NovelToon NovelToon
JULIA

JULIA

Status: tamat
Genre:Ketos / Teen Angst / Teen School/College / Keluarga / Tamat
Popularitas:6.1M
Nilai: 4.7
Nama Author: Nisa saumatgerat

Sinopsi cerita
Gadis cantik yang bernama Julia anita, putri dari seorang pengusaha hebat sanjaya kusuma, diasingkan oleh keluarganya sedari kecil. Ia sedari memasuki dunia pendidikan, kedua orang tuanya, saudara ataupu saudarinya, kakek neneknya bahkan keluarga besarnya tidak mermperdulikan dirinya. Ya, walaupun secara finansial, hidunya juga ditanggung, namun biaya yang diberikan tak sama dengan saudarnnya yang lain. Ia juga tak pernah mendapat kasih sayang dan perhatian dari keluarganya.

karena merasa lelah dengan perlakuan kedua orang tuanya dan keluarganya itu, akhirnya Julia memutuskan untuk menyerah dan fokus pada hidupnya sendiri. ia berhenti mengharapkan kasih sayang keluarganya dan memilih untuk menjauh.

Lalu, bagaimanakah kisah selanjutnya ? di kepoin aja..

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nisa saumatgerat, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

6. tak perlu iri

Akhirnya Julia sampai juga dia sebuah gang besar, dimana gang besar itu hanya di tinggali oleh orang orang kaya. Julia pun langsung turun dari angkutan umum itu setelah membayar ongkosnya. Kemudian yang masih harus berjalan kaki selama hampir 30 menit untuk sampai di kediaman mewah keluarga Kusuma itu.

Tapi tak masalah, mulai sekarang ya harus membiasakan dirinya untuk melewati semuanya sendiri. Julia pun mulai menapaki kakinya setapak demi setapak. Sesekali ia akan menyemangati dirinya sendiri.

"Tidak apa-apa Julia. Walaupun kamu lelah, hitung-hitung ini untuk berolahraga. Agar tulang-tulang kamu bisa menjadi kuat dan kokoh serta tahan banting." Ujar Julia sambil mengeratkan pegangan tangannya pada tali tasnya yang bertengger di belakangnya. Julia juga sesekali akan menarik nafasnya ketika panasnya matahari begitu menyorot dirinya.

"Lengkap sudah penderitaan di muka bumi ini. Sudahlah jalan kaki kayak siput, perut lapar dan haus. Eh ditambah matahari juga terik. Nasib nasib..." Gumam Julia di sela-sela langkah kakinya. Iya juga menggeleng-gelengkan kepalanya namun ia tak bersedih.

Julia akan menganggap semua ini adalah sebuah ujian sampai mana batas dan kemampuan dirinya. Akhirnya selamat hampir 30 menit perjalanannya menapaki gang besar itu, akhirnya ya tiba di pintu gerbang kediaman Sanjaya Kusuma. Sesampainya di pintu gerbang, sebelum Julia memasuki pintu gerbang tersebut terlebih dahulu ia menarik nafasnya lagi.

"Huf... Akhirnya sampai juga.." ujarnya dengan raut wajah yang begitu legah dan juga lelah.

Akhirnya Julia membukakan pintu gerbang sendiri karena tak ada satpam yang melihatnya pulang. Karena biasanya para tuan muda atau pemilik kediaman ini akan membunyikan klakson untuk memanggil para security itu.

Tapi tak masalah, Julia akan belajar semuanya sendiri tanpa bergantung kepada orang lain.

Sesampainya Julia masuk ke dalam rumah. Ternyata ketiga saudara-saudaranya yang lain telah sampai di kediaman. Mereka tengah mengobrol hangat satu sama lain dan saling bercanda. Biasanya Julia yang diacuhkan seperti ini atau karena pulang sendiri, ia akan menemui saudara-saudaranya itu dan mengomeli mereka. seperti yang terjadi sebelum sebelumnya.

"Kakak mereka berdua meninggalkanku dan tak menungguku. Aku benar-benar sedih." adunya kepada siapa saja kakak yang berada di sana.

"ih... kalian kenapa pulang tidak menunggu aku sih. !! aku udah mati-matian mengejar supaya aku bisa berpapasan dengan kalian. is.." ucap Julia sambil menghentakkan kakinya dan langsung meninggalkan mereka.

"ini semua gara-gara kalian berdua. gara-gara kalian tak menunggu aku, lihat kakiku lecet-lecet karena naik angkutan umum. kalian berdua jahat sekali..!!" seru Julia lagi dengan marah dan langsung meninggalkan mereka semua. namun tak satupun dari mereka yang peduli malah memilih mengabaikan apa yang terjadi dengan Julia. mereka juga tak menasehati si kembar agar tak melakukan hal seperti itu lagi kepada saudari mereka, malah mereka dengan senang hati mengatakan biarkan saja dia.

Tapi kini dia sudah tidak peduli lagi, Julia hanya melihat kehangatan kakak beradik itu dan mengasingkan dirinya. Tidak perlu iri dengan kehangatan orang lain, itulah sekarang yang ada dalam pikirannya.

Dan tanpa memperdulikan mereka, atau bahkan menyapa Julia langsung bergegas menaiki tangga dan masuk ke dalam kamarnya. Setelah meletakkan ranselnya itu, Julia langsung berjalan ke arah kasur dan melempar tubuhnya di sana.

"Hah... Sungguh sangat melelahkan hari ini... Huf.." ujar Julia sambil memejamkan matanya menikmati rasa nyaman karena membaringkan serta mengistirahatkan tubuhnya.

Ia juga berpikir sejenak untuk menenangkan dirinya dari aktivitas yang baru pertama kali ia lakukan. Waktu menunjukkan setengah tiga sore, Julia meminjamkan matanya sejenak untuk tidur tanpa mengganti seragamnya. Tapi sialnya tiba-tiba perutnya berbunyi lagi.

KRUUUUKKKK

Suara itu sontak saja membangunkan Julia dan membuka matanya. Ya baru ingat jam makan siangnya telah terlewatkan. Sebelum beranjak ia kembali menghayatinya. Inilah kejadian yang akan dilaluinya setiap hari di masa depan.

"Oh baiklah baiklah perut.. kamu pasti lapar ya mau diisi. Sabar ya aku ganti baju dulu. maaf tadi aku lupa karena lelah." ujar Julia mengajak ngobrol perutnya yang keroncongan itu. Julia pun langsung beranjak dan mengganti seragamnya sebelum akhirnya turun untuk mengisi perutnya.

***

Sementara di bawah sana. Ridho dan kedua adik kembarnya itu yang sengaja untuk mengacuhkan Julia, mendadak dibuat melongo dengan respon Julia. Biasanya Julia pasti akan menibruk mereka. Melihat respon sang adik itu, Ridho langsung bersuara.

"Apakah kalian tahu apa yang terjadi dengan Julia? Sedari pagi perasaan dia bertingkah aneh." Ujar Ridho kepada saudara kembarnya itu.

Meta dan Mita yang mendengar penuturan sang kakak sontak menggelengkan kepala mereka. Jangankan Ridho sang kakak mereka saja bingung melihat tingkah kakak perempuan mereka seperti itu.

"Entahlah Kak. Kak Julia tak seperti biasanya. Biasanya di sekolah setiap pagi Kalau kami tak membawanya atau memberikan tumpangan padanya pasti ia akan marah-marah dan mete-mete kepada kami. Tapi tadi pagi pas di sekolah, Ia hanya melewati kami begitu saja. Begitu juga kepada kakak kelas kami yang bernama Brian. Biasanya Kak Julia akan menempel padanya seperti perangko. Tapi ternyata pas di kantin kami tak mendapati Kak Julia di sana. ya barang kali kak Julia sedang kesal dan ngambek." Jelas Mita kepada Ridho.

Ridho yang mendengarkan penuturan adiknya itu mendadak menjadi bungkam. Iya tidak yakin bahwa Julia sudah berubah. Pasalnya Julia adalah anak yang keras kepala dan selalu berebutan dengan adik-adik kembarnya ini. Apalagi yang ia rencanakan. Pikir Ridho.

"Iya Kak bahkan kami sengaja berlama-lama keluar dari kelas, untuk memastikan Kak Julia Apakah benar dia telah berubah. Soalnya setiap pulang sekolah ya pasti akan menggedor-gedor mobil atau dia akan menunggu kami di parkiran. Tapi sekarang kami tidak menemukannya." Timpal meta yang tidak mengatakan perihal mereka yang membocorkan ban motor Julia. Tentu saja jika mereka membocorkannya namanya cari penyakit sendiri. ingat bab pertama yang mengatakan motor nya rusak.

Ridho lagi-lagi yang Mendengar hal itu mendadak menjadi bungkam. Ada rasa cemas dalam hatinya melihat perubahan Julia. Ia cemas takut Julia malah merencanakan sesuatu lagi untuk mengusik dirinya dan saudara-saudaranya yang lain. Dan di saat mereka sedang mengobrol, tiba-tiba terdengar suara telapak kaki yang turun dari tangga. Siapa lagi kalau bukan Julia.

Tak tak tak

Ridho dan kedua adik kembarnya itu langsung mengalihkan pandangan mereka ke arah tangga. Terlihat Julia sedang berjalan biasa saja dan fokus pada langkahnya.

Ridho dan kedua adik kembarnya pun bungkam menunggu aksi selanjutnya. Tapi apa yang mereka tunggu ternyata tidak terjadi, Julia malam berbelok berjalan ke arah dapur dan tak menyapa saudara-saudaranya itu.

Sementara itu, Julia mengabaikan tatapan yang dilayangkan oleh saudara-saudaranya itu. Sesampainya Julia di dapur, Iya langsung berpapasan dengan mbok Mina.

"Eh neng Julia sudah pulang..???" Tanya mbok Mina dengan Ramah. Bu Mina sedang mencuci piring di wastafel sisa-sisa dari pekerjaannya. Beberapa pekerja lainnya juga sedang sibuk mengerjakan pekerjaan masing-masing.

"Iya mbok. Mbok apa yang bisa dimakan hari ini ?" Tanya Julia kepada mbok Mina.

1
Nindi Maylawati
crtanya bgus
Itoh
kalau tau critanya bgini AQ jngn pke skincare dluuu.
Nia Risma
tiap chapter selalu bisa buat kita ikut ke dlaam alur cerita
Nia Risma
satu kata untukmu tuan Sanjaya "TERLAMBAT"
Marie Louis AK
orang tua macam apa itu. karma baru tahu rasa.
Nia Risma
mampir Thor,,,
baru baca udah nyesek banget
Fatima
nangis aku Thor🥲
Yuni Ngsih
Authooooor ceritramu hebat banget ,bagiku yg baca banyak contoh" yg positipnya ,satu kata buat B.Ratih keu Anaknya dzolim . pasti bakal ada karma sekarang jg dah ditinggal sm suaminya ,untuk Julia smg Sucses bahkan lebih sucses .......tetap semangat ....lanjut Thor 👍👍👍💪💪💪🙏🙏🙏
Yanti Uud
banyak bawang ceritanya
Memyr 67
𝗌𝖾𝗆𝗎𝖺 𝖻𝗂𝗌𝖺 𝗆𝖾𝗅𝗂𝗁𝖺𝗍 𝗄𝖾𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁. 𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝖾𝗇𝖺𝗋 𝖻𝗈𝖽𝗈𝗁 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗍𝖺𝗉 𝗆𝖾𝗆𝗉𝖾𝗋𝗍𝖺𝗁𝖺𝗇𝗄𝖺𝗇 𝗋𝖺𝗍𝗂𝗁 𝖽𝖺𝗇 𝗆𝖾𝗆𝖻𝗎𝖺𝗇𝗀 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺.
Memyr 67
𝗌𝖺𝗇𝗃𝖺𝗒𝖺 𝗀𝗈𝖻𝗅𝗈𝗀 𝗃𝗎𝗀𝖺. 𝗉𝗂𝗄𝗂𝗋𝖺𝗇𝗇𝗒𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗌𝖺𝗆𝗉𝖺𝗂 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝖺𝗄𝖺𝗇 𝗉𝖾𝗋𝗇𝖺𝗁 𝖺𝖽𝖺 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝖺𝗇𝖺𝗄, 𝗍𝖺𝗉𝗂 𝖡𝖤𝖪𝖠𝖲 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂 𝖻𝖺𝗇𝗒𝖺𝗄. 𝗄𝖺𝗅𝖺𝗎 𝗍𝖾𝗋𝗎𝗌 𝗆𝖾𝗆𝖻𝖾𝗅𝖺 𝗂𝗌𝗍𝗋𝗂𝗇𝗒𝖺 𝖽𝖺𝗋𝗂𝗉𝖺𝖽𝖺 𝖺𝗇𝖺𝗄 𝗄𝖺𝗇𝖽𝗎𝗇𝗀𝗇𝗒𝖺, 𝗃𝖾𝗅𝖺𝗌 𝗃𝗎𝗅𝗂𝖺 𝗍𝗂𝖽𝖺𝗄 𝗉𝖾𝗋𝗅𝗎 𝗄𝖾𝗆𝖻𝖺𝗅𝗂 𝗄𝖾 𝗈𝗋𝖺𝗇𝗀𝗍𝗎𝖺𝗇𝗒𝖺.
Wulan Dy
🐕🐕🐕
Wulan Dy
🐒🐒🐒
Sapna Anah
😭😭😭 jdi terbawa sedih
Muffin🧚🏻‍♀️: ✨ Halo Sahabat Pembaca! ✨
Aku baru saja merilis cerita terbaru berjudul “SCARLET MEMORIES” 🖤

Kisah tentang Diana Rosemary Falika— yang diusir oleh orang tuanya, dikhianati, dihancurkan, dan ditinggalkan dalam kondisi hamil.

Saat ia mulai sembuh karena satu pria yang dia anggap tulus.

lelaki dari masa lalunya kembali, membawa rahasia yang bisa membuat Diana hancur dan memilih pergi jauh membawa bayinya .

✨ Baca SCARLET MEMORIES sekarang.

Jangan lupa tinggalkan jejak yaaa❤️
total 1 replies
Hannoy Rz
mataku jadi sembab menangisi nasib juliaaa oh juliaa ku sayangg😭
Noneng Nurhasanah
g bisa nhan air mata... terjun deras sndiri 😭😭😭
Noneng Nurhasanah
aku sampe nangis sesegukan,,, krna pa yh d alami julia ak alami...
Salsa aja
ceritanya ringan.. enak alurnya.. menghibur..
/Good/
Ermi Yenti
mantapppppp ....heppy....... semua.....
Erlina Ibrik
Kota Cilegon gk ada Bandara.adanya Pelabuhan kapal laut 🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!