NovelToon NovelToon
My Brother'S Friend Is My Partner

My Brother'S Friend Is My Partner

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat / Cintapertama / Patahhati
Popularitas:24.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Noah Arrayan

Area 21+
Anak di bawah umur dilarang mendekat.

Tentang Bianca yang memendam perasaan cinta terhadap Alexander Valentino sahabat kakaknya. Ia rela dijadikan partner di atas ranjang bagi pria itu meski ia tau hati Alex begitu kuat berpaut pada kekasih yang sangat dicintainya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Noah Arrayan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

Bianca kesulitan menelan sarapan nya, perutnya kembali bergejolak. Namun ia berusaha menahan nya, ia tak mau Alex semakin berfikir bahwa ia sedang hamil kini. Oh tidak andai benar-benar ada benih Alex di perutnya ia tak tahu siapkah dirinya. Ah Bianca tak berani memikirkannya lebih jauh

"Nggak suka juga sama sarapan nya bi?" agaknya Andre memperhatikan Bianca sejak tadi. Sementara Alex selalu direcoki Salsa hingga ia tak sempat mengamati apa yang Bian lakukan, namun saat mendengar Andre menyatakan perhatian nya pada Bianca ia segera menoleh pada gadis itu.

"Bukan gitu kak, Bian cuma ngerasa belum lapar" ucap gadis itu dengan senyum manisnya, dan sungguh Alex tidak suka melihat senyum itu diberikan pada pria lain selain dirinya.

"Sarapan buah aja bi, nggak terlalu berat tapi perut kamu juga terisi" Andre mengambilkan buah apel, dengan telaten ia mengupas dan memotong nya lalu memberikan pada Bianca.

"Makasih kak" senyum tulus Bianca suguhkan, Andre memang begitu baik padanya. Andai hati bisa ia perintahkan mungkin ia tak akan membiarkan Andre terlalu lama menunggu.

Andre menganggukkan kepalanya sembari mengusap rambut gadis itu, keduanya sama sekali tak menyadari ada Alex yang mati-matian menahan emosinya.

"Hari ini kita mau jalan ke mana?" Semua menatap ke arah Bella yang bertanya.

"Terserah, kita pergi masing-masing saja. Ada air terjun dan danau di sekitar sini. Jadi terserah kamu mau mengunjungi yang mana" Jawab Brian santai, ia fokus pada sarapan nya dan tak menoleh pada Bella.

"Abang mau ke mana?" tanya Bella

"Mungkin ke air terjun" Jawab Brian cuek.

"Aku ikut" Ucap Bella dengan penuh semangat, Brian yang terkejut menoleh cepat pada Bella yang tampak tersenyum lebar.

"Nggak, Aku nggak mau bareng kamu" jawab Brian cepat.

"Nggak boleh gitu bang, masa pergi nya sendiri-sendiri. Kita kan liburan nya bareng ya mesti bareng-bareng dong" protes Bian, ia tak mau abang nya bersikap terlalu jutek pada Bella.

"Iya setuju, masa beda-beda tujuan gitu Yan, nggak asyik lu" Sambut Alex.

"Yasudah hari ini kita jalan ke air terjun ya" Putus Brian.

"Tapi aku mau lihat danau babe" Rengek Salsa sambil memegang lengan Alex dengan begitu manja.

"Abang sama kak Salsa ke danau aja, kasihan kalo dipaksain ke air terjun kak Salsa nya nggak suka" usul Bian walaupun hatinya terasa dongkol.

"Nggak lah, pokoknya bareng-bareng semua, nggak boleh pisah" putus Alex yang membuat Salsa merengut kesal.

"Kita kan uda pernah ke danau waktu liburan tahun kmren Sal, hari ini ke air terjun aja dulu ya" Bujuk Alex dengan suaranya yang begitu lembut. Ia juga mengusap pipi Salsa dengan begitu lembut nya, Bianca membuang muka menatap pada Andre untuk menepis rasa yang tak nyaman di hatinya.

"Kakak suka air terjun?" bisik Bianca, Andre mengangguk sambil tersenyum.

"Air terjun nya memungkinkan buat berenang nggak?" Tanya Bella kemudian.

"Iya Bell, kamu mau berenang? bang Brian suka banget tuh berenang di sana. Asyik tuh kalian bisa berenang bareng " ucap Bianca antusias yang juga disambut binar cerah di mata Bella.

"Apaan si bi" Brian tampak sewot.

"Kan emang abang suka renang di sana, kenapa jadi sewot. Aneh deh" Bianca mengulum senyum karena berhasil menggoda Brian.

🍁🍁🍁

Alex benar-benar tersiksa dengan keadaan seperti ini, darahnya mendidih melihat Andre menuntun Bianca melewati batu-batu besar lalu mengambil tempat untuk mereka duduk berduaan sementara dirinya tak bisa berbuat apa-apa karena ada Salsa yang harus ia perhatikan.

"Kita di sini aja babe" Ucap Salsa menunjuk sebuah batu besar yang dapat memandang langsung air terjun, ia juga bisa bermain di aliran sungai yang tidak terlalu besar.

"Kenapa nggak ke sana aja?" sungguh Alex tak rela melihat Bianca dan Andre hanya berduaan saja dan posisinya cukup jauh dari tempat mereka meski masih dapat ia lihat.

"Nggak ah, aku mau berduaan sama kamu. Kalo di sana terlalu dekat sama Bianca dan Andre, mungkin mereka juga butuh waktu untuk berdua. Jangan ganggu mereka yang lagi pedekate babe" Salsa menarik Alex agar duduk di sebelahnya, dan meski tak rela Alex tak bisa berbuat apa-apa selain menuruti permintaan kekasihnya.

Sementara Bella dan Brian benar-benar tak menyia-nyiakan kesempatan, mereka mulai melepaskan pakaian nya untuk berenang.

Bella tak dapat menutupi keterpukauan nya pada tubuh indah Brian yang kekar dan berotot. Ia membayangkan bagaimana rasanya berada dalam rengkuhan tangan kokoh Brian, ia begitu ingin meraba perut pria itu yang tampak liat dengan enam kotak yang terbentuk sempurna.

"Ngapain lihat-lihat" Ketus Brian yang risih pada tatapan lekat Bella. Gadis itu hanya tersenyum dengan wajah yang merona malu. Andai Brian tau isi kepalanya mungkin pria itu akan lebih marah.

Melihat Brian yang sudah menceburkan diri ke dalam sungai dan mulai berenang ke arah jatuhan air terjun Bella dengan segera melepaskan bajunya menyisah kan celana pendek sepaha yang ketat berwarna hitam dan tanktop tali spagetti berwarna merah. Sangat kontras dengan kulit putihnya, ia segera mengikuti Brian.

"Air nya dingin bang" ucap Bella saat sudah berada di hadapan Brian. Brian tak menggubris nya, ia merentangkan tangan menikmati air yang jatuh mengenai tubuhnya

"Nanti kita prewedding di sini ya bang" ucap Bella sambil tersenyum malu. Seperti biasa Brian mencebik kesal.

"Bella gercep juga ya deketin abang kamu" Ucap Andre pada Bianca yang juga sedang memperhatikan Bella dan Brian yang tengah berenang.

"Iya, aku juga nggak nyangka dia berani"

"Bi, ada yang mau kakak omongin sama kamu" bada bicara Andre berubah serius. Bianca akhirnya mengalihkan tatapan nya pada Andre.

"Iya kak?"

"Kamu tau kan kalo kakak sudah menyukai kamu sejak pertama kali kakak lihat kamu, kamu juga meminta kakak untuk berjuang meski kakak tau kamu sendiri belum bisa membuka hati buat kakak. Tapi ketika kamu meminta untuk dperjuangkan itu uda lebih dari cukup buat kakak." Bianca masih menebak arah pembicaraan Andre yang tak bisa Bianca tebak, namun jantung nya berdebat dengan cepat. Apakah Andre akan menagih jawaban atas perasaan pria itu? sungguh Bian merasa belum siap.

"Setidaknya kamu nggak menutup kesempatan itu, kakak memiliki harapan meski tidak tahu akan berapa lama dan seberapa sulit." Lanjut Andre, ia menatap pada Bianca lalu menangkup wajah Bian yang tampak lebih pucat dari biasanya.

"Sungguh kakak ingin berjuang hingga akhir, sampai hati kamu benar-benar terbuka untuk kakak" Andre menatap dalam pada Bianca, seolah menyelami matanya untuk mencari apakah ada cinta untuknya di sana.

🍁🍁🍁🍁

1
Lilis Eriska
marpir sini thor di tahun 2025 😊
Mila
Si Alex ini benget ku ulek-ulek engak punya perasaan emang
Kusii Yaati
haruskah seperti itu bi🥺
Emai
apa Bella diperkosa ?? atau mungkin sudah dijodohkan orang tuanya??
Emai
nah itu rasanya
Emai
Hamidun
Emai
kan memang murahan
Vitriani
Luar biasa
Defi Yana
thor ngetik nya jangan ngantuk dong.
Ode Yerti Etty
aduhhh...ada sesuatu
Lenni Namora
Luar biasa
Komariyah
Kecewa
Komariyah
Buruk
laelatul qomar
aku udah baca smua 3novel itu thor,bahkan tragedi bachelor party ak baca 2x..bagus smua nya thor..
laelatul qomar
Luar biasa
byby
Buruk
Virgo Girl
Luar biasa
Mega Casandrabatarasosang
Kecewa
Mega Casandrabatarasosang
Buruk
Rina Rina
Thor bisa gk Bianca nya jual mahal dikit biar gk jdi pelampiasan aja kesel juga sama si Alex egois bgt
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!