NovelToon NovelToon
GHOST SCHOOL

GHOST SCHOOL

Status: tamat
Genre:Romantis / Petualangan / Horor / Eksplorasi-misteri dan gaib / Hantu / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Tamat
Popularitas:11.5M
Nilai: 4.9
Nama Author: Riumi

[Proses Revisi]
Empat orang gadis memiliki kemampuan yang semua orang tidak miliki, melihat mahluk halus? melihat masa depan? melihat masalalu? merasakan aura disekitar? Mengerikan bukan? Tentu saja. Siapa yang baik-baik saja ketika memiliki kemampuan tersebut.

Kadang melihat sesuatu yang mengerikan itu sangat melelahkan.

Tapi semua itu membaik ketika mereka bertemu dengan Kakak senior di sekolah barunya, memiliki aura yang notabenenya mereka butuhkan selama ini.

Bagaimana kisah cinta mereka dan kisah mereka dengan para mahluk tak kasat mata?

On IG: @ry_riuu

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Riumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

RIANA

"Ca yakin gak apa-apa?"tanya Ivy.

Mereka telah sampai di rumah Echa sekitar setengah jam yang lalu. Sekarang Mereka sedang berada dikamar Echa.

"Gak apa-apa seriusan."jawab Echa.

"Kalau Ana bilang semua ini karena perkataan itu Caca bakal marah sama Ana?"tanya Riana.

Echa hanya kaget dengan pertanyaan yang dilontarkan oleh Riana.

"Kenapa Ana bisa tau?"tanya Echa dalam hati.

"Tau Ca, tenang aja Ana juga tau kalau kalian semua punya kelebihan."jawab Riana yang membuat Hanin, Ivy dan Echa kaget mendengar penuturan itu.

"Ana tau darimana?"tanya Ivy

"Tau lah."jawab Riana dengan senyuman manis.

Ivy menatap mata Riana tanpa sedetikpun mengalihkannya meskipun Riana selalu menghindar dari tatapan itu, Ivy hanya ingin tahu apa semuanya itu benar.

"Gak usah diterawang Vi."ucap Riana yang lagi-lagi membuat orang yang didalam kamar itu melongo tak percaya.

Semuanya terjadi begitu saja dan kenapa harus datang secepat ini bahkan setiba-tiba ini.

"Gimana kalau malam ini kita nginap dirumah Caca? Sambil cerita tentang kelebihan yang aku juga punya."ujar Riana yang melihat teman-temannya masih bingung itu.

"Eh, iya, itu, Vivi juga udah lama gak nginep disini, kangen banget. Boleh kan Ca kita disini?"tanya Ivy.

"Boleh banget, Caca serasa punya saudara kalau rame kayak gini, biasanya rumah itu sepi."jawab Echa yang tersadar.

"Hanin juga setuju, terakhir kali itu waktu sama Aira kan?"tanya Hanin.

"Iya, udah mungkin seminggu kurang."jawab Echa.

"Aira?"tanya Riana.

"Iya, adiknya Kak Bara, kalau Ana liat dia itu gemesin banget. Jadi pengen punya adik kayak gitu deh."jawab Hanin.

"Gimana gak gemesin dari atasnya aja udah wah banget Nin." jawab Ivy.

"Oh iya soal tadi Ana tau sesuatu tentang Caca?"tanya Hanin.

Riana melihat kearah Echa yang juga sama melihat kearah dirinya. Echa hanya diam tidak merespon atau memberi isyarat pada Riana. Tapi menurut Riana semua beban ini harus hilang dibenak Echa apalagi Echa sudah pernah trauma setelah kehilangan orang tersayangnya.

"Maaf nih Ca, Ana kasih tau sama Hanin, Vivi. Soalnya kalau gak dikasih tau bakalan jadi beban tersendiri buat Caca. Jadi harus berbagi seenggaknya sedikit aja."ujar Riana sambil mengelus pundak Echa yang melamun.

"Beban kalau dipikul sendiri gak bakal ketemu titik terangnya, kalau dibagi-bagi jadi enak nanti bakal nemuin titik terangnya."sambung Ivy sambil mengusap air mata yang menetes ke pipi Echa.

"Ca, Seberat apapun sesulit apapun bahkan serumit apapun bakalan jadi ringan kalau kita percaya sama diri sendiri. Menguatkan hati adalah hal yang terpenting, Caca bahkan udah banyak ngelewatin masa sulit Caca juga bakalan tau seberat apa beban tanpa dibagi." sahut Hanin tersenyum sambil memegang tangan Echa.

Echa menatap ketiga sahabatnya ini satu persatu, Echa sangat beruntung memiliki sahabat yang selalu ada ketika semua dunia Echa hancur. Echa memeluk mereka bertiga sambil meneteskan air matanya, menghilangkan segala kegundahan dan keresahan dihatinya saat ini.

"Makasih ya, udah selalu ada buat Caca."ujar Echa sambil memeluk ketiga sahabatnya itu.

"Kita bakalan selalu ada buat Caca, kapanpun Caca butuh."ucap Riana.

"Caca ngerasa udah kenal jauh sama Ana, meskipun baru tadi pagi deketnya."sambung Echa.

Echa melepaskan pelukannya dan menghapus air matanya itu. Ternyata hal yang paling menyenangkan adalah menangis lalu bahagia.

"Eh, iya sampai lupa kan Caca sama siapa bisa gitu An?"tanya Ivy.

Riana tidak langsung menjawab pertanyaan Ivy dia melihat kearah Echa yang langsung diberi anggukan lemah dari Echa.

"Em, kalian jangan marah ya. Soalnya semua ini ada sangkut pautnya sama kalian juga."ujar Riana.

"Yaudah iya cepet apaan? jadi penasaran." sahut Hanin.

"Caca itu gini karena Kak Ratu, Kak shasha sama Kak Kayla."ucap Riana.

" Kaya pernah denger tapi dari siapa."ujar Hanin yang nampak berpikir.

"Gak asing namanya."sambung Ivy yang sama berpikirnya seperti Hanin.

"KAK NATHAN, KAK AZKA."ujar Hanin dan Ivy kompak setelah 1 menit berpikir mereka menemukan jawaban yang dicarinya.

"Jadi gimana lagi An?"tanya Ivy.

"Jadi sebenernya yang nampar Caca itu Kak Ratu sama Kak Shasha." jawab Riana sambil melihat kearah Echa yang sedang menatap kosong.

"Oh, orang itu, bener-bener ini harus dikasih pelajaran. Gak tau apa dulu Hanin pernah ikut pencak silat."ujar Hanin sambil menggulungkan lengan bajunya dengan bangga.

"Elah baru kuda-kuda dikit aja udah encok." ucap Ivy sambil mendelik sebal.

"Ya buat gaya-gaya lah Vi, jangan buka kartu."sambung Hanin yang dibalas tak kalah tajam.

"Trus lanjutannya gimana?"tanya Ivy.

"Tamparan buat Caca itu gak seberapa, Caca udah biasa ngadepin dunia yang kejam tanpa orang tua, yang buat Caca sakit itu cuman perkataan nya Kak Ratu yang bilang, Sampai kapanpun kamu gak bakalan bisa jadi Ratunya Bara. Caca emang kuat tapi soal hati dia belum dapetin kerasnya semua itu."jelas Riana sambil memegang tangan Echa yang sudah meneteskan air mata sejak tadi.

"Kurang ajar banget mereka, berani-beraninya keroyokan. Gak tau apa Vivi ini bisa aja ngejatuhin mereka cuman sama masa lalunya."ujar Ivy.

"Vi, dia itu bahaya buat kita bisa-bisa dia neror pake mahluk yang kuat banget. Yang dulu Aira bilang, dia bahkan bisa ngebunuh orang cuman dengan sekali sentuhan." sambung Echa dengan suara lemah dan serak sehabis menangis.

"Saking kuatnya mahluk itu bisa naklukin apa aja yang tuannya mau."ujar Riana.

"Jadi kalau Ratu pengen Kak Bara, dia bisa kabulin itu?"tanya Hanin.

"Bisa jadi, tapi semua itu tergantung hati Kak Bara sendiri, kalau dia teguh sama pendiriannya dia gak bakalan goyah meski sekuat apapun sihirnya." jawab Riana.

"Jadi, diantara kalian jangan sekali-sekali memberitahukan Kak Ratu pelakunya, mahluk itu bakalan celakain kita. Bahkan mahluk itu bisa denger apa yang kita bicarain tentang tuannya itu." jelas Riana.

"Terus sekarang gimana?"tanya Ivy panik.

"Gak usah panik kita punya penjaga disini yang namanya Shila kan?"tanya Riana.

"Ana kenapa bisa tau semua ini?"tanya Echa sambil menatap mata Riana.

"Sebenernya Riana itu punya kelebihan membaca pikiran orang dan bahkan bisa melihat mereka." jawab Riana.

"Kirain yang kaya Caca cuman Caca aja."sambung Echa.

"Kalau Caca beda, Caca emang istimewa buat mereka."ujar Riana.

"Kenapa bisa gitu? Padahal Ana sama kaya Caca kan?"tanya Hanin.

"Kalau di misalkan Ana itu cuman pintu, Caca kuncinya."Ucap Riana.

1
lala laili
haloo thor
setelah 3 thun lalu aku baca 3 kali, tahun ini baca lagi yng ke empat saking bagusnya ni cerita 😍😍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
Ceritanya bagus.
di baca deh, di jamin bakalan nagih 🥳👍
ᴀᴜʀᴇ́ʟɪᴇ Swan
baca ulang lgi di tahun 2025, ingat dlu thn 2022 nge fans sm novel ini. skrg udh Sma tpi tetep suka sama Couple Echa & bara.
saking suka buat nama panggilan jdi caca🤭
yupiiii
gasuka ceritanya terlalu lebay apalagi dgn panggilan yg manggil nama ke diri sendiri geli aja gt, dan kesan horornya ga dpt malah kebanyakan romance. utk thn 2022 okelah novel ini tp pas 2025 dibaca geli banget anjinggg
yupiiii: ya kau juga ngapain sibuk ngurusin perkataan org keliatan banget dikampungmu pasti kau salah satu manusia yg paling banyak mengomentari hidup org lain kayak ga diajari ortu aja🤣 ah apa jangan2 ngomentari org ortumu yg ajari yaa upss🤭
total 10 replies
y u l l i e
kok tamat thooorrrrr????
but thanx ya.....lanjut ghostvilla......bye²
strella♡
author Miss you kapan lanjutin yang teror? 😢
Leandra Anastasya
aku pertama baca cerita ini dari tahun 2022 tapi aku pengen baca lagi karna seru cerita nya thank you ya Thor karna nulis cerita bagus ini dan cerita² lain nya juga
Matthias Von Herhardt
Si Riana lagi Ada ritual Pemujaan... dia itu pengkhianat sbnrnya, juga Ivy...
anikksuriani🌼
Huaaa nggk bisa ini novel trllu kece pokoknya keren banget novel horror pertma yg paling keren yg aku baca susah move on😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Othorr TANGGUNG JAWAB!!!😭😭😭😭
Didi Penulis Horror
kak ceritanya bagus
yasmin azzahra
Luar biasa
Dede Sup
Lumayan
~• Hypper©®Queen°L•A™ •~
calon pasangan nya Echa nih boss, senggol dong 🫠
Sekar Sari
itu nancy momoland bukan si yang jadi viola
Aquarius26
gk bisa berkomentar,,,novelnya bagus banget, speechless sama alurnya,,, tp aq baru nemu & baca ditahun 2025 ,gpp terlambat,drpda tdk sama sekali,,keren novelnya
elsaa
Luar biasa
Imliyana Syafi'i
nyri novel teror keman" aku
di online pengen ad yg jual tp semua nihil
hbsnya greget sma lnjutnn si teror
Evie Aprilianti: di sopee nama nya ap kak.soal aku cari ga dapet
total 2 replies
Imliyana Syafi'i
kpn ya teror up lg
ini ulng baca dr awal terus tp tenag gl bosan" kok
Mira Novariani
Luar biasa
Nelvanda Humaira
Allen Ren/Ren Jialun
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!