NovelToon NovelToon
SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

SELIR BODOH YANG MENAKJUBKAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Istana/Kuno / Fantasi
Popularitas:8.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lisa

Xiao Yu dipaksa ikut pemilihan selir oleh orangtuanya demi mengangkat derajat keluarga. Padahal gadis ini ingin masuk militer.

Akhirnya ia ikut pemilihan selir dengan berpura-pura bodoh. Tapi sungguh suatu hal ajaib. Dia justru terpilih.

Ternyata pangeran Zhang Li sengaja memilih selir bodoh untuk protes pada raja bahwa ia lelah terus disuruh mencari seorang pendamping.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lisa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 4

Di samping Xiao Yu, pelayan pribadinya sekaligus sahabatnya seketika menutup mulutnya rapat-rapat. Mata Bao'er membelalak lebar bertubrukan langsung dengan mata Xiao Yu. Dia yang tahu rencananya nona-nya menjadi panik.

"Yu'er... ini sama sekali tidak ada dalam hitungan kita!" jerit Bao'er melalui tatapan matanya yang panik.

Xiao Yu tidak bergeming. Matanya hanya menatap lantai dengan tenang, tubuhnya merapat tenang. Seolah-olah ia hanyalah sosok tidak penting di tengah kerumunan.

Ia paham betul dalam intrik istana, berbicara tanpa didesak adalah kecerobohan. Cara paling aman saat ini adalah menjadi bayangan yang tidak menarik perhatian.

Putri keluarga Lou melangkah mendekat, tatapan matanya tajam menguliti Xiao Yu dari ujung kepala hingga kaki. Namun, melihat Xiao Yu yang hanya berdiri diam menunduk tanpa memberi reaksi apa pun, kejengkelan Putri itu mendadak berubah menjadi cemoohan dingin. Apalagi mata bodoh yang diciptakannya Xiao yu.

Putri Liu mendengus jijik, mengibaskan selendangnya. "Dasar tidak berguna," ketusnya dingin sebelum berbalik pergi bersama para dayangnya.

"Hah? Apa-apaan itu?" cemooh Bao'er. Xiao Yu hanya tersenyum samar.

Melihat suasana aula mulai sepi, seorang kasim melangkah mendekati Xiao Yu dan memberi hormat singkat.

"Nona Xiao, kereta istana sudah disiapkan di gerbang luar. Anda diperkenankan pulang ke kediaman keluarga untuk bersiap-siap sebelum penjemputan resmi lusa pagi."

"Terima kasih, Kasim," jawab Xiao Yu pelan.

Kasim itu mengangguk sopan lalu menuntun mereka berdua menuju gerbang luar istana.

*

*

*

Roda kereta kuda beratap kayu itu berguncang pelan menyusuri jalanan berbatu menuju kediaman keluarga Xiao. Di dalam kabin yang tertutup rapat, gema riuh istana perlahan menghilang. Menyisakan keheningan di antara Xiao Yu dan Bao'er.

Bao'er melempar tas bekal ke bangku sebelah, lalu menghempaskan diri ke kursi dengan wajah cemas yang tidak bisa ditutupi lagi.

" Yu'er... bagaimana ini?!" bisik Bao'er panik seraya menatap sahabatnya. "Aku tahu kau sengaja bertingkah aneh waktu ujian supaya didiskualifikasi, tapi kenapa Pangeran malah memilihmu? Sekarang kau benar-benar jadi selirnya! Lalu... kita harus bagaimana di Kediaman Pangeran nanti?"

Xiao Yu duduk di seberang Bao'er, jemarinya mengetuk meja kayu dengan irama teratur.

"Aku juga tidak menyangka Pangeran Zhang Li akan mengambil langkah ini. Tapai tenanglah, Bao'er," kata Xiao Yu pelan.

Bao'er memajukan tubuhnya, menatap Xiao Yu bingung. "Tingkah konyol kamu saat ujian kemarin harusnya cukup untuk membuang mu keluar, tapi dia malah memilihmu. Itu aneh."

"Ya. Memang aneh," sahut Xiao Yu.

Di balik wajah tenangnya, otak cerdas Xiao Yu berputar cepat. Menjadikan selir dari keluarga biasa tampak kurang kuat untuk jadi pendukungnya.

"Aku tidak tahu pasti. Citra "gadis bodoh" yang sengaja aku buat akan membuatnya juga tampak bodoh. Apa yang sedang ia rencanakan?" gumam Xiao Yu dingin.

"Pangeran punya rencana?" tanya Bao'er memotong lamunannya.

"Mungkin."

"Lalu... apa yang akan kita lakukan setelah melangkah masuk ke rumah Pangeran lusa?"

Xiao Yu menyunggingkan senyum tipis. "Fokus saja pada peran kita sekarang," tegas Xiao Yu. "Jangan pikirkan hal lain dulu. Yang terpenting, kita harus ketemu pangeran. Aku ingin tahu kenapa dia memilihku yang bodoh ini jadi selirnya."

Bao'er menarik napas lega meski masih agak cemas, lalu mengangguk pelan.

Tak berapa lama, kereta kuda berhenti tepat di depan gerbang kediaman keluarga Xiao.

Suasana rumah seketika pecah oleh tangis haru dan sorak gembira begitu Xiao Yu dan Bao'er melangkah turun dari kereta. Berita kemenangan Xiao Yu rupanya sudah sampai lebih dulu lewat kurir istana.

Tuan Xiao berdiri di depan pintu dengan dada membusung bangga, merasa derajat keluarganya yang selama ini dipandang sebelah mata mendadak terangkat ke awan. Sementara itu, Ibu Xiao sibuk memerintahkan para pelayan menyiapkan perjamuan serta merapikan bekal terbaik untuk kepulangan putrinya dari aula ujian istana.

"Putriku! Berkah yang sangat luar biasa!" seru Ibu Xiao seraya memeluk Xiao Yu erat-erat dengan mata berkaca-kaca. "Pangeran Zhang Li sendiri yang memilihmu! Keluarga kita benar-benar dinaungi keberuntungan!"

Di tengah riuhnya pesta penyambutan dan sanjungan para kerabat yang mendadak berdatangan, Xiao Yu hanya tersenyum kaku, kembali memainkan peran gadis polos yang pemalu di hadapan orang tuanya.

"Keberuntungan?" batin Xiao Yu sambil menghela napas halus di balik lengan bajunya. "Mungkin bagi ibu itu adalah keberuntungan, tapi bagiku itu adalah bencana."

*

*

*

Dua hari berlalu dengan cepat di rumah keluarga Xiao. Kereta kuda berukir kayu mahoni dengan panji resmi Kediaman Pangeran Zhang Li akhirnya berhenti tepat di depan gerbang utama.

Hari penjemputan resmi telah tiba.

Di samping kereta, berdiri tegap seorang pria berseragam zirah hitam dengan pedang panjang terikat mantap di pinggangnya.

Dialah Feng Chuan, pengawal kepercayaan sang Pangeran. Tatapan matanya yang tajam dan sikapnya yang dingin memancarkan ketegasan prajurit berpengalaman, membuat para pengawal keluarga Xiao tak berani menatapnya langsung.

Tuan dan Ibu Xiao mengantar putri mereka hingga ke ambang gerbang dengan mata berkaca-kaca. Ibu Xiao berkali-kali merapikan selendang halus di bahu Xiao Yu, sementara Tuan Xiao mengangguk penuh kebanggaan, melepas putrinya yang kini berstatus sebagai selir istana barat.

Xiao Yu menunduk hormat, menampilkan raut wajah anak gadis yang berat hati berpisah dari orang tuanya.

Feng Chuan melangkah mendekat, membungkuk formal tanpa riak emosi di wajahnya. "Nona Xiao, kereta sudah siap. Yang Mulia Pangeran mempercayakan perjalanan ini kepada hamba."

"Terima kasih, Pengawal Feng," sahut Xiao Yu lembut dan patuh, menunjukkan kesan selir yang tahu tata krama.

Namun begitu ia dan Bao'er melangkah masuk ke dalam kabin kereta dan tirai sutra tebal tertutup rapat, ekspresi wajahnya seketika mendatar. Postur tubuhnya kembali tegap.

"Ingat peranmu, Bao'er," bisik Xiao Yu pelan tanpa menoleh. "Mulai saat ini, kau hanya pelayan penakut dan aku selir yang tidak berdaya."

Bao'er memeluk erat kotak perbekalan di pangkuannya, lalu mengangguk mantap. "Dimengerti."

Akhirnya roda kereta berhenti. Kasim Sun menyibak tirai dan membungkuk dalam.

"Selamat datang di Kediaman Barat, Nona Xiao. Silakan turun."

Xiao Yu melangkah turun dengan gerakan lambat dan agak canggung yang sengaja ia buat-buat, disusul oleh Bao'er. Begitu kakinya memijak pelataran batu giok, matanya yang tajam secara refleks menyapu sekeliling.

Sebagai seseorang yang menguasai seni bela diri dan terbiasa memetakan medan pertarungan, nalurinya langsung bekerja otomatis memetakan dinding benteng dan titik penjagaan.

Feng Chuan yang berdiri tak jauh dari sana menyipitkan mata sejenak, mengamati kesopanan Nona Xiao yang terkesan sangat biasa dan tidak mengancam. Persis seperti laporan ujian kemarin.

1
Nia mie
makin penasaran . semangat thoorr.
Nia mie
lanjuuttt. semangadd thorrr💪💪
Fauziah Rahma
masih menunggu ketahuan selir xiao
Nia mie
suka ceritanya❤️semangat kk othor🔥💪
Nia mie
menurut saya karya ini luar biasa. . .dengan alur cerita yang runtut dan tidak bertele tele. ceritanya menarik. pemilihan kata dalam kalimatnya jelas dan tepat sasaran.
Pa Muhsid
selir lan kekasih tabib mo mungkin
Nia mie
up 🙏💪
Fauziah Rahma
ini lebih bahaya, diam nusuk dari belakang
Inah Ilham
tak kirain Pangeran milih Xiao Yu karena sudah tau rahasianya eh ternyata gegara dia gadis bodoh🤣🤣🤣🤣
paijo londo: 🤦🤦q juga jadi ikutan salfok dgn pilihan pangeran yg keliru🤭🤭🤭
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!