NovelToon NovelToon
Sistem Reinkarnasi Lucia

Sistem Reinkarnasi Lucia

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi ke Dalam Novel / Crazy Rich/Konglomerat / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Masuk ke dalam novel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Chicklit
Popularitas:104.2k
Nilai: 5
Nama Author: Indirani

🏆 Juaranya 2 Lomba Tema Chiklit - Wanita Kuat S3

Aku Lucia. Seorang agent peringkat SSS di sebuah organisasi yang mengembangkan Sistem Reinkarnasi dunia modern di masa depan.

Masalah muncul pada dunia kecil yang terus bermunculan akibat manusia terus membuat novel dan komik.

Aku sebagai salah satu agent menjalankan reinkarnasi dan memainkan peran untuk mengubah isi novel atau komik karena permintaan dan ketidakpuasan pemeran pendukung pada bagian akhir cerita.

Aku bersama Momo si pendamping sistem menjelajahi berbagai dunia kecil dan dengan cepat meraih peringkat tinggi di organisasi.

"Nona, ada misi lagi. Wah, hadiahnya besar sekali kalau bisa menyelesaikan dengan peringkat sss."
Aku mendorong Momo ke pinggir hingga dia terjatuh karena kucing gemuk itu menutupi layar.

"Menjelajahi dunia kecil dan membersihkan sampah-sampah ini. Misi yang begitu mudah dengan hadiah yang besar."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Indirani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Clair membaca sebuah surat dan dia berdiri kaget kemudian mondar-mandir di depan meja kerjanya.

"Aku harus segera menemui Lucia, sekarang." Tidak banyak berpikir, surat dari Lucia ini sangat penting sehingga dia harus mendatangi si penulis surat.

"Nona, menurut isi novel setelah Damian mendapatkan Lucia di novel yang asli, dia segera menjebak putra mahkota. Dia menuduh putra mahkota bekerja sama dengan Kerajaan Salvador dan membuatnya turun tahta serta dipenjara."

Lucia memainkan penanya sembari berpikir tentang kemungkinan Clair akan dikhianati lebih awal.

"Nona, bukannya masih terlalu awal Damian untuk berkhianat. Lalu apa hubungan dia dengan Kerajaan Salvador memang sudah dimulai dari sekarang?"

"Memang sudah dimulai. Kerajaan Salvador sudah berteman dengan Selviana sejak awal dia diterima oleh Pangeran Damian sebagai teman bermainnya."

"Apa jadi sejak awal Selviana itu sudah berkhianat?" Tanya Momo sekali lagi.

"Iya Cleria sudah mengkonfirmasi kebenaran itu melalui bangsawan yang berkaitan dengan Lucia dan Kerajaan Salvador yang sering datang ke Restoran Bintang."

Momo menyilangkan kaki depannya dan mengangguk tanda mengerti. "Nona, permisi. Pangeran Clair ingin bertemu dengan Nona."

"Suruh dia menunggu di ruang tamu dan siapkan minuman juga cemilan untuknya."

"Baik, Nona." Pelayan tersebut menutup pintu dan menjalankan perintah Lucia.

Selesai berganti pakaian, Lucia langsung menuju ruang tamu dan Pangeran Clair sudah duduk disana. Mata emas yang tegas, wajah yang sangat tampan, rambut emas nya terkadang tertiup angin. Dia juga terlihat berwibawa saat menempelkan cangkir berisi teh di bibirnya.

Lucia heran kenapa Lucia yang ada di novel ini begitu tergila-gila pada Damian. Apa hanya karena sikapnya? Jika dilihat dari ketampanan, Clair jauh lebih tampan hanya saja mungkin tertutupi oleh sikapnya yang jahat dan kejam.

"Jadi, Nona Lucia apa benar Selviana dan  Damian akan menjebakku?"

Lucia menyesap teh yang juga disajikan untuknya. "Iya kau akan dijebak oleh mereka. Maka dari itu, aku memintamu untuk mengubah stempel tanda tanganmu. Yang palsu harus kau biarkan di atas meja dan yang asli sebisa mungkin kau simpan di tempat yang aman."

"Jadi maksud Nona mereka akan menggunakan stempel itu untuk menandatangani dokumen yang mungkin akan membuatku terjebak?"

"Ya, tepat sekali," timpal Lucia.

"Tapi, kenapa Nona menolongku seperti ini? Aku tidak pernah membantumu sebelumnya bukan?" Tanya Clair penuh curiga.

"Sebenarnya ini semua kembali lagi demi diriku dan keluargaku. Jika kau menjadi putra mahkota dan raja selanjutnya, kau pasti akan memerintah dengan tegas dan adil."

"Kau juga bukan orang yang akan mengkhianati Kerajaan. Jika Damian yang menjadi Raja dan bekerja sama dengan Kerajaan Salvador, Kerajaan kita pasti akan hancur."

"Aku tidak ingin anggota keluarga dan prajurit Lamboerge yang jadi korban." Kecurigaan Clair berkurang pada Lucia setelah mendengarkan alasannya.

"Ini ambil dan bacalah." Lucia memberikan berkas-berkas itu pada Clair dan membuat calon putra mahkota itu terbelalak saat membaca dokumen yang Lucia berikan.

"Ini semua berisi bukti-bukti pengkhianatan Selviana dan keterlibatan Damian di dalamnya. Kenapa kau memberikan ini semua padaku?"

"Aku juga menginginkan satu hal."

"Apa itu?" Clair sudah tahu bahwa dokumen yang dia terima pasti tidak akan dibayar dengan murah. Pria itu penasaran dengan permintaan Lucia. Apakah emas? Berlian? Uang? Wilayah? Apapun itu Clair pasti akan memberikannya.

"Aku ingin kau menghentikan sikap burukmu pada temanku, Evan." Clair tidak percaya Lucia hanya meminta syarat itu saja. Bukan harta, wilayah, atau tahta?

Clair merasa betapa beruntungnya Evan bisa memiliki teman seperti Lucia. Clair semakin jatuh hati pada Lucia.

"Tidak bisa." Jawab Clair singkat.

Lucia mengkerutkan keningnya dan bertanya dengan nada sedikit marah. "Kenapa?"

Clair menghembuskan napasnya sebelum bercerita. "Jika aku tidak menyiksanya. Ibunda yang akan membuatnya sekarat."

"Apa?" Lucia berteriak kaget dan heran.

Dengan wajah yang sedih Clair bercerita lagi. "Ibunda sangat membenci Evan karena dia bukan darah dagingnya melainkan anak dari seorang selir yang sangat dicintai baginda raja."

"Sejak kematian selir itu, ibu hampir setiap hari menyiksanya dan membuat Evan berada di ujung hidupnya. Raja tidak tahu itu dan kalau pun dia tahu, dia tidak akan peduli karena beranggapan kalau Evan adalah pembawa malapetaka yang membuat selirnya meninggal."

"Pernah sewaktu-waktu aku menolong Evan tapi ibu malah menyiksa Evan lebih keras dari pada biasanya dan membuat bocah itu koma beberapa minggu."

"Sejak saat itu ibu membisikkan kata-kata jahat tentang Evan padaku dan memintaku sebagai pengganti dirinya untuk menyiksa Evan."

"Jika aku menolak, dialah yang akan menyiksa Evan dan membuatnya sekarat."

Lucia agak kaget karena bagian ini tidak disebutkan di novel. Tentu saja karena Selviana dan Damian yang merupakan peran utama jadi peran sampingan tidak akan dijelaskan begitu detail.

"Tidak bisakah kau berpura-pura dan memintanya berakting seolah-olah itu terjadi?"

"Ibunda pasti akan mengecek kebenarannya. Biasanya setelah aku menyiksa Evan, dia akan segera memerintah orang kepercayaannya untuk melihat luka-luka Evan dari pukulanku."

Lucia tercengang dan berkata, "ada apa dengan ibumu sebenarnya kenapa dia seperti itu. Apa mungkin ibumu sudah gila?"

Meskipun sedikit marah dengan pertanyaan Lucia tapi Clair pun beranggapan ada yang tidak beres dengan kepala ibunya yang sering dan suka menyiksa Evan.

"Apa aku harus menculik Evan ya? Dan menempatkannya di sini. Jadi dia tidak akan dipukul lagi."

"Tidak ada gunanya, aku sudah beberapa kali memerintahkan dia untuk keluar dari istana. Tapi seberapa keras pun siksaan yang dia terima, dia tidak pernah mau keluar dari istana."

Diskusi mereka hari itu pun selesai setelah membahas beberapa hal. Lucia kembali ke kamarnya dan beristirahat. Sementara itu di sebuah rumah besar Selviana tiba dengan beberapa luka di tubuhnya.

"Wah, wah kakak siapa ini yang pulang dengan babak belur?" Dua orang wanita cantik berusia 22 tahun dan 20 tahun turun dari tangga berbarengan. Mereka tampak cantik dengan rambut coklat tua yang mereka miliki. Wajah sensual dan tubuh seksi yang mereka miliki membuat mereka tampak sempurna.

"Kenapa kakak kembali? Bukannya kalian sudah menikah?" Kedua kakak Selviana saling pandang dan menyeringai bersama melihat Selviana yang nampak pucat.

"Suami kami sudah mati. Jadi untuk apa kami kembali kesana? Lagi pula aku ingin menikmati kekayaam hasil Selviana. Lihatlah rumah mewah ini. Kenapa aku harus kembali ke rumah baron yang miskin?" Kakak pertama Selviana yang bernama Rosa berputar-putar melihat kemegahan rumah hasil jerih payah Selviana.

Maya, kakak kedua Selviana mendekati gadis yang sedang terluka itu dan memegang punggung Selviana yang terluka akibat dipukul karena menerima hukuman saat di Kerajaan Salvavor.

"Aaaghhh..." Selviana berteriak kesakitan dan Maya berpura-pura tanpa sengaja menekan luka Selviana padahal seharusnya dia tahu karena darah merembes dari sana.

"Ahh, Selviana apa yang terjadi? Apakah itu sakit? Apa terkena lukamu? Kakak tidak sengaja. Kau mau memaafkan kakak, bukan?" Maya dan Rosa bertingkah polos dan berusaha merapat Selviana tapi gadis itu menolak keinginan kedua kakaknya.

Karena kesal Maya menjambak rambut Selviana. "Mau kemana kau? Sudah hebat hah karena menjadi orang kepercayaan Pangeran kedua? Atas dasar apa kau bisa menarik perhatiannya."

Kejadian itu dilihat oleh ibu mereka. "Kalian berdua hentikan." Teriakan marah ibunya membuat Maya dan Rosa terpaksa melepaskan jambakan mereka pada Selviana.

"Selviana, ayahmu memanggil. Cepat ikuti ibu. Dan kalian berdua, jangan mengganggu adik kalian lagi. Cepat pergi ke kamar kalian," usir ibu mereka.

Maya dan Rosa pura-pura masuk ke kamar tapi setelah itu mereka keluar lagi dan mengikuti arah ibu dan Selviana pergi. Untuk apa?

Tentu saja untuk menguping pembicaraan mereka.

1
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
ingat Lucia pria itu Oyen🤣🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kaya mendadak🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
wah² apa kh itu jodohnya Su Lu Xia🤭🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Selir pencuri🤭🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
selir yg licik
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
cerita baru pula
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Sedihnya😭😭😭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
hebat
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
bgus klau d hukum penggal terus😌
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kakaknya Lois paling begok.. knp ngak diam saja😌
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
kejahatan Ayah Lucia lagi teruk, selama 14thn d abaikn smpai Lucia asli meninggoi, Ayahnya memang ngak layak d maafkn..
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
sedihnya wajar sekali klau Lucia marah, mereka tau semua kejadian apa lagi saat hampir d perkosa, dan mereka buat tidak tau saja 😣😣😣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
aduiii kenapa bisa Thor kesian anat Emilia, kenapa ngak yg lain aja😣😣😣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
lucu pula nama kluarga Lee🤭🤭🤭sdh lucu licik lagi.
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
hebat
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
mesti c Sok cantik kegatalan tu😤
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
ceh percaya diri sungguh
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
🤣🤣🤣🤣Momo pengkhianat🤣🤣🤣🤣
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
Lois jgn terlalu benci adik mu🤭
JanJi ◡̈⋆ⒽⒶⓅⓅⓎ😊
sepatutnya bgi Misi bagi Duke menderita ck ck 😤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!