NovelToon NovelToon
Kubalas Suami Brengsekku

Kubalas Suami Brengsekku

Status: sedang berlangsung
Genre:Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:7.3k
Nilai: 5
Nama Author: noerazzura

Suaminya berkhianat, anaknya di tukar dan dihabisii. Selama lima tahun dia merawat anak suami dan selingkuhannya yang bahkan tinggal satu atap dengannya berkedok sebagai pengasuh.

Bahkan dirinya diracuni oleh pelayan kepercayaannya. Ratih, berakhir begitu tragis. Dia pikir dia adalah wanita paling malang di dunia.

Namun nasib berkata lain. Ketika dia membuka mata, dia berada tepat dimana dia akan melahirkan.

Saat itu Ratih bersumpah, dia akan membalas suaminya yang brengsekk itu. Dia akan mengambil bunga dari setiap perbuatan suami dan semua yang telah menyakitinya dan anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon noerazzura, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21. Gagal Lagi

Langkah Fandi begitu cepat, ketika dia turun dari mobil mewahnya yang baru di beli 7 bulan lalu itu.

Abaikan mobil itu, tapi liat wajah Fandi. Seseorang yang merasa dikerjai habis-habisan oleh Ratih. Dan lebih kesalnya lagi, dia membuat dirinya sendiri tampak seperti orang bodohh yang terus membawa map biru itu kemana-mana.

Tangannya yang sebelah lagi sudah terkepak. Jika dia tidak bisa bertemu dengan Ratih dan mendapatkan uang itu. Dia benar-benar akan kehilangan kesabarannya.

Fandi yang melihat mobil Ratih sudah terparkir di garasi mendengus pelan.

Dia bergegas menuju ke pintu utama, dan langsung membukanya dengan kasar.

"Fandi"

"Dimana Ratih?" tanya Fandi ketika bibi Erma menghampirinya.

Fandi melewati wanita itu begitu saja. Lalu segera menuju kamar Ratih.

Ceklek

Ratih menoleh ke arah pintu. Ada bini Asih juga disana. Rafa terbangun karena popoknya harus di ganti, makanya dia bangun.

"Mas..."

"Ratih, aku mencarimu sejak tadi...!"

Ratih segera berdiri. Dan mengajak Fandi keluar, dia tidak mau Rafa terlalu sering melihat Fandi. Ratih ingin menjauhkan orang-orang jahat itu dari Rafa.

"Rafa mau tidur, mas! kita bicara di luar ya!"

Ratih memberikan sedikit dorongan pada Fandi. Membuat pria itu keluar dengan enggan.

Ratih menutup pintu setelah dia dan Fandi keluar dari kamar.

"Ada apa sih, mas? tumben mencari ku?" Tanya Ratih basa-basi.

Fandi mengernyitkan keningnya. Wanita di depannya itu membuat Fandi nyaris memekik. Ratih masih bertanya padanya 'tumben mencarinya?' padahal sejak tadi dia sudah menghubungi Ratih. Dan sudah bertanya juga dia ada dimana. Bagaimana bisa...

"Ratih, kamu gak lihat ponsel kamu. Berapa kali aku menghubungimu?" tanya Fandi.

"Oh, belum sempat lihat! memangnya kenapa mas menghubungiku?"

Ratih sebenarnya ingin tertawa. Ia saat ini sangat berusaha untuk menahan tawanya. Sangat dia upayakan untuk ditahan. Dia sengaja buat Fandi kesal. Dia terus mengulang pertanyaan yang sama. Ya, tujuannya memang hanya mau membuat Fandi kesal.

Fandi sampai mengusap wajahnya frustasi.

"Tadi kan aku sudah menghubungimu, aku mengatakan ada bahan material dari pabrik teluk harapan yang kekurangan dana. Ratih, ini semua catatannya. Paling tidak juga butuh 500 juta lagi. Aku sudah siapkan cek-nya. Kamu tahu kan, hal seperti itu tidak boleh sampai kurang. Kalau pembangunan pabrik terhambat karena bahan material masih kurang. Semua rencana dari tim perencanaan kita akan kacau. Iya kan?" tanya Fandi yang sudah menjelaskan panjang lebar, di tambah dengan memperlihatkan dokumen buatannya yang digendutkan anggarannya.

Ratih tentu saja menanggapinya dengan santai. Ratih bahkan meraih dokumen yang diberikan oleh Fandi itu. Dia membacanya dengan seksama.

"500 juta ya mas?" tanya Ratih.

Ucapan dan ekspresi wajah Ratih sungguh biasa. Fandi sama sekali tidak curiga akan apapun.

Brakk

Mata Fandi melebar, ketika Ratih melemparkan dokumen itu dengan keras ke dada Fandi. Selama mengenal Ratih, baru kali ini Ratih berperilaku seperti itu pada Fandi.

"Ratih!"

"Kenapa membentak ku?" balas Ratih dengan suara tinggi dan mata yang melotot tajam pada Fandi.

Fandi yang tadinya mau marah, terkejut dengan apa yang di lihatnya. Ratih berani membentaknya. Dan tatapannya itu, Ratih tidak pernah menatapnya begitu.

"Kapan kamu minta uang padaku, aku tidak memberikannya? kapan, mas?"

Ratih makin memekik. Bibi Erma yang mendengar suara Ratih, segera mengintip dari dinding pembatas di ruang tengah.

Belasan tahun lamanya dia bekerja di rumah lama Ratih, sampai ikut Ratih setelah menikah dengan Fandi. Dia belum pernah melihat Ratih semarah itu.

'Ratih berani benar marah pada Fandi?' batin bibi Erma.

Wanita paruh baya itu bingung, dia benar-benar terkejut dan bingung.

Fandi sampai tak bisa berkata-kata. Kenapa Ratih yang polos dan tidak pernah berani membantahnya, sekarang malah bersikap seperti itu padanya. Kasar sekali, berani sekali.

"Kamu kenapa..."

"Kamu yang kenapa?" sela Ratih masih dengan membentak.

Di dalam kamar Ratih. Bibi Asih sudah menutupi telinga Rafa kanan dan kiri dengan kain. Ratih sebelumnya sudah bilang ke bibi Asih. Kalau di luar nanti akan ada keributan yang dia buat. Dia minta bibi Asih jangan terkejut. Dan menjaga Rafa agar jangan sampai menangis. Jadi, bibi Asih memang sudah bersiap di dalam kamar untuk berbagai kemungkinan.

"Ratih..."

"Kenapa kamu tega berbohong padaku, mas? kapan aku pernah bertanya padamu? untuk apa kamu minta uang? kapan aku tidak pernah memberimu? semua milikku adalah milikmu, mas. Kenapa kamu berbohong?" Ratih histeris, dia seperti orang yang sedang menelan kekecewaan yang begitu besar karena ulah Fandi.

Padahal, semua itu hanya aktingnya saja. Dia harus terlihat tidak tahu apapun, dan pada akhirnya dia sangat kecewa pada Fandi kan?

Fandi makin bingung

"Aku berbohong..."

"Begitu kamu telepon aku dan memberitahu kalau bahan material di proyek habis. Aku langsung telepon Seno, dia yang bertanggung jawab di proyek teluk harapan kan? dia menjelaskan semuanya padaku. Dia hanya butuh 100 juta! aku sudah mengirimkannya. Tepat setelah kamu telepon tadi siang. Sekarang apa itu?" tunjuk Ratih pada dokumen yang ditunjukkan oleh Fandi pada Ratih tadi.

Di tempatnya bersembunyi, bibi Erma mengusap wajahnya kasar.

'Astaga!' umpatnya kesal dalam hati.

Wanita tua itu tak menduganya. Rencana mereka gagal lagi.

Fandi gugup, ya... pria itu menjadi sangat gugup. Rencananya kembali gagal. Kebohongannya terbuka dengan begitu gamblang oleh Ratih. Sekarang bagaimana dia harus menjelaskannya pada Ratih?

"Di dokumen itu, kamu mengatakan 500 juta. Apa harus berbohong seperti itu untuk mendapatkan uangku mas? mulai sekarang! aku benar-benar tidak akan memberikan uang padamu lagi!"

Ratih berbalik, dia tidak memberikan kesempatan bagi Fandi untuk beralasan.

Brakk

"Ratih!"

Ratih menutup pintu. Membanting pintu itu dengan cukup keras. Dia menunjukkan kalau dia memang marah sekali.

Tok tok tok

"Ratih!"

Ratih sama sekali tidak menggubris. Dia langsung mengunci pintu dan berjalan ke arah bibi Asih.

"Bagaimana? apa Rafa terganggu?" hanya Ratih yang lebih peduli pada Rafa, apakah anaknya terganggu atau tidak karena dia menjerit-jerit tadi.

Bibi Asih menggelengkan kepalanya.

"Tidak nyonya"

Ratih pun tersenyum lega. Ya sudah, bibi istirahat saja. Jangan keluar dulu, tunggu 10 sampai 15 menit.

Bibi Asih lagi-lagi mengangguk. Dia memang tidak paham dengan apa yang dilakukan majikannya. Tapi, sepertinya majikannya memang sedang membela dirinya sendiri. Bibi Asih hanya bisa mendukungnya.

Dan di luar pintu. Fandi mengacak rambutnya frustasi. Dia menginjak-injak dokumen di atas lantai itu.

"Siall! kenapa aku tidak kepikiran menghubungi Seno, dan menyuruhnya untuk diam saja! Siall!" umpatnya tertahan.

Karena mau memekik kesal juga pasti Ratih dengar. Dan bisa jadi Ratih makin marah padanya.

***

Bersambung...

1
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
lagian sekongkol kok dalam kejahatan, ya pasti bakal banyak pengkhianatan 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: ya dalam kebaikan kalau bisa, kalau gak bisa ya diam aja🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
kang nyeleweng Yo nyeleweng terus 🤭
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: iyalah sangat jelas kan 🤭
total 2 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
tuh kan Rafa saja gak mau di gendong Fandi , apalagi sama Sarah langsung sawan dia kan 🤭
Noer: ho'oh katanya 'tolong ada Sumala' gitu kata Rafa
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
gimana mau kamu peluk orang anakmu sudah kau rupiahkan 🤭
Noer: salah sendiri kan ya
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
biarin gila 🤭
Noer: ho'oh
total 1 replies
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
udah dapat ijin jajan diluar kok jadi gassss aja Fandi 🤣🤣🤣
biar Sarah jadi gila 🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
mimpi aja sana 🤣🤣
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒: 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
total 2 replies
Ria Adek
Naahh kaan.. Semua orang telah menyadari nya..
Bahwa Rafa dan Ben banyak banget kemiripannya..
Perlu di selikidiki nih fakta kebenarannya..
Kalau perlu, Rafa & Ben melakukan tes DNA..
Untuk mengungkapkan fakta yg sebenarnya..
Bahwa malam kejadian itu, Ben lah yang bersama nya..
Bukan Fandi yg me ngaku² yg menolong nya..
Hingga Ratih terpedaya oleh tipuan Fandi padanya..
Jadi penasaran, bagaimana kisah awal kejadian nya.. 🤔
Noer: wkwk 😭😭😭 gimana ngejelasinnya kak
total 5 replies
Ria Adek
Terkadang cinta hadirnya itu tanpa di duga..
Tanpa menyadarinya, cinta tumbuh begitu saja di dalam hati 2 insan manusia..
Semisal tadinya hanya menganggap teman biasa saja..
Namun karena selalu bersama, terbiasa ada, dan saling mengenal 1 sama lainnya..
Maka saat itulah muncul rasa ketertarikan di hatinya..
Seseorang menyadari bahwa itu adalah perasaan cinta, ketika mereka berdua mulai ada rasa kehilangan salah satunya..
Dengan status teman di awalnya, justru kita bisa mengenal lebih baik tentang masing² karakter & kepribadiannya..
Berbeda dengan mereka yg langsung status pacaran di awalnya, terkadang justru lebih berpotensi untuk menerima orang yang salah dalam hidupnya..
Kenapa..?
Karena ketika kau menerima seseorang dengan status pacar, maka kau mengira bahwa seolah-olah dialah jodohmu yg sesungguhnya.. 😁
Noer: ❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️❤️
total 11 replies
Ria Adek
Yang namanya pengkhianat tetap lah pengkhianat, jika di maafkan pun suatu saat akan kembali berkhianat..
Begitu pula perselingkuhan, yg terbiasa selingkuh gak akan jera sebelum datang nya penyakit mematikan, dan di rajam sampai mati.. 🤭
Noer: iya betul kak
total 5 replies
Mey Abimanyu
batang ? BATANG BATANG BENNNNNN 🤣 batang ape nihhhh🤣🤣🤣
Noer: wkwk 😭😭😭
total 4 replies
vj'z tri
mungkinkah kita kan slalu bersama walaupun terbentang jarak antara kitaaaa..... kau ku sayang selalu ku jaga takkan kulepas selamanya .../CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Noer: hampir lupa kalau pak haji ternyata juga penyanyi 😭
total 3 replies
partini
hayo kenapa,apa karena insecure dia cuma pelayanan yah Thor
Noer: 🤭🤭🤭🤭🤭
total 3 replies
Ria Adek
Seru.. Baca dulu deh, biar percaya.. ❤❤❤❤❤
Noer: terima kasih ❤️❤️❤️❤️❤️
total 1 replies
Ria Adek
Jangan kau mencintai karena kecantikan, sebab kecantikan bisa pudar dalam sekejap mata..
Jangan kau mencintai karena ketampanan, sebab ketampanan bisa lenyap termakan usia..
Namun cintai lah dia karena akhlaknya, karena dia tak kan mudah tergoda..
Dan cintai lah dia karena karakter & sifatnya, karena kau tak kan punya alasan lagi untuk membencinya..
Karena dia yg setia, tak kan memandang mu sebelah mata...
Dia yg sayang padamu, tak kan tega membuat mu terluka..
Dan dia yg mencintaimu dengan tulus, tak kan pernah membuat mu kecewa..
Assseeekk.. 💃🏻💃🏻🤭
Ria Adek: Boleh juga..🤣🤣🤣🤣
total 5 replies
Ria Adek
Buat Ratih.. Aku pernah membaca sebuah petikan kata² bahwa, "Berprasangka baiklah pada semua orang..
Namun jangan kau kira semua orang baik padamu.. "
Percaya boleh.. Waspada tetap..
Sebab terkadang justru orang terdekat lah yg paling sering & tega membuat mu terluka dan kecewa karenanya..
Bukan lah begitu..? 😊
Ria Adek: Bener.. Sesuatu yang berlebihan itu emang gak baik..👍🏻😎🤣
total 2 replies
Ria Adek
Fandi.. Fandi..
Kau minta di hargai sebagai suami..
Sedangkan Ratih sebagai istri tak pernah kau hargai..
Kau malah berselingkuh di belakang istri..
Kau berpura-pura baik di depan istri..
Namun kau menginginkan istri mu mati..
Apa suami seperti itu pantas untuk di hargai..
Bahkan kau sendiri adalah tipe lelaki yg gak tau diri dan gak punya hati..
Tidur saja sana kau Fandi, jangan pernah terbangun lagi dari mimpi² hingga kau mati.. 😏😁
Noer: nah itu
total 5 replies
Allea
kalo efek obatnya bertahun2 kelamaanlah 😁
Noer: sambil nunggu Rafa gede sebenarnya kak, kalau Rafa gede, anaknya dia kan juga gede, nah nanti pas ketemu di lampu merah, nyeselnya biar sampai ulu ati gitu 👉🏻👈🏻
total 1 replies
partini
BTW anak mereka di mana Thor masih hidup apa udah methong
Noer: saran diterima kak, bakalan plek tiplek muka Fandi deh, biar nyaho mereka 🤭
total 3 replies
Ria Adek
Sarah sungguh menjijikkan..
Sejak kapan dia punya jiwa keibuan..
Jika dia punya, kenapa bayi Naufal dia tumbal kan..
Padahal Rafa & Naufal sama² bayi yg tak berdosa, justru kau menjual anak mu sendiri demi keuntungan..
Yasudah, nikmati saja hari² mu seperti itu, yg menyakitkan..
Ria Adek: Setuju.. 😎
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!