NovelToon NovelToon
Istri Idiot Sang Jenderal

Istri Idiot Sang Jenderal

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu / Diam-Diam Cinta / Crazy Rich/Konglomerat
Popularitas:25.6k
Nilai: 5
Nama Author: Lunoxs

Seluruh keluarga menganggap Ashlyn adalah anak pembawa sial. Sejak kecil ia dihina dan dipukuli hanya karena tak memiliki kecerdasan seperti anak kecil pada umumnya. Demi menyingkirkan Ashlyn untuk selamanya, sang ibu tiri membuang Ashlyn di perbatasan dan berbohong bahwa suami Ashlyn adalah Jenderal Ethan Harold, seorang jenderal perang yang terkenal dingin, kejam, dan tak tersentuh.
Mereka yakin Ashlyn akan dibunuh saat berani mengaku sebagai istri sang jenderal.
"Suami mu adalah Jenderal Ethan Harold."
"Suami Ashlyn?" tanya Ashlyn dengan polosnya.
"Iya, kalau kamu tersesat, cari saja dia. Katakan bahwa kamu adalah istrinya."

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Lunoxs, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

IISJ Bab 10 - Mau Sampai Kapan?

Ethan memandang Ashlyn beberapa saat tanpa menjawab. Tatapan mata bening Ashlyn dipenuhi oleh harapan, menunggu jawabannya yang akan menentukan apakah ia boleh merasa aman atau tidak.

Di dalam hati, Ethan sudah bisa menebak apa yang akan terjadi jika ia menolak. Ashlyn pasti akan kembali menangis. Dan entah mengapa, Ethan sudah tidak ingin lagi melihat gadis ini menangis lagi. Karena selama hidupnya Ashlyn sudah sangat menderita.

Ethan mengembuskan napas pelan. "Boleh," ucapnya singkat, hanya satu kata. Tapi Ethan memang sekaku ini, dia tak begitu pandai menjelaskan perasaannya sendiri terutama tentang kepeduliannya pada seorang gadis.

Seketika wajah Ashlyn berubah cerah saat mendengar hal tersebut. "Benarkah?"

"Iya."

"Jadi ini benar-benar boleh jadi tempat duduk favorit Ashlyn?"

Ethan mengangguk tipis. "Hem."

"Yeay!" Ashlyn langsung memeluk leher Ethan semakin erat. "Suamiku baik sekali." Pipinya sampai mengusap pelan di dada Ethan dengan penuh rasa syukur.

Ethan hanya memejamkan mata sesaat. Dalam hidupnya, tidak pernah terpikir bahwa ia akan mengizinkan seorang wanita duduk di pangkuannya selama ini. Namun sekarang Ia bahkan tidak berusaha memindahkan Ashlyn.

Beberapa detik kemudian Ethan mulai mengambil kembali dokumen yang tadi tergeletak di atas meja.

"Duduk yang tenang," ucap Ethan.

Ashlyn langsung mendongak. "Kenapa?"

"Aku masih harus membaca dokumen."

"Oh..." Ashlyn mengangguk cepat. "Baik, Suamiku."

Ashlyn benar-benar menepati janji. Tubuh mungilnya tetap duduk manis di atas pangkuan Ethan tanpa banyak bergerak.

Sementara Ethan kembali memusatkan seluruh perhatian pada laporan mengenai kondisi di Perbatasan Utara.

Satu halaman.

Dua halaman.

Tiga halaman.

Tangannya sesekali memberi tanda pada beberapa poin penting yang akan dibahas dalam rapat bersama Presiden esok pagi.

Anehnya meski memangku seseorang, Ethan sama sekali tidak merasa terganggu. Tubuh Ashlyn sangat ringan, Ethan bahkan hampir tidak merasakan beban apa pun di atas kedua pahanya.

Sesekali Ethan hanya menggeser sedikit posisi lengannya yang melingkari pinggang Ashlyn agar gadis ini tidak tergelincir dari pangkuannya.

Waktu terus berlalu.

Sekitar tiga puluh menit kemudian kesabaran Ashlyn akhirnya mulai habis. Awalnya Ashlyn hanya memandangi wajah Ethan dari samping.

Lalu matanya berpindah ke rambut hitam sang suami, kemudian ke alisnya, ke hidungnya. Lalu turun ke dada bidang yang terbalut kemeja hitam.

Perlahan tangan Ashlyn terulur. Ia menekan pelan dada Ethan menggunakan ujung jarinya.

"Suamiku."

"Hem."

"Dada Suamiku keras sekali." Jari Ashlyn menekan sekali lagi dengan penasaran. "Kenapa bisa keras?"

Ethan tetap menatap dokumen di tangannya. "Itu normal."

"Oh..." Ashlyn tampak berpikir.

Beberapa detik kemudian tangannya kembali bergerak. Kali ini Ashlyn menyentuh lengan Ethan. "Lengannya juga keras."

"Hm."

Ashlyn lalu mengangkat wajahnya. Tatapannya berhenti pada leher Ethan yang terlihat jelas karena dua kancing atas kemejanya belum dikancingkan. "Leher Suamiku juga indah."

Ethan yang sedang membaca dokumen akhirnya menghentikan gerakan bolpennya. Diam-diam menelan ludahnya sendiri dengan pelan.

Ethan menoleh pelan, melihat Ashlyn yang sedang memperhatikan lehernya dengan rasa penasaran.

Ethan tahu gadis ini tidak memahami arti dari tindakannya. Tetapi tetap saja, kalimat itu terdengar terlalu berbahaya jika keluar dari bibir seorang wanita.

"Diam," ucap Ethan lembut.

Ashlyn langsung mengangguk cepat, dia terus memperhatikan Ethan karena kini hanya Ethan lah satu-satunya yang ada di hadapannya. Jadi seluruh perhatian Ashlyn hanya tertuju pada sang suami.

"Baik," jawab Ashlyn pula. Setelahnya Ashlyn benar-benar terdiam. Tidak lagi menyentuh dada ataupun leher Ethan.

Sebagai gantinya, Ashlyn hanya tersenyum kecil sambil terus menatap wajah sang suami. Kini Ashlyn memilih memandangi wajah Ethan tanpa berkedip.

Sesekali senyumnya melebar sendiri. 'Suamiku tampan sekali,' batin Ashlyn penuh kagum.

Sementara Ethan kembali membaca dokumen di tangannya, berusaha mengabaikan tatapan lurus yang terus mengarah kepadanya.

Namun beberapa menit kemudian Ethan tak lagi bisa mengabaikan tatapan Ashlyn dan keberadaannya di atas pangkuan. Pada akhirnya Ethan menutup dokumen dan membalas tatapan Ashlyn dengan lekat.

"Mau sampai kapan kamu menatapku seperti ini?"

1
Septi
38? udah mendekati manula dong 🤭
Septi
wkwkwkwkwk langsung menyerah🤣
Septi
biasanya seorang yang punya kekurangan juga punya kelebihan yang luar biasa.
Septi
ya pintar memikat seorang Jendral
Septi
waduh.. bahaya nggak tuh🤣
Dini Rachmawati
Karya baru dan semangat baru dengan kisah Ethan Ashlyn ya kak 😍😍😍😍👍👍👍👍
Dini Rachmawati
mau sampai kamu menciumku suamiku kata Ashlyn 🤭🤭🤭🤭😄😄😄😄
Dini Rachmawati
🤣🤣🤣🤣🤣
Ashlyn menemukan tempat terfavoritnya pada Ethan yaitu pangkuannya yang membuat badan ethan panas dingin karena ada sesuatu dibawah yang mengeras karena Ashlyn goyang goyang terus 🤭🤭🤭😄😄😄😄
Septi
antara pengen ketawa sama sedihhh ya ampun udah di buang di permalukan lagi.. 😩
Septi
heuleuh...
Eka ELissa
astagaaa...dsr BP ibu tiri edyan 🤦🤦
partini
38 th usia yg sangat lah matang sekaleeeeee pak jendral masih segel
Dewiendahsetiowati
hadir thor
Retno Harningsih
Up
Ari Atik
astaga...
🤣🤣🤣
Sani Srimulyani
kamu baik banget Ethan.....
Ari Atik
ya tuhan aslhyn.....
yg ada ethan pening atas bawah itu🤣🤣🤣
Sani Srimulyani
hayolo......🤭
Ari Atik
astaga ..
pasti pusing banget itu ethan ...😁
Sani Srimulyani
kamu bener2 polos aslyn....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!