NovelToon NovelToon
THE BLOGGER STORY

THE BLOGGER STORY

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Fantasi Wanita
Popularitas:253.4k
Nilai: 5
Nama Author: Delia Ata

JANGAN LUPA UNTUK SELALU MEMBERIKAN DUKUNGANNYA YA...!!!

Lin Yao seorang blogger makanan didunia modern Time Travel kenegeri kuno, menjadi seorang wanita muda miskin.

Berawal hanya dengan sebuah sendok, ia menghasilkan uang sepenuhnya melalui Hobby & kecerdasannya dalam makanan.

Lin Yao memanfaatkan keterampilan memasaknya untuk bisa bertahan bertahan hidup didunia yang baru ia pijaki.

Bukan cuma untuk dirinya seorang, tapi juga bagi keluarganya.

Bagaimana kah kisah perjalan Lin Yao diDunia kuno...?

Novel terjemahan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Delia Ata, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

18

Sesampainya di rumah, kakak-beradik itu beristirahat sejenak. Lin Shun ternyata belum pulang.

Setelah lelah berangsur hilang tanpa meninggalkan bekas, Yao dan Song beranjak kedapur.

Perilla, hawthorn, dan krisan liar mereka gelar diatas tampah bambu besar.

Lin Yao mencuci perilla lalu menyisihkannya.

Kemudian gadis itu mengambil buah hawthorn, membuang bijinya dengan pisau kecil. Gerakannya terlatih dan efisien.

Lin Song yang penasaran mencondongkan badan "Kakak Kedua, aku juga ingin membantu."

Lin Yao mengetuk hidung kecil sang adik "Song'er, pisahkan bagian krisan bagus dengan yang jelek, buang juga rumput yang terbawa."

Lin Song mengangguk antusias.

Bocah itu amat berkonsentrasi dalam melakukan pekerjaan kecilnya itu.

Lin Yao mengiris hawthorn yang sudah dibuang bijinya menjadi potongan kecil berbentuk dadu, lalu memasukkannya kedalam panci, menambahkan air kemudian dipanaskan.

Setelah menyeduh secangkir teh, Lin Yao menambahkan daun perilla cincang kedalam teko lalu merebusnya bersama hawthorn.

Aroma unik perilla dipadupadankan dengan asam segar khas buah hawthorn menguar semerbak diudara.

​​"Kakak Kedua, baunya harum sekali. Pasti rasanya enak." seru Lin Song dengan gembira.

Lin Yao terkekeh melihat wajah sang adik yang menggemaskan "aku akan membiarkanmu mencicipinya saat sudah siap."

Sementara teh perilla dan hawthorn sedang dimasak, Lin Yao mulai menyeduh teko lain.

Ia merebus air panas ketungku, lalu menambahkan bunga krisan liar pilihan kedalam teko.

Teh keemasan mendidih didalam teko tanah liat, melepaskan aroma harum alami bunga krisan liar.

Setelah serangkaian aktivitas yang lumayan melelahkan, teh perilla hawthorn serta teh perilla krisan akhirnya siap.

Lin Yao menuangkannya kedalam dua ember besar, lalu menyisihkannya untuk didinginkan.

Ketika Lin Shun kembali membawa dua ember besar jeroan babi, aroma harum yang berasal dari rumah langsung tercium olehnya.

Lin Shun meletakkan jeroan babi diambang pintu dapur, menyeka keringat didahi dengan lengan bajunya.

"Yao'er, ini bau teh bunga krisan liar bukan..?"

Seperti rusa kecil yang riang, Ling Song melompat keluar untuk menyambut kakak lelakinya itu.

Lin Song meraih lengan Lin Shun "Kakak, kau akhirnya kembali." ujarnya.

"Kakak Kedua membuat beberapa minuman baru. Ada teh perilla hawthorn serta teh perilla krisan. Wanginya sangat harum kan..?"

Lin Song menarik sang kakak sulung agar masuk kedapur.

Dua teko besar minuman langsung terbingkai oleh mata elang Lin Shun, begitu ia berada didekat sang adik perempuan.

Remaja tampan itu mencondongkan tubuh kedepan, menarik napas dalam-dalam guna menghirup wangi aroma teh.

Lin Yao menuangkan teh perilla krisan lalu memberikannya pada Lin Shun.

Dengan tak sabaran, Shun main menyesap saja. Alhasil, teh panas mendidih itu kontan membakar bibirnya.

Lin Shun meringis, tetapi dia tidak tega untuk memuntahkannya. Ia tetap memaksakan diri untuk menelan setelah mengaduk teh itu beberapa kali didalam mulutnya.

"Aduh, panas.!" seru Lin Shun mengipasi lidahnya menggunakan telapak tangan.

"Tapi teh ini enak sekali, lelahku karena perjalanan bolak-balik kekota langsung terobati."

Lin Yao merasa geli sekaligus kesal "kakak, kau terlalu tidak sabar. Bagaimana jika mulutmu terbakar..? kau tidak akan bisa merasakan kelezatan masakanku dalam beberapa hari kedepan."

Lin Yao memberinya semangkuk air bening dingin.

Lin Shun menerima, lalu meminumnya dalam tiga kali tegukan.

"Teh krisan yang ini pasti rasanya enak juga." kata Shun hendak menuangkan lagi.

Lin Yao langsung memberi peringatan "jangan minum terlalu cepat, nanti mulutmu akan terbakar sungguhan."

Lin Shun terkekeh. Kali ini ia meniupnya berulang kali sebelum menyeruputnya perlahan.

"Rasanya manis dan menyegarkan, dengan aroma bunga yang lembut. Warung panekuk kita pasti akan lebih sukses lagi dengan adanya minuman ini."

Sementara Lin Yao dan Lin Shun berbincang, Lin Song juga menyesap sedikit teh perilla hawthorn.

"Wow, enak sekali. Kakak Kedua hebat..!"

Setelah menghabiskan minumannya, Lin Shun mulai menyiapkan jeroan babi.

Lin Yao pergi kehalaman belakang, mengambil perut babi dan tulang yang dibelinya kemarin dari air sumur.

Dimusim panas yang terik, untuk mencegah daging membusuk. Banyak yang mengikat daging dengan tali, lalu menggantungnya disumur, memanfaatkan suhu air yang rendah untuk menjaganya agar tetap segar.

Lin Yao meletakkan perut babi dan tulang ditalenan, memeriksanya dengan cermat.

Setelah memastikan tidak ada bau aneh, ia mulai mengolahnya.

Pertama-tama Yao memotong perut babi menjadi kubus berukuran sama lalu menyisihkannya.

Dilanjutkan dengan mengambil tulang, lalu membersihkan dengan cara menggosoknya sampai kecelah bagian dalam.

Disebelahnya ada Lin Shun yang sedang membersihkan jeroan babi. Ia mengiris usus menjadi beberapa potong dengan ukuran sama. Meratakan bagian perut babi, membuang lendir dan lemak berlebih yang melekat.

"Yao'er, jeroan babi sudah siap."

"Kakak, masukkan saja kedalam kuah rebusan yang kita gunakan sebelumnya, langsung dipanaskan ya..?"

"Oke...!"

Lin Shun beranjak kedapur, menyalakan api lalu mememulai proses perebusan jeroan.

Saat rebusan telah mendidih, api langsung disetel dalam mode kecil.

Rebusan itu akan dibiarkan semalaman disana, agar rasa dan warna yang dihasilkan sempurna.

Lin Yao mulai membuat babi Dongpo.

pertama-tama Yao merebus potongan perut babi cincang dalam air mendidih untuk menghilangkan darah dan kotoran, lalu meniriskannya.

Tahap berikutnya, gadis itu menata daun bawang dan irisan jahe kedalam panci tanah liat, meletakkan perut babi yang sudah direbus tadi diatasnya.

Selanjutnya, Yao menuangkan sedikit arak beras dan gula, menambahkan air panas secukupnya hingga menutupi daging.

Lin Yao sedikit merasa menyesal, akan lebih baik lagi jika ia memiliki kecap.

Kecap.

Kecap sebenarnya sudah ada sejak Dinasti Han Timur, dengan sebutan "qingjiang,".

Jadi seharusnya kecap sudah ada didinasti ini.

Namun karena proses pembuatannya yang rumit, kecap tidak diproduksi secara massal dan sudah pasti dipasaran harganya sangat mahal.

Untuk sekarang mereka tidak mampu membelinya, sehingga Yao cuma bisa makan babi rebus versi ala kadarnya ini.

Sebenarnya Lin Yao telah mempelajari metode pembuatan kecap tradisional, tetapi prosesnya memakan waktu dan melelahkan. Mungkin ia akan mencobanya setelah bisnis mereka berkembang.

Lin Yao menutup panci, merebus kaldu dengan api besar hingga mendidih, kemudian mengecilkan api dan membiarkannya mendidih perlahan.

Kemudian Yao memasukkan tulang babi yang sudah dibersihkan ke dalam panci besar lain, menambahkan air secukupnya, irisan jahe, daun bawang, dan arak.

Setelah mendidihkannya dengan api besar, ia membuang buih yang muncul dan lanjut merebus dengan api kecil.

Perlahan kaldu tulang babi berubah menjadi putih susu dan mengeluarkan aroma gurih yang lembut.

1
Osie
yaaakkk ngad8 ngadi nak jodohin lin yao ma kadal bandung dongong modelan si li siliang.....mending sam xu fang zhi lah
Amriati Plg
Coba satu bab khusus perjalanan ayahnya lin bersaudara dijelaskan thor, biar cerita berkembang
Ari Peny
lapaaaaar🤣🤣🤣
Ari Peny
terkenal tp lupa ank istri buat apa
Ai
bpk e masih hidup
Dewiendahsetiowati
semoga segera berkumpul dengan Li kang
💜 ≛⃝⃕|ℙ$°INTAN@RM¥°HI@TUS🇮🇩
akhirnya ayah ketiga saudara ini muncul walau di balik kegelapan
gendhis jawi
jgn lama2 thor.. segera pertemukan bapak dan anak itu...
Iyus Iyus
bagusss
Ari Peny
lanjut thor
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ⒋ⷨ͢⚤Aisyah³
hadir thor.. baru mulai baca, sementara menunggu karya dsbelah dupdate.
The Way
yang ditunggu akhirnya up
Ari Peny
d tunggu 🤣🤣🤣
Fitria Arifianto
semangat thor😍
Erina Almayra16
kapan up kak..
Ai
semangat fang zhi... 💪
Alexioporto87 Alexis
ini gak ada sistem atau ruang apa gitu di kehidupan moderen ikut ke jaman ini
Ari Peny
kasihan keluarga xu
Erina Almayra16
iya kak aku akan sabar menunggu,dan selamat atas pindahan ke rumah barunya.semoga acara pindahan rumahnya berjalan dengan lancar amin..
Delia ATA: amin ya Alalh, makasih gaes 🫰
total 1 replies
Mydar Diamond
iya Thor..moga pindah rumahnya di beri kemudahan dan jalan lancar ya..amiinn
Delia ATA: amin ya Allah
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!