NovelToon NovelToon
Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Pesona Si Kembar (Ada Cerita Di Balik Gerbang Sekolah)

Status: tamat
Genre:CEO / Anak Genius / Anak Kembar / Teen School/College / Identitas Tersembunyi / Konglomerat berpura-pura miskin / Tamat
Popularitas:818.2k
Nilai: 5
Nama Author: eli_wi

Season 2 dari Novel "Anak Genius Milik Sang Milliarder"

Rachel dan Ronand telah beranjak remaja, kini usianya sudah menginjak 17 tahun. Rachel yang tak ingin selalu dibandingkan dengan kejeniusan Ronand, memilih untuk menyembunyikan identitasnya sebagai saudara dan orang kaya.

Semua siswa di sekolahnya, tidak ada yang mengetahui jika Rachel dan Ronand adalah saudara kembar. Justru mereka dirumorkan sebagai pasangan kekasih karena beberapa kali terlihat dekat.

Akankah keduanya berhasil menyembunyikan identitas mereka sampai lulus sekolah? Atau semua rencana itu gagal, seiring dengan kisah percintaan mereka yang terjadi di sekolah itu?

Temukan jawabannya hanya di NovelToon.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon eli_wi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Semua Tahu

"Benar ada nama Roberto pada nama terakhir mereka, Pak?" tanya Pak Bekti pada kepala sekolah yang telah mengetahui status keduanya.

"Benar. Mereka adalah anak dari Bapak Julian Thomas Roberto. Anak bungsu dari Tuan Fabio dan Nyonya Martha," jawab Pak Nanang sambil menghela nafasnya pelan.

Semua guru dan siswa berkumpul di depan ruang kepala sekolah. Semua shock mendengar pernyataan dari Ronand dan Pak Nanang. Siswa yang mereka gadang-gadang hanyalah penerima beasiswa, ternyata anak dari keluarga konglomerat.

Nicho dan Raffa pun begitu sama terkejutnya. Mereka pikir Ronand hanya dari keluarga kaya biasa, namun ini lebih dari itu. Bahkan perusahaan Juchi Tech milik Julian sudah menduduki peringkat pertama untuk pembuatan game dan robot di dunia.

"Jadi sebenarnya apa yang terjadi, Ronand? Sekali pun kamu itu anak dari keluarga Roberto, namun tetap saja sikapmu ini tidak dibenarkan. Masuk ruangan dengan mendobrak pintu," ucap Pak Nanang dengan tegasnya.

"Maaf jika saya lancang, Pak Nanang. Saya hanya menuntut siswa yang mencelakai kembaran saya untuk bertanggungjawab," ucap Ronand yang mengetahui bahwa dalang dari penculikan Rachel ternyata ada hubungan keluarga dengan kepala sekolah.

"Jika mau menuntut tanggungjawab dari pelaku, silahkan ke siswanya langsung. Saya ya nggak ada hubungannya. Memangnya siapa yang kamu maksud? Saya kok jadi bingung," Pak Nanang sedari tadi bingung karena Ronand tak menjelaskan siapa orang yang dimaksud.

"Chelsea dan Febri. Chelsea masih keponakan Bapak kan? Dimana dia sekarang berada? Keluarganya sudah bangkrut dan rumah juga disita. Pasti keluarga Bapak yang menyembunyikannya kan?" seru Ronand dengan tuduhannya membuat Pak Nanang terkejut.

Ternyata dalang dari penculikan itu adalah Chelsea, siswa yang sama dengan saat mencoba membuat masalah di perpustakaan. Tidak lupa dengan Febri atau Febriana Ayu yang pagi tadi mencoba menyerempet Rachel menggunakan mobilnya. Febri merupakan fans Raffa yang waktu itu kesal dengan Rachel.

"Apa? Chelsea memang keponakan Bapak, tapi dia dan keluarganya tidak tinggal dengan saya. Orang saya jarang bertemu dengannya, sekali pun di sekolah ini. Memangnya dia ngapain Rachel?" tanya Pak Nanang.

"Dia mau menculik kembaran dan keponakan saya. Beruntung mereka selamat. Kalau tidak? Saya ratakan itu perusahaan keluarga mereka. Termasuk rumah anda, Pak Nanang." ucap Ronand dengan ancamannya. Mudah bagi Ronand untuk menghancurkan saudara dari Chelsea atau Pak Nanang itu jika tak mau bekerjasama dengannya.

"Tidak mungkin juga Chelsea berniat menculik Rachel. Buat apa? Apa kebangkrutan perusahaan itu ada hubungannya denganmu, Ronand?" tanya Pak Nanang yang membuat Ronand tersenyum penuh arti.

"Jangan menuduh Bapak sembarangan, Ronand. Ini namanya pencemaran nama baik. Bapak juga tidak ikut-ikutan," ucapnya lagi dengan raut wajah kesalnya.

"Jangan bohong, Pak. Bapak memang tidak tahu jika Chelsea melakukan hal jahat ini. Tapi Bapak tahu keberadaannya,"

"Semalam Bapak terlihat membantu keluarga Chelsea untuk keluar dari rumah mereka. Sayangnya... CCTV jalan yang kalian lalui, mati." ucap Ronand dengan tatapan intimidasinya. Ronand kehilangan jejak Chelsea dan keluarganya karena CCTV jalan yang ternyata mati.

Pak Nanang pikir kebangkrutan perusahaan keluarga karena masalah yang dibuat saudaranya. Namun setelah mendengar ucapan Ronand, Pak Nanang bisa menyimpulkan satu hal. Pasti masalah perusahaan ini muncul ke permukaan juga atas campur tangan keluarga Roberto, terutama Ronand.

"Bapak hanya mengantarnya ke stasiun," ucap Pak Nanang sambil menghela nafasnya pelan.

"Chelsea harus mempertanggungjawabkan perbuatannya dulu sebelum pergi," seru Ronand tak terima.

"Bapak tidak tahu kalau Chelsea sampai melakukan perbuatan itu. Toh... Mereka sudah mendapatkan balasannya dengan perusahaan yang bangkrut," ucap Pak Nanang yang memang tak mengetahui apapun.

"Perusahaan bangkrut itu karena ulahnya sendiri, bukan hukuman atas penculikan Rachel." ucap Ronand dengan tatapan penuh peringatan.

Febri...

Nicho, Raffa... Tangkap dia sebelum pergi,

Tolong, aku nggak salah. Rachelnya sendiri yang jalan nggak lihat kanan kiri,

Tampaknya Ronand mengetahui ada yang tengah mengawasinya di ruang kepala sekolah. Dia adalah Febriana Ayu atau Febri yang begitu terkejut mendengar fakta keluarga Ronand dan Rachel. Tak lupa dengan Ronand yang sudah mengetahui siapa pelaku dari penyerempetan Rachel pagi tadi.

Lepas, Nich.

Nggak. Temanku terluka itu,

Nggak, orang Rachel diselamatkan Raffa kok. Dia nggak ada lecet-lecetnya,

Bawa ke kantor polisi, Nich.

Siap, Nand.

Nggak, jangan.

***

"Onty boncel kok ndak bangun-bangun ya, Onty? Pingcan apa dia?" tanya Mika sambil menusuk-nusukkan telunjuk kecilnya pada pipi Rachel.

"Jangan ditusuk-tusuk begitu pipinya Onty Achel. Nanti meletus itu pipi," Susan menjauhkan tangan kecil Mika dari pipi Rachel dengan lembut.

Susan dan Mika diminta untuk menemani Rachel di kamarnya. Pasalnya semua orang sibuk untuk menangkap pelaku. Sedangkan Susan diminta untuk mengawasi Rachel, khawatir saat bangun nanti malah histeris dan ketakutan.

"Pipina Onty boncel butan balon ya, ndak bica meletus."

"Cebelah kili, icina telul dulung. Cebelah kanan, icina cilok catu kilo." ucap Mika dengan polosnya sambil menunjuk ke arah kedua pipi Rachel. Bahkan Susan sampai menahan tawanya mendengar ucapan Mika.

"Mika, kamu tuh mirip banget sama Onty Achel waktu kecil." ucap Susan tiba-tiba mengingat Rachel saat kecil.

"Milip? Onty boncel butan kembalanna Mika," Mika mengelengkan kepalanya karena tak merasa mirip dan bukan kembaran Rachel.

"Onty Achel dan Uncle Ronand itu kembar, tapi mereka tidak mirip." ucap Susan sambil tersenyum.

"Tingkah kalian itu sangat mirip. Jahil dan cara ngomongnya itu lho yang mirip. Tambah lagi, sama-sama suka makan." lanjutnya.

Mika tertawa pelan mendengar ucapan Susan. Bahkan orangtuanya sendiri juga bilang begitu. Tingkahnya sangat mirip dengan Rachel dan Mama Martha. Sedangkan wajahnya, mirip dengan keluarga Papanya.

"Mika fansna Onty boncel,"

"Mika cuka bebas, no atulan-atulan. Dengan Onty boncel dan Oma, bebas mau napain aja. Beda talo cama Mama dan Papa, libet." ucap Mika mengatakan alasan dia lebih suka tinggal di rumah Papa Fabio dibandingkan orangtuanya.

Ceklek...

"Ayo makan dulu," ucap Mama Martha yang masuk ke dalam kamar Rachel sambil membawa nampan berisi makanan.

"Nenet dayung ndak calah itu?" tanya Mika dengan tatapan bingungnya.

"Nggak. Emak-emak tuh selalu benar, tidak pernah salah." ucap Mama Martha dengan asal. Ia juga bingung dengan maksud pertanyaan dari Mika itu.

"Culuh kita matan lho, tapi cuma bawa catu piling. Mana cukup buat kita beltiga?"

"Ini buat Onty Achel. Kamu dan Susan ambil sendiri di bawah," ucap Mama Martha tanpa rasa bersalah sama sekali.

"Talo cuma kasih buat Onty boncel, ngapain ngajak kita matan baleng? Ndak benal ini nenet dayung," gerutu Mika membuat Mama Martha tertawa.

Padahal sengaja Mama Martha membawa satu piring saja. Mama Martha ingin menyuapi Rachel, Mika, dan Susan. Lagi pula mereka harus diet, pikirnya. Mama Martha duduk di sebelah Mika kemudian menyuapinya makanan.

Ndak kenyang ini talo dimakan baleng-baleng,

Diet, biar perutmu itu nggak tambah maju.

Janan body camping ya, nenet dayung.

Shaming. Dikira mau kemah, camping segala.

Tolong... Tolong...

Achel...

Onty boncel...

Rachel...

**********

Fyi: Ada revisi sedikit di bab 30, bisa dibaca ulang ya. Udah lolos review

Terimakasih juga buat readers yang sudah mengingatkan 🙏😊

1
ceuceu
selalu setia menunggu kisah si kembar/Drool/
Penulis Eli: sabar.. InsyaAllah minggu" depan 😬
total 1 replies
kalea rizuky
oalah jd Janice ini cucu nya trs mika ini cicitnya martha
Penulis Eli: iya, janice itu cucunya Oma martha. kalau mika, cicitnya 😊
total 1 replies
kalea rizuky
muka ini cucu nya martha apa cicit
Juli Restiarini
𝐥𝐚𝐧𝐣𝐮𝐭
ParyaTi Cnil
makasih thor udah dilanjut episode 2🙏👍
Jelita
ahhhh,, gk sabarrr nunggu crta barunya..
Joe JV BITREXGO
👍👍👍👍👍🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰🫰
Maryam Renhoran
Alhamdulillah,,,,happy ending,,,
Mksih yaa Thor uda sajikan bacaan yg luar biasa, sllu penasaran di stiap episode n tertawa sendiri tengah malam, sampe subuhnya trlambat...😍🙏
Sativa Kyu
👍👍👍
Aniza
semua ny aja thooor disatuin ceritany satu judul aja
black secret
okeee, aku kumpulin point dulu👍🏻
Evy
setia menungguuuu...🥰
Elin Lina
ok kak othooorr.., di tunggu ya cerita barunya si kembar
Memyr 67
𝗁𝗆𝗆𝗆𝗁 𝖺𝗅𝗏𝖺 𝗒𝗀 𝗍𝖺𝗇𝗒𝖺, 𝖺𝗅𝗏𝖺 𝗒𝗀 𝗇𝗀𝖺𝗇𝗀𝗀𝗎𝗄. 𝖻𝗂𝗄𝗂𝗇 𝗆𝖺𝗅𝖾𝗌 𝗄𝖺𝗒𝖺𝗄 𝗀𝗂𝗇𝗂. 𝖽𝖺𝗁 𝖺𝗁. 𝖻𝖺𝖻𝖺𝗒 𝗍𝗁𝗈𝗋
Penulis Eli: terimakasih sudah mampir 🙏
maaf kalau masih banyak typo dan ceritanya kurang sempurna 😊
total 1 replies
Memyr 67
𝗄𝖾𝖼𝗂𝖺𝗇𝗇𝖺 𝗉𝖺𝗉𝖺 𝖽𝗎𝗅𝗂𝖺𝗇 😄😄
Atze Atze
mulut besar mu ... Rachel... otaknya begoooo
Atze Atze
huh di bentak segitu aja takut..si Rachel.. bego
Sri Mulyani Yani
lanjutkan ceritanya jadi satu aja Thor biar seru
Penulis Eli: siap, bulan depan ya kaj 🙏🙈
total 1 replies
Atze Atze
kenapa diam saja mamanya Niko...tendang...pukul kepalanya..cakar wajah mantan suaminya...bego banget...jadi wanita kok lemah...kan punya tangan dan kaki..
Atze Atze
coba si Rachel.. belajar ilmu beladiri silat taekwondo...biasa di cerita lain.. begitu... semua pinter ilmu beladiri
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!