NovelToon NovelToon
Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Terjebak Hasrat Monsieur Leopold

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Cinta Terlarang / Obsesi / Cinta Seiring Waktu / Konflik etika / Pengawal
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: Sheninna Shen

“Aku perintahkan kau untuk menjaga Lea dalam kondisi apapun.” — Martin De Gaulle

Begitulah awal mula semuanya.
Sebuah perintah yang mengikat Elios Leopold—tangan kanan sang Godfather. Pria dingin, berbahaya, dan setia tanpa syarat.

Elios selalu ada di sisi Lea—Eleanore Moreau. Menjaga, melindungi, dan memastikan gadis itu tak pernah sendirian. Dari kedekatan yang terus terjalin, perasaan pun tumbuh seiring berjalannya waktu.

Lea menyadari perasaannya lebih dulu. Tapi Elios… tidak.

“Aku akan menjadi apapun yang kau mau. Mama, Papa, saudara dan sahabat. Asal kau yang meminta, aku akan mewujudkannya.” — Elios Leopold

Ucapan itu membuat Lea berharap. Namun, di saat Lea mengucapkan permintaannya, akankah Elios mampu menepatinya?

Dari perlindungan lahir ketergantungan.
Dari kedekatan tumbuh hasrat yang terlarang.

Jika Elios mengabulkan permintaan itu, akankah Lea sanggup menghadapi kegilaan pria berbahaya yang telah menjadikannya satu-satunya tujuan hidup?

Terjerat Hasrat Monsieur Leopold
Yuk baca novel ini guys!
Seperti apa kisah protektif, posesif dan obsesi Monsieur Leopold terhadap bidikannya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sheninna Shen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ketergantungan

...“Supaya apa? Supaya aku terus bergantung padamu?” — Eleanore Moreau...

Saat di dalam kamar, Lea sedikitpun tak tertarik dengan keindahan pemandangan dari lantai 37 itu. Kamar dengan dinding kaca yang menyuguhkan indahnya pemandangan kota Prancis. Ia melempar tasnya ke sembarangan arah, kemudian ia menjatuhkan tubuhnya ke atas kasur.

Lalu... gadis bermata coklat kehijauan itu menangis tanpa suara. Sebuah tangisan pilu karena cinta yang ia pendam hampir 3 tahun itu terpaksa ia akhiri tanpa sempat dimulai.

“Elios... kau pikir, hanya kau pria di dunia ini?” ucap Lea pelan. Kemudian ia melanjutkan menangis hingga sesenggukan. Tangisan terakhir untuk pria yang tak pernah melirik ke arahnya.

Karena Lea... ia sudah bertekad untuk berhenti mengharapkan Elios, dan mencoba mencari kebahagiaan yang ada di luar sana.

Sore beranjak malam. Elios terpaku di teras kamarnya sambil memegang sebatang rokok yang sesekali ia selipkan ke bibir untuk ia hisap. Saat kepulan asap tipis keluar dari bibir sensualnya, pikirannya terus terusik dengan ucapan Lea.

‘Kau memang tak akan pernah mencintaiku.’

“Kenapa aku begini?” keluh Elios tak tenang. Tangan kiri yang sedari tadi menggantung di dalam saku celana trainingnya, kini ia keluarkan. Lalu ia menekan puntung rokoknya ke tanah yang ada di dalam pot bunga kecil di teras itu.

Ia masuk ke dalam apartemen, lalu menuju ke dapur dengan telanjang dada—tanpa sehelai benangpun. Saat ia ingin memasak makan malam, tiba-tiba langkahnya terhenti sejenak—melihat Lea sedang berusaha menggapai gelas di rak gantung dapur yang sulit gadis itu jangkau.

Elios menghela nafas pelan, kemudian mendekat ke arah Lea dari belakang. Dengan tindakan spontan ia mendekat—nyaris menekan tubuh gadis itu dari belakang—lalu mengambil gelas kosong dari kabinet dapur tersebut.

Lea terkejut dan menoleh ke belakang. Sesaat matanya membelalak karena wajahnya sejajar dengan dada bidang Elios yang berotot itu. Pemandangan yang tak pernah ia lihat selama 3 tahun ia mengenal pria itu.

“Kau—kau membuatku kaget.” Lea kembali melempar pandangannya ke depan. Wajahnya memerah. Benar ia sedang berusaha melupakan pria itu. Tapi kenapa saat itu juga ia harus dihadapkan dengan pemandangan yang mendebarkan itu.

Lalu... ia kembali mematung sejenak dengan pikiran yang terus berisik mengganggu kepalanya. “Aroma ini... aku rindu.”

“Lea?” Elios memanggil gadis yang sedang termenung itu. Membuat Lea terkejut dan langsung menyambar gelas dari tangan Elios.

“Kenapa harus setinggi ini raknya?” gerutu Lea mencoba menutupi rasa malunya. Ia melengos tanpa membiarkan Elios menatap wajahnya yang sedang memerah. “Aku jadi kesulitan mengambil gelas.”

“Panggil saja aku kalau—”

“Supaya apa? Supaya aku terus bergantung padamu?” sebuah tamparan yang langsung menghujam jantung Elios.

Gadis itu benar. Awalnya, Elios lupa memperkirakan tinggi kabinet dapur itu. Karena ia berfikir selama ada dia, gadis itu tak akan kesulitan. Tapi... kini ia berubah pikiran. Memang sebaiknya membuat gadis itu terus bergantung padanya.

“Ya. Bergantung padaku, Lea,” batin Elios saat itu. Sementara di hadapan Lea, ia tidak menjawab pertanyaan gadis itu.

Lea meninggalkan dapur tanpa menoleh ke arah Elios. Ia memegang segelas air menuju ke kamarnya. Namun langkahnya terhenti. “Kita pesan makanan masing-masing saja.”

“Tidak. Hari ini biar aku yang masak.”

Spontan Lea menoleh ke belakang. “Kau? Masak? Sejak kapan kau bisa masak?”

“Sejak aku tinggal bersama Papa.”

Lea mengerutkan keningnya. Ia tak percaya bahwa pria itu bisa memasak. Beberapa detik kemudian ia menggelengkan kepalanya sambil menatap dengan tatapan remeh ke arah Elios. “Sebaiknya kau istirahat saja. Daripada kau masak, lalu masakannya tak disentuh sama sekali.”

Elios tak peduli. Ia tetap memasang wajah datar tanpa ekspresi. Membuat Lea beranjak pergi tanpa kata-kata.

Satu jam berlalu. Di saat pesanan online Lea sudah tiba di lobi apartemen, ia keluar dari kamar untuk menjemput pesanannya. Namun saat pintu kamar dibuka, ada beberapa aroma wangi yang menyapa hidungnya. Aroma sedap yang menggugah selera.

Dari meja makan yang berdekatan dengan dapur, Elios terlihat sedang menata beberapa hidangan di atas meja. Ia juga sudah menyediakan dua piring kosong di dua sisi kursi.

“Ayo makan,” panggil Elios yang sibuk mondar mandir karena sibuk untuk persiapan makan malam sederhana itu.

Lagi-lagi Lea dibuat jatuh cinta berkali-kali pada pria itu. Apa yang tak bisa pria itu lakukan? Bahkan sampai memasak pun pria itu bisa. Lantas... di mana lagi ia bisa menemukan pria yang benar-benar seperti Elios?

“Kau benar-benar, Elios. Semakin aku ingin menjauhimu, semakin aku bergantung padamu,” batin Lea—lirih.

Ponsel Lea bergetar. Ada sebuah notifikasi masuk dari kurir makanan online. Pria itu sudah menunggu di lobi.

Lea bergegas menuruni tangga menuju ke lantai 1 apartemennya—melewati Elios yang berada di dapur, bersebelahan dengan pintu keluar utama.

“Aku sudah memesan makanan,” ucapnya sambil pergi keluar. Padahal, ia sedang merutuki dirinya yang menyepelekan Elios Leopold—pria dengan berjuta pesona dan serba bisa.

Saat tiba di lobi, Lea bergegas menuju ke lobi—di mana kurir makanan online sedang menunggunya.

“Lea?” Brian—teman kampus Lea—datang mendekat ke arahnya. Pria itu lah yang merupakan kurir makanan online yang Lea pesan.

“Brian?” Lea terkejut bukan kepalang. Pasalnya, ia sangat tak menyangka bahwa kurir makanan onlinenya adalah Brian—teman kampusnya.

Brian tertawa dengan sedikit rasa malu. “Iya. Ini pesananmu.” Ia memberikan kantong makanan yang dipesan oleh Lea.

Lea mengambilnya sambil tersenyum. “Aku salut padamu.”

Rasa malu Brian sesaat tadi berubah menjadi rasa terkejut.

“Kau bekerja sambil kuliah. Pasti berat.”

“Ah...,” Brian mendadak salah tingkah. Ini pertama kali baginya. Dulu saat sekolah, ia juga sekolah sambil melakukan pekerjaan sampingan. Tapi beberapa temannya memandang ia sebelah mata. Bahkan gadis yang sempat ia taksir pun dulu ikut menyepelekannya. Tapi Lea?

Siapa yang tak tahu apartemen mewah di kota itu? Sedangkan harga sewa saja tak akan pernah bisa ia kumpulkan selama beberapa tahun. Apalagi harga hak milik? Tentu saja Lea itu berasal dari orang yang tajir melintir. Tapi gadis itu tetap ramah padanya.

“Kau sudah makan?” tanya Lea tiba-tiba.

“Belum. Tapi sebentar lagi aku akan pergi ma—”

“Kalau begitu, ini untukmu saja.” Lea menyodorkan kembali makanan yang ia pesan tadi untuk Brian. Niatnya karena ingin menyantap masakan Elios yang sejak tadi menggugah selera dia.

“Jangan. Kau sudah menunggu lama untuk pesanan ini.”

Lea meraih tangan Brian dan memberikan makanan itu untuknya. Kemudian ia tersenyum tulus—dengan niat ingin menambah teman. “Anggap saja ini traktiran dariku.”

“Kebetulan tetanggaku memberikan aku makanan tak lama aku memesan online,” imbuhnya.

Sementara itu, Frank yang tugasnya berjaga di lobi—silih berganti dengan Brad—ia memotret Lea dan Brian. Kemudian mengirimkannya pada Elios.

“Monsieur, sepertinya Mademoiselle mengenal kurir ini.”

Elios yang saat itu sedang duduk menunggu kepulangan Lea dari lobi, ia langsung melihat pesan dari Frank. Dan sesaat ia membaca pesan serta menerima foto dari Frank, mimik wajahnya berubah.

“Brian?” gumamnya sambil mengepalkan tangan.

...****************...

Bersambung....

1
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
Cedric jangan coba2 kau mau menjebak Lea bisa hancur kepalamu.

EL jika kamu bicara. baik2 dg Martin pastinya Martin akan mempertimbangkan niat baik kamu. jangan berpikir pendek dulu ok
mery harwati
Elios ungkapkan isi hatimu pada Martin, karena Martin pasti menyetujuimu menikah dengan Ellanoure daripada Martin harus kehilangan cucunya = saat Martin kehilangan anak gadisnya 💪🔥
+62 boker
mau 5! 🦖 jangan 1!
+62 boker: bisain donk 🌚🌚🌚
total 2 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
tahan el jangan main nyosor sekali ada kesempatan mau trobos aja
Sheninna Shen: Wahhh. Non stop pasti 🤣🤣
total 3 replies
vj'z tri
wes Sido Ra dadi mangkat 🤧🤧🤧🤧🤧🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
kalau dasar nya lagi panas ya apa aja terasa bensin ya dek ya 😅😅😅😅😅😅
Bunda
Thor ..jandanya kenapa ga up lg ya ?
Bunda: semangat thor💪
total 2 replies
+62 boker
apdet banyak2 🌚🌚🌚
Sheninna Shen: Wokehhhh 🌝🌝🌝
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
waw akhirnya kan elios kalah dg keteguhan hati nya , makanya jangan bilang GK ada rasa sekarang main nyosor dan rada cemburu gitu
Sheninna Shen: Gitu deh. Wkwkwk. Ga ga. Tapi ternyata ita 🤣
total 1 replies
vj'z tri
lanjutttt 🎉🎉🎉
Sheninna Shen: Oke kakak 😍
total 1 replies
Kostum Unik
Kapan up lagi kak
vj'z tri
uhmm salah paham kan 🤧🤧🤧🤧
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭🤭 ish ish ish kelinci kecil mulai berulah
vj'z tri
kerennnn 😭😭😭😭😭kerennn 😭😭😭😭 kerennn
vj'z tri
😭😭😭😭😭😭😭 aku tinggal masak sebentar ajj kenapa jadi begini situasi nya sih 😭😭😭😭
vj'z tri
🤭🤭🤭🤭salah paham ya neng
vj'z tri
kerennnn 🎉🎉🎉🎉
vj'z tri
🎉🎉🎉🎉🎉🎉 aku hadir
Sheninna Shen: Wahhhhh. Halo kakakkkk 🙌🏻
total 1 replies
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ya ampun bikin tegang aja bab ini,, yakinlah Lea pujaanmu akan selamat dan datang padamu
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰
ungkapkan saja Lea, ntah di trima apa GK ma elios, agar hatimu GK sakit
ˢ⍣⃟ₛ 𝐀⃝🥀J💜⃞⃟𝓛Adinѕ⍣⃝✰: wkwkwkkwk
total 4 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!