Aku bekerja di supermarket di kota kecilku,ketika pulang kerja aku melihat di rumah ramai orang orang, deg ada apa ini kusibak kerumunan orang teryata aku menyaksikan adik dan tunangan ku di gerebek sama tetangga ku karena melakukan zina mereka di interogasi dan aku yang mendengarkan nggak kuat akhirnya pingsan
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mama ende, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 32 Gajian
Setelah toko tutup kami pulang beriringan sepeda kita masukkan di gudang yang ada di toko seperti biasa Samapi rumah aku mandi tak lupa rutinitas bercinta yang tak pernah libur dan seperti candu kami sangat membutuhkan dan seperti tidak ada capek nya
" Semalam teriak teriak keenakan sekarang sudah segar saja dek" kata mas Arman sambil terkekeh
" padahal semalam lemes banget habis di hajar sama kamu mas" jawab ku sambil aku bikin kopi dan juga coklat panas
" Aneh katanya lemes tapi doyan dan selalu minta tambah" kata mas Arman sambil terkekeh
" Habis rudal mas bikin nagih dan aku suka banget dan selalu ingin menikmatinya" jawab ku
"Sama adek kita itu sama gila aku tergila gila sama f* f" k mu kamu tergila gila dengan rudalku" kata mas Arman sambil terkekeh
" Aku bersukur jodoh ku kamu mas dan mas bagus sudah di rebut Sella" jawabku
" Ayo dek kita cari sarapan" kata mas Arman kami naik sepeda motor mencari sarapan sambil keliling pagi pagi
" Dek itu ada warung sudah buka pagi pagi kami mau itu" tanya mas Arman
" Iya mas aku mau itu nasi gudeg kayak makan di tempat saja ya" kata ku aku pesan nasi gudeg mas Arman pesan nasi campur kami makan di tempat dan minum teh hangat manis kami saling suap dengan masing masing pesanan
" Dek makan mu semakin banyak" kata mas Arman
" Iya mas kerena setiap malam aku kerja keras biar kita cepat dapat baby" kata ku sambil terkekeh selesai makan kami ke kos kemudian ganti baju dan siap siap ke toko aku memakai dress saat ke toko atas perintah mas Arman aku juga bawa tas yang berisi bedak dan juga skincare juga baju ganti kemudian kami naik sepeda ke toko Samapi di toko aku segera membuka toko dan karyawan bersih bersih serah terima kasir selesai aku langsung masuk ruangan pak Dimas dan melanjutkan pekerjaan beliau yaitu laporan akhir bulan hingga hitung gaji dan juga laba toko bulan ini dan sekarang aku mengerjakannya mas Arman dan pak Dimas kerja di perusahaan yang bergerak di bidang properti kata mereka sih dan mereka membawa mobil operasional toko
Hari ini adalah tantangan baru buat aku dan aku harus bisa mengerjakan ini dan harus teliti Samapai ada mas Andre mencariki
" Bos saya sudah selesai mendata barang yang hampir expired dan sudah saya letakkan rak di depan toko dengan diskon tiga puluh persen dari harga lama sesuai perintah bos Arman" lapor mas Andre
" iya mas tinggal tunggu reaksi pembeli semoga hari ini bisa habis" jawabku mas Andre pun kembali ke gudang dan aku melanjutkan pekerjaan ku sebelum dhuhur mas Arman dan mas Dimas sudah datang ke toko
" Bagaimana Nda ada kesulitan" tanya pak Dimas
" Coba sampean cek pak mungkin ada yang salah" jawab ku . Pak Dimas mengecek pekerjaan ku dan aku masuk di ruangan mas Arman aku langsung duduk di sofa
" capek dek" tanya mas Arman
" iya mas aku ijin ya pulang ke kos bentar mau bobok nanti mas Andre yang suruh gantikan kasir kalau Laras istirahat
" iya sayang ayo mas antar pulang dulu" kata mas Arman. Aku pun di antar mas Arman pulang dan Sampai di kos aku ganti bajuku dengan daster akupun tidur mas Arman kembali ke toko
Ada yang memelukku dan menciumi aku ketika bobok jadi aku bangun ternyata mas Arman
" Mas jam berapa ini aku belum sholat dhuhur" kata ku
" Jam satu" kata mas Arman sambil terus menciumi aku dan aku pun segera bangun dan mandi kemudian aku sholat dhuhur selesai sholat mas Arman membantu mengoleskan cream yang biasa kau gunakan untuk perawatan tubuh
" Mas sudah sholat sayang" tanya ku
" Sudah sayang ini mas bawa nasi rawon ayo mas suapin" kata mas Arman aku pun tinggal buka mulut dan di suapin sambil memakai bra cd dan baju lainnya
" Sekarang adek nggak malu itunya di lihat mas" tanya mas Arman
" Nggak lah buat apa malu malah aku senang kalau kita telanjang bersama dan bisa gerilya pada badan mas sayang" jawabku kecentilan
" Adek semakin berani saja mas suka dan simpan buat nanti malam ya" kata mas Arman sambil menciumku
" Mas kenapa kalau makan di suapin mas itu enak banget " tanya ku
" kan mas suapin dengan hati yang tulus dan sayang sama adek" jawab mas Arman Selesai makan akupun selesai bersiap kami berangkat bersama menuju toko Sampai di toko dan aku masuk karena mau ngecek kerjaan ku tadi
" Gimana mas ada yang salah" kata ku pada pak Dimas"
" Aku cuma membetulkan sedikit ini kamu periksa lagi " kata pak Dimas mas Arman masuk ke dalam ruangan pak Dimas
" Gimana Dim bisa kan gajian hari ini" tanya mas Arman
" Bisa Ar bentar aku transfer ya ke masing masing rekening karyawan" kata pak Dimas
" Kamu gajian sayang tapi gaji kamu masih sama dengan bulan lalu belum gajian seperti bos" kata mas Arman
" Asiiik bisa ajak ibu jalan jalan naik motor baru" kata ku makasih mas sambil ku cium mas Arman
" Kalian kalau mau mesra mesraan di ruangan kalian sana jangan di sini" kata pak Dimas cup cup cup cup mas Arman malah menciumku secara brutal sambil tertawa
" Tapi terima kasih ya dim berkat kamu mau jadi perantara sekarang Manda sudah jadi istriku" kata mas Arman
" Biasa saja Arman aku kan kasihan lihat kamu jomblo dan lihat Manda terpuruk jadi aku jodohkan saja biar kalian bahagia" kata pak Dimas
" Kamu cek rekening kami Nda sudah masuk dan di rekening mu laba bulan ini sudah di potong listrik dan pajak" kata kata pak Dimas kepada kami
" gimana kalau ruangan ini aku kasih meja dan kursi dua pasang buat kalian berdua ruang. Ku mau aku kasi sofa bed jadi kalau Manda ngantuk bisa buat tidur" kata mas Arman
" Iya man karena aku mulai besok aku sering stand by di kantor sana kamu bisa bolak balik di sini jadi pagi aku kesana sore sebelum pulang aku kesini ngecek pekerjaan Manda" kata pak Dimas
" iya Dim sesuai rencana kita Manda di sini kamu di sana aku bisa kesini dan kesana" jawab mas Arman
" Itu ruangan ku pantry nya tak fungsikan buat kalau lapar Manda bisa masak mie atau bikin kopi kalau malas masak ya beli. Setiap hari banyak yang jualan di sekitar sini atau yang lewat di depan mau makan apa juga ada" kata mas Arman .
Jam sudah menunjukan pukul empat dan kasir sudah serah terima dari Laras ke dara aku juga sudah ngecek cctv toko lihat rak per rak
"Dek mas sholat dulu kamu sholat si sini saja mau pesan apa Ayo dim kamu sholat juga" ajak mas Arman
" Iya man aku juga siap siap mau pulang sekalian" kata pak Dimas aku juga sholat dulu kemudian aku memantau rak per rak yang tadi aku lihat di cctv dua karyawan bagaian menata barang juga bekerja dan aku menyapa mereka dan aku bilang sikap nya seperti biasa nya sesama teman dan jangan perlakukan saya seperti bos.
Bersambung .........
takutnya km entr kena stroke klo tau manda tajir🤣🤣
wong kelakuanmu minus🙄🙄