NovelToon NovelToon
Cerita Cinta Nisa

Cerita Cinta Nisa

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Tamat
Popularitas:7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Qinan

Harap bijak dalam memilih bacaan, sebagian konten ini berunsur dewasa 21+

Jangankan memilikinya membayangkan saja aku tidak pernah...Bagaimana mungkin gadis miskin sepertiku bisa bersanding dengan pangeran. ___Nisa___


Jatuh cinta tidak pernah salah...Dimana dan dengan siapa...hanya saja keadaan yang membuatnya jadi rumit antara cinta dan bakti pada orang tua.
___Austin__

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Panggil opa ?

"Sebentar Pa, itu sepertinya mereka sudah datang." ujar nyonya Celine ketika mendengar suara bel berbunyi. Kemudian beliau segera berdiri dari duduknya dan berjalan menuju pintu Apartemen.

"Ayo masuk sayang." ajak nyonya Celine ketika Nisa dan anaknya datang.

Nisa membawa paper bag yang berisi beberapa kotak makanan, lalu ia menyerahkan kepada nyonya Celine.

"Sayang, kenalin ini suaminya tante." ujar nyonya Celine.

Tuan Michael yang tadinya duduk di sofa, sekarang sudah berdiri tepat di hadapan Nisa dan anaknya. Tampak ada kecanggungan di wajahnya, baru kali ini dia bertemu langsung dengan seorang gadis yang amat dia benci lima tahun yang lalu.

"Anisa tuan." Nisa mengulurkan tangannya dengan senyum yang mengembang di bibirnya.

Dengan ragu tuan Michael menjabat tangan Nisa, beliau benar-benar terlihat canggung. "Mike." ia memperkenalkan diri dengan nama panggilannya.

Lalu ia melihat ke arah anak kecil yang berdiri di sebelah Nisa, hatinya begitu terenyuh. Dia seperti melihat Austin kecil, benar-benar mirip menurutnya. Kerinduan akan seorang cucu sepertinya telah terobati, beliau duduk bersimpuh menyamakan tingginya dengan King.

"Hallo tampan, Boleh Opa tahu siapa namamu ?" tanya tuan Michael menatap King dengan lembut.

"Opa ?" tanya King balik dengan wajah gemasnya.

"Opa itu panggilan seperti kakek, Nak." Nisa menjelaskan kepada King.

"King, Opa." ucap King.

"Nama yang bagus, apa nanti kalau sudah besar King mau menjadi raja ?" tanya tuan Michael.

"Tentu saja, King akan menjadi raja yang tampan dan juga kaya." sahut King, dan kemudian terdengar gelak tawa dari dari tuan Michael dan nyonya Celine.

Kemudian Nisa meninggalkan King bersama tuan Michael, ia menuju dapur dengan nyonya Celine untuk menyiapkan makan malam bersama.

Tuan Michael nampak menemani King bermain di ruang tamu, beliau terlihat sangat bahagia. Ini yang ia rindukan selama ini bermain dengan cucunya, tertawa bersama dan menggodanya. Segala tingkah laku cucunya itu tidak lepas dari pengawasannya.

"Tidak hanya wajahnya, tapi sikapnya juga benar-benar mirip dengan Austin, maafkan kakekmu ini Nak dulu pernah ingin melenyapkanmu. Seandainya kamu dan ibumu tahu siapa Opa, kalian pasti akan membenciku." batin tuan Michael tampak ada kesedihan dimatanya.

"Nak di mana Papa kamu, kok tidak ikut ke sini ?" tuan Michael mencoba mencari informasi tentang kehidupan Nisa selama ini.

"Papa King sedang kerja diluar negeri, Opa." jawab King polos.

Ketika tuan Michael akan bertanya lagi, nyonya Celine sudah menghampiri mereka untuk mengajak makan malam bersama.

"Enakkan Pa masakan Anisa ?" tanya nyonya Celine pada suaminya ketika mereka sudah berada di meja makan.

"Sangat enak persis seperti masakan Mama." sahut tuan Michael, nampak dia makan dengan lahap.

"Dia itu perempuan hebat loh Pa, selain memimpin perusahaannya dia juga punya restoran di pulau K." ujar nyonya Celine lagi.

"Benarkah ?" sahut tuan Michael, beliau tampak memperhatikan Nisa yang sedang makan.

"Sebenarnya siapa kamu Anisa, aku harus segera mencari tahu." batin nya.

"Astaga, rica-rica ayamnya enak banget loh, kalau anak tante di sini dia pasti sangat menyukainya." ujar nyonya Celine.

Mendengar ucapan istrinya, tuan Michael seketika terbatuk-batuk. Kemudian beliau segera mengambil segelas air yang diberikan oleh istrinya.

"Itu salah satu menu favorit di resto kami tante." ucap Nisa.

"Tante jadi tidak sabar mampir ke restoran kamu itu."

ujar Nyonya Celine antusias.

Setelah makan malam Nisa berpamitan pulang, karena besok pagi dia harus kembali ke pulau K. Tuan Michael yang sudah merasa sayang sama King, tampak kecewa ketika cucunya itu meninggalkan nya pulang.

☆☆☆

"Mbak ini pulang liburan, seperti habis pindahan rumah saja banyak banget bawa barang." ujar Adi setelah mereka masuk ke dalam mobil.

"Itu barangnya King semua Dek, dia dapat banyak mainan di sana."

"Kamu di sana habis merampok King ?" tanya Adi dengan usil.

"King tidak mencuri Om Didi, King dibelikan Oma banyak mainan."

"Oma ?" tanya Adi tidak mengerti.

"Temannya kak Fajirah, beliau sangat menyayangi sama King." ujar Nisa.

Beberapa saat kemudian Nisa sudah sampai di rumahnya, setelah mengantar King dia pergi ke kantornya bersama Adi.

"Siang bu, gimana kabarnya ?" tanya Nindy asistennya.

"Alhamdulillah baik Nin, gimana kantor selama saya tinggal ?" ujar Nisa.

"Aman saja bu, pak Adi juga banyak membantu."

"Panggil saja Adi Nin, dia mahasiswa magang di sini. Meski dia adik saya anggap saja dia bawahan kamu."

"Baik bu."

"Oh ya Nin, kamu jadi pergikan ke acara peresmian kantor AG Mining. Apa kantornya besar ? tanya Nisa.

"Kantornya sangat besar bu lima lantai, tapi acara peresmiannya sangat sederhana, ibu tau tidak pimpinan dari perusahaan itu sangat tampan bu." ujar Nindy dengan antusias.

"Sepertinya ada yang naksir nih." goda Nisa.

"Semua wanita yang melihatnya pasti akan naksir bu, beliau sangat tampan, tapi sayang wajahnya jutek banget."

"Itu namanya cowok songong Nin." Nisa tertawa yang di ikuti juga dengan Nindy.

"Gimana proposal kita, belum ada perkembangan ?"

"Sepertinya lagi tahap penyeleksian bu, mudah-mudahan perusahaan kita yang mendapatkan proyeknya."

"Amiin, oh ya Nin ini oleh-oleh buat kamu dan lainnya." Nisa menyerahkan beberapa paper bag pada Nindy.

"Terima kasih bu, kalau begitu saya permisi." ujar Nindy, Kemudian berlalu pergi.

Drtt....Drtt..... ponsel Nisa berdering, setelah melihat siapa yang menelepon dia segera menjawabnya.

"Hallo Tom."

"Nis, kamu sudah sampai ?" tanya Tommy dari ujung telepon.

"Sudah dari tadi pagi Tom, ini sekarang lagi di kantor."

"Kebetulan kalau begitu, aku lagi berada di dekat kantor kamu nih. Boleh mampir nggak ?"

"Boleh kalau kamu tidak sibuk."

"Oke, tunggu ya." sahut Tommy lalu ia memutuskan panggilannya.

Tiga puluh menit kemudian, mobil Tommy sudah berhenti tepat di depan kantor Nisa, dia melihat papan nama perusahaan itu, PT.KINGFOOD

"Kamu sebenarnya siapa Nis, apa yang sudah kamu lakukan hingga bisa sukses seperti sekarang, semoga yang dikatakan Austin di bar waktu itu tidak benar." batin Tommy.

Tommy segera masuk ke dalam kantor tersebut, setelah bertanya pada resepsionis, dia langsung naik ke lantai atas menuju ruangan Nisa.

"Hai Tom apa kabar ?" sapa Nisa ketika Tommy sudah memasuki ruangannya.

"Seperti yang kamu lihat." sahut Tommy dengan senyuman lebar.

"Terima kasih ya sudah mau mampir ke sini." ujar Nisa

"Tidak menyangka ya Nis, setelah lima tahun tidak bertemu kamu bisa sukses seperti sekarang." Tommy mengedarkan pandangannya ke seluruh ruangan tersebut.

Nisa tersenyum pada Tommy, ia bukannya tidak percaya dengan Tommy tapi dia tidak ingin membagikan kisah hidupnya dengan orang lain.

"Nis, Austin sudah pulang ke Indonesia." lanjut Tommy

1
putrie_07
aq suka bgt SM karyamu Thor😘😘
74 Jameela
Obgyn
74 Jameela
opa opo..jgn melihara dendam..ntar bs menikam dirimu sndri opaa
74 Jameela
apik..bagus..baik..ceritanya kak👍👍
yah
king 😭😭😭🤧
yah
obygin
pipi gemoy
👍🏼👏🏼☕🙏🏼
✌🏼
pipi gemoy
proses Wira mau nikah secepat kilat, sat set sat set😆👍🏼🌹
pipi gemoy
baru ngeh ini lapak nya Aline sang pewaris
keduluan baca lapak anaknya 😂👻
pipi gemoy
😂😂😂😂😂😂😂
Wira ini tipe lelaki robot 👻
pipi gemoy
seru...👻
pipi gemoy
Luar biasa
pipi gemoy
ini Dia penyebab kanker hati, gegara gaya hidup yang suka mengkonsumsi alkohol
pipi gemoy
hadir Thor ☝🏼
Ipah Sumiati
Luar biasa
Hariyanti
aku suka karyamu ga bertele-tele.pokoknya asik 👍👍👍
Hariyanti
😭😭😭😭😭
Hariyanti
banyak banget pengganggu disekitar kalian🤦
Hariyanti
Austin...jgn salahkan Tommy apalagi Nisa. karena kamu sudah menghancurkan hidupnya dulu.sadar dirilah,ga usah egois.
Hariyanti
kamu kepedean fely..... bentar lg loe bakal diceraikan 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!