceritanya seruu
ANWi: makasi suda mampir kaka si kecil nikkey~
total 1 replies
si kecil nikkey
liu xiu menuju kesialannya
Murni Dewita
double up thor
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪
ANWi: siap kak~
total 1 replies
saniamycloe
cerita nya menarik dan membuat saya penasaran untuk melihat part selanjut nya.
ANWi: mkasi ulasan nya ka sania~
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Mila Sari
baru baca, udah penasaran ceritanya thor💪
ANWi: makasi sudah mampir kaka cantik~
total 1 replies
sahabat pena
setelah menegangkan... skrg melihat keuwuan mereka berdua.. so sweet. lanjut kak.
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
langkah awal menang... masih hrs waspada..lanjut..
sahabat pena
ututututu... pengeran bisa berkata romantis jg😍😍😍
sahabat pena
dag dig ser nih... nunggu cerita berikut nya.. 🤣🤣🤣lanjut kak
sahabat pena
eh kok up nya cuma 1 kak
ANWi: maaf kak, lagi liburan , tanggal merah hehe
total 1 replies
gacadam
suka
gacadam
baru baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!