NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Pesona Si Kembar 2 (Cinta Tersembunyi Di Balik Gerbang Kampus)

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Teen School/College
Popularitas:58.8k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Lanjutan dari "Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)"

Rachel dan Ronand menapaki jenjang pendidikan kuliah. Jurusan yang mereka ambil pun berbeda. Ronand dengan sifat serius dan sikap misteriusnya membuat banyak orang penasaran. Sedangkan Rachel, dengan gaya selengekannya namun selalu mencengangkan tentang prestasinya.

Di balik gerbang kampus, mereka mengukir cerita yang baru. Dimulai dari kekeluargaan, persahabatan, dan percintaan yang rumit. Semua akan menjadi satu padu dalam cerita ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kehebohan

Jalan telus dali tadi,

Bilangnya sebental, tapi dali tadi ndak sampai-sampai.

Ini mau ke China atau ke Onty boncel sih,

Mika ndak bisa sabal lho ini,

Celotehan-celotehan Mika sepanjang jalan menuju tempat dimana Rachel berada, membuat Radit pusing sendiri. Apalagi bocah cilik itu terus berbicara dan protes tepat pada telinga Radit. Sedangkan sopir yang mengikuti dari belakang, tampak santai. Beruntung bukan dia yang menggendong Mika. Jika dia yang menggendong Mika, pasti akan merasakan hal sama dengan Radit. Namun sopir itu merasakan bahwa Radit ini mempunyai niat terselubung.

"Sabar, Mika. Kan memang gedung kampusnya ini luas. Seharusnya tadi parkirnya di sebelah sana, biar nggak capek jalan ke gedung Ontynya." ucap Radit menjelaskan sambil mencoba tersenyum. Radit bahkan belum berkenalan dengan Mika. Namun ia tahu bahwa nama sosok di gendongannya ini dari celotehannya yang sedari tadi menyebut dirinya Mika.

"Oh... Jadi Om salahkan Mika yang palkil mobil di sana? Mana Mika tahu kalau gedungnya Onty itu nggak di dekat sini,"

"Kenapa gedungnya ndak jadi kecil saja? Sepelti lumah balbienya Mika," tanya Mika lagi membuat Radit tertawa dengan nada terpaksa. Pertanyaan yang menurut Radit sangat tidak masuk akal.

"Kan di sini orangnya banyak, nggak akan muat kalau gedungnya sebesar rumah barbie." Radit rasanya ingin melakban bibir Mika itu agar berhenti berbicara.

Mika...

Om gempa...

Eh...

Mika melambaikan tangannya ke arah seseorang yang dikenalnya yaitu Gema. Raut wajah laki-laki seusia Rachel dan Ronand itu tampak terlihat sangat kelelahan. Sepertinya Gema sudah selesai dengan kegiatan OSPEK-nya. Ia hendak pulang karena ada beberapa mahasiswa baru juga yang terlihat meninggalkan kampus. Namun Gema melihat Rachel yang berada di dalam gendongan ketua BEM kampusnya.

"Kak Radit..." sapa Gema saat melihat siapa yang menggendong keponakan Rachel itu. Radit pun hanya menganggukkan kepalanya sedikit.

"Gendong, Om gempa. Kita cali Onty boncel dulu. Balu pulang, telus makan di lumah Mika ya." Mika mengulurkan tangannya meminta berpindah gendongan pada Gema. Sepertinya Mika merasa tak nyaman berada dalam gendongan Radit. Ada sesuatu yang membuat dia terus merasa curiga.

"Ayo si..."

"Biar saya saja yang gendong Mika. Nanggung, tinggal sebentar lagi." sela Radit yang kemudian membawa Mika pergi tanpa persetujuan Gema.

Tulunin Mika, Om.

Kak Radit,

Om gempa,

Kejar,

Mika tampak memberontak di dalam gendongan Radit. Ia ingin digendong oleh Gema, namun Radit tidak menyerahkannya. Gema dan sopir pun berlari mengejar Radit yang berjalan cepat. Jangan sampai Mika terluka karena ulah Radit. Bisa ada bencana di kampus ini jika sampai cicit kesayangan Mama Martha itu terluka. Bahkan beberapa mahasiswa juga tampak kebingungan saat melihat kejadian kejar-kejaran itu.

Onty boncel,

Kurcaci cadel,

Huaaaa...

"Kok nangis?" Rachel yang melihat Mika pun langsung berlari ke arahnya. Apalagi Mika tampak menangis dan meronta dalam gendongan Radit. Beruntung kegiatan OSPEK sudah selesai dan ia akan pulang, tapi harus menunggu Susan yang tengah menjemput Ronand di gedung sebelah.

Happ...

"Olang ini ndak mau lepas Mika. Padahal Mika mau digendong sama Om gempa," adu Mika dengan mata berkaca-kaca saat sudah berada di dalam gendongan Rachel. Wajahnya memerah karena kesal dan marah dengan ulah Radit.

"Maaf, Rachel. Aku hanya ingin mengantar Mika ke kamu," ucap Radit sambil menggaruk tengkuknya yang tak gatal saat sopir dan Gema telah sampai di sana. Bahkan keduanya menatap tajam pada Radit.

"Kak Radit, lain kali jangan begitu. Anak kecil lho ini. Mika itu susah dekat dengan orang asing. Kasihan kalau dibawa begitu kaya kesannya mau diculik," ucap Gema dengan sindirannya. Padahal tinggal dipindahkan ke gendongannya, apa susahnya coba?

"Tau tuh, pasti mau culik Mika yang gemoy ini. Telus minta tebusan ke nenet dayung satu milyal," tuduh Mika dengan tatapan kesalnya.

"Maaf, Mika. Tadi kayanya tangan Om nggak bisa lepaskan kamu. Habisnya kamu lucu, Om jadi gemas." Radit memberikan alasan yang tidak masuk akal.

"Terimakasih sudah mengantar Mika, Kak Radit. Lain kali, biarkan Mika jalan sendiri. Soalnya Mika ini memang sering tidak nyaman jika berada dalam gendongan orang asing," ucap Rachel sambil menghela nafasnya pelan.

Nada suara dan tatapannya tampak biasa saja. Namun kalimatnya mengandung sindiran yang membuat Radit sedikit terkejut. Rachel tak peduli jika nanti dimarahi Radit karena tidak sopan pada senior. Namun ini masalahnya bukan lagi urusan kampus. Ini soal kenyamanan dan keselamatan Mika.

Mika tau modus-modusnya wowok buaya dalat,

Cili-cilinya ya sepelti Om. Ndak usah sok dekat sama Onty boncel,

Onty boncel sudah dijodohkan dengan pengusaha tambang batu kelikil,

Ha?

***

"Orangnya nggak berangkat, Mika." ucap Rachel mencoba memberi pengertian pada Mika.

Ternyata kedatangan Mika ke kampusnya ini untuk meminta ganti rugi kerusakan sepeda kecilnya. Namun sayang sekali, Karin memang tidak berangkat karena bukan lagi panitia OSPEK. Mika tampak meluruhkan bahunya lesu. Lalu untuk apa dirinya datang? Kalau pada akhirnya tidak ada yang bisa ia minta pertanggungjawaban.

"Telus gimana dong, Onty boncel? Mika sudah jauh-jauh ke sini lho. Mana ini Mika ndak jadi belangkat alisan sosialita gala-gala ke sini," ucap Mika sambil mengerucutkan bibirnya sebal.

Astaga... Anak sekecil itu mau arisan sosialita,

Sepertinya Rachel bukan dari keluarga sembarangan deh,

Iya. Lihat aja itu anting dan sepatunya, mahal semua. Bukan emas kaya kita ini,

"Jadi pusat perhatian lagi karena Mika ini," gumam Rachel sambil menghela nafasnya pelan.

"Besok biar Onty telfon itu Kakaknya ya. Atau nanti Onty ganti dengan bakso semangkok," ucapnya pada Mika.

"Apa? Bakso semangkok doang? Selet kali cuma sampai di tenggolokan. Pelitnya Onty boncel," seru Mika dengan mata membulat.

"Terus maunya berapa mangkok?" tanya Rachel.

Mika pun memberontak agar diturunkan dari gendongan Rachel. Mika mendekati sopirnya kemudian mengambil mik kecil. Perasaan Rachel tidak enak, apalagi banyak mahasiswa baru juga ikut menonton drama ini. Radit sudah kehilangan muka karena ditegur oleh Rachel. Dia memilih diam bersama Gema yang terus mengawasi Radit. Bahkan kini panitia OSPEK juga berkerumun mendekati mereka.

Pengumuman...

Glatis makan bakso di kantin dan pedagang depan untuk semua olang di sini. Dibayal sama Ontynya Mika yang cantik ini,

Apa?

Ini beneran?

Anak kecil begitu masa dipercaya.

Ndak boleh pelit-pelit, Onty boncel. Kita halus belbagi,

Ayo, duys. Les go....

Gempa, telfon Abang Onand. Minta duit,

Onty boncel, ndak boleh minta uang olanglain. Buat apa itu uang milyalan di tabungan kalau ndak dipakai? Nanti jamulan,

Milyaran?

Sebenarnya dari keluarga mana si Rachel ini?

Astaga...

1
muhammad ibnuarfan
gak suka nya di sini tu...Chiara terlalu bodoh jadi emak...insting keibuan nya gak tajam sama sekali...boleh positif thinking...tapi juga harus waspada dong...😤
Sani Srimulyani
wow pasti kali ini ronand yang bergerak.
Atik Kiswati
next....
Sani Srimulyani
lucu juga kalo denger ronand debat sama papa Julian, pasti ujung2nya papa Julian yang kena.....
Atik Kiswati
lnjt.....
Ita Xiaomi
Auto sawan😁
Keinara Leticia
baca ulang karena akun hilang🫣🫠
Ayudya
mang kalau keturunan papa dullian ga kaleng kaleng 🤣🤣🤣🤣kalau suruh jail🤣🤣🤣🤣
black secret
next
Atik Kiswati
mangkanya jadi dosen jangan songong....
tia
lanjut thor
Sani Srimulyani
waaahhh ada yang cari perkara nih orang.....
Healer
Lucky dtg ke kampus k utk berjumpa dgn Achel??
Atik Kiswati
nah...lho.....
Aisyah Ajalah
waduh baca bab ini w jadi senyum senyum sendiri,mau ketawa ngakak takut anak kaget karna lagi tidur😃😄😁😆😀😅😂🤣🤭
Ita Xiaomi
Sehat selalu Kk. Istirahat jg.
Atik Kiswati
lnjt...
ririen handayani
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sani Srimulyani
ada2 aja nih achel sama mika nih....tapi kalo ga ada mereka tuh serasa sepi gitu....
tia
eggak papa yg penting update dobel 😁
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!