NovelToon NovelToon
Terpaksa Menikah Dengan Kakak Ipar

Terpaksa Menikah Dengan Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Konflik etika / Tamat
Popularitas:59.8k
Nilai: 5
Nama Author: Selviana

Demi balas budi atas kebaikan kakak tirinya dan juga pengorbanan ibu tirinya yang sudah merawat dia selama ini.Cahaya terpaksa menikah dengan kakak iparnya yang berbuka dua yang sangat menyiksa hatinya


Apakah masih ada harapan Cahaya bisa keluar dari pernikahan yang menyiksa hatinya selama ini?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Selviana, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 32 Mendapatkan perhatian

Sari yang memasuki rumah dengan wajah penuh kegembiraan saat membawa barang belanjaan segitu banyak sampai kedua tangannya hampir di penuhi tote bag .Hari ini adalah hari keberuntungan ia bisa shopping sesuka hatinya dengan ATM yang diberikan pada Ratna.Namun, saat tiba di ruang tamu melihat Ratna yang lagi duduk di sofa dengan mengoleskan salep antibiotik pada area lutut.Hingga ia mendekati putrinya dengan meletakkan barang belanjaan di sofa lalu duduk.

"Astaga! Kenapa lutut kamu bisa memar seperti ini ?" tanya Sari dengan spontan menyentuh lutut Ratna sebelah kanan yang lagi memar saking cemasnya.

Seketika itu juga, Ratna memukul tangan ibunya."Aauww ...sakit tahu,Bu.Jangan di sentuh! jerit Ratna karena ibunya sudah menyentuh luka memarnya sedikit kasar.

" Maaf, ibu tidak sengaja.Sekarang jelaskan siapa yang telah melakukan ini terhadap kamu?!" Sari tidak terima jika ada orang yang menyakiti putrinya.

Kemudian Ratna menjelaskan kalau Hans datang mencari p Cahaya sampai ia di dorong karena menghalangi jalan pria itu.Hingga dorongan Hans yang begitu kasar buat lututnya memar karena terbentuk di lantai.

" Hans! Siapa pria itu? Kenapa pula kamu membawa Cahaya kembali ke rumah ini? Sudah bagus dia pergi dari rumah ini.Dasar anak bodoh!" ucapnya sambil menyentil jidat Ratna karena kesal Cahaya kembali lagi di rumah menantunya.

"Apa-apaan sih, Bu? Suka sekali mengatai anak sendiri bodoh.Jika aku bodoh berarti ibu juga bodoh karena ibu yang melahirkan aku," timpal Ratna dengan memasang wajah cemberut." Sekarang kembali ATM Mas Reyhan padaku,Bu!" sambung Ratna.

"Sekarang kamu berani ya mengatai ibu bodoh.Apa kamu ingin menjadi anak durhaka,hah?" bentak Sari lalu melanjutkan ucapannya kembali." Lalu ATM itu? Bukankah kamu sudah memberikan sama, ibu? Lagi pula, isi ATM itu sudah aku habiskan dengan membeli barang branded," jelas Sari dengan rasa bangga habis shopping.

Sontak Ratna mendiri dari tempat duduknya walaupun saat ini lututnya masih terasa sakit." Kenapa dihabisin,Bu? Jika Mas Reyhan sampai tahu, pasti dia marah besar terhadap aku termasuk ibu juga," cemas Ratna.

Hingga Sari menyusul Ratna berdiri." Percaya deh sama, ibu.Suami kamu itu tidak akan marah jika isi ATM nya, ibu habiskan," ucap Sari dengan penuh keyakinan.

"Apa yang di habiskan?"

Ternyata ucapkan terakhir Sari di didengar oleh pria yang kini berdiri di belakang sofa.

Hingga mareka berdua menatap ke arah suara tersebut.

"Mas Reyhan!"

"Nak Reyhan!"

Ratna sampai tercengang melihat suaminya.Sementara Sari cengengesan melihat menantunya.

"Kalian berdua belum menjawab pertanyaan ku? Apa yang di habiskan?" ulang Reyhan untuk mengetahui percakapan ibu mertuanya dan juga Ratna.

Dengan kaki pincang, Ratna mendekati Reyhan untuk memberikan pengertian supaya suaminya tidak marah.Tetapi melihat kondisi jalan Ratna seperti itu membuat Reyhan bersimpati pada istri pertamanya.

" Kenapa ini bisa terjadi?" tanya Reyhan dengan menatap luka memer Ratna.

"Ini ulah pria yang bernama Hans,Nak Reyhan.Ibu juga tidak tahu siapa pria itu?" jelasnya.

Ya,Sari tidak tahu menahu tentang siapa Hans selama ini karena sebelumnya ia tidak pernah bertemu dengan pria itu.

"Pria brengsek itu lagi? Jika aku bertemu dengan dia lagi,aku remas dia baru tahu rasa.Dia suka sekali menggangu kedua istri ku bahkan sampai melukainya" murka Reyhan sejak setelah itu menatap kembali Ratna dengan menunggu jawaban tentang apa yang di habiskan.

"Sebelumnya aku minta maaf, ATM yang Mas berikan, aku berikan pada ibu ku setelah aku bertemu Cahaya di Moll.Aku sengaja supaya ibu tidak mengganggu percakapan aku antara Cahaya.Tapi ternyata ibu justru menghabiskan isi ATM, Mas Reyhan.Aku benar minta maaf ya,Mas." Ratna tidak hentinya mengucapkan kata maaf di depan suaminya dengan menyatukan kedua tangannya.

" Ibu, juga minta maaf ya,Nak Reyhan," ucap Sari dengan menundukkan kepala.

Bukannya merespon perkataan maaf mareka, Reyhan justru memeluk Ratna." Aku bahagia... sekali kamu membawa Cahaya pulang ke rumah ini. Anggap saja ATM itu sebagai tanda terima kasih aku."

Sebenarnya Ratna bersedih mendengar kata terima kasih yang keluar dari mulutnya suaminya karena menganggap sebagai imbalan ATM yang ia berikan pada dirinya.Tapi di sisi lain, ia juga bahagia karena mendapatkan pelukan dari suaminya.Karena sejak Cahaya pergi dari rumah, Reyhan begitu cuek bahkan suaminya terlihat jijik bahkan tidak ingin menyentuh dirinya.Ia pun berharap dengan membawa Cahaya pulang ke rumah, bisa mendapatkan perhatian kembali suaminya.

****

Setelah Helman mendengar pernyataan Hans ingin menikahi Naura.Mengajak mareka berdua duduk di sofa untuk membicarakan hari pernikahan mareka dan juga seperti apa nanti acaranya.

"Bagaimana kalau pernikahan kalian di laksanakan tiga hari lagi?Nanti akad nikah kalian dilakukan siang sementara resepsi di malam hari.Apa kalian berdua setuju dengan mendapatkan, Ayah?"tanya Helman yang lagi minta persetujuan Hans dan juga Naura.

"Terserah ayah saja, yang penting aku dan Naura segera menikah atau perlu besok bisa menikah" ucap Hans yang terlihat sangat terburu-buru hanya karena sakit hati pada Cahaya.Hingga pria itu ingin melampiaskan amarahnya dengan segera menikahi Naura.

"Ayah tahu kamu sudah kebelet ingin menikahi Naura.Tapi kamu harus sabar.Apalagi orang tua Naura masih di London," jelasnya memberikan pengertian pada Hans karena menikah tidak semudah diucapkan lalu esoknya menikah.

"Aku sependapat dengan ayah kamu.Pernikahan kita di lakukan tiga hari lagi sambil menunggu kedatangan orang tua aku.Soal acaranya, aku serahkan pada ayah kamu saja."

Sebenarnya, di dalam hati Naura tidak keberatan jika harus menikah besok karena lebih cepat lebih bagus.Hanya saja, orang tuanya berperan penting dalam pernikahannya apalagi sang Papi akan menjadi wali nikahnya.

Akhirnya mareka bertiga sepakat kalau pernikahan dilaksanakan tiga hari lagi.

****

Malam telah tiba, Cahaya duduk di meja makan bersama Reyhan, Ratna, dan juga ibu tirinya.Sementara Reyhan yang duduk di samping Cahaya begitu perhatian dengan menyendok nasi serta lauk lalu di simpan di piring Cahaya.

" Aku bisa sendiri mengambilnya ,Mas." Cahaya tidak enak hati saat mendapatkan perhatian suaminya di depan Ratna.

Tetapi Ratna terlihat santai dan tidak menunjukkan rasa cemburu.Ia hanya menikmati makanan yang ada di hadapannya.Tetapi berbeda halnya dengan Sari yang terlihat kesal bahkan mengepalkan tangannya melihat Cahaya segitu diperhatiin oleh menantunya.

" Kamu itu lagi hamil.Aku hanya takut saat kamu mengambil nasi atau lauk di meja makan,perut kamu akan terbentur di ujung meja.Aku tidak mau itu sampai terjadi," jelasnya yang begitu mengkhawatirkan Cahaya saat ini.

" Benar apa yang di katakan Reyhan, Cahaya?" ucap seorang wanita paruh baya yang baru datang.

1
Akbar Razaq
sebenarnya kau saja yg cari masalah Cahaya.
sudah setuju juga menikah meski dipaksa.
Lagian klo kamu beneran sayang kamu gak akan keberatan melihat sdh begitu jauh kamu berbuat baik sampe ninggalin kulaih.
Kakakmu bukqn sebatqng kara ada ibu kandungnya dan ada suaminya yg harusnya bertanggungjawab penuh pd istrinya,
besarnya sayangmu itu salah karena sampe mengabaikan diri sendiri.
Patrick Khan
mampir sini dulu q kak
Syifa Nurbaety
pen nampar ibu nya boleh gak sih , kalau gak mukul Reyhan nya deh
Oma yeni*🦋
jgn mau pulang 🤦
Oma yeni*🦋
dasar ibu mata duitan
Oma yeni*🦋
km mau anak nyo doang
Oma yeni*🦋
kamu knp sih ratna
Oma yeni*🦋
wah kacau
Oma yeni*🦋
kamu tuh ngapain cahaya 🤦
Oma yeni*🦋
jgn gitu dong Bu /Sob/
Misbah Lubis
Luar biasa
Oma yeni*🦋
weleh, weleh, weleh, cahaya
Oma yeni*🦋
lho, fans rahasia
Oma yeni*🦋
siapa tuh yg nongol
Oma yeni*🦋
rat, rat, gmn sih kamu, plin plan
Oma yeni*🦋
nah lho, si Arya mau ngapain tu
Oma yeni*🦋
nama nya juga kamu suruh nikah, y iya lah dia bobo berdua /Frown/
Oma yeni*🦋
dua iklan utk mu thor 😍
Oma yeni*🦋
wah wah wah benar-benar ya
Oma yeni*🦋
syukurlah Ratna sembuh juga akhirnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!