NovelToon NovelToon
Cariad

Cariad

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Dikelilingi wanita cantik
Popularitas:11.5k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Zion Mateo Lopez adalah definisi dari kesombongan masa muda, tampan, kaya, dan tak terkalahkan. Baginya, Cassie Vorcan hanyalah sebuah target dalam taruhan mahal bersama teman-teman elitnya di SMA Chicago. Namun, apa yang dimulai sebagai permainan kotor berubah menjadi jeratan perasaan yang nyata. Selama dua tahun, Zion jatuh hati sedalam-dalamnya, mencintai Cassie lewat tindakan protektif dan rencana masa depan yang matang di California.
Di sisi lain, Cassie gadis panti asuhan yang pintar dan dingin akhirnya meruntuhkan seluruh benteng pertahanannya demi Zion. Dia percaya telah menemukan rumah, hingga sebuah rahasia di ponsel Zion menghancurkan dunianya: bukti bahwa dia hanyalah "barang taruhan" yang sukses ditaklukkan.
Beberapa Tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali di Chicago dalam sebuah proyek besar. Zion kini adalah pria dewasa yang dihantui penyesalan, sementara Cassie telah menjelma menjadi arsitek sukses yang lebih angkuh dan tak tersentuh.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#9

Malam itu, Chicago berselimut kabut tebal, namun di dalam kamar utama kediaman Lopez, badai yang jauh lebih gelap sedang berkecamuk. Zion Mateo Lopez duduk bersandarkan kaki tempat tidurnya, dikelilingi oleh botol-botol whisky mahal yang sudah kosong.

Ruangan itu kedap suara, sebuah kemewahan yang kini terasa seperti penjara. Teriakan frustrasinya, makiannya pada diri sendiri, dan suara pecahnya gelas tidak akan sampai ke telinga Mommy ataupun si kembar yang mungkin sedang tertawa di lantai bawah.

Zion benar-benar hancur. Bayangan foto bayi di ponsel Cassie terus berputar di kepalanya seperti kaset rusak.

Dalam keadaan setengah sadar dan pengaruh alkohol yang kuat, jari Zion bergerak liar di atas layar ponselnya. Ia mencari kontak yang baru saja ia simpan dengan nama Manajer Proyek, namun di dalam hatinya, nama itu tetaplah Cariad. Ia menekan tombol panggil.

Di belahan kota yang lain, di sebuah apartemen yang tenang, Cassie sedang berbaring di samping Logan yang sudah terlelap. Ponselnya bergetar di atas nakas. Ia mengernyit melihat nama Zion di layar pada pukul dua pagi. Awalnya ia ingin mengabaikannya, namun firasatnya berkata lain. Ia mengangkatnya.

Hening sejenak, hanya terdengar suara napas yang berat dan tidak teratur dari ujung telepon.

"Cassie...?" suara Zion terdengar pecah, sangat jauh dari kesan pria angkuh yang ia temui di kantor.

"Zion? Kau mabuk? Jangan meneleponku jam se..."

"Sebentar saja, Cass. Tolong," potong Zion parau. "Aku... aku baru saja melihat foto itu lagi di pikiranku. Anakmu. Dia sangat tampan..."

Cassie terdiam. Ia merasakan dadanya sesak. Ia melihat Logan yang tertidur pulas di sampingnya, lalu kembali mendengarkan rintihan pria yang merupakan ayah biologis dari anak itu.

"Dulu... sepuluh tahun yang lalu," Zion meracau, suaranya naik turun karena mabuk. "Aku sering sekali melamun di kelas sambil menatap punggungmu. Aku membayangkan... kalau kita punya anak nanti, wajahnya akan menyerupai siapa? Apa dia akan punya mataku? Atau kecerdasanmu? Tapi tadi aku berpikir... lebih baik dia menyerupai dirimu saja, Cass. Jangan seperti aku. Aku ini sampah. Aku ini pengecut yang mempertaruhkan wanitanya demi mobil sport."

Air mata mulai menggenang di pelupuk mata Cassie. Ia mengelus rambut Logan dengan tangan yang gemetar.

"Sayang... Aku benar-benar menyesal," isak Zion pecah di seberang telepon. "Aku memakai pengaman rasa strawberry itu bukan karena aku tidak ingin memiliki bayi darimu. Aku bersumpah demi nyawaku! Aku hanya ingin kau punya sayap untuk terbang ke California tanpa beban. Aku ingin kau hebat dulu... tapi aku justru mematahkan sayapmu sendiri."

Cassie menggigit bibirnya, berusaha menahan suara isakannya agar tidak terdengar. Kata-kata Zion terasa seperti garam yang ditaburkan di atas luka lama yang belum sembuh.

"Sekarang kau sudah punya keluarga," lanjut Zion dengan tawa getir yang terdengar menyakitkan. "Kau punya suami, kau punya anak... dan aku? Aku hanya punya botol sialan ini dan kenangan tentang kita yang ku bakar sendiri."

Zion terdiam cukup lama, sebelum kemudian berbisik dengan nada memohon yang sangat rapuh.

"Cassie... jika boleh, bisakah suatu saat kau pertemukan aku dengan anakmu? Aku hanya ingin melihatnya sebentar. Bukan sebagai ayahnya, tentu saja... tapi sebagai orang asing yang ingin meminjam sedikit kebahagiaanmu. Sebagai ganti rinduku... karena aku gagal memiliki anak bersamamu. Ahahaha... mungkin ini terdengar konyol bagimu, Cassie. Sangat konyol, kan?"

Tawa Zion berubah menjadi isak tangis yang dalam. Pria yang dikenal sebagai Raja Chicago itu kini terdengar seperti anak kecil yang kehilangan arah di tengah kegelapan.

"Zion, tidurlah. Kau tidak tahu apa yang kau bicarakan," ucap Cassie lirih, suaranya bergetar hebat.

"Aku tahu, Cass... aku tahu aku sudah kalah. Selamat malam, Cariad... sampaikan salamku untuk Logan. Namanya bagus. Dia beruntung punya ibu sepertimu."

Klik.

Sambungan terputus.

Zion jatuh tertelungkup di atas karpet bulunya, jatuh pingsan karena pengaruh alkohol dan kelelahan mental. Sementara itu, di apartemennya, Cassie terduduk lemas sambil memeluk ponselnya.

Ia menatap Logan, yang dalam tidurnya tampak begitu tenang.

"Dia ingin bertemu anaknya sendiri sebagai orang asing," bisik Cassie pada kegelapan malam. "Dia menyesal, Logan. Ayahmu benar-benar menyesal."

Cassie tahu, tembok yang ia bangun selama sepuluh tahun mulai retak. Bukan karena ia memaafkan Zion, tapi karena ia menyadari bahwa pria itu masih hidup dalam neraka yang ia ciptakan sendiri, neraka yang bernama penyesalan.

🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰

1
Era Simatupang
aduh GK bisa nebak endingnya gmna, makin seru thor
ros 🍂: coba di tebak dulu kak 🤣🙏
total 1 replies
awesome moment
wkwkkwkwkwk...benang yg mbulet
awesome moment
logan n tll sombong dan...ogah blajar dri pengalaman jd...kalah pintar sm keledai
ros 🍂: mari kita kasih paham si logan Kak🤭🤣
total 1 replies
Manis
good issa👍👍👍
Fadhliyah
part paling menyedihkan. aku sampai jeda membaca Krn ikut nangis. malu ketahuan orang😭😭
ros 🍂: Terharu 😭😭😭🥰
total 1 replies
awesome moment
mmg terbuka soal hati tu g gampang
awesome moment
logan sdh dpt rumah
awesome moment
tu lah knp. menangislah saat berdo'a. krn smua akan mengabur
awesome moment
wkkwkwkwk...mo semarah p pun. sebenci p pun. kn d anak.
awesome moment
biar mrk 😭😭😭darah dlu. biar mrk menghargai org
awesome moment
baiknya mmg bgitu. biar zion...bisa menghargai
awesome moment
bagoosh. biar nyesel bin nyesek dlu
awesome moment
twins tu CCTV yg sgt kompeten
awesome moment
laxia n cerdas jg plus sarkastik
awesome moment
CCTV yg sgt detail. bahkan baca gerak bibir😄😄😄
ros 🍂: haha🤣
total 1 replies
awesome moment
hebat
awesome moment
nikmati penyesalanmu, Zion. hati manusia tu yg jd taruhan
awesome moment
logan sdg membohongi diirnya sndiri
awesome moment
bnr2 absurd
Rahayu Ayu
Baik banget dih keluarga Lopez,
mau menerima Cassie dan Logan dengan tangan terbuka,
tanpa memandang status.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!