NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Paman Suamiku

Terjerat Cinta Paman Suamiku

Status: tamat
Genre:Beda Usia / Cinta Terlarang / Menikah dengan Kerabat Mantan / Tamat
Popularitas:152.1k
Nilai: 5
Nama Author: FT.Zira

"Ketika cinta datang disituasi yang salah"

Rieta Ervina tidak pernah menyangka, jika keputusannya untuk bekerja pada Arlan Avalon, pria yang menjadi paman dari suaminya justru membuat ia terjebak dalam lingkaran cinta yang seharusnya tidak ia masuki.

Pernikahan tanpa cinta yang awalnya ia terima setulus hati berubah menjadi perlawanan saat Rieta menyaksikan sendiri perselingkuhan suaminya bersama wanita yang menjadi rekan kerjanya. Dan di saat yang sama, paman dari suaminya justru menyatakan peraasaannya pada Rieta.

"Cinta ini adalah cinta yang salah, tapi aku tidak peduli." Arlan.

Apa yang akan Rieta lakukan setelahnya? Akankah ia menerima cinta yang datang? Atau tetap bertahan pada pernikahan bersama suami yang sudah mengkhianati dirinya?

Ikuti kisah mereka...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon FT.Zira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32. Dipecat

Ruangan itu luas, tetapi terasa begitu sempit bagi Rihana yang kini tengah berdiri tiga langkah di depan meja di mana Arlan tengah duduk di baliknya dengan sorot datar seperti biasa dengan kepala tertunduk.

Jemari tangan Arlan mengetuk meja dengan gerakan teratur, membentuk irama yang memecah keheningan seperti yang pria itu lakukan ketika mempertimbangkan sesuatu. Di sampingnya, Liam berdiri dengan pandangan tertuju pada Rihana dengan sorot sama.

"Aku tidak mempermasalahkan jika kau menjalin hubungan dengan siapapun selama itu tidak merusak reputasi perusahaaan, Rihana."

Arlan yang sempat terdiam beberapa sejak Rihana tiba beberapa menit lalu kembali membuka suara. Pagi ini, Rihana datang ke kantor sesuai dengan perintah yang wanita itu terima.

"Tapi, bagaimana kau akan menjelaskan tentang ini?'

Arlan kembali menunjukkan semua bukti apa yang sudah Rihana lakukan. Sabotase yang Rihana lakukan pada komputer Rieta, penyalinan data perusahaan yang Rihana simpan di laptop pribadinya, dan percakapan via pesan dengan pesaing bisnis Arlan yang menyebutkan mereka menginginkan data presentasi yang Rieta buat.

Kepala Rihana tertunduk semakin dalam. Ia pikir, semua yang ia lakukan tidak diketahui mengingat semua berjalan dengan sangat mulus. Nyatanya, semua bukti itu kini ada di depan matanya dan terkumpul menjadi satu.

Pada awalnya, ia ingin menjebak Rieta, menjadikan Rieta kambing hitam untuk semua yang ia lakukan agar Rieta keluar dari perusahaan secara tidak terhormat. Ia merasa tidak adil, Rieta yang baru lulus dan baru memulai bekerja bisa begitu mudahnya duduk sebagai sekretaris. Tetapi ia tidak menduga jika Rieta secerdik itu sampai bisa mempresentasikan sesuatu menggunakan data mentah yang membuat para dewan direksi kagum.

Sialnya, apa yang sudah ia curi dari Rieta entah bagaimana berubah jadi virus yang merusak semua progam di laptop miliknya, dan sekarang ia dihadapkan dengan situasi yang membuat dirinya benar-benar tersudut, ia berusaha memikirkan cara, tetapi semua yang ia pikirkan berakhir dengan jalan buntu.

"Aku tidak akan melupakan kontribusimu selama kamu bekerja di perusahaan ini, Rihana," Arlan berkata lagi.

"Hubungan asmaramu memang tidak melanggar kontrak kerjamu, tapi membocorkan data perusahan adalah kesalahan fatal, dan aku tidak bisa mentolerir itu."

"Kamu dipecat."

Kepala Rihana yang sebelumnya tertunduk terangkat cepat. Netranya berkaca, bibirnya bergetar ingin mengatakan sesuatu.

"T-Tuan, tolong beri saya satu kesempatan lagi. Saya akan memperbaikinya," ucap Rihana dengan wajah memelas.

"Kau bisa mengambil gaji terakhirmu," jawab Arlan tidak mengubah keputusannya.

Rihana seakan kehilangan seluruh tenaganya, usahanya meyakinkan Arlan bahwa ia tidak membocorkan data perusahaan tidak didengar saat bukti sudah berbicara. Berapa kali pun ia meminta maaf pun diabaikan. Hingga ia tidak memiliki pilihan lain selain pergi meninggalkan ruangan Arlan dengan wajah lesu, melangkah gontai menuju mejanya dengan tatapan kosong.

"Kamu dipecat.”

Kalimat yang Arlan ucapkan masih terngiang di telinganya. Selama ini, ia menggantungkan hidupnya pada AVA Corp, dari sana jugalah ia mendapatkan gaji tinggi. Perlu usaha tidak sebentar bagi dirinya untuk bisa mencapai posisinya sekarang. Tapi kini, semua itu musnah dalam sekejap.

Sejenak, langkahnya terhenti saat ia melewati ruang kerja Rieta, menatap pintu ruangan itu dalam diam, tetapi sorot matanya menyiratkan amarah tertahan.

"Rieta," Rihana menggeram pelan dengan tangan terkepal. Wanita itu adalah penyebab semua ini. Andai dia tidak datang, jika saja Rieta tidak secemerlang itu, ia tidak akan kehilangan segalanya.

Dengan kasar, Rihana membereskan semua barang miliknya, memasukkannya ke dalam kotak besar. Beberapa rekan kerjanya menatapnya dengan sinis, sebagian lagi saling berbisik dengan pertanyaan apa yang terjadi, namun Rihana tidak peduli. Ia sudah terlalu sakit hati untuk mempedulikan siapapun.

Setelah selesai, Rihana keluar dari AVA Corp dengan langkah tergesa. Ia merasa semua orang menatapnya dengan sinis, seolah mengetahui keburukannya. Tetapi yang ada di kepalanya saat ini hanyalah ia ingin segera pergi dari tempat ini, menjauh dari segala kesialan yang datang tanpa ampun. Ia bahkan tak peduli saat ia mengemudikan mobilnya dengan kecepatan tinggi.

Begitu ia tiba di apartemennya, Rihana segera mengeluarkan ponselnya, menggulirnya sejenak, lalu menggeser layar saat nama 'Evan' tertera di sana. Pria yang menjadi kekasihnya sejak lama, sekaligus pria yang menjadi suami Rieta. Saat ini, Evan adalah satu-satunya orang yang bisa ia andalkan. Evan pasti membantunya, Evan pasti akan mendukungnya. Jika ia tidak bisa lagi bekerja di perusahaan paman kekasihnya, ia bisa bekerja di perusahaan sang kekasih.

Sayangnya, puluhan kali ia mencoba menghubungi Evan, panggilannya selalu dialihkan. Mengikis perlahan harapan di hatinya.

Kemana Evan? Mengapa Evan tidak menjawab panggilannya?

Frustasi dengan hal itu, Rihana mengetik pesan singkat yang segera ia kirimkan pada sang kekasih.

"Evan, aku dipecat! Aku membutuhkanmu!"

Beberapa menit berlalu, Rihana menunggu, tetapi setelah jam berlalu dan balasan itu tetap tak ia dapatkan.

Berulang kali Rihana memeriksa ponselnya, berharap ada pesan dari Evan. Namun, hasilnya tetap nihil. Rasa panik, marah, dan kini, kecemasan mencabik-cabik hatinya.

Mungkinkah Evan...?

Rihana teringat perubahan sikap Evan belakangan ini. Pria itu jadi sangat jarang menghubunginya sejak malam itu, tak lagi mendatanginya ke apartemen. Apakah Evan memang sengaja menghindarinya? Apa Evan sudah mulai jatuh hati pada Rieta? Apa jangan-jangan Evan sudah bosan dengannya?

Semua pertanyaan itu membuat kepanikan kian melanda hati Rihana. Setelah semua yang ia lakukan bahkan sampai sejauh ini, ia tidak mungkin membiarkan Evan lepas begitu saja. Hanya tinggal satu langkah lagi ia mencapai tujuannya

"Sial!" umpat Rihana melempar ponselnya ke ranjang. Ia merasa dikhianati. Sudah banyak yang ia korbankan demi bisa mendapatkan Evan, termasuk kehormatannya. Ia bahkan berani membocorkan data perusahaan dengan menjadikan Rieta kambing hitam hanya agar Rieta dibenci semua orang.

Dan sekarang, Evan berubah dan mulai mencintai istrinya?

Tidak bisa! Evan sudah menjanjikan pernikahan untuknya. Dan itu tidak boleh batal. Keinginannya menjadi Nyonya Larson tidak boleh gagal ia dapatkan.

Rihanna meraih kembali ponselnya, memeriksa sekali lagi. Tetap saja, balasan dari Evan tidak muncul sama sekali. Amarah Rihana kian meluap. Ia tidak akan membiarkan Rieta merebut segalanya darinya. Karena dirinyalah wanita yang dicintai oleh Evan.

"Rieta, kamu akan menyesal!" desis Rihana penuh dendam dan obsesi.

Matanya berkilat merah, menatap kosong ke depan, kemudian tersenyum.

. . .

. . . .

To be continued...

1
Bunda
happy ending 🥰🥰
Bunda
nuimak🙏
〈⎳ FT. Zira: silakan kakak. terima kasih sudah berkunjug🥰
total 1 replies
Ria Mifta Rozikin Azis
indah
Siulin Randa
bagus
Dewi Payang
Terima kasih untuk karyanya yang manis kak Zira. Kadang bikin daku emosi, sedih yang mengharu biru, lucu juga,, dan romansa yang paling aku sukaaaa😍😍

Doaku, semoga karya² berikutnya juga sukses dan terus menginspirasi..... Cemangatzzz celaluuu💪🏻😍
〈⎳ FT. Zira: wahh.. terima kasih banyak akak atas apresiasinya🥰🥰🫰🫰🫰
semangat juga buat akak
total 1 replies
Dewi Payang
Eh, aku kira masih ada 11 bab lagi.....
Dewi Payang
Momen pwrnikahannha begitu memgharukan😍
Dewi Payang: 🤣 dunia halu memang indah kak😍😍
total 2 replies
Dewi Payang
Dari namanya udah terdengar tampan😍
Dewi Payang: Keluatan banget klo itu anaknya😂
total 2 replies
Dewi Payang
Sesuai doa Arlan😍
Dewi Payang
Saat kontraksi akublupa makanan kak😂
Dewi Payang: Iya, kak.... makanya seblelum kontraksi di auruh makan banyak² sialnya pas kintraksi melahirkan gak mau makan 😂
total 2 replies
Rianda_
dari mulai penokohan hingga alur udah okay banget ceritanya ditambah dengan karakter tokoh yang top banget.

semangat selalu Thor untuk selalu berkarya 🥳
〈⎳ FT. Zira: wah.. terima kasih banyak kakak sudah berkenan mampir🥰
total 1 replies
Dewi Payang
Pura² ketus😭
〈⎳ FT. Zira: ketus terakhir kak🤭
total 1 replies
Dewi Payang
Rieta dah move on....
〈⎳ FT. Zira: dah move on sejak kau hadir💃🏻💃🏻💃🏻💃🏻
total 1 replies
Dewi Payang
Mau minta maaf kayanya.....
yetiku86
maturnuwun Thor🙏🙏🙏😊
sehat selalu ya... 🤲
〈⎳ FT. Zira: terima kasih banyak kaka🥰🥰🥰🫰🫰🫰
total 1 replies
yetiku86
semuanya diawali huruf A 🤭
yetiku86
inilah yg dibutuhkan semua ibu hamil, hanya saja tdk semua calon ibu mempunyai suami yg mau memahami kebutuhan istri dan selalu bisa menjaga mental istrinya tetap waras. padahal emosi yg stabil pada bumil sangat mempengaruhi kesejahteraan janinnya.
〈⎳ FT. Zira: 5 dari 200 orang ya kak🤧🤧
total 1 replies
yetiku86
Ya, jika hari itu tiba... ingatlah sumpahmu ini pak tua. semoga kau berumur panjang
yetiku86
sukanya main api, giliran terbakar menyalahkan orang lain 😏
Ummi Sulastri Berliana Tobing
lope lope jg untuk mu thor🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!