NovelToon NovelToon
Ritual Gunung Kawi

Ritual Gunung Kawi

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Horor / Matabatin / Tumbal / Hantu / Iblis
Popularitas:167.7k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Rahman adalah pemuda biasa yatim piatu yang sejak kecil ikut dengan Pakde nya, hingga suatu hari dia di ajak menemani pakde pergi kegunung Kawi.

di gunung itu lah dia menyaksikan hal yang sangat tidak dia duga, bahkan menjadikan trauma panjang karena dari ritual itu dia harus sering berhadapan dengan sesuatu yang mengerikan.

Untung nya Rahman punya teman bernama Arya, sehingga pemuda itu bisa membantu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 29. Bertemu Purnama

"Ya Allah kenapa hidup ku di kejar setan begini?!" Edo berlari tidak tentu arah karena ketakutan.

"Ada Rahman bukan nya tenang malah tambah takut saja aku." kesal Edo karena dia memang jadi tambah parah.

"Hihihiiiiii.....

"Apa lagi itu? habis Arman malah sekarang muncul pula kuntilanak." kesal Edo karena dia mendengar suara tertawa.

Sungguh perasaan dia saat ini begitu takut dan juga merasa begitu merinding Karena bila bertemu dengan kuntilanak maka pasti dia bisa akan segera pingsan, rasa takut kepada Arman masih belum hilang tapi sekarang malah timbul lagi kuntilanak yang tertawa sehingga itu sungguh tidak tahu harus kemana membawa diri ini.

Padahal sekarang memang sudah malam dan harusnya tertidur nyenyak di dalam kamar tapi dia tidak bisa tidur nyenyak setelah kematian Arman beberapa saat yang lalu, sebab pemuda itu terus saja datang menghantui sekolah ingin minta tolong karena dia merasa sangat sengsara di akhirat sana karena sesuatu yang sangat mengerikan sekali.

Edo juga tidak paham apa yang telah aman lakukan sehingga dia mengalami hal sangat tragis seperti itu, menurut surat yang ditinggalkan dia merasa iri hati terhadap Rahman karena dibelikan kendaraan baru dan dia tidak memiliki kendaraan sehingga timbul rasa iri hati yang begitu besar dan kemudian Arman nekat untuk melakukan tindakan bunuh diri.

Yang paling membuat sengsara itu dia terus saja menghantui banyak orang dan terutama adalah para teman-teman yang selama ini selalu bersama dengan dia, sekarang seluruh teman Arman sama sekali tidak mendapatkan ketenangan hidup karena mereka selalu saja dihantui dengan berbagai macam perasaan yang begitu kuat.

Mau minta tolong juga kepada siapa Dan ini baru Edo ada niat untuk meminta tolong kepada Ustad agar dia tidak selalu di ganggu oleh arwah Arman, di kampung mereka ada pesantren yang cukup besar sehingga habib yang tinggal di sana memiliki berapa anak yang menjadi ustaz sehingga mungkin saja bisa menolong keadaan Edo.

"Huaaaaa tolong aku, aku tidak ingin ketemu hantu terus!" Edo kembali berlari karena dia melihat bayangan seseorang.

"Ibuuuuu tolong lah aku, aku takut di sini sendirian." Edo memang ada di luar rumah dan dia baru merasa bahwa sudah berlari terlalu jauh sehingga sekarang timbul rasa takut kembali yang ada di dalam hati.

"Hihihiiiii seru sekali."

"Kuntilanak itu sedang apa kok dia merasa seru? ya Allah ini aku harus bagaimana." panik Edo karena suara tawa itu semakin dekat.

"Dasar kalian sialan, aku pasti akan memakan jeroan kalian semua!" bentak suara yang lain lagi namun membuat Edo minder juga.

"Jeroan? dia memakan jeroan kuntilanak, apa yang akan ku temui lagi ini." Edo sudah ambil ancang ancang untuk lari.

"Huaaaaaaa banyak setan di sini." Edo berteriak dan ingin lari kembali.

Buaaaaaaaak.

Akibat lari tidak tentu arah dan tidak melihat juga keadaan sekitar sini Karena rasa takut yang timbul di dalam hati, Edo malah menabrak seseorang dan sampai seseorang itu jatuh karena sangking kuatnya tabrakan hidup sehingga sekarang Edo jatuh menimpa tubuh seseorang itu, Edo belum berani membuka mata karena dia takut yang kena tabrak tadi adalah kuntilanak berwajah seram dan angker sehingga dia masih memejamkan mata agar tidak melihat sosok tersebut.

"Eh kok empuk sekali dada kuntilanak ini." Edo malah terbuai dengan sesuatu yang empuk.

"Walau kecil tapi cukup empuk juga." ujar Edo tetap tidak membuka mata.

PLAAAAAAK.

"ADUH!" Edo terpelanting karena tamparan yang sangat keras di wajah nya.

"Kemari kau bangsat!" Purnama marah bukan main ini.

Wuuuuuttt.

Braaaaaaak.

"Aaaaaaah pinggang ku!" Edo menjerit kencang karena pinggang terasa mau patah.

"Bocah sialan, enak saja dia mendusal dada Purnama." Maharani juga menatap Edo.

"Ya apa coba motif dia tadi, sok berteriak tapi ketemu yang empuk malah nyaman." timpal Nilam.

"Mana sempat menghina juga dada Purnama kecil, tapi emang kecil sih." cetus Maharani.

Purnama melirik sinis karena dia juga sempat di hina oleh Maharani, memang dada siluman ular ini sangat kecil tapi dia merasa sangat kesal bila ada yang membicarakan tentang dada itu karena tadi Edo juga sangat nyaman di sana dan seolah tidak ingin lepas karena ingin terus merasakan benda tersebut.

Edo sendiri kaget bukan main karena yang dia temukan tadi adalah purnama dan tawa kuntilanak yang dia dengar tadi adalah suara Maharani dan juga Nilam, karena tidak melihat keadaan maka dia berlari tak tentu arah dan malah menabrak Purnama sehingga keduanya langsung terjatuh bersama dan Edo merasakan sensasi kenyal yang ada.

"Mbak Pur, maafkan aku." walau kesakitan tapi Edo masih sempat meminta maaf.

"Maka nya jalan itu pakai mata biar tidak menabrak orang sembarangan saja!" Purnama masih marah kepada Edo.

"Aku emang sedang ketakutan karena tadi sempat bertemu dengan arwah Arman, sekali lagi aku minta maaf." Edo berkata sambil berusaha bangkit.

"Dia bilang arwah Arman!" Nilam menatap Maharani karena mereka memang sedang ingin mencari arwah itu.

Purnama masih memperhatikan Edo dengan seksama dan terlihat memang pemuda ini seperti sedang sangat ketakutan karena sempat bertemu dengan arwah gentayangan, mana tadi juga bercampur dengan suara tawa kuntilanak sehingga sudah pasti rasa takut bertambah besar saja di dalam hati.

"Edoooo!" Rahman berteriak karena dia ingin menemukan sang teman.

"Mbak Pur, aku tahu kamu pasti bisa membantu aku jadi aku minta tolong agar arwah Arman jangan sampai datang menemui aku lagi." Edo memohon kepada Purnama.

"Tidak, aku tidak bisa." Purnama menjawab dengan nada cuek.

Edo ingin menangis karena dia memang sudah sangat muak dengan hantu Arman yang terus saja datang entah dengan maksud apa, ini dia tahu bahwa Purnama pasti bisa menolong karena menurut kabar yang beredar bahwa anak dari Bu Laras ini memiliki kemampuan yang bisa berkomunikasi dengan iblis atau bahkan setan gentayangan.

"Do, Ya Allah akhirnya aku menemukanmu di sini." Rahman sangat senang karena bertemu dengan Edo.

"Mbak Pur tolong lah, aku sudah tidak sanggup bila terus bertemu dengan Arman seperti ini." Edo masih berusaha untuk memelas.

"Pur lihat leher Rahman itu." Maharani berbisik kepada Purnama karena dia melihat leher Rahman yang seperti membiru.

Purnama hanya melihat sekilas tapi dia tahu bahwa itu adalah ulah dari seorang arwah gentayangan dan tentu saja adalah arwah Arman, kini Purnama merasa sangat tertarik dengan arwah tersebut karena arwah itu seolah sangat eksis dan ingin di perhatikan sehingga Purnama merasa memang perlu mencari tahu tentang arwah tersebut.

Selamat siang besti, jangan lupa like dan komen nya ya.

1
Raffaza Direzky87
bukannya tangan yang di tarik malah sorban,dasar maulana nih,kasian zidan sampai terseret
Cindy
lanjut kak
Dindin Paridudin
malam💪
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
astaga ngakak bisa2 nya ustad di seret 🤣🤣
Fiyan Ayu
takut si takut tp ya jangan narik sorbannya calon suami mba pur to 🤣🤣
Marsiyah Minardi
Mereka yang ketakutan tapi aku malah jadinya ngakak 🤣🤣🤣🤣
Bivendra
dasar maul🤣🤣🤣🤣
FiaNasa
hiiii...bau Pesing Lo azka😄😄
FiaNasa
ayo bahas babat aja semua nya
Mat Rachmadi
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
buseeeeet, sudah deg"n malahan di kagetin sama mb'Sri🤣🤣🤣🤣🤣
ρυтяσ✨
Bagas gituuuu... mana mau dia mendengar puja'an di di ghibahin 🤭🤭
Raffaza Direzky87
nah rasain itu,punya mulut makanya di jaga, baru juga selesai ngomong,langsung nggelinding itu kepala
neni nuraeni
😀😀😀 kocak
MiilaaManurung
😂😂😂😂😂😂😂
moerni🍉🍉
si azka kok yo mbok kerjain t thorr😅😅
ALVERA NA USER FACEBOOK INDONESIA 07//09//19
ya Allah babang zidan sampe keseret gegara maul😂😂
Raffaza Direzky87
Rahman mungkin,dia menangis karena merasa kesakitan
Endang Sulis
Bagaskara ternyata dari dulu sudah keren pantas menjadi panglima ular
NoviTa jungkook: selalu di tuh
total 1 replies
☠ᵏᵋᶜᶟ Қiᷠnꙷaͣŋͥ❁︎⃞⃟ʂ⍣⃝𝑴𝒊𝒔𝒔
nah bagus tuh kaya Bagas langsung babet aja ...duh cinta mu Pur harus kandas untuk Bagas demi kedamaian hidup mu ...untung Bagas mengerti ya kalo tidak jadi iblis sejati kalian 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!