NovelToon NovelToon
Suamiku Pura-pura Buta

Suamiku Pura-pura Buta

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Titin Supriatin

follow igku @zariya_zaya

Bagaimana kalau tunangan yang sudah lama tak kau temui, tiba-tiba dia menjadi buta, apa kau percaya?

Yuna, bidan cantik dari desa tak sengaja bertemu dengan pria asing yang menyelamatkannya beberapa kali. Pria asing itu tak sengaja mengalami kecelakaan yang disebabkan oleh Yuna karena suatu hal dan menjadi buta.

Pria buta itupun meminta Yuna menikah dengannya. Awalnya Yuna menolak karena ia sudah bertunangan, tapi rasa bersalah telah membuat Yuna mengambil keputusan pahit dalam hidupnya, yaitu melanggar janjinya pada tunangannya yang tak pernah ia temui sejak ia masih kecil. Tak disangka, ternyata pria buta itu adalah tunangan masa kecilnya sendiri, yang baru saja kembali dari Swiss, yaitu Yeon.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya? Apakah Yeon benar-benar buta atau hanya pura-pura?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Titin Supriatin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

episode 32 Kiss with Jempol

Iring-iringan pesta pernikahan Yeon dan Yuna yang dirayakan oleh seluruh penduduk kampung tampak begitu meriah. Berbagai ucapan selamat dan doa mengiringi perjalanan pasangan pengantin baru menuju kediaman Yeon yang ternyata, lumayan jauh juga kalau ditempuh dengan naik kuda. Apalagi jalannya rombongan pengantin ini sangat lambat melebihi lambannya jalan kura-kura.

Bagaimana tidak lambat? Sebentar-sebentar mereka berhenti di jalan untuk mempertontonkan aksi beberapa orang sesuai dengan tradisi desa. Belum lagi mereka meledek Yeon dan Yuna soal malam pertama dan menyinggung soal momongan yang membuat wajah Yeon dan Yuna langsung merah padam. Pasalnya Yuna belum bisa melakukan kehidupan pernikahan normal seperti pasangan pengantin baru lainnya karena ia tidak tahu identitas asli Yeon.

Sedangkan Yeon sendiri masih punya segudang rencana untuk menyelesaikan masalah Yuna yang tertunda, jelas mereka berdua masih belum memikirkan hal-hal semacam itu terlebih pernikahan ini belum diketahui oleh keluarga besar Yeon sendiri. Namun, meski demikian Yeon lega karena Yuna sudah menjadi miliknya, perkara nanti bagaimana reaksi Leo dan Shena, itu urusan belakang.

“Pak Bos! Kenapa anda tidak turun dan menari bersama kami. Ayo! Kemarilah! Menarilah dengan kami semua. Ini pesta pernikahanmu pak Bos, dan tidak akan di gelar dua kali. Ayo nikmati pestanya,” Soo Lee Khin meminta Yeon untuk menari bersamanya.

Yuna tahu rahasia suaminya yang tak bisa menari bersama warga desa lainnya. Gadis itu menatap Yeon tanpa ekspresi. Ia mulai memutar otak untuk mencari alasan yang tepat agar anak buahnya ini tak memaksa Yeon turun dari kuda.

“Jangan suruh dia turun. Aku tidak berani naik kuda sendiri,” ujar Yuna membantu menutupi rahasia Yeon yang mengira berpura-pura bisa melihat di depan masyarakat. Padahal aslinya malah sebaliknya, Yeon tidak ingin Yuna tahu kalau ia tidak buta.

“Anda boleh ikutan menari juga bu, Bos! Ayo … kalian bisa menari bersama.” Soo Lee Khin masih memaksa pasangan pengantin baru ini untuk bersenang-senang dan bergabung dengan yang lainnya. Kalau seperti ini ceritanya, perjalanan menuju kediaman Yeon bulan depan baru bisa sampai.

“Tidak, aku dan suamiku sangat lelah. Kami hanya akan menonton saja, kalian tahu sendiri kalau kami habis menempuh perjalanan jauh. Jadi … kami sedikit letih.” Yuna tidak berbohong, sejujurnya ia memang sangat lelah atas semua hal yang sudah terjadi padanya termasuk pesta perayaan pernikahan ini. Rasanya ia ingin sekali merebahkan diri di atas kasur dan pergi ke pulau kapuk secepatnya.

“Soo,” ujar Yeon sebelum preman kampung ini kembali membuka mulutnya. “Kami berdua akan menari, tapi tidak di sini.” Yeon menatap wajah cantik Yuna yang juga langsung melihatnya.

“Kenapa? Menari saja di sini dengan kami.”

“Apa kau tidak tahu kalau kami baru saja menikah? Tentu saja kami akan menari di dalam kamar dan di atas ranjang. Haruskah kujelaskan padamu detailnya?” tanya Yeon mulai geram karena anak buahnya ini jadi pengganggu keuwuannya dengan Yuna saja.

“Tidak Bos, sekarang saja aku sudah iri pada kalian, apalagi bila kau jelaskan apa yang terjadi setelah ini. Permisi bos, lanjutkan romantisasinya.” Anak buah Yeon yang bernama Soo Lee Khin itupun langsung menjauh dari pengantin baru lalu membaur dengan rekan-rekannya yang lain. “Sial si big bos ini! Bikin kepengen aja, hedeuh … nasib-nasib … ngenesnya jadi IJS alias Ikatan Jomblo Sejati. Muka ganteng ala Brad Pitt gini kagak laku,” gumamnya.

“Brad Piit darimananya? Lu kagak ada mirip-miripnya ama dia? Kalau mirip siamang memang iya!” ledek Xiang-xiang Mha Ling Sheng yang mendengar gerutuan temannya.

“Eeeh, kampret amat kau ha? Mau cari mati, sini aku bikin benyok itu muka!” geram Soo Lee Khin dan dua preman kampung itupun saling kejar-kejaran layaknya anak kecil.

Tidak ada yang menggubris aksi dua preman kampung yang sedang berlarian kesana kemari di tengah pesta iring-iringan pengantin baru. Semua orang sibuk berbahagia dan menikmati perayaan. Sedangkan Yuna masih menatap tajam wajah tampan suaminya.

“Kenapa kau bicara vulgar begitu di depan anak buahmu? Kita sudah membahas ini sebelumnya," protes Yuna.

“Hanya dengan cara itu kita bisa mengusirnya dan tidak mengganggu lagi. Terbukti ampuh kan?”

“Sebenarnya siapa kau? Dan juga … di mana kepala desanya? Apa dia tidak ikut menghadiri perayaan pernikahanmu? Semua Penduduk desa sangat menyanjungmu dan menganggapmu pahlawan mereka, harusnya kepala desa itu datang juga. Aku harus buat laporan malam ini juga, jika tidak … lisensiku sebagai bidan akan dicabut dan aku tidak bisa buka praktek di sini. Please mister Leon. Izinkan aku bertemuu dengan kepala desa itu.”

Yeon tersenyum. “Tenanglah, kau akan bertemu dengannya begitu kita tiba dikediamanku. Dan saat itu juga, kau bisa mengirimkan laporanmu dan bicara banyak padanya. Kau juga boleh bertanya siapa aku padanya atau pertanyaan-pertanyaan lainnya sepuasmu.” Yeon menatap wajah cantik Yuna dalam temaramnya lampu penerangan.

Meskipun gelap, istrinya ini cantiknya kebangetan. Untuk sesaat, suasana menajdi hening karena Yuna mulai menikmati perayaannya diatas kuda dan duduk dalam dekapan suaminya.

“Kau belum jawab pertanyaanku tadi,” bisik Yeon di telinga Yuna ketika mereka melihat aksi beberapa warga desa saat menunjukkan performa mereka masing-masing.

“Apa kau akan menjawab seluruh pertanyaan yang aku ajukan jika aku menjawab pertanyaanmu?” tawar Yuna tanpa menoleh pada suaminya dan lebih fokus melihat pertunjukan.

“Tergantung. Jika pertanyaanmu bisa kujawab pasti aku jawab, tapi kalau tidak bisa ya tidak kujawab.” Yeon terus saja memandangi Yuna tanpa kedip sedangkan yang dipandangi malah asyik fokus pada orang-orang yang sedang melakukan atraksi layaknya seorang cheerleader. “Sekarang jawablah, apa kau senang menikah denganku?” tanya Yeon sekali lagi. Ia sungguh menanti jawaban Yuna.

“Senang,” jawab Yuna cepat. “Meskipun aku belum bisa mencintaimu, setidaknya aku bisa belajar, karena kau orang baik.” Yuna menatap wajah Yeon yang juga melihatnya tapi berakting seolah tidak bisa lihat apa-apa. “Beri aku sedikit waktu untuk melupakan semua masa laluku dan membuka lembaran hidup baru bersamamu. Sampai hari itu tiba … baru aku bisa menyerahkan semuanya padamu. Apa … kau keberatan?” ganti Yuna yang menunggu sebuah jawaban dari Yeon.

“Apanya yang akan kau serahkan?” goda Yeon merusak mood Yuna.

“Masa kau tidak mengerti?”

“Miss Leon, aku pastikan malam ini … kau akan menjadi milikku seutuhnya setelah kau bertemu dengan kepala desa. Seperti yang pernah kukatakan padamu sebelumnya, kau … akan jatuh cinta padaku tepat di hari pernikahan kita ini.” Yeon sengaja membenturkan keningnya di kening Yuna seolah mereka berdua hendak berciuman.

“Cium! Cium! Cium! Cium!” tiba-tiba saja seluruh penduduk kampung bersorak sorai meminta Yeon mencium istrinya. Sontak dua pasangan ini langsung kaget dan menjauhkan wajah mereka masing-masing.

“Ada apa dengan mereka? Kenapa meminta kita berciuman?” tanya Yuna.

“Itu bagian dari tradisi mereka. Ikuti saja, sini maju, kaulah yang harus menciumku. Aku tidak bisa melihat. Jika aku yang maju, aku takut salah tempat dan mencium area yang lain,” goda Yeon sambil tersenyum.

“Cium! Cium! Cium!” sorak sorai dan suara gemuruh para penduduk desa memaksa Yuna untuk melakukan apa yang mereka serukan.

Meski ini bukan pertama kali Yuna dan pria yang sudah menjadi suaminya ini berciuman di depan umum, tetap saja Yuna sangat gugup. Tapi ia tidak kehabisan akal. Yuna mendekatkan wajahnya ke wajah Yeon dan menempelkan jempolnya di bibir suminya lalu dengan cepat, gadis cantik itu mencium jempolnya sendiri yang menempel di bibir suaminya, tapi tampak seolah mencium bibir Yeon. Benar-benar taktik jitu dari seorang Yuna.

Suara tepuk tangan meriah menguasai seisi kampung melihat aksi Yuna yang mencium Yeon terlebih dulu tanpa mereka tahu bahwa Yuna mencium jari jempolnya sendiri dan bukan bibir suaminya.

"Ini sih kiss with jempol my dear Yuna!" protes Yeon dan ia langsung mencium Yuna sungguhan di depan banyak orang tanpa memberi kesempatan istrinya untuk menghindar. Semakin hebohlah semua warga yang melihat aksi nyosor Yeon.

BERSAMBUNG

***

DILARANG BAPER! hehehehe ....

Yang ingin tahu visual Yeon dan Yuna bisa cek di instgramku (zariya_zaya).

Yang ingin tahu kisah ayah dan ibu Yeon bisa baca dulu ‘Playboy Jatuh Cinta (the king in love)’ dan ‘Playboy Jatuh Cinta 2 (Kisah Leo dan Shena)’

Yang ingin tahu pamannya Yeon dengan julukan sebagai raja dedemit Refald ala Edward bisa baca ‘Putra Raja season 1 dan 2’

Yang ingin tahu kisah kakak sepupunya, Rey dan Rhea, bisa baca ‘Menikahi Seorang Putra Raja’

Oh iya, Rey dan Rhea menikah lebih dulu. Mungkin kalian masih ingat di novel ‘Menikahi Seorang Putra Raja’. Refald pernah melempar Yeon dan Bima ke tempat lain di mana Yeon mendarat di kediaman Yuna yang harusnya, Yeon tak boleh bertemu dengan Yuna terlebih dulu meskipun keduanya sudah bertunangan. Dari situlah, Yeon tahu niat jahat orang-orang yang ada disekitar Yuna, juga rencana mereka. Alhasil, Yeon memutuskan untuk merencanakan sandiwara cinta ini demi melindungi Yuna termasuk berpura-pura menjadi buta. Nanti ada flashback ceritanya.

Tunggu seperti apa kisah Yeon dan Yuna selanjutnya. Juga pembalasan dendam Yeon terhadap orang-orang yang menyakiti istrinya. Jangan bosan menunggu upnya ya … lope lope sekebon tehnya Shena all …. Hehehe …

Yang kangen Leo dan Shena … sabar … kalian bisa cek video visual mereka di instgramku sebagai pengobat rindu sambil nunggu novel baru mereka rilis.

1
Siska Sutartini
untung gak pindah alam tuh dua pemuda gegara keonengan mereka sendiri 🤣🤣🤣
Siska Sutartini
mau juga dong dibelikan sawah sama ayang beb.. tapi ayang bebnya masih ntah dimana keberadaan nya 😂😂 ikut menghaluu juga
Siska Sutartini
hadeh Yuna, itu namanya berlebihan. membantu sih membantu tapi ga gitu jg konsepnya. ya udah skrg giliran kalian yg jualan barang dagangan td biar ada duitnya lg 😁😁
Siska Sutartini
astaga dragon itu nama...wow keonengan yg kasih nama ruar biasaa. haluuu nya udah tingkat tinggi ini 🤣🤣🤣
Siska Sutartini
ampun dah bengek bener dikatain bekantan 🤣🤣🤣. hayoo yuna palsu ketemu sama. yeon palsu cucok. meong 😆
Siska Sutartini
ya ampun bisa bengek kita kalo ngeja nama penduduk desa ni satu-satu 🤣🤣🤣
Teh Yen
haha Shena keren rasain emng enk d timpuk pake sandal ada hak tingginya pula hihiii 😁
Teh Yen
xixiii kalian lucu sekali
Teh Yen
waduh kecolongan siapa tuh yg brnai nembak Yeon ????
Teh Yen
baru ngeeh saat ayah mertuamu blng kalau suamimu itu engg buta pdhl td Yeon udh d ngaku d bilang kalau dia engg buta malah d sangka bercanda hihii
Teh Yen
itu pasti ayahmu yah Yeon
Teh Yen
siapa dia Yuna ??? bukan Pana refald yah hemm tebakan ku salah ternyata hehe 😁✌️
Teh Yen
knp aku merasa ini ada yg janggal ,,jangan" ini perbuatan biksu tong (paman refald ) yg ingin menggelar suprise pesta pernikahan Yeon d Yuna benarkah itu ???
Teh Yen
haah rasain hajar lagi sheina wanita seperti Ida memang harus d beri pelajaran huh 😤
Teh Yen
nah loh tau rasa makanya jangan berlebihan Yuna kasih saja seperlunya engg ush nguras dompet jg hadeuuh
Teh Yen
ah aku penasaran apa yg d lakukan Shena pad wanita jalang itu yah ???
Teh Yen
akhirnya pedang naga Geni nya bisa masuk sarangnya wkwkkk 🤭
Teh Yen
xixii kasian Yeon d dorong ampe jatuh dari kasur 🤭🤭
Teh Yen
wah hilang lah sudah masa depanmu mike bisa bisa d potong habis tuh burung hihiii
Teh Yen
hahahaa rasain mike enk jg yah pura pura buta c yeon bisa melakukan sesuatu tanpa tau d depan ada apa kan engg bisa liat kalau kena orang blng aj engg sengaja 🤭 kan engg liat haha
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!