NovelToon NovelToon
Falling In LOVE Again

Falling In LOVE Again

Status: tamat
Genre:Tamat / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu / Wanita Karir / Persahabatan / Romansa
Popularitas:186k
Nilai: 4.7
Nama Author: PimCherry

Ava Serenity Williams, putri bungsu Axton Brave Williams, jatuh cinta pada seorang pria bernama Ryan Dome. Ia mencintainya sejak berada di bangku sekolah. Ava bahkan rela menjadi seseorang yang bukan dirinya karena Ryan seakan menuntut bahwa yang akan menjadi kekasih dan istrinya nanti adalah seorang wanita sempurna. Ryan Dome, putra Freddy Dome, salah satu rekan bisnis Axton Williams. Freddy berencana menjodohkan Ryan dengan Ava, hingga menjadikan Ava sebagai sekretaris putranya sendiri. Namun, siapa yang menyangka jika Ryan terus memperlakukan Ava layaknya seorang sekretaris, bahkan pembantunya. Ia menganggap Ava tak pantas untuk dirinya. Ryan bahkan memiliki kekasih saat dirinya dalam status tunangan dengan Ava. Hingga akhirnya Ava memilih mundur dari kehidupan Ryan. Ia mencari ketenangan dan jati dirinya yang hilang, hingga akhirnya ia bisa jatuh cinta sekali lagi. Apakah cinta itu untuk Ryan yang berharap Ava kembali? Ataukah ada pria lain yang siap mencintai Ava drngan tulus?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon PimCherry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

SEGERA MENIKAHIMU

“Ryan!”

Ryan kembali berdecak kesal ketika Tamara datang menemuinya di klub malam yang sering ia datangi.

“Apalagi maumu hah?!” tanya Ryan dengan tatapan tajam sambil memegang sebotol minuman beralkohol di tangannya.

“Aku? Kamu tahu apa mauku! Apa kamu sengaja mempermainkanku?” tanya Tamara.

Ryan tertawa dengan kencang, “Siapa yang mempermainkanmu? Bukankah sejak awal memang kamu yang mendekatiku dan melemparkan tubuhmu sendiri padaku?”

“Ryan!”

“Aku tidak mau tahu, kamu harus menikahiku. Kamu harus bertanggung jawab!”

“Tidak!”

“Kalau kamu tidak mau, aku akan membuat Perusahaan Dome hancur detik ini juga. Aku akan meminta Daddyku untuk menarik semua investasinya,” ancam Tamara.

Seulas senyum tipis tercipta di bibir Ryan, “Kamu kira aku akan takut dengan ancamanmu? Aku tak takut karena aku sudah menemukan investor yang jauh lebih kaya dan sukses dibandingkan ayahmu yang sudah tua bangka dan akan segera mati itu.”

“Ryan, jaga mulutmu!” Tamara tak suka jika Ryan menjelek jelekkan Dad Phillips. Bagaimana pun juga Dad Phillips adalah ayahnya dan Tamara sangat menyayanginya.

Namun, Ryan seakan terus memancing kemarahan Tamara hingga membuat wanita itu terus mengumpati Ryan. Ryan hanya terus tertawa mengejek Tamara sambil meminum minumannya langsung dari botol.

“Dasar wanita gila!!” ucap Ryan.

Mendengar ucapan Ryan, Tamara semakin meradang. Ia tak terima, sungguh tak terima.

“Kamu mengatakan aku gila?! Kamu yang gila!” teriak Tanara yang yang tak dapat mengendalikan emosinya, apalagi saat ini ia sedang hamil dan begitu sensitif.

“Arghhhh … sakittt,” Tamara memegang perutnya yang terasa sakit. Tiba tiba saja ia merasakan sesuatu yang hangat mengalir dari pangkal pahhanya.

Ryan yang melihat kondisi Tamara yang kesakitan tak mempedulikan wanita itu, hingga akhirnya Tamara terjatuh tak sadarkan diri.

“Ry!” salah satu teman Ryan yang berada di sana menunjuk ke arah Tamara yang sudah pingsan.

“Biarkan saja, nanti juga bangun sendiri,” ujar Ryan.

“T-tapi …. Kakinya berdarah, Ry.”

Ryan menoleh ke arah yang ditunjuk oleh temannya dan matanya seketika membulat. Ia tahu apa yang terjadi dan di dalam hati ia sungguh sangat senang. Oleh karena itu juga ia meminta bantuan temannya.

“Cepat bawa dia ke rumah sakit,” ucap Ryan, “tapi jangan mengemudi terlalu cepat.”

“T-tapi …,” teman Ryan sebenarnya tak setuju dengan keputusan Ryan yang memintanya untuk membawa Tamara. Ia tak ingin ikut campur dengan urusan pribadi Ryan, tapi …

“Aku akan memberimu uang … eh tidak, tidak … aku akan berinvestasi pada usaha barumu. Bagaimana? Setuju kan?” tanya Ryan.

Saat genting seperti itu, Ryan masih saja bisa membuat kesepakatan tanpa mempedulikan kondisi Tamara.

“Kamu serius?”

“Serius!”

“Yakin?! Aku tak mau kamu hanya menipuku dan akhirnya hanya kamu gunakan untuk membantumu.”

“Kamu tak percaya? Cepat berikan ponselmu padaku,” ucap Ryan.

Ryan mengambil ponsel temannya dan mulai merekam suaranya di sana. Teman Ryan pun tersenyum percaya dan akhirnya membantu Ryan membawa Tamara ke rumah sakit.

*****

Ava kembali berkutat dengan laptop miliknya sambil duduk di balkon. Ia menghela nafasnya dalam sambil menatap langit malam yang tak menampakkan bintang.

Sudah dua hari sejak pertemuannya dengan Ryan dan ia belum menentukan waktu pertemuannya, meskipun ia telah mengatakan pada Mario bahwa mereka akan bekerja sama dengan Perusahaan Dome.

Dari gedung yang lain, Mario tampak berdiri di dekat jendela kamar tidurnya. Ia menatap ke arah Ava yang sedang duduk di balkon. Belakangan ia sering memperhatikan Ava, bahkan betah berlama lama. Ia bahkan sering merasa kesal jika ada pria mana pun yang mendekati Ava.

“Apa aku mulai menyukainya?” gumam Mario.

Mario langsung menggelengkan kepalanya, “tidak! Aku tak mungkin menyukainya.”

Mario seakan membantah sebuah rasa yang mulai timbul di dalam hatinya. Ia sadar diri siapa dirinya dan siapa Ava. Mungkin apa yang ia rasakan saat ini karena rasa tanggung jawabnya pada Devian dan Nala karena telah banyak membantunya.

Tokk … tokk … tokkk …

Pintu terbuka dan tampak Mom Zoya, “Kamu belum tidur, Mar?”

Mario tersenyum, “sebentar lagi, Mom. Mommy istirahatlah.”

“Baiklah.”

Mario merasa bahagia luar biasa ketika kondisi kesehatan kedua orang tuanya semakin hari semakin baik. Setelah Mom Zoya menutup pintu kamar tidurnya, pandangan Mario kembali mengarah ke tempat di mana sejak tadi pandangannya terfokus.

“Di mana dia?”

Mario sedikit menautkan alisnya karena tak melihat keberadaan Ava yang tadi berada di balkon apartemen.

“Apa dia sudah tidur?”

Perasaan Mario saat ini sedikit gelisah dan rasa ingin tahu seakan memenuhi kepalanya. Pada akhirnya ia pun merebahkan diri untuk menjauhkan pikirannya dari segala sesuatu yang mungkin tak boleh ia impikan.

*****

“Arghhhh!!!” Rasa sakit luar biasa dirasakan oleh Tamara ketika ia mengetahui bahwa janin dalam kandungannya tak dapat diselamatkan.

“Apa yang kalian lakukan?! Aku tak pernah menyetujuinya!” teriak Tamara pada tenaga medis.

Berbanding terbalik dengan Tanara yang begitu sedih, Ryan justru tersenyum senang karena ia bisa terlepas dari jerat Tamara dan tentu saja tak akan ada pernikahan.

“Ini bukan salahku, tapi salahmu sendiri,” gumam Ryan. Ia pun segera pergi dari rumah sakit setelah memastikan bahwa tujuannya telah berhasil. Kini ia hanya tinggal mendekati Ava kembali untuk menggapai impiannya.

Bagi Ryan, Ava sudah berubah. Ia suka dengan Ava yang sekarang. Baru saja ia tersenyum bahagia, ponselnya berbunyi, tertera nama Dad Freddy di sana.

“Di mana kamu?!” tanya Freddy dengan suara kencang hingga Ryan menjauhkan ponsel dari telinganya.

“Cepat kembali, Perusahaan Dome sedang dalam masalah!”

“Masalah?” Ryan terdiam kemudian langsun berlari, tapi sesaat kemudian ia menghentikan langkahnya, “bukankah perusahaan memang bermasalah? Tapi tenang saja, Ava akan segera berinvestasi.”

Senyum kembali terukur di bibir Ryan. Ia masuk ke dalam mobil dan melajukannya. Ia tak takut dengan masalah saat ini karena ia sudah memiliki jalan keluarnya.

“Ava, aku akan segera menikahimu,” gumam Ryan percaya diri.

🧡🧡🧡

1
Shelvie Pandoju
akhirnya Alex dan Wina lengkap kebahagiaanx dengan hadirnya baby
terima kasih Thor dengan ceritanya yang keren
Alexandra Juliana
Ditunggu ya Kak...Tetap semangat & sehat selalu...
Bee zezy
duuuuh mereka bikin gemes/Grievance/
Sri Darmayanti
Buruk
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya happy ending
terima kasih kakak Author 🙏🙏
semoga kakak Author selalu sehat, selalu semangat dan selalu sukses dalam berkarya aamiin...
ditunggu karya berikutnya ❤️🙏💪💪💪
Santy Susanti
Ending yang indah mkasih Othoooor🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻❤❤❤❤❤❤
As Lamiah
wah finis udah nih arwyna dan Alex dengan kebahagiaan yang penuh perjuangan dan kesabaran 🥰🥰😘
semangat tour semoga sehat selalu ditunggu up karya yang baru💪💪💪🥰
Ryan Jacob
semangat Thor
Anggita Putri
hadeh. ava olh bekas,, Ojo lah thor. RX rdho aku ava kro ryan
⚔️⃠🧸🍁𝐘𝐖❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ🔱
Smngaaattttttt, De, Lnjtkn, Karya Slnjtx ❤️🤗😘
RossyNara
mungkinkah Mario yg akan jadi jodoh Ava????
Santy Susanti
at last lonceng pernikahan sudah terdengar niiiiih🤭🤭🤭🤭🤭🤭👍🏻👍🏻👍🏻
Uba Muhammad Al-varo
akhirnya Chester ada keberanian melamar Oceania,ayo Oceania terima Chester
As Lamiah
waduh romantis nya cester
trimadong Nia jangan sia sialan kesempatan yg ada di depan mata
Shelvie Pandoju
Wow.. yang di tunggu akhirnya launching juga, hilang semua kecemasan Wyna mengetahui dia hamil
As Lamiah
wah Dady axton akan panen cucu nih 🤭
Uba Muhammad Al-varo
yey......akhirnya Aerwyna hamil tambah bertambah ramai keluarga Daddy Axton dan mom Jeanette, semoga kandungan nya Aerwyna baik' saja dan selamat sampai kelahiran nya
Uba Muhammad Al-varo
Alex udah kecanduan tubuhnya Aerwyna, setelah lama menjomblo jadinya nggak pernah lelah Alex menggempur Aerwyna
Shelvie Pandoju
sudah berapa ronde pengantin baru sampai melewati makan lagi dan siang? semoga cepat launcing babyx
As Lamiah
cie cie Alex gak mau memberikan weyna keluar kamar 😂😂🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!