NovelToon NovelToon
PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

PUTRIKU DITUKAR, KINI AKU MENGGUNCANG DUNIA

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Mengubah Takdir / Balas Dendam
Popularitas:20k
Nilai: 5
Nama Author: kiyoe

Nabila tidak pernah menyangka jika putri yang selama enam tahun ia besarkan dengan kemewahan ternyata adalah anak palsu. Darah dagingnya yang asli, Luna Wegan, diam-diam ditukar saat lahir oleh keluarga suaminya sendiri dan terpaksa hidup menderita sebagai pengemis jalanan. Takdir akhirnya mempertemukan Nabila dengan seorang gadis kecil penuh luka memar di depan mall, di mana sebuah tahi lalat di balik telinga membongkar pengkhianatan keji masa lalu. Bersama suaminya, sang CEO kejam Leon Wegan, Nabila kini siap menghancurkan siapa pun yang telah berani menyiksa putri kandung mereka.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kiyoe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 13

Siska menjerit sangat histeris melihat suaminya ditahan paksa seperti hewan yang akan disembelih di hari raya.

"Tolong jangan siksa suamiku Tuan! Kami akan mencari uang untuk ganti rugi Tuan! Kami rela jadi budak Anda seumur hidup!" teriak Siska menangis meneteskan air mata darah.

"Mulut gaduh wanita rendahan ini sangat mengganggu telingaku. Patahkan tangan kanannya yang sering dia pakai untuk memukul tubuh putriku!" perintah Leon tanpa menoleh sedikit pun pada Siska.

Krak!

Suara tulang patah terdengar sangat nyaring dan ngilu bersamaan dengan jeritan melengking yang memekakkan telinga dari mulut Siska.

Seorang pengawal baru saja memutar paksa lengan kanan Siska ke arah yang berlawanan hingga tulang sikunya patah dengan sangat brutal.

Siska langsung jatuh pingsan di lantai tanah itu karena otaknya tidak kuat menahan rasa sakit yang luar biasa dahsyat tersebut.

"Siska! Istriku!" teriak Herman menangis putus asa melihat istrinya pingsan dengan posisi tangan bengkok yang mengerikan.

"Sekarang giliranmu untuk bersenang-senang, Herman. Nikmati rasa panas ini sama persis seperti kau menyiksa Luna setiap malam," bisik Leon mengambil alih besi panas itu dari tangan Asisten Budi.

Leon tanpa ragu dan tanpa berkedip sedikit pun langsung menempelkan ujung besi merah menyala itu ke dada telanjang Herman.

Cesss!

Suara daging terbakar langsung terdengar sangat jelas diiringi bau gosong yang sangat menyengat memenuhi gubuk kecil itu.

"Aaaaargghhh! Ampun Tuhan! Panas! Tolong bunuh saja saya Tuan!" jerit Herman menggeliat sangat hebat seperti cacing kepanasan di lantai.

Mata Herman sampai memutih ke atas karena rasa sakit itu benar-benar membakar kulit dan dagingnya sampai menembus tulang rusuk.

Leon menekan dan menahan besi panas itu selama sepuluh detik penuh tanpa mengubah ekspresi wajah datarnya sebelum akhirnya menariknya kembali.

Herman terengah-engah dengan nafas putus-putus seperti ikan kekurangan air, dadanya kini memiliki luka bakar permanen berbentuk bundar yang dagingnya melepuh.

Pria pemabuk yang selalu merasa jagoan itu akhirnya tidak kuat menahan rasa sakit dan ikut jatuh pingsan menyusul istrinya.

Leon melempar besi panas yang ujungnya sudah menempel daging hangus itu ke lantai dengan wajah sangat puas namun belum merasa cukup.

"Ini baru hukuman pembuka yang ringan dari neraka panjang yang akan aku siapkan untuk mereka berdua," gumam Leon mengambil sapu tangan sutra dari sakunya.

Leon mengelap tangannya yang sebenarnya tidak kotor sama sekali, lalu membuang sapu tangan mahal itu tepat menutupi wajah Herman yang pingsan.

"Bawa kedua tumpukan sampah busuk ini ke penjara bawah tanah markas utama kita malam ini juga," perintah Leon pada komandan pasukannya.

"Pastikan secara medis mereka tidak mati mendadak. Aku masih sangat butuh mereka hidup untuk disiksa pelan-pelan setiap hari selama sisa umur mereka," lanjut Leon memberikan instruksi penyiksaan yang paling kejam.

"Siap laksanakan, Tuan Besar! Tim medis kami akan memastikan mereka tetap hidup untuk merasakan penderitaan abadi!" jawab kepala intelijen sambil memberi hormat militer.

Beberapa pengawal bertubuh kekar langsung menyeret kasar tubuh Siska dan Herman yang pingsan keluar dari gubuk menuju bagasi mobil.

Mereka diseret di atas tanah berbatu tajam begitu saja tanpa ada rasa kasihan sedikit pun dari para penculik berseragam jas tersebut.

Leon berjalan tenang keluar dari gubuk itu dan menghirup udara malam ibu kota yang terasa jauh lebih segar di paru-parunya.

"Hancurkan dan bakar gubuk kotor menjijikkan ini sampai rata dengan tanah sekarang juga," perintah Leon menunjuk bangunan reyot di belakangnya.

"Jangan pernah tinggalkan jejak benda apa pun yang membuktikan bahwa putri suciku pernah tinggal di tempat sampah ini," tambahnya lagi sambil memperbaiki kancing jasnya.

"Baik, Tuan. Kami sudah menyiapkan bensin dan akan membakarnya rata sekarang juga," jawab Asisten Budi langsung memberikan perintah pada anak buahnya yang berjaga di luar.

Leon masuk kembali ke dalam kursi penumpang mobil SUV mewahnya dengan perasaan yang sedikit lebih lega setelah melampiaskan letupan amarah pertamanya.

Tapi otaknya sangat sadar bahwa permainan ini belum selesai, masih ada dalang utama super kaya yang berani mendanai Suster Rini enam tahun lalu.

"Aku akan mencari dan mencabut rumput liar ini sampai ke akar-akarnya tanpa sisa," batin Leon menyandarkan punggungnya ke jok mobil kulit yang empuk.

Mobil SUV hitam itu mulai bergerak mulus meninggalkan kawasan kumuh tersebut membelah malam.

Dari kaca spion luar mobil, Leon bisa melihat kobaran api merah yang sangat besar mulai melahap gubuk reyot itu hingga terang benderang.

Masa lalu kelam putrinya yang penuh penderitaan di tempat itu sudah dihapus bersih menggunakan api penyucian malam ini juga.

Sekarang saatnya Leon kembali ke rumah sakit untuk melihat kondisi dua bidadari kesayangannya yang sedang menunggu kedatangannya.

Sementara itu di sebuah rumah sangat mewah bergaya Eropa milik keluarga Wegan, Bianca baru saja diantar pulang oleh pengawal setianya.

Anak perempuan penipu itu masih terus mengamuk dan menangis keras mencari ibunya di seluruh sudut rumah.

"Aku mau Mama! Kenapa kalian berani-beraninya meninggalkanku sendirian di mall?!" teriak Bianca melempar bantal sofa mahal ke wajah pelayan.

Para pelayan rumah besar itu hanya bisa diam kebingungan dan ketakutan melihat Nona Muda mereka pulang sendirian tanpa pengawasan Tuan dan Nyonya besar.

Mereka semua sama sekali tidak tahu bahwa badai kehancuran yang sangat besar akan segera datang menyapu bersih status palsu anak sombong tersebut.

Malam ini adalah malam terakhir Bianca bisa bermanja-manja dan tidur nyenyak di atas kasur empuk seharga ratusan juta rupiah.

Karena besok pagi tepat saat matahari terbit, kebenaran mutlak akan menendangnya keluar dari surga buatan menuju realita jalanan yang sesungguhnya.

1
Adelina Lin
semoga Luna bisa mengatasi Bianca
kiyoe: semoga saja Luna cepat mengalahkan Bianca
total 1 replies
Thewie
hati2 luna
Thewie
thor.. agak di perjelas lah si Kenzo ini anak siapa.. dokterkah atau pengawas yg diangkat jadi manager
kiyoe: hehehe siap kaka Thewie
total 1 replies
Astiana 💕
jangan takut luna, dia kan hanya anak miskin🤣
Astiana 💕
nama nya sama kek siska yang udah nyiksa luna dulu, othor nih gak ada nama lain apa🤣
kiyoe: wkwk oke nanti ganti nama kaka yaa 🤭
total 1 replies
Thewie
💪💪😍😍😍😍😍😍
Thewie
sehat selalu tuan wegan 🙏 Bu Nabila juga .. semuanya deh😄
Thewie
ayah Kenzo bukannya dokter bedah ya thor
Thewie
syukurlah orgtuaku TDK sperti orgtuamu Nabila, walaupun kami beda agama, dia sll berdoa buatku dan keluargaku
Yati Susilawati
Bianca ank hasil didikan leon....
kasian terbawa rumitnya kasus orang dewasa
Meee
lanjut Thor ceritanya bagus 💪💪
kiyoe: terimakasih kak mee jangan lupa like gift dan subscribe yaa biar kalau othor up langsung keluar notif nya heheh 🥰
total 1 replies
Thewie
lanjuuttt thor sayanggg😍😍💪💪💪
kiyoe: peluk jauh buat kak Thiew 🥰🥰🤗
total 3 replies
Astiana 💕
elit sekali lah nama nya🤣
Astiana 💕
dasar bocah, mainan sulap katanya🤣
Astiana 💕: jadi badut kejengkang🤣
total 2 replies
Thewie
lanjuuuttt💪💪💪
kiyoe: hehehe siap kaka
total 1 replies
Meee
,KLO bisa jangn ada yng mau adopsi sibianca.biar hidupnya. menderita itu karma atas perbuatan biadad orang tuanya😬😬
kiyoe: hehehe iyaa kak bener biar menyesal si Bianca 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
kenzo memang teman terbaik🫰🏻
kiyoe: hehehe Kenzo besti nya Luna kak 🤭
total 1 replies
Astiana 💕
cerita nya makin bagus thor, gak sabar nunggu luna gede🤭
kiyoe: heheh makasih kak Astiana
total 1 replies
Astiana 💕
seharusnya hallo princess papa🤭
kiyoe: hehehe makasih kak pokok semangat terus 🤗🥰
total 3 replies
Meee
Luna harusnya di bekali ilmu bela diri,agar bisa melindungin diri sendiri.meski bnyak pengawal jaga" dari bahaya ke DPN ya sebagai seorang pewaris,dan jangn terlalu percaya dngn orang terdekat,musuh yng g bisa terbaca terjadi karena orang terdekat.😬😬
kiyoe: heheh terimakasih atas masukannya kak boleh di coba itu Luna di bekalin PSHT
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!