NovelToon NovelToon
Hidden Girl

Hidden Girl

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:150.9k
Nilai: 5
Nama Author: Miss cute

menceritakan tentang kisah gadis 19 tahun yang selama ini di sembunyikan oleh ayahnya sendiri tapi bisa keluar dari kurungan ayahnya karena kabur dan bertemu dengan pria Arrogant

Ayo ikuti ceritanya, bagaimana ya nasib gadis yang tidak tau apa-apa tentang dunia luar itu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Miss cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sekolah

''Kita mau kemana Tuan?'' tanya Rose menoleh ke samping yang disana ada Felix yang sedang fokus menyetir.

''Lihat saja nanti,'' jawab Felix.

Mobil itu melaju dengan kecepatan sedang menembus keramaian kota di hari minggu, yang hari ini adalah jadwal orang-orang sedang berlibur.

setelah 20 menit perjalanan akhirnya mereka sampai ke tempat yang mereka tuju.

Felix membuka kaca mobilnya.

''Selamat pagi Tuan Felix'' sapa sang satpam yang pastinya mengenal Felix.

''Pagi pak,'' balas Felix.

Satpam itu sudah tahu Felix akan datang, dia langsung membukakan gerbang agar Felix bisa masuk.

Felix dan Rose turun berbarengan setelah memarkirkan mobil.

Rose melihat sekitar. ''Apa ini kantor tuan yang lain?'' tanya Rose saat melihat bangunan luas lima lantai itu.

''Bukan, aku dulu bersekolah disini,'' jawab pria itu sambil membayangkan masa lalunya semasa SMA.

''Wahh, jadi ini sekolah,'' ucap Rose senang sekaligus takjub karena ini pertama kalinya dia menampakkan kaki di tempat yang belum pernah dia kunjungi sama sekali seumur hidupnya padahal hampir semua orang pernah mendatangi tempat yang bernama sekolah ini.

Ternyata Felix mengajak Rose ke salah satu sekolah SMA swasta yang ada di kawasan elit kota itu, yang tak lain dimana Felix dulu mengenyam pendidikan.

''Tapi kenapa sepi sekali tidak seperti sekolah yang kita lewati waktu itu?'' tanya Rose

''Hari ini hari minggu jadi mereka libur sama seperti kita,'' jawab Felix dengan sabar atas ketidaktahuan gadis itu.

''Owee, seperti itu.''

Tanpa membuang-buang waktu Felix menarik tangan Rose.''Kemana Tuan,'' pekik Rose yang kaget di tarik oleh Felix.

''Ke dalam lah, mau kemana lagi, aku akan menunjukkan dimana kelasku dulu,'' ujar Felix.

Meraka berjalan berdampingan dengan tangan saling bertautan satu sama lain.

''Ini dia kelas ku dulu,'' ucap Felix saat sampai di kelasnya yang berlokasi di lantai 4 gedung sekolah itu.

Terlihat jelas halaman yang luas di bawah sana membuat sekolah itu terlihat asri dan sangat terawat.

Biasa sekolah orang kaya yang sebulannya harus bayar puluhan juta.

Felix dan Rose masuk berbarengan dengan tangan masih setia saling menggenggam satu sama lain.

''Rose, ini namanya kelas, disini aku belajar bersama teman-teman ku dulu,'' ucap Felix sedikit memberi penjelasan kepada Rose.

''Wahh, pasti menyenangkan bisa memiliki teman.'' gumam gadis itu.

Felix menarik tangan Rose mendekat ke salah satu kursi yang paling belakang. ''Rose kau duduk lah disini, dulu ini adalah bangku yang biasa aku duduki.''

''Benarkah?'' ucap Rose antusias.

''Iya benar, lihatlah, bahkan stiker inisial F yang aku tempel dulu belum hilang sampai sekarang,'' ucap Felix dengan rasa bangga menunjukkan nya ke Rose.

''Duduk lah supaya kau bisa merasakan bagaimana rasanya menjadi aku, sebagai siswa paling terkenal di sekolah ini, semua siswa tahu aku, ketampanan, kekayaan dan otak ku yang pintar membuat para gadis tergila-gila denganku, aku sengaja duduk di belakang agar tidak terlalu menarik perhatian siswa yang lewat tapi apa boleh buat meraka selalu melihat pancaran ketampanan ku dari sudut terkecil pun,'' ucap pria itu sambil mengusap rambutnya ke belakang membanggakan dirinya yang hebat pada masa sekolah dulu.

Rose dengan senang hati duduk sambil mendengarkan Felix bercerita tentang masa sekolah nya dulu.

''Apa saja yang anda lakukan di kelas ini tuan?'' tanya gadis itu penasaran.

''Oke akan aku jelaskan supaya kau bisa sedikit membayangkan bagaimana rasanya bersekolah.''

Felix berjalan cepat ke depan, berdiri di samping meja guru. ''Ini adalah meja guru, biasanya guru akan duduk disini setelah menjelaskan pelajaran di papan itu.'' Felix menunjuk papan putih yang ada di belakangnya.

''Para guru akan menjelaskan pelajaran dan mencatat pelajaran yang penting di papan putih ini, tentu para siswanya akan memperhatikan dengan baik seperti kau saat ini memperhatikan aku yang sedang menjelaskan sesuatu,'' ucap Felix memaparkan sedikit bagaimana proses belajar mengajar terjadi.

''Tuan, guru itu apa?'' tanya Rose yang seperti sedang melakukan kegiatan sesi tanya jawab yang biasa kita lakukan saat di kelas bersama guru.

''Guru itu adalah seseorang yang mengajarkan kita banyak hal supaya kita menjadi pintar.'' jawab Felix menjelaskan dengan gaya bahasa yang sederhana supaya mudah di mengerti oleh Rose.

''Tuan, kita di sekolah hanya belajar?'' tanya Rose lagi yang sangat antusias ingin mengetahui lebih banyak tentang dunia bersekolah.

''Tentu saja tidak, kita banyak mengadakan perlombaan di akhir semester seperti menyanyi, olahraga, dance dan masih banyak lagi, ada juga kelas tambahan yang namanya ekstra kurikuler, aku dulu ikut kelas berenang dan basket,'' jawab Felix.

''Berenang dan basket?'' tanya Rose menunjukan muka bingung.

''Iya, apa kau mau tau dimana aku biasanya berlatih berenang dan bermain basket?''

''Iya Tuan, saya mau,'' ucap gadis itu tersenyum semangat.

''Ayo kalau begitu,'' ajak Felix.

Rose berdiri menghampiri Felix dan mereka keluar dari kelas itu menuju lantai 1.

Sampai disana Rose membuka mulutnya lebar takjub dengan kolam renang indoor yang luas itu.

''Tuan, aku tidak menyangka akan ada kolam renang seperti ini di sekolah, seperti di rumah saja,'' ucapnya.

''Aku selalu sekolah di tempat yang ada kolam renangnya karena aku sangat suka berenang, asal kau tau aku dulu selalu juara dalam perlombaan renang.''

''Tuan anda sangat hebat, tidak seperti aku yang tak bisa apa-apa,'' ucap Rose menunduk sedih.

Felix mengacak rambut Rose dengan gemas. ''Jangan bersedih seperti itu, aku akan mengajari mu'' hibur Felix.

Rose mengangkat kepalanya yang tertunduk, senyumnya melebar setelah mendengar tawaran dari Felix. ''Benarkah,'' tanya nya dengan tatapan mata yang berbinar.

Felix yang di tatap seperti itu jelas saja meleleh. ''Kenapa kau semakin lucu saja sih,'' gumam Felix dalam hati.

''Tuan, kenapa diam,'' ucap Rose menyadarkan pria itu.

''Ahh ... tentu saja, aku akan mengajari mu berenang di kolam mansion sampai bisa,'' janji Felix kepada gadis itu.

''Terimakasih Tuan.''

''Ayo kita ke lapangan basket, aku akan menunjukkan sesuatu kepada mu,'' ucap Felix menarik tangan Rose.

Setelah 5 menit berjalan mereka akhirnya sampai di lapangan basket yang juga indoor itu.

''Nahh ini adalah lapangan basket, aku adalah kapten team basket sekolah ini, makanya ini adalah salah satu ruangan yang paling sering aku datangi setelah selesai belajar.''

''Segala hal ada di tempat ini, pasti menyenangkan sekali bisa bersekolah,'' gumam Rose dalam hati.

''Sekarang kau duduk disini, aku akan menunjukkan sesuatu kepada mu,'' ucap pria itu lalu berlari mengambil sebuah bola basket sambil mendribble nya.

Felix mundur ke belakang sejauh mungkin dari ring basket, dia mengambil ancang-ancang untuk memasukkan bola basket itu ke dalam ring.

''Tuan semangat!'' teriak Rose memberikan energi walaupun dia tidak tahu apa yang akan di lakukan Felix selanjutnya.

Mendengar itu Felix menjadi tambah optimis memasukan bola ke ring itu dalam sekali tembakan saja.

1,2,3 Shoot dan jelas saja MASUK.

Rose yang melihat itu langsung berdiri, bertepuk tangan kegirangan.

''Prok, prok, Yeeee, anda hebat sekali Tuan,'' teriak Rose sambil melompat kecil.

Happy Reading 🥰😘🙏

I LOVE YOU 3000🙏😘🥰

1
Anang Wahyudin
Luar biasa
Aries suratman Suratman
Seharusnya disini Rose jangan dijadikan terlalu bodoh dan lemah Thor, minimal Ada banyak kelebihan yang dimilikinya, Dan yang bikin rasa
penasaran Siapakah Ibunya Rose (usia Alice 25,Rose 19, Felix 28-30 th
Akeyla Kiyomi Kekie
🤣🤣🤣🤣🤣 sumpah ngakak...
siapa aku...??
mausiaa🤣🤣
Memyr 67
rose bertemu saudaranya
Memyr 67
terus bagaimana ini pak bayu? anaknya hilang, sampai 2 hari nggak ketemu?
Kamiem sag
bosan juga thor mental dan kebodohan Rose tdk berkembang seperti manusia gak berakal gak memikirkan apapun
bosan
Kamiem sag
sebodoh dan senaif itu Rose
Kamiem sag
sedikit gak logis cerita ini
tapi entahlah
Kamiem sag
😀😀😀😀😀😀😀
Rose kena
Kamiem sag
kepo thor siapa sebenarnya Rose?? sampai harus diasingkan dan dibodohkan sedemikian rupa??
Kamiem sag
aku bayangin gimana prustasinya Felix menghadapi Rose
Kamiem sag
berarti Rose dikurung tanpa pendidikan
kira kira mau dijadikan apa Rose itu oleh Bayu yg mengaku sbg ayahnya?? apamau dijadikan pemuas nafsu? atau mau dijual?
Kamiem sag
aku sih berharapnya Rose ketemu orang baik
Kamiem sag
Rose kabur tanpa bekal ??
Kamiem sag
nyimak dgn penuh keherana Rosr tdk sekolah?
Uswatun Hasanah
kayaknya ceritanya seru....
semangat rose
Uswatun Hasanah
mudah-mudahan bagus ceritanya....
Sumiati Jelita
Biasa
Sumiati Jelita
Kecewa
Kim Theo
Bagus cerita nya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!