MARVA RAVARA adalah seorang pemuda miskin yang hidup di dunia yang memuja status dan kekayaan. Berkat jalur beasiswa, ia dapat bersekolah di sebuah sekolah elit berskala internasional—tempat yang seharusnya membuka jalan untuk masa depannya, justru berubah menjadi neraka baginya.
Di sana, Marva dipandang sebagai noda: dihina, dikucilkan, dan menjadi sasaran perundungan oleh mereka yang merasa lebih “Layak”.
Segalanya berubah ketika Portal Misterius muncul dan menyeret semuanya ke dunia lain. Di hadapan mereka berdiri sebuah Menara Tinggi dan sebuah suara misterius menggema: Siapa pun yang mencapai puncak menara ini akan memperoleh kekuasaan serta keabadian.
Di dalam menara, para siswa dipaksa memilih peran—menjadi Seorang Player yang bertarung demi naik ke puncak, atau menjadi Seorang Guardian yang terikat pada sistem. Demi meraih kebebasan, Marva memilih jalan paling berisiko: Menjadi Seorang Player.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rein.Unknown, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Epilog Season 1 [RING OF VIRGO]
--- Episode Terakhir : SEASON 1 ---
Keesokan paginya Meriel terbangun karena mencium aroma daging panggang yang sangat lezat.
Ternyata aroma daging itu berasal dari kamar mereka, dimana seorang gadis cantik berpakaian pelayan sedang memaksa dan itu adalah Virgo.
“Eh, siapa kamu?” tanya Meriel penasaran.
Virgo lalu memandang Meriel. “Selamat pagi, Tuan Muda Meriel.”
Meriel kaget. “Hah?”
Virgo lalu menjelaskan. “Aku adalah Ring of Virgo, salah satu dari Ke-13 Cincin Dewa. Tuan Marva sempat menyebut nama Tuan Meriel sebagai sahabat dan teman seperjuangan nya. Siapa pun yang menjadi teman Tuan Marva, maka akan kulayani juga.”
“Cincin Dewa? Tuan Marva,” Meriel lanjut bertanya.
“Hooaammmm, kamu sudah bertemu Virgo ya Merial,” ucap Marva yang sudah bangun walau masih menguap.
“Lead, benaran dia Cincin Dewa?” kembali Meriel bertanya.
“Dilantai 1, aku pernah ditawari 1 juta Xilo, tapi aku malah memilih mystery box. Awalnya aku menyesal, sebelum akhirnya aku tahu bahwa yang kudapatkan adalah Leo. Itulah mengapa, aku menolak lagi 2 juta Xilo karena aku yakin di dalam Box itu pasti berisi Cincin Dewa.” ucap Marva sekaligus menjawab pertanyaan Meriel sebelumnya.
Meriel lalu mengernyitkan dahi nya, coba memproses semua informasi itu.
“Ya, aku tahu. Pasti banyak pertanyaan di kepala mu kan? Kenapa hanya Virgo yang berbentuk manusia, apakah dia benar-benar cincin dan bla... bla... bla.... jawaban nya cuman satu: Karena dia Cincin Dewa!” Marva menegaskan maksudnya.
Marva lalu berbisik ke telinga Meriel. “Oh ya satu lagi, dia sangat cantik kan? Penurut pula.”
Wajah Meriel memerah dan matanya langsung bersinar. “Penurut Lead?!”
“Iyyaaaaa...…!!!”
Aquarius lalu muncul. “Ayok! Kalian bahas apa? Ingat ya Bos, akan laporkan kalian pada Kaela, kalau macam-macam,”ucap Aquarius mengingatkan.
Virgo membawakan makanan serta minuman. “Silahkan Tuanku Marva dan Tuan Muda Meriel menikmati sarapan nya.”
Marva dan Meriel lalu menyantap sarapan yang sudah disiapkan Virgo. Betapa haru nya mereka, saat menikmati hidangan itu karena rasa nya, sangat, sangat, dan sangat enak.
“Virgo, masakan mu sangat enak,” sambil berbicara Meriel menahan airmata nya.
“Terimakasih Tuan Muda Meriel, kepuasan mu adalah pujian bagiku.“
“Apakah kamu bisa membuat roti panggang buatku?” tanya Meriel.
Belum sempat mengedipkan mata, Roti panggang
sudah tersedia didapan mata nya. Meriel lalu melahap roti itu dan sesuai dengan ekspektasi nya, rasa roti panggang itu sangat enak.
Airmata Meriel pun terjatuh karena bisa merasakan makanan seenak ini.
“Apakah kamu bisa mencuci baju ku?” tanya Meriel.
“Dengan senang hati Tuan Muda.”
“Apakah kamu bisa memijatku ku?” tanya Meriel.
“Dengan senang hati Tuan Muda.”
“Menemaniku berbelanja? Merapikan kasur ku? Melipat baju ku?” Meriel terus bertanya.
“Semua akan kulakukan Tuan Muda Meriel, bahkan bertarung bersama kalian dan membawa perlengkapan atau sekedar memungut drop item. Semua akan kulakukan,” jawab Virgo dangan mantap.
Meriel lalu menangis bahagia dan langsung memegang tangan Virgo. “APAKAH KAU MAU MENJADI ISTRI KU ?”
Virgo terlihat bingung. “Apa itu menikah Tuan Muda? Tugasku memang melayani, jika menikah itu adalah bentuk pelayanan. Tentu akan kulakukan dengan senang hati Tuan Muda.”
Marva yang dari tadi melihat tingkah Meriel sudah tidak terkontrol, menjadi panas. Mata nya memerah seperti banteng, siap meratakan siapa saja yang menghalangi nya.
“Virgo itu Milikku! Jangan harap kau bisa mengambil nya begitu saja Meriel!” ucap Marva penuh esmosis.
“Tidak Lead, kamu sudah memilik 2 cincin yang lain. Setidaknya berikan aku satu!!!!” Meriel juga ngotot.
“Tidak akan kuberikan!”
“Berikan!”
“Tidak akan!”
“Berikan!”
“Tidak akan......!!!”
Konflik antar anggota RRX pun pecah, tidak ingin berlarut-larut. Leo meminta Virgo untuk masuk kedalam Inventory demi mengkondusifkan keadaan.
“Kemana istriku Virgo!” teriak Meriel.
“Istrimu peaakkk! Tidak! Dia milikku!” bentak Marva.
Dengan tatapan berapi-api, Leo mengaung dan membuat Marva dan Meriel seketika terdiam. “Akan kuhanguskan kalian bersama ruangan ini, hingga menjadi debu kalau kalian tidak berhenti!”
Aquarius hanya tertawa melihat kejadian lucu itu.
“Selesaikan makan kalian dan kita akan pergi ke First City, titik.” Tegas Leo.
Meriel dan Marva kompak menjawab. “Siap Bos Leo!”
Setelah beres-beres, mereka akhirnya pergi ke Gedung Administration Center.
Mereka bertemu dengan administrator untuk mencari informasi, apakah ada cara tercepat untuk kembali ke First City.
“Sistem menara membuat kota untuk saling terkoneksi. Player bisa berpindah kota dengan 2 cara, pertama menggunakan Scroll Return… atau teleport menggunakan skill NPC Transporter.”
Marva lalu bertanya. “NPC Transporter? Dimana kami bisa menemukan nya?”
Administrator lalu menunjukkan sebuah lokasi di Map, lokasi dimana mereka bisa menemukan NPC tersebut dan lokasinya berada di pusat kota.
“Ada satu hal lagi perlu kalian ketahui, perpindahan antar kota hanya bisa dilakukan kalau mereka sudah pernah ke kota tersebut.”
Marva dan Meriel mengangguk. Semua menjadi jelas, kalau mereka menggunakan Scroll Return, tentu itu akan membawa mereka pada lokasi sebelum nya dan itu adalah lantai 10. Tentu pilihan yang masuk akal adalah menggunakan jasa NPC Transporter.
Mereka akhirnya menemukan NPC yang dimaksud, tapi perlu membayar 10 ribu Xilo untuk men-teleportasi mereka ke lantai 6.
Marva dan Meriel lalu membayar, cahaya portal pun muncul dan menyelimuti mereka.
Beberapa detik kemudian—
WUUUSSTTTTTT........
Mereka tiba di First City.
Meriel langsung berteriak.
“RED!”
“KAELA!”
Kebetulan sekali mereka sedang berada dipusat kota dan langsung menoleh.
Kaela berdiri. “Marva?!”
Red juga.
Moment bahagia pun pecah diantara mereka, tawa, tangis, haru semua campur menjadi satu dan hari itu ditutup dengan kebahagiaan ......
[SEASON 1 SELESAI]
--- SAMPAI KETEMU DI SEASON 2 ---
(^_^)