NovelToon NovelToon
Jodohku Cinta Pertamaku

Jodohku Cinta Pertamaku

Status: tamat
Genre:Tamat / Cintapertama / Perjodohan / Nikahmuda / Cintamanis / Patahhati
Popularitas:20M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sri Ghina Fithri

Kayla datang untuk menghadiri pesta pernikahan sepupunya. Namun, pernikahan itu menjadi pernikahan mendadak baginya karena sepupunya kabur dari rumah.

Untuk menutupi rasa malu pada tamu undangan, Ibu Kayla meminta Kayla menggantikan posisi sang sepupu. Dia tak ingin nama baik keluarga besar menjadi cemoohan tamu undangan.

Kayla tidak bisa menerima pernikahan ini, tapi demi mengabulkan permintaan sang ayah yang di paksa ibunya untuk membujuk Kayla, akhirnya dia terpaksa menerima takdirnya.

Dengan terpaksa dan hati yang luka Kayla melaksanakan permintaan sang ayah, pria terhebat dihidupnya.

Perjodohan ini mengantarkan mereka pada cinta pertama yang dulu sempat dikuburnya.


lanjut baca yukk...novel ini akan update setiap hari 🙏🙏🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sri Ghina Fithri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 18

Raffa dan Arumi menoleh ke arah suara vas bunga yang jatuh. Mereka berdiri lalu melangkah masuk ke dalam rumah.

Mereka melihat Kayla berdiri mematung di sana membelakangi mereka. Ibu dan anak itu saling melemparkan pandangan.

Kayla menundukkan kepalanya, “Maafkan Kayla, Ma,” lirih Kayla merasa bersalah.

Raffa menghampiri Kayla, dia melihat pipi Kayla basah.

“Kamu menangis?” tanya Raffa.

Bergegas Kayla menghapus sisa air mata yang mengalir di pipinya.

“Nggak, aku nggak nangis,” lirih Kayla berbohong menggelengkan kepalanya.

“Ya udah nggak apa-apa, kamu sudah siap?” tanya Arumi pada Kayla mengalihkan pembicaraan.

“Sudah, Ma.” Kayla mengangguk.

“Bi, tolong bereskan pecahan vas ini, ya!” perintah Arumi.

“Baik, Nyonya!” sahut Bi Sari yang sudah berada di sana.

“Ya udah, Mama sama Kayla pergi dulu, ya!” ujar Arumi berpamitan pada Raffa.

“Iya, Ma. Hati-hati,” seru Raffa.

Kayla dan Mama mertuanya pun melangkah keluar rumah. Pak Ujang sudah menunggu di depan rumah. Dia membukakan pintu mobil untuk majikannya.

Pak Ujang pun melajukan mobilnya setelah memastikan sang majikan duduk nyaman di atas mobil.

Di perjalanan Kayla hanya diam, dia mengingat ucapan Raffa saat berbicara dengan mama mertuanya. Entah mengapa ada rasa sakit saat mengetahui bahwa Raffa sangat mencintai wanita lain.

“Tuhan, rasa apa yang ada di hatiku saat ini? Mengapa aku merasa terluka saat mengetahui suamiku mencintai wanita lain? Tuhan, jagalah hatiku ini, aku tak ingin terluka karena cinta,” gumam Kayla di dalam hati.

“Kayla?” panggil Arumi.

Arumi merasa khawatir melihat Kayla yang melamun sambil melempar pandangannya ke luar jendela mobil.

“Iya, Ma.” Kayla menoleh ke arah mama mertuanya.

“Kamu kenapa?” tanya Arumi penasaran melihat Arumi yang hanya diam saja.

“Nggak apa-apa, Ma. Kayla Cuma menikmati keramaian Kota Padang, besok Kayla sudah harus kembali ke Jakarta.” Kayla berusaha menutupi kesedihannya.

“Kamu ke Jakarta Cuma pergi kuliah, Sayang. Setelah kalian menyelesaikan kuliah kalian. Kalian akan menetap di Kota ini,” ujar Arumi.

“Mama mau kalian tinggal bersama mama di sini, supaya mama tidak kesepian,” tambah Arumi penuh kasih sayang.

“Iya, sih.” Kayla tersenyum.

“Mama sengaja bawa kamu ke salon, selain menemani mama. Mama juga mau menjadikan menantu mama ini satu-satunya wanita yang paling cantik dan anggun di mata putra semata wayang mama,” ujar Arumi penuh harap.

“Bagaimana aku menjadi wanita paling cantik di mata Raffa, Ma. Di hatinya hanya ada satu nama,” gumam Kayla di dalam hati.

“Iya, Ma,” lirih Kayla menanggapi ucapan sang mama mertua.

Setelah menempuh perjalanan 20 menit, Pak Ujang menghentikan mobilnya di depan salon ternama di kota Padang. Pak Ujang segera turun dari mobil lalu membukakan pintu mobil untuk majikannya.

“Makasih, Pak!” ucap Arumi setelah mereka turun dari mobil.

“Sama-sama, Nyonya,” sahut Pak Ujang.

Arumi menggandeng tangan menantunya masuk ke dalam gedung salon. Di dalam mereka disambut ramah oleh karyawan salon. Di salon ini khusus untuk wanita, karyawannya hanya perempuan karena mereka ingin menjaga privasi setiap pelanggan mereka yang berhijab.

“Selamat siang, Nyonya Arumi,” sapa salah satu karyawan yang sudah mengena Arumi.

“Siang, Susan. Mau perawatan komplit, ya,” ujar Arumi sambil menunjuk pada Kayla.

“Siap, Nyonya.”

“Mari!” karyawan salon pun mengajak Kayla dan Arumi masuk ke sebuah ruangan.

Mereka melakukan perawatan secara bersamaan, di mulai dari pedicure, medicure, facial, lulur dan lain-lain. Mulai dari ujung kaki hingga ujung rambut.

Kayla dan Arumi keluar dari salon setelah 3 jam perawatan, di sela-sela perawatan Kayla tidak lupa melaksanakan kewajibannya sebagai seoang hamba.

Arumi melihat layar ponselnya, di sana tertera angka 15.15 menandakan mereka selesai perawatan pada pukul 3 sore.

“Gimana, suka?” tanya Arumi pada Kayla.

“Suka, Ma. Aku merasa rileks habis perawatan.” Kayla tersenyum.

“Besok-besok kalau kamu liburan semester kita ke salon lagi, ya!” ajak sang mama mertua antusias.

Kayla merasa senang dengan perlakuan mama mertuanya yang sangat ramah padanya, jika diperhatikannya keluarga Pak Surya termasuk keluarga yang baik dan juga taat beribadah.

Ponsel Arumi berdering saat mereka melangkah ke luar gedung salon. Arumi mengambil ponselnya dari dalam tas lalu mengangkat panggilan tersebut.

“Kamu, di mana?” tanya Arumi.

“Ya udah, tunggu di depan. Mama sama Arumi sudah jalan keluar,”

Saat mereka berada di depan gedung salon,mobil Raffa sudah terparkir di depan gedung. Arumi langsung membuka pintu mobil bagian belakang lalu dia masuk ke dalam mobil, sedangan Kayla masih berdiri bingung.

“Ayo!” ajak Arumi.

Akhirnya Kayla mengikuti mama mertuanya duduk di bangku belakang. Raffa langsung membalikkan tubuhnya menatap tajam ke arah Kayla.

“Kamu pikir, aku ini supir kamu?” jar Raffa kesal.

Arumi tersenyum melihat ekspresi Raffa yang kesal, dan wajah bingung menantunya.

“Tapi,-“ Kayla berusaha membantah.

“Ma, mama aja yang duduk di depan,” pinta Kayla pada Arumi memohon.

“Sayang, kamu itu istrinya Raffa, kamu ding yang mendampingi Raffa di depan,” bantah Arumi.

Akhirnya Kayla pun pindah ke bangku depan, di samping Raffa.

Raffa memperhatikan Kayla, dia menyadari ada kesalahan pada Arumi. Raffa pun mendekatkan tubuhnya pada tubuh Kayla sambil tangannya meraih tali sabuk pengaman.

Kini wajah Raffa tepat berada di depan wajahnya, aroma tubuh maskulin milik Raffa menyeruak di hidung Kayla, serta aroma mint hembusan napas Raffa membuat Kayla terbuai terbayang melayang.

Raffa pun terbuai saat menghirup aroma therapy yang berasal dari tubuh Kayla. Matanya fokus pada bibir mungil milik Kayla.

“Kamu mau ngapain?” bentak Kayla mendorong tubuh Raffa menjauh dari tubuhnya saat sadar dari lamunannya.

“Auuww, sakit!”pekik Raffa saat tubuhnya menghantam setir mobil.

Kayla malah merasa bersalah sudah mendorong tubuh sang suami.

“Maaf,” lirih Kayla.

“Aku cuma mau masangin sabuk pengaman buat kamu,” gerutu Raffa kesal sambil mengelus lengannya yang terasa sakit.

“kamu kan bisa bilang, dan aku bisa kok masangin sendiri,” ujar Kayla membela diri.

Kayla pun mengambil tali sabuk pengaman lalu memasang sabuk pengaman di tubuhnya.

“Dasar, nggak tau terima kasih,” umpat Raffa lalu dia pun melajukan mobilnya kesal.

Arumi hanya tersenyum melihat tingkah putra dan menantunya. “Hehehe,” terdengar suara kekehan Arumi dari belakang.

Raffa dan Kayla menoleh ke arah belakang, mereka pun sadar bahwa di mobil itu ada mamanya.

“Astaghfirullah,” gumam Raffa dan Kayla di dalam hati.

Mereka merasa malu dengan apa yang telah mereka lakukan dihadapan sang mama. Raffa menggaruk tengkuknya yang tidak gatal, sedangkan Kayla melempar pandangannya keluar jendela.

Tak berapa jauh dari lokasi salon, Raffa menghentikan mobilnya di depan gedung tinggi di sana tertulis nama Surya Jaya.

“Kenapa berhenti?” tanya Kayla penasaran.

Bersambung . . .

.

.

.

.

Hai readers, terima kasih sudah membaca karya Author🙏🙏🙏

Tetaplah dukung Author dengan meninggalkan jejak berupa . . .

- Like

- Komentar

- Hadiah

dan

-Vote

Terima kasih atas dukungannya 🙏🙏🙏

1
Melda Andriyani
terlalu ribet ini novel kpn tamatnya,Kayla jg ndk lahiran ,lama skli hamilnya😛😛
Ilda Yunita
Luar biasa
Anonymous
Namanya banyak yang ketuker
Melda Andriyani
terlalu berbelit-belit ini novel
jen
siapa sih yg mau menodai... dih tapi sie Kayla mending dia gag trauma gtu???
jen
siapa sih itu perempuan yg rese
jen
tp sie Rafa aj blum liat rambut Kayla. dih jahat bgt itu laki"siapa yaa
jen
siapa y Thor
jen
msh penasaran sm pelakor yg demen sm Raffa
jen
mulai lah ada ulet keket
jen
knp ada pelakor yaa.... geli klo ada cwe" gtu
jen
suka tp sok jual mahal
jen
hahhaa setan kepala item bi
jen
iyaa Ara, Zahra, Kayla sama
jen
pasti cantik Kayla, nyesel km Raffa
jen
kayaknya Kayla itu Zahra , ilang trus diadopsi sm Bram
jen
kayaknya cwo yg ktemu di bandara ya
jen
suka perempuan yg baik dan Sholehah
Lita
lanjut baca ah...
sakura
....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!