NovelToon NovelToon
Bangkitnya Klan Abadi

Bangkitnya Klan Abadi

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Fantasi Timur / Fantasi
Popularitas:2.4k
Nilai: 5
Nama Author: hdibibu

Di dunia yang penuh dengan keajaiban, di mana yang Abadi mampu membelah lautan dan menghancurkan gunung, di mana Akar Roh menjadi penentu antara yang fana dan yang Abadi, jiwa lain bangkit di tubuh manusia fana.

Dengan kitab harta karun yang ia peroleh, jiwa itu membawa tekad untuk bertahan di dunia yang kejam. Ia melangkah ke dunia kultivasi, menciptakan klan kultivasinya sendiri. Setiap langkah adalah perlawanan, setiap kemajuan dipenuhi berbagai rintangan dan cobaan.

Namun ia ditakdirkan untuk tidak menjadi biasa-biasa saja.

Ia ditakdirkan untuk mencapai sesuatu yang besar.

Saksikan bagaimana seorang manusia fana memulai jalan kebangkitan untuk klannya!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon hdibibu, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ch.31 - Paviliun Gunung Yan

Yan Xuanlei mengangguk dan menjawab, “poin kontribusi dapat ditukar dengan Batu Roh, atau ditukar dengan teknik kultivasi dan mantra di Paviliun Kitab Suci. Harta yang tersedia di Paviliun Harta Karun juga dapat ditukar dengan poin kontribusi.”

“Lalu bagaimana dengan berbagai tunjangan gratis yang diberikan? Apakah semua itu akan menghilang dan diganti dengan poin kontribusi?” tanya Yan Xuanxen.

“Tidak. Berbagai tunjangan gratis akan tetap berlaku demi mendukung kultivasi anggota klan.“

Mereka segera menghela napas lega. Selama tunjangan masih tersedia, mereka masih yakin mencapai Pemurnian Qi tingkat Menengah. Dan dengan basis kultivasi itu, mereka bisa memulai sesuatu untuk memperoleh poin kontribusi dari klan.

Pertemuan itu berlangsung selama satu jam, di mana Yan Xuanlei menjawab setiap pertanyaan.

Setelah pertemuan selesai, Yan Xuanlei lalu menghampiri Kun Feng dan Fen Luo yang saat itu duduk terpisah dari anggota klan yang lain.

“Fen Luo, ada tugas untukmu.”

Fen Luo segera menegakkan tubuhnya dan berkata, “tuan, apa itu?”

“10 mil di utara, ada kota Qinghe milik klan. Saya ingin agar kau pergi ke tempat itu dan menjaganya. Akhir-akhir ini kultivator Iblis semakin merajelela, “ ucap Yan Xuanlei dengan serius.

Fen Luo mengangguk lemah. Dia ingin menolak, tapi sumpah Dao Surgawi telah mengikatnya. Dia tidak punya pilihan. Sebagai kultivator tingkat 7, diberi tugas menjaga kota manusia fana terasa sangat meremehkan.

Yan Xuanlei terkekeh dan menatap keduanya selama beberapa saat. “Kalian.. saya bukanlah orang picik. Saya tidak akan memperlakukan kalian dengan buruk selama kalian bertindak selaras dengan klan.”

Keduanya sedikit mengangguk, meskipun ada rasa tidak percaya di wajah mereka. Status mereka kini budak. Siapa yang akan memperlakukan budak dengan baik?

Yan Xuanlei tidak mengatakan apa pun. Ia tahu tindakan berbicara lebih keras dari kata-kata. Ia mengeluarkan dua kantong dari lengan bajunya, dan menyerahkannya pada mereka berdua.

Mereka berdua bingung, tapi saat membuka kantong tersebut, keduanya langsung terkejut. Ada enam puluh pon Beras Embun Merah dan tiga puluh pon Beras Qi Emas di setiap kantong.

“Itu adalah tunjangan bulanan untuk kalian. Meskipun tidak ada Urat Nadi Spiritual di tempat kalian bertugas, kultivasi kalian tidak boleh mengendur, ” ucap Yan Xuanlei.

Dan sebelum keduanya pulih dari keterkejutan, Yan Xuanlei menyerahkan salinan Mantra Sulur Duri Beracun yang ia tulis sendiri kepada mereka masing-masing.

“Kalian punya elemen kayu, mantra ini cocok untuk kalian. Kuasai secepat mungkin. Kekuatan kalian dibutuhkan oleh klan, ” kata Yan Xuanlei.

Kedua orang ini memiliki Akar Roh tiga elemen, dengan Kun Feng terdiri dari elemen kayu, logam dan api, dan Fen Luo terdiri dari elemen kayu, api dan tanah.

Mereka berdua saling melirik dengan terkejut. Apa yang mereka peroleh hampir melebihi harta yang mereka miliki selama ini!

“Ini…” keduanya memandang Yan Xuanlei dengan heran.

“Sudah kubilang, saya bukan orang yang picik. Kalian sudah terikat dengan klan, jadi kekuatan kalian akan menjadi bagian dari klan. Jika kalian sungguh-sungguh berkontribusi pada klan, akan ada lebih banyak sumber daya yang akan kalian terima nantinya.”

Baru kemudian keduanya mengerti bahwa Yan Xuanlei tidak bercanda. Dia sungguh-sungguh ingin mengembangkan mereka!

“Terima kasih tuan!” keduanya menangkupkan tangan dengan hormat. Mereka selama ini menjelajah dan berkelahi dengan taruhan nyawa hanya untuk memperoleh sumber daya kultivasi.

Dan kini, meskipun mereka menjadi budak, apa yang mereka perjuangkan mati-matian selama ini terpenuhi begitu saja.

Dunia terkadang memang suka membuat lelucon!

Para anggota klan kemudian bubar dan kembali ke rumah mereka masing-masing.

Yan Xuanlei, bersama dengan dua budak dan Yan Xuanyan, meninggalkan gunung Kunli menggunakan tiga Elang Kertas yang ia ambil di Paviliun Harta Karun.

Selain dari kebutuhan tunjangan setiap anggota klan untuk enam bulan ke depan dan untuk kebutuhannya, Yan Xuanlei membawa seluruh sisa panen Ladang Spiritual.

Saat melewati kota Qinghe, mereka singgah dan menemui para tetua, memperkenalkan Fen Luo kepada mereka, sebelum berangkat menuju Lembah Berkabut.

Ketika tiba di sana, Yan Xuanlei lalu menuju sebuah paviliun dua lantai dengan halaman yang luas, yang merupakan tempat tinggal penjaga Lembah Berkabut, dan juga berfungsi sebagai balai pusat.

Di sana, ia bertemu petugas dan menyewa sebuah toko dua lantai yang terletak di pusat pasar, yang terletak satu jalan dengan toko Paviliun Sungai Seribu Emas.

“Taois, letak toko ini strategis sehingga harga sewanya enam puluh Batu Roh per bulan. Pembayarannya dapat diberikan di setiap akhir bulan.”

Yan Xuanlei langsung mengangguk setuju dan menempelkan cap tangan pada kertas perjanjian itu. Dengan sertifikat di tangannya, mereka langsung membersihkan toko.

Dia menyuruh Yan Xuanyan membeli beberapa perabotan, dan setelah renovasi sederhana selesai, mereka menata produk yang akan mereka jual.

Yan Xuanlei sengaja menaruh Beras Qi Emas di bagian paling depan untuk menarik minat pembeli. Ini adalah produk unggulan tokonya!

Ada hampir seribu enam ratus pon panen Beras Qi Emas dari tiga mu ladang, dan setelah dikurangi konsumsi setiap anggota klan untuk enam bulan ke depan, termasuk dirinya dan dua budak, masih tersisa lebih dari lima ratus pon.

Yan Xuanlei membawa empat ratus pon untuk dijual, menyisakan kelebihan seratus pon lebih di klan untuk situasi darurat.

Adapun Beras Embun Merah, masih tersisa delapan ratus pon dari tiga ribu panen. Dan Beras Roh Hijau masih tersisa lebih empat ribu pon dari sembilan ribu pon panen.

Yan Xuanlei masing-masing membawa enam ratus pon Beras Embun Merah dan tiga ribu pon Beras Roh Hijau untuk dijual.

Karung-karung kecil perlahan memenuhi seluruh toko.

Setelah memasang plakat dengan karakter ‘Paviliun Gunung Yan’ di depan toko, mereka lalu mulai menunggu.

“Klan Yan? Belum pernah mendengarnya.”

Beberapa kultivator saling berbisik dengan bingung. Nama klan itu asing bagi mereka. Beberapa kultivator sedikit tertarik, dan dengan penasaran memasukinya.

Dan apa yang menyambut mereka adalah sinar emas yang menyilaukan. Beberapa kultivator tidak mengenalinya, tapi selalu ada pengecualian di tengah massa.

“Beras Qi Emas!!” salah satu kultivator berseru kencang, membuat kaget para kultivator yang sedang berjalan di luar.

Toko itu segera dipenuhi suara bising. Mereka belum pernah melihat rupa Beras Qi Emas, tapi mereka tahu bahwa Beras Qi Emas merupakan Tanaman Spiritual Kelas Satu Tingkat Tinggi dan jarang ditemui di Kabupaten Canghe.

“Sejak kapan varian ini muncul di sini?” salah satu kultivator berbisik dengan bingung. Kebanyakan Beras Qi Emas yang beredar di pasar berasal dari pedagang di kabupaten lain. Tidak ada satu kelompok pun di Canghe yang memiliki bibit varian ini.

Beras Qi Emas terkenal karena kandungan Energi Spiritual yang lebih murni daripada varian Tingkat Tinggi lainnya. Hanya saja, kekurangannya adalah energinya yang lebih sedikit dibanding varian yang lain.

Tapi itu tidak menghentikan keinginan para kultivator. Kekurangan Beras Qi Emas memang ada, tapi kelebihannya juga ada!

Semuanya bergantung pada kebutuhan masing-masing orang.

1
Hebibu
Halo para pembaca budiman. Author di sini...

Rencana saya update 2 chapter/hari.

Bagi kawan2 yang menyukai cerita ini, bantu like dan komen skuyy.

Dukungan kalian jadi motivasi buat Author.

Salam membaca, Salam dari dunia kultivasi. Gua tunggu lu pada di sana.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!