NovelToon NovelToon
Senyuman Fatimah

Senyuman Fatimah

Status: tamat
Genre:Romantis / Misteri / Cintapertama / Balas Dendam / Aliansi Pernikahan / Tamat
Popularitas:1.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: Qinan

Harap bijak dalam memilih bacaan, sebagian konten ini berunsur dewasa 21+

Demi menyelamatkan panti asuhan yang akan di gusur, Fatimah rela menikah dengan pria setengah baya berusia 50 tahun. Tetapi laki - laki itu sama sekali tak pernah menyentuhnya. Kenapa ? dan ada rahasia apa di balik pernikahannya....

Lalu bagaimana reaksi Glenn Wijaya Liem yang melihat Ayahnya sendiri menikahi wanita yang diam-diam ia cintai sejak tiga tahun yang lalu.... kuy ikutin kisahnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Qinan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak pernah menikah ?

Jadi tuan Candra membiarkan kalian begitu saja ?" tanya Fatimah memastikan.

"Tempat ini adalah kompensasi dari panti sebelumnya yang mereka gusur." ujar bu Sekar, ibu asuhnya Fatimah.

"Jadi bunda sudah tahu kalau panti kita sebelumnya di gusur untuk pembangunan hotel dan bukan jalan tol ?"

"Ya Nak."

"Kenapa bunda tidak memberitahu ku ?"

Bu Sekar terlihat kebingungan dan takut, wajahnya seketika pucat.

"Bunda ?"

"Bunda di ancam Nak."

"Apa, siapa yang mengancam bunda ?" Fatimah terkesiap karena selama ini ibu asuhnya itu tidak mempunyai musuh.

"Tuan Candra mengancam, kalau memberitahumu maka beliau akan meleyapkanmu." jawab bu Sekar dengan terisak.

Mendengar perkataan ibu Asuhnya, Fatimah nampak shock tidak percaya. Padahal yang ia tahu selama ini tuan Candra begitu baik padanya, meski kadang sikapnya sangat dingin.

"Bunda tolong katakan, apa sebenarnya Fatimah benar-benar sudah menikah dengan beliau. Karena Fatimah sama sekali tidak ingat bunda ?"

Bu Sekar tersentak, ia langsung menutup mulutnya rapat. Ia mengingat bagaimana ancaman tuan Candra dulu padanya.

"Ka-kalian memang menikah Nak." ucap Bu Sekar dengan ragu.

"Bunda tolong Fatimah bun, Fatimah harus tahu kebenarannya karena hidup Fatimah sedang dalam bahaya." pinta Fatimah dengan memohon.

"Apa maksudmu Nak ?"

"Tuan Candra sedang memperalatku untuk balas dendam dengan musuhnya, jika memang beliau bukan suamiku maka Fatimah akan meninggalkannya tanpa ada perasaan berdosa."

Bu Sekar memejamkan matanya, setelah memantapkan hatinya kemudian beliau membuka suaranya. "Kalian memang tidak pernah menikah."

"Apa bunda yakin ?" Fatimah terkejut.

"Waktu itu tuan Candra menyuruh bunda untuk memasukkan obat tidur pada minumanmu sesaat sebelum akad di mulai. Maafkan bunda Nak, bunda melakukan karena ancaman dari tuan Candra." ujar bu Sekar sembari terisak.

Ada perasaan lega di hati Fatimah ketika mengetahui dia belum menikah tapi ia juga merasa takut dengan keadaannya saat ini, ia semakin yakin kalau tuan Candra memang benar memperalatnya sesuai apa yang di katakan oleh Glenn.

"Ini untuk bunda." Fatimah mengambil amplop berwarna cokelat dari dalam tasnya lalu menyerahkan pada Ibu angkatnya tersebut.

Bu Sekar memeriksa isi dalam amplop tersebut, matanya langsung terbelalak. "Ini banyak sekali Nak, lagipula uang yang kamu transfer bulan lalu masih ada."

"Ini bonus Fatimah karena sudah berhasil memenangkan proyek."

"Terima kasih ya Nak."

"Sepertinya Fatimah harus segera pulang sebelum tuan Candra sampai di rumah, bunda kalau ada apa-apa segera hubungi Fatimah ya."

"Bunda akan selalu mendoakan mu Nak, tempat ini selalu terbuka jika kamu ingin pulang." ucap Bu Sekar seraya memeluk Fatimah.

Setelah itu Fatimah meninggalkan tempat tersebut. "Pak, jika tuan bertanya tolong beritahu kalau saya habis menemui klien." ucap Fatimah ketika sudah berada di dalam mobil.

"Baik, bu." sahut sang sopir tersebut.

Sesampainya di rumah, Fatimah segera masuk ke dalam kamarnya. Setelah membersihkan dirinya ia mengambil buku tabungan di dalam nakas.

"Masih kurang banyak." batinnya ketika melihat deretan angka di dalam buku tabungannya tersebut, seandainya ia menabung semua gaji dan bonusnya pasti sudah hampir cukup, tapi ia selalu menyisihkan gajinya untuk panti asuhannya.

Karena kelelahan dan banyak pikiran, kini ia tertidur meski belum mengisi perutnya.

.

.

Malam itu Johanes sedang berada di ruang kerja Ayahnya, setelah Ayahnya memanggilnya untuk membicarakan masalah pekerjaan.

"Gadis belia itu benar-benar membahayakan." ucap tuan Juan.

"Dia bisa karena mendapatkan dukungan dari Glenn Pa."

"Tapi sejak ada dia, proyek yang kita incar selalu mereka yang mendapatkannya." keluh tuan Juan.

"Pa, usaha kita yang lain masih banyak. Kita tidak harus berebut proyek dengan tuan Candra." bujuk Johanes karena ia tidak mau Ayahnya itu terus-terusan memojokkan Fatimah.

"Tapi Papa tidak suka dia berada di atas kita." sahut tuan Juan dengan geram.

"Tapi Pa....."

"Daripada kamu selalu protes, lebih baik kamu berusaha mendekati Tania."

"Aku tidak menyukai Tania Pa, lagipula dia sudah menyukai Glenn."

"Papa tidak suka di bantah, wanita akan luluh jika di berikan banyak perhatian jadi mulai sekarang lebih perhatikan Tania." perintah tuan Juan.

Johanes terlihat malas menanggapi perkataan Ayahnya, "Pa."

"Hmm."

"Apa Papa sudah tidak mencari keberadaan adik perempuan Jo lagi ?" tanya Johanes sengaja untuk mengalihkan pembahasan tentang Tania.

"Sampai matipun Papa akan terus mencarinya." sahut tuan Juan nampak kesedihan di wajahnya.

Dari kecil Johanes sudah mengetahui kalau Ayahnya itu mempunyai anak lagi dari wanita lain selain Ibunya. Karena setiap bertengkar dengan Ibunya, Ayahnya itu selalu membahas wanita yang sudah menjadi cinta pertamanya itu.

Kemudian tuan Juan beranjak dari duduknya. "Sudah malam Papa mau istirahat, jangan lupa membawa berkas-berkas ini ke kantor besok." ujar tuan Juan.

Setelah ayahnya pergi, Johanes mulai merapikan berkas-berkas di atas meja kerja Ayahnya. Karena belum mengantuk ia mencoba untuk merapikan buku-buku yang berserakan di sana, karena sedari kecil ia sudah terbiasa melakukannya hingga sekarang.

Setelah di rasa sudah rapi, ia bergegas meninggalkan ruangan tersebut dengan membawa map di tangannya. Ketika akan menutup pintu dari luar, matanya tak sengaja melihat sesuatu di bawah meja kerja Ayahnya.

Kemudian ia masuk kembali dan mengambilnya, dilihatnya sebuah foto usang yang sebelumnya memang pernah ia lihat. Ia langsung memasukkan foto tersebut ke kantong celananya, setelah itu ia pergi meninggalkan ruangan tersebut.

Sesampainya di kamarnya, Johanes mengambil foto yang ia simpan di kantong celananya tadi.

"Senyum itu kenapa begitu mirip dengan Fatimah." batin Johanes ia memperhatikan foto seorang perempuan dengan rambut sebahu sedang tersenyum. Sepertinya foto itu di ambil diam-diam karena posisinya yang tidak melihat kamera.

"Pantas saja ketika pertama kali bertemu Fatimah, aku merasa tidak asing dengannya. Ternyata senyumnya sangat mirip dengan wanita ini, wanita yang selalu Papa cintai sampai melupakan Mama yang setiap saat berada di sampingnya."

"Apa Fatimah adalah.... tidak-tidak itu tidak mungkin." batinnya lagi.

Kemudian Johanes mengambil bingkai yang berisi foto dirinya dan Ayahnya, lalu meletakkannya di atas meja. Diambilnya lagi foto usang tadi dan meletakkannya di sebelah bingkai tersebut.

Lalu ia mengambil ponselnya di atas nakas, di bukanya galeri di ponselnya tersebut untuk mencari foto Fatimah yang ia ambil diam-diam.

Ia meletakkan ponselnya yang menampakkan foto Fatimah di sebelah foto usang tadi.

Sekarang ia melihat foto-foto yang berjejer di atas meja itu. "Kenapa Fatimah begitu mirip dengan ku dan senyumnya itu mirip sekali dengan wanita itu." gumam Johanes yang masih lekat memperhatikan foto-foto tersebut, Johanes memang sangat mirip dengan Ayahnya ketika beliau masih muda dulu.

"Apa mungkin Fatimah adalah anak Papa dengan wanita itu."

1
love_me🧡
lukisan wajah Glenn kah
love_me🧡
firasat Glenn memang kuat & benar Fatimah masih hidup
love_me🧡
waduh, ada preman ya suruhan bapaknya
love_me🧡
mas bule ikutan tender nih
love_me🧡
Fatimah hamil ya thor
love_me🧡
yah nanti bakal ketahuan ya thor waktu glenn datang menyelamatkan kalau Fatimah pakai kalung pemberian glenn dulu
love_me🧡
ayo Jo selidiki
love_me🧡
nah bener kan mereka kakak adik beda emak kali ya
love_me🧡
jangan" masih saudara
love_me🧡
kukira glenn fatimah hihihi🤭
love_me🧡
pasti si ibu" ngira Fatimah selingkuh pacarnya udah ganteng eeeh jalan sama cwok ganteng lain lagi 🤣🤣🤣
love_me🧡
kog aku jadi curiga ya mereka dulu bersahabat trs jadi cinta segitiga, Chandra mengalah menikah dg orang lain trs menetap diluar negeri lalu ibunya fatimah hamil dg Juan tanpa Juan tau lalu Fatimah dititipkan di panti entah karna keluarga Juan tidak setuju karna ibu Fatimah orang miskin atau apapun itu alasannya belum tau ya
love_me🧡
David kah ?
love_me🧡
apakah Fatimah & glen berjodoh ?
Endang Sulistia
waduh...ni mulut si Abah perlu si tampol 😤😤😤
Endang Sulistia
🤦
Endang Sulistia
🤣🤣🤣🤣 mantap gio..
Endang Sulistia
🤦🤣🤣🤣
Endang Sulistia
ini ibu ibu penunggu halte kayaknya...🤔🤣🤣🤣
Endang Sulistia
ini ibu ibu kok ada aja ya..🤔🤔🤔
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!