Sherly, gadis yang tiba-tiba merasuki seorang tuan putri yang berani dan blak-blakan. tapi sayang, baru pertama kali bertransmigrasi, dia sudah mendapatkan hukuman.
namun Sherly tidak merasa sedih, dia justru menyambut hukuman itu dan mendapatkan sebuah ruang yang penuh dengan bahan makanan atau sembako. sehingga dia tidak perlu susah lagi untuk memikirkan kehidupannya di zaman ini.
lalu bagaimanakah kehidupan Sherly yang merasuki putri dari kekaisaran Orion, yang bernama arela Arilea itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hayu Nissa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
32. senam pagi
tak terasa, sudah 6 bulan lamanya arela dan kedua abdinya dikurung di istana dingin. tinggal 6 bulan lagi, maka mereka sudah bisa keluar dari istana dingin ini.
sementara selama 6 bulan ini, kekaisaran menghentikan penyelidikan terhadap penyerangan itu, selama ini kekaisaran mereka dinilai baik-baik saja dan tidak memiliki konflik apapun.
begitu pula dengan kekaisaran Asoka. kekaisaran Asoka selama 6 bulan ini, kekaisaran itu sudah hidup damai dan tenang setelah pemberontakan yang terjadi. tak ada ampun bagi para penjahat dan para pemberontak. Untung saja hanya sedikit orang yang berkhianat dari pihak istana, yaitu para prajurit. Mungkin saja, mereka kepepet atau di ancam.
"hoaaammm!!! Akhirnya pagi juga.. Kak Mario, Maya..!! Ayo kita olahraga!!" panggilnya. Maya dan Mario tentu sudah tidak asing lagi dengan kata olahraga. Karena. Mereka sudah setiap hari berolahraga. bahkan tampilan Mario sangat berbeda dengan tampilan laki-laki yang ada di zaman ini.
"ayo nona!! kami sudah siap." ucapnya. Putri arela yang melihat mereka telah berpakaian olahraga, langsung menganggukkan kepalanya. dan kemudian mereka langsung keluar dari istana dingin itu melalui jalan pintas, dan mulai melakukan lari pagi.
warga sekitar tempat itu yang melihat kegiatan mereka sudah menghafal. bahkan ada beberapa orang dari para warga yang merupakan pemuda-pemudi di tempat ini ikut melakukan gerakan lari pagi untuk memperkuat otot-otot mereka.
bahkan tanpa mereka sadari, sudah banyak pemuda-pemudi di jalan yang sudah menunggu kedatangan mereka. dan ketika Mario, Maya dan arela berlari, satu persatu pemuda-pemudi bergabung di belakang mereka dengan pakaian dan model yang sama. walaupun model pakaian mereka masih dari bahan yang biasa digunakan di zaman ini.
sementara arela yang melihat hal itu langsung menatap heran. begitu pula dengan Maya dan Mario. tapi mereka tidak mengeluarkan sepatah-patah pun, karena tentu saja mereka sedang fokus untuk melatih paru-paru dan jantung mereka agar seirama dengan gerakannya.
sampai akhirnya, para pemuda pemudi yang mengikuti mereka dari belakang langsung menjadi panjang. bahkan tanpa diberikan instruksi sedikitpun, mereka langsung mengambil barisan yang sangat rapi layaknya latihan militer.
setelah sampai di tempat biasanya mereka akan memulai latihan, Mereka pun langsung berhenti. Dan ketika mereka menatap ke belakang, sontak mata ketiganya langsung melotot.
Duar!!
"apa-apaan ini!!" seru mereka dengan terkejut. para pemuda dan pemudi yang juga mengikuti aktivitas dan rutinitas pagi hari ini langsung tersenyum.
"maafkan kami nona!! tapi ketika melihat nona dan teman-teman nona berlari di pagi hari seperti ini membuat kami tertarik. bahkan kami mengikuti nona dari belakang, selama berbulan-bulan ini kami merasakan perubahan dalam tubuh kami. bahkan pakaian yang nona pakai ini cukup leluasa, dan bisa membuat kami gampang bergerak." tutur salah satu pemuda yang juga ikut berlari pagi bersamanya.
mereka bertiga kembali saling memandang.
"jadi selama ini, kalian semua mengamati kegiatan kami..?" tanya Maya. Maya dan Mario sendiri sudah memiliki postur tubuh yang sangat diidam-idamkan oleh semua orang. bahkan mereka berdua telah menjadi seorang ahli ilmu bela diri walaupun tingkatannya masih belum tinggi.
"tentu saja nona. karena kami tertarik, dan tampaknya kegiatan ini sangat positif, mau tidak mau kami juga harus turut serta." tuturnya. mendengar itu, arela menganggukkan kepalanya puas.
"kalau begitu, karena kalian sudah ikut andil, sekarang ambil barisan. dan kita akan mulai olahraga." mendengar itu, semua orang pun mulai mengambil posisinya.
dengan arela yang menjadi instruksi latihan mereka hari ini, orang-orang mulai merasakan serangkaian ketenangan dalam jiwa mereka. bahkan tubuh mereka yang suka sakit kalau tidak digerakkan, perlahan mulai terasa nyaman. arela benar-benar mengajarkan gerakan-gerakan olahraga yang ia bawa dari zaman modern. sehingga orang-orang di zaman ini pun bisa dapat menikmati dan mengetahuinya.
setelah cukup untuk melakukan gerakan-gerakan otot, arela mulai memasang lagu senam. ketika arela mengeluarkan speaker bluetooth dari dalam ruang bayangannya, para pemuda dan pemudi mulai terheran-heran.
"apa ini nona..? alat apa ini..?" tanya para pemuda yang jarak mereka tidak terlalu jauh dari arela. arela pun tersenyum dan mulai menempatkan speaker itu di tempat yang aman.
"ini namanya speaker teman. kita akan mulai senam pagi dengan diiringi oleh lagu dari speaker ini. nanti kalian semua ikuti gerakan kami aja." ucapnya.
mendengar itu semua orang mulai melongo dan saling memandang.
"gimana caranya nona..? apakah Alat ini mengeluarkan suara musik..?" tanya yang lain, dan mulai mendekati speaker itu untuk mengamati. arela tersenyum dan tentu saja tidak menjawab, namun dia langsung menyetel speaker itu dan menghidupkannya. dan suara dari speaker tersebut sontak membuat orang-orang terkejut dan bahkan nyaris jatuh karenanya.
DUM DAM DUM!!
"astaga!! apa ini!!" teriak salah satu pemuda yang terkejut. padahal dia berniat ingin mengamati alat tersebut. dia hampir saja terjungkal ke belakang, saking terkejutnya iya.
"hahaha.. ini musik yang akan kita gunakan untuk mengiringi senam kita." arela kembali mengecilkan volume musik tersebut. sehingga membuat orang-orang yang ada di sana terkagum-kagum melihatnya.
"apakah suaranya bisa di besar kecil kan nona..?" tanya yang lain.
"tentu saja bisa. buktinya seperti ini.." arela mulai memutar lagi dan membuat suara musik itu membesar. kemudian mengulangnya lagi menjadi kecil. orang-orang di sana yang menyaksikan keajaiban itu langsung bersorak.
"woaaahhh!! ini benar-benar alat ajaib!! aku sangat bersyukur karena diberikan kesempatan pertama kali untuk menyaksikan alat ini!!" heboh yang lain.
"betul sekali!! aku baru tahu kalau di dunia ini ada instrumen yang seperti ini.? benar-benar sangat simpel dan tak perlu susah-susah untuk belajar musik kan ?" arela, maya dan Mario langsung tersenyum.
"kalau begitu, ayo teman-teman. kita ambil posisi masing-masing seperti semula. nanti kalian ikuti gerakan kami ya." ucapnya lagi. karena lapangan luas itu berada di pinggiran kota, tapi masih dibilang berada di lingkungan kota kekaisaran. sehingga tempat itu masih bisa sedikit dikondisikan.
dan ketika musik itu diputar, gerakan mulai dimainkan. para pemuda dan pemudi yang ikut senam pagi itu mulai serius mengikuti gerakan demi gerakan yang menurut mereka begitu sangat asing dan tidak biasa. tapi melihat bagaimana arela dan dua orang lainnya sudah sangat luwes dan terbiasa, membuat mereka tertantang untuk melakukannya.
beberapa warga yang ada di sekitar tempat itu juga mulai keluar untuk menyaksikan. bahkan mereka sangat tertarik sampai ada yang ikut melakukan gerakan-gerakan itu di tempatnya.
"ternyata sangat seru sekali!!" seru salah satu bapak-bapak yang berusia paruh baya. dia juga ikut melakukan gerakan ke sana kemari.