NovelToon NovelToon
Terjebak Cinta Sang Mantan

Terjebak Cinta Sang Mantan

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Cintapertama
Popularitas:3.6k
Nilai: 5
Nama Author: Fitri Wardani

Setelah tiga tahun berpisah, Rocky kembali menggemparkan hati Ariana dengan membawa calon tunangannya.
Siapa sangka CEO tempat Ariana bekerja adalah sang mantan sendiri.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitri Wardani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Berharap Punya Kesempatan

*****

Masih dengan tatapan sinis yang menyepelekan, Nelly tersenyum miring menoleh ke arah Rocky.

" Memang nya kamu punya pilihan yang lain selain aku? Selama ini kamu hanya sibuk kerja. Memang nya kamu punya waktu mencari pacar atau calon istri? Ha?" Tanya Nelly dengan nada menantang.

Rocky memasukkan kedua tangan nya ke dalam saku celana lalu berjalan mendekati jendela.

Pandangan nya lurus ke gedung - gedung yang menjulang tinggi yang bisa di lihat dari kaca rumah sakit.

" Ada." Jawab Rocky singkat.

" Ada?" Tanya Nelly tak percaya.

" Jadi jangan terlalu percaya diri. Justru wanita ku jauh lebih baik dari mu. Dia tidak perlu berpura - pura sakit untuk mendapatkan perhatian dari ku. Dia itu tidak lebay seperti kamu, Nelly." Jawab Rocky dengan senyum smirk nya.

Sebenar nya Rocky hanya asal menjawab saja. Karena sebenar nya dia memang tidak memiliki pacar bahkan wanita yang tepat untuk dia jadikan calon istri nya. Walau dia begitu mencintai Ariana. Tapi dia dan Ariana juga tidak memiliki hubungan apa pun.

Dia hanya tidak mau terlihat tidak laku saja di depan Nelly makanya dia mengatakan itu. Agar Nelly tidak terlalu sombong karena menjadi calon tunangan nya Rocky.

" Silahkan berbohong sepuas mu Rocky. Aku tidak akan percaya. Yang jelas, jika kamu tidak ingin aku terus - menerus memanfaat kan mama kamu, segera lah menikah dengan ku. Sayang nya, kamu sangat sulit di dekati. Maka itu aku memanfaat kan mama kamu agar kita bisa dekat. Jadi jika kamu ingin agar aku tidak memanfaat kan mama kamu lagi, turuti keinginan aku, Rocku. Curahkan semua perhatian kamu untuk ku. Dan perlakukan aku dengan baik layak nya sepasang calon tunangan." Ucap Nelly.

" Jangan harap itu akan aku lakukan, Nelly. Aku tidak mencintai mu. Jadi aku tidak akan memperlakukan kamu layak nya sebagai calon tunangan ku." Balas Rocky menolak keinginan Nelly.

Nelly benar - benar menggeram sekarang. Ucapan Rocky sungguh telah menjatuhkan harga diri nya yang terkesan sangat mengharapkan perhatian dari seorang Rocky.

Dada Nelly terasa mendidih. Jika saja ada Yusnita mungkin wanita itu akan menangis terisak agar Rocky bisa berkata baik dengan nya setelah ini.

*

*

*

Setelah membayar biaya administrasi Rocky dan Nelly berjalan beriringan melewati koridor rumah sakit.

Tadi setelah dokter memeriksa Nelly, dokter mengizinkan Nelly pulang dan melakukan pengobatan berjalan karena sakit Nelly yang hanya gejalan asam lambung saja. Tidak terlalu parah untuk berlama - lama tinggal di rumah sakit.

Dari kejauhan Rocky melihat sosok yang tak asing di mata nya. Bayangan yang selalu mengganggu hari - hari nya belakangan ini.

Ya itu adalah Ariana. Semakin dekat Rocky bisa semakin mengenali wanita yang berjalan ke arah nya. Dan tak salah lagi dia adalah Ariana. Pandangan mata mereka bertemu seiring langkah lurus yang mereka tapaki.

Entah mengapa jantung Rocky berdetak tak karuan saat dia melihat dengan jelas kalau Ariana juga berjalan ke arah nya.

Tiba - tiba Ariana berhenti dan duduk di kursi tunggu tempat administrasi rumah sakit. Sedangkan Rocky juga menghentikan langkah nya tepat di hadapan Ariana.

" Beb, kenapa berhenti?" Tanya Nelly heran karena tak mengetahui dengan keadaan yang terjadi sekarang.

Rocky kemudian memandang Nelly dan memeluk pinggang ramping Nelly.

" Iya sayang. Aku hanya ingin memastikan apa kamu benar - benar sudah sembuh kan? Apa masih ada yang sakit? Mumpung kita masih berada di rumah sakit, katakan jika memang kamu masih merasa sakit." Jawab Rocky mengeratkan pelukan nya.

Nelly sontak membesarkan mata nya saat Rocky berbicara dengan lembut serta manis pada nya. Belum lagi pelukan mesra yang Rocky berikan. Dan ini adalah pelukan pertama bagi Nelly selama menjadi calon tunangan nya Rocky.

" Tidak beb. Aku sudah baik - baik saja. Aku.sudah baikan. Kan tadi kamu dengar dokter juga bilang kalau aku baik - baik saja. Tidak perlu khawatir yang berlebihan." Kata Nelly mengusap dada Rocky mumpung ada kesempatan emas.

" Aku hanya takut kamu sakit lagi. Karena aku tidak sanggup saat melihat kamu kesakitan."

" Terima kasih sayang. Kamu memang calon suami yang sangat pengertian buat ku."

Ariana bisa mendengar dengan jelas pembicaraan kedua nya. Dan Ariana bisa menebak jika wanita yang berada di sebelah Rocky adalah calon tunangan nya yang dia banggakan saat dengan Ariana.

" Apa yang kamu lakukan di sini Ariana. Ini hanya membuang waktu mu saja. Jelas - jelas wanita itu lebih cantik dari mu. Jelas lebih pantas bersanding dengan orang seperti Rocky." Bathin Ariana.

Ariana menarik nafas nya dalam dan memejamkan mata nya sejenak. Dia kemudian bangkit dan melanjutkan langkah nya.

Rasa nya terlalu membuang waktu jika terus mendengar kan pembicaraan dua pasang yang begitu terlihat bahagia itu.

Dan saat Ariana pergi, Rocky kemudian melepaskan pegangan tangan nya dengan cepat dari pinggang Nelly.

" Kenapa di lepas sayang? Aku sangat senang saat kamu menyentuh tubuh ku ini." Ucap Nelly memegang tangan Rocky.

Dengan paksa Rocky melepaskan pegangan tangan Nelly.

" Ini hanya untuk hari ini saja. Aku melakukan nya karena terpaksa. Karena sejujur nya aku tidak sudi menyentuh tubuh mu." Ucap Rocky kembali dengan sikap dingin nya.

" Tidak masalah sayang. Kalau kamu berani menyentuh ku sekali, aku pastikan kamu akan kembali menyentuh ku di hari berikut nya. Aku hanya perlu menunggu waktu nya." Kata Nelly.

Rocky memilih diam saja tanpa merespon sedikit pun ucapan Nelly. Dan saat tubuh Ariana sudah tidak terlihat lagi, Rocky kemudian berbalik dan meninggalkan Nelly.

Dia bahkan sangat bingung sekarang mengapa pagi - pagi sekali Ariana sudah berada di rumah sakit.

*

*

*

Tok

Tok

Tok

" Masuk." Titah Rocky.

Ariana pun masuk dan meletakkan beberapa berkas di atas meja Eocky.

" Sedang apa kamu di rumah sakit semalam?" Tanya Rocky sambil membuka lemabaran berkas yang di beeikan Ariana.

" Apa kamu sakit?" Tanya Rocky lagi.

" Apa kamu mengkhawatir kan kalau aku sakit?" Tanya Ariana balik.

" Jangan terlalu percaya diri. Aku hanya mengkhawatirkan diri ku. Aku hanya takut kamu akan menularkan penyakit yang berbahaya pada karyawan lain nya. Karena itu kamu ke rumah sakit untuk berobat."

" Haaa...?"

Ariana tak percaya dengan Rocky yang menuduh nya seperti itu.

" Walaupun aku ini berasal.dari keluarga miskin, tapi aku ini sehat. Aku tidak pernah menderita sakit serius selama ini. Asal kamu tahu ya, sebelum melamar kerja di perusahaan kamu aku sudah melampirkam surat kesehatan ku dari rumah sakit." Bantah Ariana.

" Harus nya yang di khawatir kan itu kamu, kamu itu suka bermain - main dengan perempuan malam. Bisa saja mereka menularkan penyakit berbahaya pada mu." Tuduh Ariana balik.

Rocky yang mendengar ucapan Ariana benar - benar tidak terima dengan ucapan Ariana.

" Apa maksud mu mengatakan hal itu? Aku selalu memperhatikan kesehatan wanita yang akan aku bayar sebelum aku melakukan kontak fisik." Protes Rocky.

" Jadi kamu masih hobby bermain - main dengan perempuan bayaran? Tidak ku sangka." Tanya Ariana.

" Memang nya kenapa? Yang penting mereka sehat. Terutama saat aku dengan kamu." Jawab Rocky ketus.

" Kalau begitu berarti kamu sudah tahu kalau aku ini sehat. Kenapa malah menuduh ku mempunyai penyakit yang berbahaya?" Tanya Ariana kesal.

" Aku hanya bertanya saja. Memang nya tidak boleh?" Jawab Rocky.

" Ah... sudah lah. Aku malas berdebat dengan mu. Tidak akan ada habis nya. Kamu nggak akan mau kalah."

Ariana menarik nafas nya dalam dan menghembuskan nya secara perlahan. Lalu dia mengambil kertas yang sudah di tanda tangani Rocky dan berlalu dari hadapan Rocky.

Rocky hanya diam memandangi Ariana yang semakin hilang di balik pintu ruangan nya.

Perasaan bersalah kini mulai menyelimuti perasaan rocky. Apa lagi saat dia bisa menangkap ekspresi kecewa di wajah Ariana sampai dia pergi meninggalkan Rocky.

" Wanita ini benar - benar unik. Sudah tahu dia menggantung kan hidup nya dengan pekerjaan ini. Tapi berani nya dia membantah ucapan ku. Apa dia tidak takut aku akan memecat nya." Gumam Rocky.

*

*

*

Saat sedang asyik memainkan ponsel nya, Ariana tersentak saat panggilan masuk dari Lily mengusik penglihatan nya.

Ariana langsung mengangkat panggilan tersebut.

" Ada apa, Ly?" Ucap Ariana saat dia mengangkat panggilan nya.

Hari ini Lily tidak masuk ke kantor karena tidak ebak badan. Jadi beberapa pekerjaan Lily di ambil alih oleh Ariana.

" Cuma mau tanya. Kerjaan aku sudah bereskan, Ari? Nggak ada kesulitan kan?" Tanya Lily khawatir.

" Kamu nggak usah khawatir. Semua nya sudah selesai. Tadi memnag sedikit sulit sih aku kerjakan. Tapi di bantuin sama yang lain, jadi selesai juga deh. Aku bahkan sudah menyerahkan nya sama Pak Rocky." Jawab Ariana.

" Syukur deh kalau begitu. Aku jadi lega mendengar nya. Terima kasih ya, Ari. Kamu memang teman aku yang baik hati." Ucap Lily.

Uhukk... uhukk...

" Masih nggak enak badan ya?"

" Masih. Tubuh aki rasa nya makin meriang."

" Sudah berobat?"

" Hah... nggak usah ah. Aku malas minum obat. Entar yang ada sakit ginjak lagi kebanyakan minum obat."

" Ya setidak nya minum vitamin lah kalau gitu. Atau ke tukang urut. Kali saja masuk angin." Usul Ariana.

" Rencana nya nantu malam. Habis di urut biar bisa langsung tidur."

" Aku jamin malam ini kamu pasti nggak bisa tidur." Kata Ariana menggoda Lily.

" Kok gitu?" Tanya Lily melototkan mata nya.

" Karena kamu terlalu memikirkan aku yang sudah menyelesaikan pekerjaan kamu." Jawab Ariana cengengesan.

" Idih... garing tau nggak. Emang aku ini cewek apa an di gombalin sama gituan bisa langsung klepek - klepek. Emang aki pak Marvin apa." Sahut Lily.

" Udah ah. Ngobrol nya di lanjut nanti lagi. Aku masoh ada kerjaan nih. Ya..."

" Oke deh. Bye..."

" Bye..."

Sambungan telepon kedua nya pun terputus.

Ariana kemudian bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju pantry.

Ariana mengambil satu bubuk teh dan mengaduk nya ke dalam gelas yang sudah dia isi dengan air panas.

" Tumben minum teh?" Tanya Marvin yang membuat Ariana terperanjat.

Ariana menoleh ke arah Marvin dengan wajah terkejut nya.

" Pak Marvin?"

" Apa saya mengejut kan kamu?" Tanya Marvin.

" Sedikit pak."

Ariana melirik Marvin yang mengaduk teh dalam gelas. Biasa nya bos nya itu akan menyuruh nya membuat kan kopi hitam atau pun kopi susu. Tapi kali ini Ariana melihat Marvin dengan teh hangat nya.

" Bapak minum teh? Atau mau saya buat kan kopi?"

Marvin menggeleng dengan cepat.

" Tidak usah. Saya mau minum teh saja. Soal nya hati saya sedang dingin sekarang."

" Bapak lagi ada masalah ya? Nggak biasa nya bapak minum teh. Biasa nya bapak akan minum teh kalau lagi ada masalah di kantor. Apa kantor lagi ada masalah pak?"

Ariana begitu hafal dengan kebiasaan bos nya itu. Pernah sekali Ariana membuat kan segelas kopi hitam untuk Marvin. Tapi Marvin tidak menyentuh nya. Lalu Ariana membuat kan kopi susu. Marvin tetap ridak menyentuh nya.

Dan Marvin malah meminta Ariana membuat kan nya teh hangat. Dan saat Ariana membuat kan nya, Marvin langsung meneguk teh itu sampai kandas.

Saat itu lah Ariana sadar jika Marvin minum teh di saat pikiran nya sedang kacau akibat kantor yang saat itu baru kehilangan proyek iklan besar.

" Bukan kantor yang lagi ada masalah. Tapi saya." Jawab Marvin.

" Memang nya bapak kenapa? Apa masalah nya sangat serius?"

" Iya. Saya kecewa. Seseorang sudah mengecewakan dan melukai hati saya. Luka yang sangat dalam." Kata Marvin.

Marvin duduk di meja pantry. Dan Ariana pun ikut menarik kursi dan duduk di depan Marvin.

" Siapa memang nya yang membuat bapak kecewa?" Tanya Ariana penasaran.

Marvin menatap lurus ke arah Ariana.

" Kamu." Jawab Marvin singkat.

" Kok saya pak? Memang nya saya ngapain bapak?" Tanya Ariana tidak terima.

" Saya menunggu kamu di kos kamu berjam - jam dengan Amelia. Tapi kamu malah nggak pulang sama pacar kamu. Padahal kita sudah janjian kan? Mau membahas soal hut perusahaan." Jawab Marvin.

Ariana menepuk Jidat nya pelan. Dia baru ingat soal malam yang Rocky memutar kembali mobil nya saat dia melihat mobil Marvin parkir di depan kos Ariana.

" Aduh pak... maaf pak... maaf... saya lupa pak... maaf ya pak. Saya benar - benar nggak ingat kalau kita ada janji pak. Maaf ya pak... saya salah." Ucap Ariana merasa bersalah.

" Jadi benar kamu lupa sama janji kita karena pacaran?"

" Tunggu tunggu ... bapak bilang apa tadi? Saya pacaran? Pacaran sama siapa pak?" Tanya Ariana heran.

" Ya kamu. Amel bilang kemaren kamu izin nggak pulang karena sama pacar kamu." Jawab Marvin.

" Aduh... Amel. Awas ya. Nih Amel pasti sudah ngomong macam - macam sama pak Marvin." Bathin Ariana.

" Jadi benar kamu sudah punya pacar, Ariana?" Tanya Marvin sekali lagi.

" Kayak nya Amel bercanda tuh, pak. Saya nggak punya pacar. Kemaren itu saya memang nginap di rumah Lily, bukan sama pacar saya, pak. Kalau bapak nggak percaya tanya sama Lily deh pak." Jawab Ariana.

" Saya nggak perlu tanya Lily. Saya percaya sama kamu. Jadi benar kamu belum punya pacar?" Ujar Marvin.

" Percaya sama saya pak. Saya belum punya pacar."

" Jadi... saya masih ada kesempatan dong." Goda Marvin mencair kan suasana yang mulai tegang.

Ariana menampilkan senyuman pahit saat mata Marvin menembus ke dalam dirinya, seolah bisa melihat kegelisahan yang ia sembunyikan.

Tanpa mampu merespon pertanyaan Marvin dengan jujur tentang perasaannya, Ariana hanya bisa mengelak dengan jawaban yang mengambang, membiarkan kesunyian yang tiba-tiba menjalar di antara mereka.

Lebih cocok Ariana dengan Marvin  nggak sih? 

Bantu survey dong... kasihan Ariana nya...

Jangan lupa tinggalkan komentar nya ya teman ku biar othor bisa nyatuin Ariana dengan siapa...

Terima kasih...

1
azzura faradiva
di FN judulnya sejuta cinta dari sang mantan karya Fitri Wardani sampai part 89
Fitri Wardani: author yang sama kak Zura.
Salam kenal dari Fitri Wardani 😍
total 1 replies
PURPLEDEE ( ig: _deepurple )
Halo kak aku mampir. kalo berkenan boleh mampir keceritaku juga yang judulnya "Istri pengganti " mari saling suport🤗 makasih👋
azzura faradiva
kok ceritanya mirip di FN sebelah yaaa🤔nantinya si Rocky ini tergoda sama tubuhnya si Neli dan mereka akhirnya HS
Fitri Wardani: kalai Rafa mirip.
silahkan lihat nama penulis nya mbak 🤭🤭
total 1 replies
azzura faradiva
parah....,walau dipaksa dan terpaksa tetap aja itu sangat menjijikkan,masa seorang pria tenaganya kalah sama perempuan gatel🥶🤮
Ara putri
Hay kak, jika berkenan mampir juga keceritaku PENJELAJAH WAKTU HIDUP DIZAMAN AJAIB
Fitri Wardani: siap kakak ku.
saling support pastinya.
total 1 replies
kalea rizuky
laki g tegas keluar dr pekerjaan aja lah dripada ketemu. mantan goblok
kalea rizuky
trs arina pergi knp ini bapak nya Rocky kayak dukung lo apa emak nya Rocky yg buat ariana pergi
kalea rizuky
masih menyimak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!